Anda di halaman 1dari 3

SOAL

1. Apa yang menjadi kajian ISD ?


2. Apakah yang dimaksud dengan masalah sosial ?
3. Apa pebedaan antara pengetahuan budaya dan ilmu budaya dasar ?
4. Kompetensi dasar apakah yang ingin dicapai setelah belajar ISBD ?
5. Mengapa ISBD diberikan pada mahasiswa yang memiliki latar belakang ilmu alam ?

JAWABAN

1. Kajian ISD antara lain :


a. Berbagai kenyataan bersama yang merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi melalui pendekatan sendiri
maupun pendekatan antarbidang ( interdiplin ).
b. Keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial dalam masyarakat yang masing- masing memiliki kepentingan dan
kebutuhan sendiri, tetapi terdapat juga persamaan kepentingan yang dapat mengakibatkan kerja samadan
petentangan.
2. Masalah social adalah suatu kondisi atau perkembanganyang berwujud dalam masyarakat yang mempunyai sifat yang
dapat menimbulkan kekacauan terhadap kehidupan warga masyarakat secara keseluruan.
3. Pebedaan antara pengetahuan budaya dan ilmu budaya dasar adalah
a. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai manusia sebagai makluk berbudaya, sedangkan
b. ilmu budaya dasar mengkaji masalah kemanusiaan dan budaya.
IBD adalah suatu pengetahuan yang menelaah berbagai masalah kemanusiaan dan budaya, dengan menggunakan
penger tian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh berbagai bidang pengetahuan atau keahlian.
4. Kompetensi dasar yang dicapai setelah belajar ISBD adalah
a. Kemampuan personal adalah Kemampuan kepribadian.
b. Kemampuan akademik adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah,baik lisan maupun tulisan,menguasai
peralatan analitis,berpikir logis, kritis,sistemati, dan analitik, memiliki kemampuan konsepsional untuk
mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi serta mampu menawarkan alternative pemecahan.
c. Kemampuan proposional adalah kemampuan dalam budang profesi tenaga ahli yang bersangkutan.
5. ISBD pada mahasiswa yang memiliki latar belakang ilmu alam karena dapat memberi wawasan akan pentingnya
pendekatan social dan budaya dalam menangani masalah alam.

SOAL

1. Mengapa manusia dikatakan sebagai makhluk berbudaya ?


2. Manakah yang benar, kebudayaan adalah produk manusia atau manusia adalah produk kebudayaan ?
3. Apa perbedaan antara etika dan estetika ?
4. Berikan tiga contoh perilaku tidak menghargai manusia ?
5. Masalah apa yang dihadapi kasus pewarisan kebudayaan ?

JAWABAN

1. Budaya merupakan kebiasaan, sesuatu yang melekat pada diri orang itu mulai dari dia dilahirkanke dunia hingga dia
meninggal dunia dan manusia tidah dapat terlepas dari namanya, kebiasaan,rutinitas, maupun aktifitas yang sudah
mengikat dari hal yang paling tradisional maupun modern. Sebab budayalah yang membawa manusia pada level
pandangan manusia yang lain.
2. Menurud saya yang benar adalah peryataan kebudayaan adalah produk manusia karena manusia dianugerahi dengan
akal dan fikiran dengan kebudayaan itulah manusia dapat ciptakan dan dapat mengembangkan perwujudtan kebudayaan
adalah benda- benda yang ciptakan manusia sebagai makhluk berb udaya yang kesemuanya ditunjukan untuk membantu
manusia.
3. Etika dan estetika berbeda satu sama lain, Etika berkaitan dengan nilai yang baik dan buruk biasa diterima oleh banyak
orang, sedangkan estetika nilai yang indah dan jelek. Nilai estetika tidak bias dipaksakan kepada orang lain karena lebih
perasaan dan pernyataan.
4. Contoh perilaku tidak menghargai manusia:
a. Kekerasan terhadap para pembantu rumah tangga
b. Memperlakukan orang lain berdasarkan warna kulit, suku, bangsa, ras, agama, dan status social ekonomi.
c. Penjajahan/Kolonialisme.
5. Permasalahan yang muncul oleh adanya pewarisan budaya yaitu:
a. Sesuai tidaknya dinamika tersebut dengan keadaan masyarakat yang sekarang.
b. Penolakan generasi penerima terhadap budaya tersebut.
c. Munculnya budaya yang tidak sesuai dengan budaya yang diwariskan.

SOAL

1. Apa makna manusia sebagai makhluk individu ?


2. Apa makna manusia sebagai makhluk individu ?
3. Apa implikasi-implikasi yang terjadi dari sifat kesosialan manusia itu ?
4. Mengapa interaksi social menjadi kunci dalam kehidupan social ?
5. Apakah semua interaksi social yang berlangsung bersifat positif bagi kehidupan manusia ?

JAWABAn

1. Manusia sebagai makhluk individu manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya tiap manusia berhak
atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami
kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan masyarakat melalui kepribadian
mereka, jenis kelamin mereka serta status social. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja,
kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu.
Manusia juga sebagai makhluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan
tindakan-tindakan yang akan diambil.
2. Secara kodrati, manusia merupakan makhluk monodualistis, arinya selain sebagai makhluk individu, manusia juga berperan
sebagai makluk social. Sebagai makhluk social, manusia dituntut untuk mampu bekerja sama dengan orang lain sehingga
tercipta sebuah kehidupan yang damai. Makhluk social adalah makhluk yang memiliki kecenderungan menyukai dan
membutuhkan kehadiran sesamanya sebagai kebutuhan dasar yang disebut kebutuhan social.
3. Manusia memiliki dua peran yang harus dilakoni dalam kehidupan ini, yaitu manusia sebagai makhluk individu dan makhluk
social. Sebagi seorang individu manusia memiliki sifat egois, ambisius dan tidak pernah puas.sedangkan dalam perannya
sebagai makhluk social mereka dituntut untuk bisa berbagi dan saling tolong menolong.
4. Karena hungan antar manusia, ataupun relasi-relasi social menentukan struktur dari masyarakatnya. Hungan antar manusia
atau relasi-relasi social ini didasarkan kepada komunikasi. Karena komunikasi merupakan dasar dari eksitensi suatu
masyarakat. Hubngan antar manusia atau relasi-relasi social,hungan satu dengan yang lainnya warga-warga suatu
masyarakat, baik dalam bentuk individu ataupun perorangan maupun ataupun dengan kelompok-kelompok dan antar
kelompok manusia itu sendiri, mewujudkan segi dinamikanya perubahan dan perkembangan masyarakat, apabila kita lihat
komunikasi ataupun hubungan tersebut.
5. Ya karena interaksi social merupakan suatu fondasi dari hungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai
sosialyang berlaku dan diterapkan didalam masyarakat. Dengan adanya nilai dan norma yang berlaku, interaksi social itu
sendiri dapat berlangsung dengan baik jika aturan-aturan dan niali-nilai yang ada dapat dilakukan dengan baik. Jika tidak
adanya kesadaran atas pribadi masing-masing, maka proses social itu sendiri tidak dapat berjalan sesuai yang kita harapkan.
Didalam kehiduapan sehari-hari tentunya manusia tidak dapat lepas dari hubungan antara satu dengan yang lainnya, ia akan
selalu perlu untuk mencari individu ataupun kelompok lain untuk dapat berinteraksi ataupun bertukarpikiran.

SOAL

1. Benarkah setiap kebudayaan menghasilkan peradapan ?


2. Apa sajakah cirri-ciri masyarakat adap atau keberadapan ?
3. Apakah peradapan mengalami perkembangan ? Buktikan !
4. Berikan contoh wujud peradaban global saat ini dalam bidang social budaya ?
5. Adakah dampak negative peradapan global saat ini bagi bangsa Indonesia ?

JAWABAN

1. Tidak, peradapam menunjuk pada hasil kebudayaan yang bernilai tinggi dan maju, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa
setiap bangsa atau masyarakat dimanapun selalu berkebudayaan tapi tidak semua memiliki peradapan. Peradapan
merupakan tahapan tertentu dari kebudayaan dan masyarakat tertentu pula, yang telah mencapaai kemajuan tertentu pula,
yang telah mencapai kemajuan tertentu yang dicirikan oleh tingkat ilmu pengetahuan, teknologi seni yang maju.
2. Suatu bangsa dapat memiliki peradapan dapat dilihat dari tingkat pendidikan,kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang
dimiliki yang senantiasa berkembang sesuai dengan zamannya.
3. Benar, peradapan merupakan bagian dari evolusi budaya selalu berkesinambung yang dicirikan kualitas tertentu dari unsure
budaya yang menonjol.
Sebagai contoh kapal laut yang dulunya berlayar berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun untuk melintasi lautan dengan
menggunakan tenaga angin untuk berlayar kini ditukar dengan tenaga uap dan listrik yang hanya memerlukan waktu beberapa
hari untuk tiba ditujuan. Transportasi darat yang dahulunya bergantung pada hewan kini digantikan dengan truk, kereta api
yang memiliki kecepatan yang luar biasa.
4. Masuknya nilai-nilai dari peradapan lain yang berakibat timbulnya erosinilai dari peradaban lain.
5. Dampak-dampak negative peradapan global saat ini bagi bangsa adalah
a. Masuknya nilai budaya luar yang akan menghilangkan nilai-nilai dradisi dan identitas sutau bangsa.
b. Eksploitasi alam dan sumber daya lain yang akan memuncak karena kebutuhan yang makin besar.
c. Dalam bidang ekonomi berkenbang nilau konsumerisme dan idividu yang akan menggeser nilai-nilai budaya masyarakat.
d. Terjadi dehumenisasi yaitu derajat manusia yang nantinya akan tidak dihargai karena menggunakan mesin-mesin yang
berteknologi tinggi.
SOAL
1. Apakah manusia itu beragam ? jelaskan pendapatmu !
2. Apa makna dari konsep kesetaraan atau kesederajatan manusia ?
3. Kemajemukan dalam diri bangsa Indonesia bermula dari adanya kemajemukan ras! Benarkah demikan ?
4. Berikan contoh satu kasus konflik horizontal diindonesia serta penyebab dari konflik itu /
5. Berikan contoh sederhana perilaku merendahkan kedudukan atau martabat manusia!

JAWABAN

1. Benar, manusia itu memang beragam. Tetapi keberagaman manusia itu bukan berarti bermacam-macam seperi halnya hewan
dan tumbuhan. Keragaman itu dimaksudkan bahwa setiap manusia memiliki keberadaan sifatnya dari sifat pribadi, sikap,
watak, kelakuan, tempramen,dan hastrat.
2. Kesetaraan manusia bermakna bahwa manusia sebagai makhluk hutan memiliki tingkat atau kedudukan yang sama yang
bersumber dari pandangan bahwa semua manusia tampa dibedakan adalah diciptakan dengan kedudukan yang sama yaitu
sebagai makluk yang mulia dan tinggi derajatnya disbanding makhluk lain.
3. Kemajemukan dalam diri bangsa Indonesia bermula dari adanya kemajemukan ras sudah diakui secara umum bahwa bangsa
Indonesia dikenal sebagai bangsa yang majemuk. Kemajemukan bangsa terutama karena adanya kemajemukan etnik disebut
juga suku bangsa atau suku. Disamping itu kemajemukan dalam hal ras, agama, golongan, tingkat ekonomi dan gender.
4. Contoh konflik diindonesia
a. Konflik di ambon (1999)
b. Konflik disambas (2000)
c. Konflik di poso (2002)

Penyebap terjadinya koflik diindonesia antara lain:

a. Adanya perbedaan ras,etnik, dan agama


b. Tidak adanya komunikasi dan pemahaman pada berbagai kelompok masyarakat dan budaya.
5. Contoh perilaku merendahkan martabat manusia :
Mencemooh orang karena tingkat taraf hidup ( antara si kaya dan si miskin )
SOAL

1. Apa hubungan antara nilai dengan norma ?


2. Moral berkaitan denga nilai, tetapi tidak semua nilai adalah moral. Jelaskan yang dimaksud dengan perntataan tersebut !
3. Mengapa manusia masih membutuhkan norma hokum, padahal sudah ada norma moral, agama dan kesopanan?
4. Hokum bertujua untuk menciptakan peradilan. Jelaskan!
5. Apa sanksi atas pelanggaran moral ?

JAWABAN

1. Hubungan antara nilai dengan norma yakni setiap norma pasti terkandung nilai didalamnya. Nilai sekaligus menjadi sumber
bagi norma. Tanpa ada nilai tidak mungkin terwujud norma. Sebaliknya tanpa dibuatkan norma maka nilai yang hendak
dijalankan itu mustahil terwujud.
2. Dalam hubungannya dengan nilai, moral adalah bagian dari nilai yaitu nilai moral. Nilai moral berkaitan denga perilaku
manusia tentang hal baik- buruk.
3. Norma hukum dibutuhkan karena dua hal yaitu:
a. Karena bentuk sanksi dari ketiga norma belum cukup memuaskan dan efektif untuk melindungi keteraturan dan ketertiban
masyarakat.
b. Masih ada perilaku lain yang perlu diatur diluar ketiga norma diatas, misalnya perilaku dijalan raya.
4. Hokum bertujuan untuk menciptakan keadilan artinya menentukan siapa yang salah dan siapa yang benar. Hokum dapat
menghukum siapa yang salah, hokum dapat memaksa agar peraturan ditaati dan siapa melanggar diberi sanksi hukuman.
5. Sanksi-sanksi pelanggaran moral :
a. Sanksi social
Skala relative kecil, dipahami sebagai kesalahan yang dapat dimaafkan
b. Sanksi hokum
Skala besar, merugikan hak pihak lain. Hokum pidana menempati prioritas utama dan diikuti hokum perdata.