Anda di halaman 1dari 22

STUDI KELAYAKAN

PRAKTEK DOKTER GIGI DI KECAMATAN CLURING


KABUPATEN BANYUWANGI
Caring Your Teeth Comfortly

DISUSUN OLEH:
ELOK FAIQOTUL UMMA
20110340070

MODUL MANAJEMEN
KEDOKTERAN GIGI MASYARAKAT
PROGRAM PROFESI PENDIDIKAN DOKTER GIGI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOAGYAKARTA
2017
TAHAP I

ANALISIS SITUASIONAL

Analisis situasi dalam kesehatan masyarakat merupakan proses menelaah kondisi


kesehatan dan perkembangan penduduk di situasi wilayah tertentu. Adapun untuk melakukan
study kelayakan pendirian praktek dokter gigi dilakukan analisa pada beberapa poin, sebagai
berikut:

a. Gambaran kondisi daerah


Lokasi praktek : Cluring
Luas bangunan 5,5 m x 14 m
Utara (jalan raya jalan Jember dan pertokoan, rumah makan, salon, dealer)
Barat (bank, minimarket, rumah makan, sekolah, pasar, apotek)
Timur (kantor kecamatan, bank daerah, salon, toserba, apotek)
Selatan (perumahan)

b. Ability to pay (kemampuan membeli)


UMK Banyuwangi tahun 2017 Rp. 1.730.920,-1
UMP Jawa Timur tahun 2017 Rp. 1.388.000,-1
Perekonomian di Kabupaten Banyuwangi meningkat seiring dengan
meningkatnya popularitas Kabupaten Banyuwangi sebagai destinasi wisata,
banyaknya pembangunan hotel dan pusat perbelanjaan serta banyaknya toko
yang menjual barang tersier, perkembangan pembangunan perumahan dan
rumah makan disekeliling lokasi.
Berdasarkan hasil olahan data Susenas 2004, Kabupaten Banyuwangi untuk
mengetahui kemampuan membayar (ability to pay), penduduk Kabupaten
Banyuwangi diperkirakan membelanjakan sekitar Rp168.500,00 tiap bulan.

c. Willingness to pay (kemampuan membeli)


Persentase yang dihabiskan untuk tembakau dibandingkan kesehatan adalah
28,2%. Pada sisi lain dapat dilihat bahwa meskipun pengeluaran kesehatan
rendah namun pengeluaran untuk kebutuhan tersier tinggi. Artinya masyarakat
sebenarnya mempunyai kemampuan untuk membayar pelayanan kesehatan,
namun belum memiliki kemauan membayar yang cukup tinggi (Maharani,
2014).
Masyarakat Kabupaten Banyuwangi belum begitu mengenal asuransi
kesehatan dan masih sedikit yang memilikinya, sehingga sebagian besar
pembayaran dari out of pocket (Maharani, 2014).

d. Need & Demand (Kebutuhan & permintaan)


Jumlah populasi masyarakat Kabupaten Banyuwangi = 1.668.438 jiwa2
Jumlah populasi masyarakat Kecamatan Cluring = 75.252 jiwa2
Jumlah dokter gigi di Kabupaten Banyuwangi tahun 2014 = 57 dokter gigi3
Ratio dokter gigi terhadap 100.000 penduduk tahun sebesar 3,61
Ket :
1
= data UMP UMK Kabupaten Banyuwangi tahun 2017
2
= data demografi penduduk Kab. Banyuwangi tahun 2015
3
= data tenaga medis provinsi tahun 2014

e. Desain Praktek
Desain dengan four handed dentistry, meliputi :
Ruang pokok : Ruang tindakan
Ruang pendukung : Ruang pendaftaran, ruang tunggu penunggu, ruang
tunggu pasien, play kids room, mushola, toilet, taman mini, parkir
Denah desain : terlampir

f. Konsep kerja ruang praktek


Caring teeth comfortly

g. Organizing dan directing


- Struktur organisasi

Dokter gigi

Perawat gigi Petugas Administrasi


- Alur Pasien
Verifikasi data pasien
Pendaftran langsung
oleh petugas
atau via reservasi Pasien datang
administrasi di SIM
wa/telepon
Klinik

Pengecekan ulang vital


Pemeriksaan Vital Sign
Pasien menunggu sign (bila perlu) oleh
dan penulisan keluhan
panggilan di ruang perawat gigi dan
oleh petugas
tunggu anamnesa oleh dokter
administrasi
gigi

Tindakan oleh dokter


Administrasi Pasien pulang
gigi
TAHAP II

KELENGKAPAN PROSES PERIJINAN

- Sertifikat
- Sertifikat Surat tanda
kompetensi dari
kompetensi resgistrasi
Ujian kolegium
- Kelengkapan (STR) dari
kompetensi - Ijazah dan surat
berkas untuk kolegium di
sumpah dari Jakarta
pembuatan STR
UMY

Surat - STR
Surat Izin
rekomendasi - Kelengkapan
Praktek (SIP)
ijin praktek berkas
dari Dinkes
dari PDGI pembuatan
setempat
cabang SIP

Gambar 1. Alur perijinan pengeluaran SIP

a. Kelengkapan Berkas
1. Persyaratan Surat Tanda Registrasi (STR)
1) Mengisi dan menandatangani Form 1a dan Form 1b (terlampir)
2) Copy Ijazah yang dilegalisirasli oleh Dekan FK/FKG atau Wakil Dekan I
FK/FKG
3) Copy Sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Kolegium terkait &
dilegalisir asli oleh Kolegium terkait
4) Pas fototerbaru& berwarnaukuran 4x6 cm sebnyak 4 lembar & Ukuran 2x3
cm sebnyak 2 lembar
5) Surat Keterangan sehat fisik dan mental yang dibuat oleh dokter yang
memiliki Surat Izin Praktik (SIP) dengan mencantumkan nomor SIP dokter
yang memeriksa.
6) Surat pernyataan bahwa telah mengucapkan sumpah/janji dokter/doktergigi
atau fotokopi surat bukti sumpah/janji dokter/doktergigi.
7) Bukti Asli pembayaran biaya Registrasi STR ditransfer ke KKI nomor
rekening: 93.20.5556 BNI Cabang Melawai Raya Kebayoran Baru Jakarta
Selatan sebesar Rp.250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) sesuai surat
Keputusan KKI Nomor 2 tahun 2005 tentang Penetapan Besaran Biaya
Registrasi dokter dan dokter gigi.
2. Surat Rekomendasi Izin Praktik
1) Pemberian Surat Rekomendasi Izin Praktik bertujuan untuk meningkatkan
mutu pelayanan kesehatan melalui peningkatan peran PDGI dalam pemberian
izin praktik dan pembinaan dokter praktik
2) Setiap dokter yang akan mengajukan permohonan untuk memperoleh SIP baru
atau perpanjangan SIP harus mempunyai surat rekomendasi PDGI cabang
sesuai dengan tempat praktik yang bersangkutan.
3) Bentuk Surat Permohonan Rekomendasi dan Surat Rekomendasi :
a. Bentuk surat Permohonan Rekomendasi untuk mendapatkan SIP sesuai
dengan formulir yang terdapat pada lampiran 1
b. Bentuk Surat Rekomendasi Izin Praktik sesuai dengan formulir yang
terdapat pada lampiran 2.
4) Surat rekomendasi berlaku selama 3 (tiga) bulan sejak tanggal dikeluarkan.
Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan tidak dipergunakan, maka setelah habis
masa berlaku tersebut, untuk mengurus SIP harus dibuat rekomendasi baru.
Apabila dokter atau dokter spesialis yang bersangkutan akan menambah lokasi
praktik tambahan akan dilampirkan pada SIP yang telah ada.
5) Rekomendasi meliputi :
a. Kemampuan fisik dam mental
Adalah kondisi fisik dan mental yang mampu untuk melakukan tindakan
medis yang aman, sesuai dengan kompetensi dan bidang keilmuannya. Yang
menilai dan menetapkan kemampuan fisik dan mental permohon adalah Tim
Dokter yang memiliki SIP dari Rumah Sakit yang ditunjuk oleh Pengurus
PDGI cabang.
Hasil pemeriksaan berbentuk Surat Keterangan Kesehatan yang disimpulkan
dalam 3 (tiga) kategori :
Layak Praktik
Layak Praktik dengan catatan mengenai hal-hal yang tidak boleh
dilakukan
Tidak layak Praktik
b. Kompetensi yang ditunjukan dengan STR
c. Moralitas dan Etika kedokteran Setiap Dokter Gigi praktik harus
memiliki moralitas dan etika kedokteran gigi yang baik. Moralitas dan
etika kedokteran gigi yang baik adalah sikap dan prilaku pemohon
yang sesuai dengan Sumpah Dokter Gigi dan KODEKGI (Kode Etik
Kedokteran Gigi Indonesia) Moralitas dan Etika yang baik dibuktikan
dengan surat keterangan dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran
Gigi Cabang (format terlampir....)
6) Persyaratan untuk mendapatkan Surat Rekomendasi Izin Praktik. Surat
Rekomendasi Izin Praktik dapat diberikan kepada dokter gigi lulusan dalam
dan luar negeri, bila mana memenuhi persyaratan sbb:
a. Fotocopi ijasah dokter gigi atau dokter gigi spesialis yang diakui oleh
negara dan sudah dilegalisasi khusus untuk lulusan luar negeri
melampirkan salinan surat keterangan selesai melakukan adaptasi.
b. STR
c. Surat Keterangan Sehat yang dikeluarkan oleh Tim Dokter Rumah
Sakit yang ditunjuk oleh Pengurus PDGI cabang
d. Bagi dokter gigi spesialis ditambah surat keterangan dari Ikatan
Keahlian sesuai dengan spesialisasinya
e. Surat pernyataan yang bersangkutan tidak sedang dalam sanksi profesi
dan atau sanksi hukum, sesuai surat keterangan MKEKG Cabang.
f. Fotocopi KTP
g. Fotocopi KTA PDGI bagi anggota PDGI atau surat keterangan
sementara bagi calon PDGI yang belum KTA
h. Fotocopi bukti transfer pelunasan biaya administrasi Surat
Rekomendasi Izan Praktik dari Bank yang ditunjuk.
i. Fotocopibukti transfer pelunasan iuran anggota PDGI dari Bank yang
ditunjuk.
*catatan batas pelunasan iuran diatur dg ketentuan tersendiri

3. Persyaratan Surat Izin Praktek (SIP)


Berdasarkan ketentuan dalam permenkes no. 2052/MENKES/PER/X/2011
tentang izin praktik dan pelaksanaan praktik kedokteran.
Untuk memperoleh SIP, dokter gigi yang bersangkutan harus mengajukan
permohonan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota tempat praktek kedokteran
gigi dilaksanakan dengan melampirkan :
1) Fotokopi STR Dokter Gigi yang diterbitkan dan dilegalisir asli KKI yang
masih berlaku
2) Surat pernyataan memiliki tempat praktik atau surat keterangan dari sarana
pelayanan kesehatan sebagai tempat praktiknya
3) Surat Rekomendasi dari organisasi profesi tempat praktik
4) Pas foto berwarna ukuran 4 X 6 sebanyak tiga lembar dan 2 X 3 sebanyak dua
lembar
5) SIP berlaku selama 5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan dan untuk
memperbaharuinya, diperlukan surat rekomendasi dari Organisasi Profesi
6) SIP harus diperpanjang, di periksa dan nomor SIP harus dicantumkan pada
kertas resep dan papan nama
7) Dokter Gigi yang melakukan pelayanan kesehatan tanpa memiliki SIP,
dipidana sesuai tetentuan UndangUndang Nomor 29 Tahun 2004 tentang
Praktik Kedokteran.
TAHAP III

ANALISIS EKSTERNAL INTERNAL

I. TOWS Analisis

Ancaman (Threats)

- Adanya praktek dokter gigi senior


- Persepsi masyarakat bahwa periksa gigi di dokter gigi mahal
- Anggapan masyarakat bahwa dokter gigi yang masih fresh graduate belum terpercaya
- Willingness to pay masih rendah

Peluang (Opportunities)

- Ability to pay cukup tinggi


- Kesadaran masyarakat tentang kesehatan gigi dan mulut meningkat seiring
perkembangan teknologi edukasi gigi di media sosial
- Akses ke klinik yang mudah karena berada di daerah kecamatan kota.

Kelemahan (Weakness)

- Pengalaman kerja minimal


- Manajemen dan marketing belum tersusun dengan baik
- Masih rendahnya tingkat kepercayaan diri
- Keuangan masih disubsidi

Kekuaan (Strength)

- Pelayanan yang menawarkan konsep baru, ramah, nyaman, professional dan memiliki
program sosial
- Tempat praktek yang bersih dan unik
- Perawatan yang maksimal mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan terkini
- Terdapat kejelasan harga
- Lokasi strategis dan terjangkau
a. Ancaman

Indikator Bobot x
Peringkat Bobot Rating
Rating
Adanya praktek dokter gigi 2 0.2 1 0.2
senior
Persepsi masyarakat bahwa 1 0.1 2 0.2
periksa gigi di dokter gigi mahal
Anggapan masyarakat bahwa 3 0.3 2 0.6
dokter gigi yang masih fresh
graduate belum terpercaya
Willingness to pay masih 4 0.4 1 0.4
rendah
JUMLAH 10 1 1.4

b. Peluang

Bobot x
Indikator Peringkat Bobot Rating
Rating

Kesadaran masyarakat tentang


kesehatan gigi dan mulut
meningkat seiring 1 0.17 3 0.51
perkembangan teknologi
edukasi gigi di media sosial
Ability to pay cukup tinggi 2 0.33 3 0.99

Akses ke klinik yang mudah


karena berada di daerah 3 0.5 4 2
kecamatan kota.

JUMLAH 6 1 3.5

c. Kelemahan

Bobot x
Indikator Peringkat Bobot Rating
Rating

Pengalaman kerja minimal 4 0.4 3 1.2


Manajemen dan marketing
2 0.2 3 0.6
belum tersusun dengan baik
Masih rendahnya tingkat
3 0.3 3 0.9
kepercayaan diri
Keuangan masih disubsidi 1 0.1 2 0.2

JUMLAH 10 1 2.9

d. Kekuatan

Bobot x
Indikator Peringkat Bobot Rating
Rating

Pelayanan yang menawarkan


konsep baru, ramah, nyaman,
3 0.2 4 0.8
professional, dan memiliki
program sosial
Tempat praktek yang bersih
4 0.27 3 0.81
dan unik
Perawatan yang maksimal
mengikuti perkembangan ilmu 5 0.33 3 0.99
pengetahuan terkini
Terdapat kejelasan harga 2 0.13 4 0.52

Lokasi strategis dan


1 0.07 4 0.28
terjangkau

JUMLAH 15 1 3.4

- Hasil analisis TOWS


o Analisis TOWS Ancaman didapatkan 1.4
o Analisis TOWS Peluang didapatkan 3.5
o Analisis TOWS Kelemahan didapatkan 2.9
o Analisis TOWS Kekuatan didapatkan 3.4

- Diagram untuk analisis TOWS :


o Sumbu X = hasil pengurangan antara Kekuatan dan Kelemahan adalah
3.4 2.9 = 0.5
o Sumbu Y = hasil pengurangan Peluang dan Ancaman adalah
3.5 1.4 = 1.1

Peluang
Eksternal
Mendukung strategi Turn Around Mendukung strategi agresif
KWADRAN III KWADRAN I
1,1

Kelemahan Kekuatan
Internal Internal
0,5

KWADRAN IV KWADRAN II
Mendukung strategi Defensif Mendukung strategi Diversifikasi
Ancaman
Eksternal

II. Analisis hasil


Analisis TOWS, terletak di kwadran I, artinya memiliki berbagai peluang dan
kekuatan yang ada strategi yang harus di terapkan, mendukung kebijakan
pertumbuhan yang agresif. Strategi agresif yang dapat dilakukan antara lain:
- Melakukan penjajakan pasar, bekerja sama dengan perusahaan/pabrik
- Menjaga kualitas dan mutu pelayanan
- Manajemen di kelola dengan baik dan modern
- Penyediaan alat yang modern
- Inovasi produk yang disesuaikan dengan target konsumen
- Menjalankan customer service dengan lebih baik
1) Logistik
Umum

Perkiraan
No Bahan Jumlah Total (Rp)
Harga (Rp)
1 Renovasi Bangunan 10.000.000 1 tahun 10.000.000
2 Sewa Gedung 10.000.000 5 tahun 50.000.000
3 Komputer 2.000.000 1 buah 2.000.000
4 Telepon 400.000 1 buah 400.000
5 Meja dan kursi dokter dan FO 1.000.000 2 set 2.000.000
6 Kursi tunggu pasien 1.000.000 2 set 2.000.000
7 Emergency lamp 500.000 1 set 500.000
8 Televisi 1.800.000 2 buah 3.600.000
9 Lampu 50.000 10 buah 500.000
10 Lemari penyimpanan 1.500.000 2 buah 3.000.000
11 Rak plastik 300.000 1 buah 300.000
12 AC 2.000.000 2 buah 4.000.000
13 Kompresor 2.500.000 1 buah 2.500.000
14 Dispenser 300.000 1 buah 300.000
15 Wastafel 700.000 1 buah 700.000
16 Genset 2.000.000 1 buah 2.000.000
17 APAR 3 kg dan 6 kg 200.000 2 buah 400.000
18 Taman bermain anak 800.000 1 800.000
19 Hiasan interior 500.000 1 500.000
20 Poster edukasi 100.000 1 100.000
21 Pohon hias 50.000 4 200.000
22 Akuarium ikan hias 700.000 1 700.000
23 Etalase makanan ringan 800.000 1 800.000
24 Sterilisator 1.000.000 1 1.000.000
25 Lain-lain 1.000.000 1 1.000.000
JUMLAH 89.300.000

Logistik Medis
Perkiraan Harga
No Bahan Jumlah Total (Rp)
(Rp)
1 Dental chair 50.000.000 1 50.000.000
2 Handpiece low speed 5.000.000 1 5.000.000
3 Handpiece high speed 800.000 1 800.000
4 Alat vital sign 300.000 2 set 600.000
5 Set diagnostic 100.000 6 set 600.000
6 Alat dan bahan endodontic 3.000.000 1 set 3.000.000
7 Alat dan bahan konservasi 10.000.000 1 set 10.000.000
8 Alat dan bahan ekstraksi 5.000.000 1 set 5.000.000
Alat dan bahan perawatan
9 5.000.000 1 set 5.000.000
periodontal
10 Alat dan bahan orthodonsi 3.000.000 1 set 3.000.000
11 Alat dan bahan cetak 500.000 - 500.000
Lain-lain (misal kertas resep,
12 2.000.000 - 2.000.000
bengkok, nampan)
13 Alat dan bahan sterilisasi 3.000.000 - 3.000.000
APD (Masker, handscoon,
14 50.000 3 kotak 150.000
Google)
Total 88.650.000
Jembatan Keledai
o Total modal Rp. 89.300.000 + Rp. 88.650.000 = Rp. 177.950.000
o Jumlah modal yang dikeluarkan Rp. 177.950.000,- dengan asumsi akan
kembali dalam jangka waktu 5 tahun. Sehingga dapat diperoleh perkiraan
biaya sebagai berikut:

Rp 177.950.000 Rp 35.590.000 Rp 2.965.833

Rp 29.658.333
5 tahun 12 bulan 10% Margin 24 hr kerja

Rp 247.153 / pasien Rp 1.235.764/hr


1 hr 5 pasien
Keterangan:
Per pasien = Rp 247.153
Per hari = Rp 1.235.764

2) Pricing/Penentuan Tarif
Diambil contoh perawatan Restorasi Kelas II dengan bahan Resin Komposit
Perkiraan jumlah pasien yang melakukan perawatan pada praktek sebagai
berikut:
o 1 Hari : 5 pasien
o 1 Minggu, 6 hari kerja : 5 x 6 = 30 pasien
o 1 Bulan : 30 x 4 = 120 pasien
o 1 Tahun : 120 x 12 = 1440 pasien
o 2 Tahun : 2880 pasien
o 3 Tahun : 4320 pasien
o 4 Tahun : 5760 pasien
o 5 Tahun : 7200 pasien

Fixed Cost

No Bahan Tahun Pasien Jumlah Satuan


1 Dental Unit 5 7200 50.000.000 6.944,4
2 Sewa gedung 5 7200 50.000.000 6.944,4
3 Renovasi Bangunan 5 7200 10.000.000 1.388,9
4 Komputer 5 7200 2.000.000 277,8
5 Telepon 2 2880 400.000 138,9
6 Meja dan kursi dokter dan FO 5 7200 2.000.000 277,8
7 Kursi tunggu pasien 5 7200 2.000.000 277,8
8 Emergency lamp 5 7200 500.000 69,4
9 Televisi 5 7200 3.600.000 500
10 Lampu 3 4320 500.000 115,7
11 Lemari penyimpanan 5 7200 3.000.000 416,7
12 Rak plastik 2 2880 300.000 104,2
13 AC 5 7200 4.000.000 555,6
14 Kompresor 5 7200 2.500.000 347,2
15 Dispenser 2 2880 300.000 104,2
16 Wastafel 3 4320 700.000 162
17 Genset 5 7200 2.000.000 277,8
18 APAR 3 kg dan 6 kg 5 7200 800.000 111,1

19 Taman bermain anak 3 4320 1.000.000 231,5

20 Hiasan interior 3 4320 500.000 115,7

21 Poster edukasi 5 7200 100.000 13,9

22 Pohon hias 1 1440 200.000 138,9


23 Aquarium ikan hias 2 2880 700.000 243

24 Etalase makanan ringan 5 7200 800.000 111,1

25 Sterilisator 5 7200 1.000.000 138,9

26 Dana program sosial & CDE 5 7200 1.000.000 138,9

TOTAL 20.145,8

Semivariabel Cost

No Keterangan Bulan Jumlah (Rp) Satuan


1 ATK 1 150.000 1.250
2 Listrik 1 500.000 4.166,67
3 Telepon dan Internet 1 400.000 3.333,33
4 Air dan limbah 1 500.000 4.166,67
5 Gaji Perawat gigi 1 1.750.000 14.583,33
6 Gaji Petugas Bagian Administrasi 1 1.500.000 12.500
TOTAL 40.000

Variabel Cost

No Keterangan Jumlah Pasien Jumlah (Rp) Satuan per-pasien


1 Sarung tangan 50 50.000 1000
2 Masker 50 50.000 1000
3 Kapas 300 30.000 100
4 Cotton Roll 100 30.000 300
5 Alkohol 100 25.000 250
6 Set diagnostik 2000 200.000 100
7 Bengkok dan nampan 2000 200.000 100
8 Iod gliserin 100 50.000 500
9 Tissue 100 10.000 100
10 Tang 2000 2.500.000 1250
11 Spuit injeksi 500 300.000 600
12 Pehacaine 20 150.000 7500
13 Bein 500 500.000 1000
14 Citoject 500 1.500.000 300
15 Bone File 1000 400.000 400
16 Kuret Exo 1000 200.000 200
17 Alvogyl 100 300.000 300
18 Spongostan 100 250.000 2500
19 Benang jahit silk 10 20.000 200
20 Jarum jahit 10 20.000 200
21 Needle Holder 500 20.000 40
22 Xylestesin 200 70.000 350
23 Suction disposable 100 70.000 700
24 Celemek disposible 50 20.000 400
25 Gelas kumur disposible 100 20.000 200
Total 19.950

Total Biaya Pencabutan gigi

Total biaya = Fixed Cost + Semivariabel Cost + Variabel Cost + Jasa Medik + profit

= Rp 20.145,8 + Rp 40.000 + Rp 19.950 + 40% dari total biaya perawatan+ 10% profit
= Rp 80.095,8 + 40% total biaya + 10% profit
= Rp 80.095,8 + 40% total biaya + 10% profit

Total biaya = T
T = 80.095,8 + 50% T
T- (40%T + 10%T) = 80.095,8
T = 80.095,8 x 100/50
T = 160.191,6
40% T = 64.076,64 64.077 64.100
10% T = 16.019,16 16.020 16.100
Jadi total biaya sebesar Rp 160.191,6 Rp 160.200

Jasa Medis
Jasa medis kotor = total biaya unit cost
= 181.800 90.900 = Rp. 90.900,-
Jasa medik bersih = jasa medik kotor (2,5% zakat + 7,5 % PPH dari jasa medic
kotor)
= 90.900 (2.272,5 + 6.817,5)
= Rp 81.810,-
= Rp 81.900,-
Marketing mix Selling Diferensiasi
Product : lengkap dan Membangun relasi dengan Konten : Pelayanan yang
memadai tenaga kesehatan lain, dengan maksimal, selalu mengikuti
Price : terjangkau tokoh masyarakat dan teknik perawatan terbaru,
Place : strategis, mudah di masyarakat, pasien kompetensi klinis baik
jangkau, parkir luas (mempertahankan pasien lama
Promotion : brosur edukasi agar kembali lagi) Kontek : ruang praktek yang
Physical evidence : seminar indah, peralatan canggih,
Process : sistem reservasi, Memperluas pengetahuan penampilan dokter gigi yang
pelayanan maksimal medis menarik
People : didukung oleh
petugas yang berkompetensi
di bidangnya
oUnsur Taktik
Positioning
Konsep kenyamanan
Wiraswasta, pegawai swasta, PNS, pengusaha, Targeting
masyarakat umum, pedagang dengan pendapatan 3 -
5jt/bln
Rp 181.800 untuk menarik kalangan menengah ke Segmentasi
atas
oUnsur Strategi
3) Penentuan Pola Pemasaran
o Unsur Nilai

Brand Process Service

Holistik Kualitas
Bersifat ramah

Komunikatif Biaya
Empati dengan
pasien
Ramah

Memberikan
pelayanan yang
nyaman

Menghargai privasi
pasien

4) Administrasi dan Financial

Proses administrasi dan finansial diatur dalam sistem informasi manajemen yang
meliputi :

1. Rekam Medik

2. Catatan tindakan perawatan dan harga perawatan

3. Laporan keuangan (catatan pemasukan dan pengeluaran)

4. Administrasi alat dan bahan (laporan alat dan bahan yang digunakan)

Manajeme
n

Administr
Staf Pasien asi

Petugas
Dokter Perawat
administr
gigi gigi
asi
a. Gambaran Rekam Medis

Lembar pertama berisi identitas pasien


No. RM :
Nama :
Alamat :
Pekerjaan :
TTL :
Status :
Alergi :
Penyakit Sistemik :
Odontogram :

Lembar Kedua

Anamnesis
Keluhan utama Diagnosis/ Ttd dan
Keterangan
Tgl Riwayat perjalanan penyakit Different Perawatan Nama terang
/ alergi
Riwayat penyakit dental diagnosis dokter
Riwayat kesehatan utama
... .......... ........... .......... .......
...........................
. .. .. .. .......
Pencatatan administrasi dalam bentuk manual dan komputer.

b. Catatan tindakan dan harga perawatan


Untuk manajemen keuangan (cash flow) harian dan bulanan perlu dicatat dalam buku
pencatatan dan pelaporan keuangan yang meliputi
Total harga perawatan
Biaya fix cost
Biaya semi variabel cost
Biaya variabel cost
Pajak
Jasa medik

Pencatatan harian
Pendapatan harian (manual dan Penyimpanan harian
elektronik)

Pengeluaran (gaji
Penyimpanan akhir
pegawai, listrik dan
pemasukan bersih Kalkulasi bulanan
internet, BHP,
di bank
seminar, dll)

c. Laporan keuangan (catatan pemasukan dan pengeluaran)


Rincian Pendapatan

d. Administrasi alat dan bahan (laporan alat dan bahan yang digunakan)

Jumlah di Ruang Jumlah di Gudang


No Bahan Habis Pakai
Praktek Stok

High moving flow


Resin komposit
Pehacain
1.
Masker
Handscoon
.............
Moderate moving flow
Alginat
2. Topical anastesi
Tumpatan sementara
...............
Low moving flow
3. Bur finishing
Bur preparasi
Utara

Skala 1:10