Anda di halaman 1dari 3

Cara Perhitungan Proyeksi Penduduk

Proyeksi Penduduk sangat penting dilakukan untuk memperkirakan jumlah penduduk


di masa mendatang. Pada umumnya proyeksi penduduk diperlukan untuk tahapan
perencanaan jangka panjang suatu wilayah (kelurahan, kecamatan, propinsi, bahkan
negara).

Pada masa dahulu, pemerintah melakukan population projection terutama untuk keperluan pajak
atau keperluan mengetahui besarnya kekuatan negaranya. (Muliakusuma)

Proyeksi Penduduk digunakan untuk memperediksi kebutuhan di masa mendatang.

Misal : Kebutuhan akan jumlah rumah (perumahan), kebutuhan ekonomi, ketersediaan


sumber daya alam.

Ada beberapa jenis Perkiraan Penduduk, diantaranya :

1. INTERCENSAL (INTERPOLASI), interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai


keadaan penduduk di antara 2 sensus (data) yang kita ketahui.

2. POSTCENSAL ESTIMATED, merupakan perkiraan mengenai penduduk setelah


dilakukan sensus. Prinsipnya sama yaitu pertambahan penduduk adalah linear.

3. PROJECTION (PROYEKSI), perkiraan penduduk berdasarkan sensus (biasanya


sensus terakhir).

Pada bahasan kali ini, saya akan menguraikan cara perhitungan proyeksi penduduk
untuk jenis Interpolasi dan Potential Estimated.

INTERCENSAL - INTERPOLASI
interpolasi merupakan suatu perkiraan mengenai keadaan penduduk di antara 2 sensus
(data) yang kita ketahui. Pada perhitungan interpolasi, jumlah pertumbuhan
penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah
dengan jumlah yang sama.

Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Intercensal


Contoh Soal dan Perhitungannya,
Diketahui jumlah penduduk di Kota Kawai pada tahun 1961 adalah 97 juta jiwa.
Sedangkan pada tahu 1971 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk
pada tahun 1967?
Jawab:
Diketahui :
Po = 97 jt (tahun 1961)

Pn = 118,2 jt (tahun 1971)

m = 1967 1961 = 6

n = 1971 1961 = 10

maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 1067 adalah 109,72 juta.

POSTCENSAL ESTIMATED

Adalah perkiraan penduduk setelah dilakukan sensus. Prinsipnya pertambahan


penduduk dianggap linear, yang artinya setiap tahun penduduk akan bertambah
dengan jumlah yang sama.

Rumus Perhitungan Proyeksi Penduduk dengan Postcensal Estimated

Contoh Soal dan Perhitungannya,


Diketahui jumlah penduduk di Kota Dumai pada tahun 2000 adalah 97 juta jiwa.
Sedangkan pada tahun 2010 adalah 118,2 juta. Berapakah estimasi jumlah penduduk
pada tahun 2014?
Jawab :
Diketahui :
Po = 97 jt (tahun 2000)

Pn = 118,2 jt (tahun 2010)

m = 2014 2010 = 4

n = 2010 2000 = 10

maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta.

Diketahui :
Po = 97 jt (tahun 2000)
Pn = 118,2 jt (tahun 2010)
m = 2014 2010 = 4

n = 2010 2000 = 10

maka estimasi jumlah penduduk pada tahun 2014 adalah 126,68 juta.

Semoga bermanfaat, dan apabila ada koreksi silahkan tinggalkan komen di bawah
tulisan ini.
Terima Kasih.