Anda di halaman 1dari 3

PANDUAN DISKUSI KELOMPOK

1.Peserta dibagi menjadi 3 kelompok, (sebagaimana pada lampiran pembagian


kelompok)
2.Setiap Kelompok memilih ketua dan sekretaris
3.Kelompok I membahas tentang Dukungan laboratorium Puskesmas / Rumah
Sakit Dalam Diagnosa Kasus DBD / Demam Dengue
- Kebutuhan tenaga
- Kebutuhan peralatan
- Jenis-jenis pelayanan laboratorium Puskesmas / Rumah Sakit
- Pencatatan dan pelaporan
- Sumber pendanaan
4.Kelompok II membahas tentang Strategi Pengendalian Vektor DBD (PVT)
- Kebutuhan tenaga
- Kebutuhan peralatan
- Kegiatan surveilans vector
- Metode pengendalian vector DBD
- Pencatatan dan pelaporan
- Sumber pendanaan
5.Kelompok III membahas tentang Strategi Rujukan Kasus DBD
- Kebutuhan tenaga
- Kebutuhan peralatan
- Pencatatan dan pelaporan
- Sumber pendanaan
6.Masing-masing kelompok berdiskusi selama 30 - 45 menit
7.Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil diskusi (dalam bentuk ppt)
sekaligus dalam 1 panel selama 15 menit per kelompok
8.Diskusi dilanjutkan dengan tanya jawab, kelompok penyaji mendapat masukan dari
setiap kelompok lainnya.

Tema Diskusi Kelompok


Kelopok I Kelompok II Kelompok III
Tema : Tema : Tema :
Dukungan laboratorium Strategi Pengendalian Strategi Rujukan Kasus
Puskesmas / Rumah Sakit Vektor DBD (PVT) DBD
Dalam Diagnosa Kasus DBD / -Kebutuhan tenaga -Kebutuhan tenaga
Demam Dengue -Kebutuhan peralatan -Kebutuhan peralatan
- Kebutuhan tenaga -Kegiatan surveilans vector -Pencatatan dan
- Kebutuhan peralatan -Metode pengendalian pelaporan
- Jenis-jenis pelayanan vector DBD -Sumber pendanaan
laboratorium Puskesmas / -Pencatatan dan pelaporan
Rumah Sakit -Sumber pendanaan
- Pencatatan dan pelaporan
- Sumber pendanaan
PEMBAGIAN KELOMPOK

No KELOMPOK I KELOMPOK II KELOMPOK III


(SUPPORTING LAB) (PVT DBD) (RUJUKAN KASUS)
Dinkes Rumkit PKM Dinkes Rumkit PKM Dinkes Rumkit PKM
1 B.masin A.Saleh B.masin
2 B.baru B.baru B.baru
3 Banjar Banjar Banjar
4 Tapin Tapin Tapin
5 HSS HSS HSS
6 HST HST HST
7 HSU HSU HSU
8 Balanga Balanga Balanga
n n n
9 Tabalon Tabalon Tabalon
g g g
10 Tala Tala Tala
11 Tanbu Tanbu Tanbu
12 Batola Batola Batola
13 Kotabar Kotabar Kotabar
u u u

Pendamping
Hj. Hadmi Murni H.Muhammad Iqbal Hj. Nor Aina
KESEPAKATAN DAN RENCANA TINDAK LANJUT

Pada hari ini Kamis, tanggal 9 Maret 2017 Peserta Pertemuan Workshop (sebagaimana
daftar hadir), dengan ini menyepakati hal-hal sebagai berikut :

1. Survailens vektor merupakan kebutuhan pengendalian vektor yang harus dilakukan


secara rutin
2. Kegiatan pengendalian vektor dilakukan untuk menurunkan populasi vektor, baik ada
kasus penyakit maupun tidak ada kasus penyakit.
3. Pengendalian vektor lebih dititik beratkan pada pengendalian vektor secara terpadu,
menggunakan berberapa metode pengendalian yang disertai dengan pemberdayaan
masyarakat.
4. Setiap Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota wajib memiliki Jabatan Fungsional
Entomologi Kesehatan Jenjang Ahli, minimal 2 (dua) orang.
5. Setiap Puskesmas diharapkan Jabatan Fungsional Entomologi Kesehatan Jenjang
Terampil, minimal 1 (satu) orang.