Anda di halaman 1dari 5

Penjelasan Program Proyek 1

1. Pada baris 1-3 menggunakan variabel int atau integer


Int firstLedPin = 3 ;
Int secondLedPin = 5 ;
Int thirdLedPin = 7 ;
Dimana variabel integer int firstLedPin = 3 menyimpan nilai 3, yang
menandai LED pertama disetting pada pin 3 pada papan Arduino. Demikian halnya
LED kedua dan ketiga diinisialisikan masing-masing sebagai pin 5 dan pin 7 pada
papn Arduino.
2. Pada baris berikutnya, menggunakan fungsi void setup(), yang diikuti perintah,
Pinmode (firstLedPin, OUTPUT) ;
Pinmode (secondLedPin, OUTPUT) ;
Pinmode (thirdLedPin, OUTPUT) ;
yang menset pin 3, pin 5, dan pin 7 sebagai keluarga digital atau output digital.
Fungsi setup() dipanggil ketika sketsa dimulai. Struktur ini berguna untuk
menginisialisasi variabel, mode pin, memulai menggunakan library, dll. Fungsi
pengaturan hanya ak `an berjalan sekali, yaitu setiap powerup atau restart board
Arduino. Pinmode berfungsi untuk mengkonfigurasi pin baik sebagai input atau
output. Untuk menggunakannya, Anda harus mengkonfigurasi jumlah pin untuk
INPUT konstan atau OUTPUT. Ketika dikonfigurasi sebagai input, pin dapat
mendeteksi keadaan sensor seperti tombol tekan. Sebagai output, dapat menggerakkan
sebuah aktuator seperti LED.
3. Pada baris berikutnya, menggunakan fungsi void loop() yang diikuti perintah,
blinkLed (firstLedPin, 500) ;
blinkLed (secondLedPin, 500) ;
blinkLed (thirdLedPin, 500) ;
yang merupakan fungsi loop yang memanggil blinkLED agar setiap LED dibuat
berkedip 500 milisekon (1/2 detik). Anda dapat merubah nilai 500 menjadi misalnya
1000, 1500, dst... untuk kedipan yang lebih lambat.
Setelah menggunakan fungsi setup() yang menginisialisasi dan menetapkan
nilai awal, fungsi loop() berguna untuk melaksanakan / mengeksekusi perintah
program yang telah dibuat. Fungi ini akan secara aktif mengontrol board Arduino baik
membaca input atau merubah output.
4. Kemudian dilanjutkan dengan void blinkLED (int pin, int duration) yang berarti
mensetting blinkLED agar ketiga pin LED bergantian/berpindah (peralihan antara tiga
pin) dalam durasi beberapa milisekon dan meng-ON dan OFF kan LED dengan
perintah seperti empat baris terakhir dari kode program.
digitalWrite (pin, HIGH) ;
delay (duration) ;
digitalWrite (pin, LOW) ;
delay (duration);
DigitalWrite() berfungsi untuk memberi nilai HIGH atau LOW ke pin digital.
Jika pin telah dikonfigurasi sebagai OUTPUT dengan pinMode(), tegangan akan
diatur ke nilai yang sesuai: 5V (atau 3.3V) untuk HIGH, 0V (ground) untuk LOW.
Jika pin dikonfigurasi sebagai INPUT, digitalWrite() akan mengaktifkan (HIGH) atau
menonaktifkan (LOW) dengan pullup internal pada pin input. Dan delay()
menyebabkan Arduino menunggu jumlah tertentu milidetik sebelum melanjutkan ke
baris berikutnya.

Keterangan tambahan :
KURUNG KURAWAL {}
Digunakan untuk menentukan awal dan akhir dari program. Karena seperti bahasa
pemrograman pada umumnya, Arduino membaca mulai dari atas hingga kebawah.
TITIK KOMA ;
Setiap baris kode pada Arduino harus diakhiri dengan tanda ;

Penjelasan program Proyek 2


1. Pada baris 1-5 menggunakan variabel int atau integer
int ledDelay = 10000 ;
int redPin = 10 ;
int yellowPin = 9 ;
int greenPin = 8 ;
Dimana variabel integer ledDelay merupakan pendefinisian nilai tunda nyala
setiap LED selama 10 detik, variabel integer redpin menyimpan nilai 10, yang
menandai LED merah disetting / ditancapkan pada pin 10 board Arduino. Demikian
halnya LED kuning dan LED hijau disetting atau diinisialisasi untuk pin 9 dan pin 8.
2. Pada baris berikutnya :
void setup ()
pinMode (redPin, OUTPUT) ;
pinMode (yellowPin, OUTPUT) ;
pinMode (greenPin, OUTPUT) ;
yang menset pin 8, pin 9 dan pin 10 sebagai keluaran digital atau output digital.
Fungsi setup() dipanggil ketika sketsa dimulai. Struktur ini berguna untuk
menginisialisasi variabel, mode pin, memulai menggunakan library, dll. Fungsi
pengaturan hanya akan berjalan sekali, yaitu setiap powerup atau restart board
Arduino. Pinmode berfungsi untuk mengkonfigurasi pin baik sebagai input atau
output. Untuk menggunakannya, Anda harus mengkonfigurasi jumlah pin untuk
INPUT konstan atau OUTPUT. Ketika dikonfigurasi sebagai input, pin dapat
mendeteksi keadaan sensor seperti tombol tekan. Sebagai output, dapat menggerakkan
sebuah aktuator seperti LED.
3. Pada baris berikutnya :
Void loop ()
digitalWrite (redPin, HIGH) ;
delay (ledDelay) ;
digitalWrite (yellowPin, HIGH) ;
delay (2000) ;
digitalWrite (greenPin, HIGH) ;
digitalWrite (redPin, LOW) ;
digitalWrite (yellowPin, LOW) ;
delay (ledDelay) ;
digitalWrite (yellowPin, HIGH) ;
digitalWrite (greenPin, LOW) ;
delay (2000) ;
digitalWrite (yellowPin, LOW) ;
Fungsi dengan kode digitalWrite(pin, value) diartikan ketika sebuah pin
ditetapkan sebagai OUTPUT, pin tersebut dapat dijadikan HIGH (5volts) atau LOW
(0 volt). Dengan demikian, digitalWrite(redPin, HIGH); menyatakan bahwa pin
output LED merah dijadikan HIGH ( 5 volt ) atau LED menyala. Selanjutnya kode
delay (ledDelay); seperti kita lihat sebelumnya, ledDelay disimpan sebagai variabel
integer selama 10 detik, maka lampu LED akan menyala selama 10 detik. Nah,
perintah delay (ledDelay) menyatakan bahwa LED akan tetap meyala dalam beberapa
milisekon setelah sebelumnya nyala 10 detik. Jika spesifik ditulis delay(2000); berarti
LED dinyalakan atau off dalam 2 detik atau 2000 milisekon.
Fungsi loop() berguna untuk melaksanakan / mengeksekusi perintah program
yang telah dibuat. Fungi ini akan secara aktif mengontrol board Arduino baik
membaca input atau merubah output. DigitalWrite() berfungsi untuk memberi nilai
HIGH atau LOW ke pin digital. Jika pin telah dikonfigurasi sebagai OUTPUT dengan
pinMode(), tegangan akan diatur ke nilai yang sesuai: 5V (atau 3.3V) untuk HIGH,
0V (ground) untuk LOW. Jika pin dikonfigurasi sebagai INPUT, digitalWrite() akan
mengaktifkan (HIGH) atau menonaktifkan (LOW). Dan delay() berfungsi agar
Arduino menunggu jumlah tertentu milidetik sebelum melanjutkan ke baris
berikutnya.
Prinsip kerja program : pertama LED merah menyala selama 10 detik,
selanjutnya LED kuning menyala 2 detik (led merah tetap menyala beberapa detik),
lampu merah dan kuning off, dan lampu hijau menyala 10 detik, kemudian off sesaat
dalam 2 detik, selanjutnya lampu kuning menyala. Kembali lampu merah menyala
demikian seterusnya secara berulang-ulang.

Keterangan tambahan :
KURUNG KURAWAL {}
Digunakan untuk menentukan awal dan akhir dari program. Karena seperti bahasa
pemrograman pada umumnya, Arduino membaca mulai dari atas hingga kebawah.
TITIK KOMA ;
Setiap baris kode pada Arduino harus diakhiri dengan tanda;
Penjelasan Program Proyek 3
1. Pada baris 1-5 menggunakan variabel int atau integer
const int firstLed = 3 ;
const int secondLed = 5 ;
const int thirdLed = 6 ;
int brightness = 0 ;
int increment = 1
yang masing-masing setiap LED pada pin PWM Arduino, yaitu masing-
masing LED pada pin 3, pin 5, dan pin 6. Selanjutnya menginisialisasi atau
mendeklarasikan nilai awal tingkat intensitas cahaya LED sama dengan 0,
demikian juga inisialisasi nilai kenaikan intensitas cahaya LED sama dengan 1.
2. Pada baris ke- 6 menggunakan fungsi void setup(), tanpa ada kode sketch, karena
penggunaan fungsi analogWrite() tidak dibutuhkan atau tidak perlu deklarasi pin
sebagai output. Fungsi setup() dipanggil ketika sketsa dimulai. Struktur ini
berguna untuk menginisialisasi variabel, mode pin, memulai menggunakan library,
dll. Fungsi pengaturan hanya akan berjalan sekali, yaitu setiap powerup atau
restart board Arduino.
3. Pada baris berikutnya, menggunakan fungsi void loop() yang diikuti kode
pengaturan,
if ( brightness > 255) ,
increment = -1 ;
else if (brightness < 1)
increment = 1 ;
yang menyatakan jika tingkat intensitas/kecerahan lebih besar 255, maka
hitung mundur atau penurunan intensitas, sebaliknya jika tingkat intensitas lebih
kecil 1 maka hitung naik atau naikkan intensitas cahaya LED. Dengan kata lain,
nilai minimum untuk analogWrite adalah 0 (tegangan 0 Volt pada pin) dan nilai
maksimum adalah 255 (tegangan 5 Volt pada pin). Selanjutnya kode, brightness =
brightness + increment; berarti ketika variabel brightness mencapai nilai
maksimum maka kecerahan/intensitas akan mulai menurun, karena tanda selisih
yang berubah dari +1 ke -1. Kemudian kode berikut menyatakan nyalakan setiap
LED sesuai tingkat kecerahan yang telah diatur dari fungsi if else di atas, dengan
perintah,
analogWrite (firstLed, brightness) ;
analogWrite (secondLed, brightness) ;
analogWrite (thirdLed, brightness) ;
kemudian kode delay(10) tunda selama 10 ms setiap perubahan kenaikan atau
penurunan tingkat intensitas/kecerahan LED. Delay ( time ), Fungsi ini digunakan
untuk memberikan jeda antar fungsi. Nilai time adalah waktu lamanya jeda dalam
satuan ms (milisekon), di mana 1 detik setara dengan 1.000 milisekon.
Fungsi loop() berguna untuk melaksanakan / mengeksekusi perintah
program yang telah dibuat. Fungi ini akan secara aktif mengontrol board Arduino
baik membaca input atau merubah output. Dan fungsi analogWrite() adalah
fungsi yang digunakan untuk menuliskan suatu nilai berupa angka pada sebuah
komponen, misalnya LED. Pengguna dapat mengatur seberapa terang cahaya dari
lampu LED saat menyala, tergantung pada nilai yang dituliskan.

Keterangan tambahan :
KURUNG KURAWAL {}
Digunakan untuk menentukan awal dan akhir dari program. Karena seperti bahasa
pemrograman pada umumnya, Arduino membaca mulai dari atas hingga kebawah.
TITIK KOMA ;
Setiap baris kode pada Arduino harus diakhiri dengan tanda;