Anda di halaman 1dari 3

1.

Introduction
Istilah irigasi permukaan mengacu pada jenis irigasi dimana air mengalir diatas
permukaan tanah yang dikontrol dengan tujuan yang memungkinkan jumlah yang
diinginkan dari air untuk menyerap ke tanah. Meskipun grdaien tanah adalah sebagai
penolong dalam pengaturan pergerakan air, gradien permukaan air itu sendiri sebenarnya
apa yang menyebabkan air mengalir ke tingkat permukaan yang berlebihan. Faktor lain
yang menentukan dalam irigasi permukaan yaitu perbatasan air. Hal ini dapat dicapai
dengan membuat guludan untuk membuat alur, jika jarak terlalu dekat antara satu sama
lain, atau kanal yang lebar atau border, jika jarak selajutnya berjauhan. Cekungan
terbentuk jika permukaan yang datar berbatasan dengan guludan melingkar, segitiga atau
persegi. Penyimpangan dan gradient pembatas air yang tidak benar menyebabkan
distribusi yang tidak merata dan infiltrasi air.

1.1 Description
Ada banyak jenis irigasi. Ini dapat dibagi menjadi tiga kategori utama, yaitu
irigasi cekungan , irigasi alur dan irigasi perbatasan. Setiap sistem irigasi genangan terdiri
dari sumber, alat angkut dan distribusi komponen.
Efisiensi dari sistem irigasi banjir umumnya rendah. tata letak yang lebih baik dan
pilihan design , meningkatkan persiapan tanah, mengurangi kerugian angkut air dan
system management yang lebih baik, bagaimanapun, akan meningkatkan efisiensi.
Sebuah sistem irigasi banjir yang dibangun, baik direncanakan dan dirancang dan
dioperasikan dengan benar, dapat seefektif irigasi sprinkler. Dalam beberapa kasus biaya
persiapan tanah dan sistem angkut mungkin menjadi penangkal dalam memilih irigasi
banjir. Demikian pula, keterbatasan tanah dan tanaman dapat membuat irigasi genangan
tidak praktis.
Desain dan pengelolaan sistem irigasi genangan biasanya lebih kompleks
daripada sistem lain. Ini mungkin karena beberapa faktor tambahan, seperti
penyimpangan tanah dan gradient. Berikut faktor-faktor yang saling sangat penting ketika
air mengalir selama tanah dan infiltrasi ke dalam tanah untuk keperluan irigasi:
Jenis tanah
Kecenderungan Tanah untuk pembentukan kerak dan ketahanan terhadap erosi
Membatasi lapisan di lapisan atas tanah
Level air tanah
Arus perlawanan karena tanaman
Kepadatan rumput
Kualitas air
Praktek budidaya
Leweling kelas
Gradient
Pengolahan tanah
x Ukuran Aliran
x Kontak antara air dan tanah
1.2 Principles
Faktor manusia dalam sistem irigasi genangan yang merupakan petani atau
buruh nya, adalah faktor kunci dalam menentukan apakah irigasi tersebut efektif dan
efisien. Pola membasahi air dalam profil tanah dengan menggunakan irigasi banjir,
irigasi sprinkler dan irigasi tetes dapat digambarkan sebagai berikut

1.3 Types of flood irrigation systems

basin (cekungan)
border (perbatasan)
furrow (alur)
short furrow (alur pendek)
furrow border (perbatasan alur)
contour flooding (genangan contour)
underground flooding (genangan bawah tanah)

2. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Irigasi Genangan


2.1 Tanah
Dengan semua jenis irigasi banjir, air mengalir di atas permukaan
tanahsementara infiltrasi. Faktor tanah sendiri tediri dari jenis tanah, keras permukaan
dan ketahan terhadap erosi, batas lapisan, kada air tanah, dan pengolahan.
2.2 Vegetasi
Dengan irigasi genangan, air biasanya mengalir melalui vegetasi. Pengaruh
vegetasi pada infiltrasi akan bervariasi sesuai dengan tahap pertumbuhan, kepadatan
tanaman, dan perubahan mendadak seperti pemotongan. Faktor vegetasu sendiri
terbagi lagi menjadi tanaman dan gulma.
2.3 Air
Irigasi genangan sangat cocok untuk penggunaan irigasi sesekali karena
infrastruktur dapat disediakan dengan biaya rendah. Kualitas air juga mungkin
memiliki pengaruh pada laju infiltrasi. nilai pH tinggi, misalnya, dapat menyebabkan
beberapa jenis tanah untuk memblock.
2.4 Sistem
Sistem irigasi terdiri dari dibangun perbatasan, cekungan, alur dan kanal atau
pipa untuk menyampaikan dan mendistribusikan air sesuai dengan kebutuhan
pengguna. Fungsi operasi dan manajemen adalah elemen integral dari sistem.