Anda di halaman 1dari 43

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR II

Arsitektur Modern Pertengahan

Kelompok III :

- Amirah Mufidah D51114304


- Andi Arnita D51114030
- Fadhilah Khairini D51114308
- Muh. Arhamsyah Rusli D51114310
- Muhammad Kim Arfa C.C. D51114306
- Tsanny M. A. Daud Putuhena D51114316

JURUSAN TEKNIK ARSITEKTUR FAKULTAS TEKNIK


UNIVERSITAS HASANUDDIN
GOWA
2015
KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji
syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga dapat
menyelesaikan makalah ini guna memenuhi tugas mata kuliah Perkembangan Arsitektur II.

Adapun makalah ini tentang Arsitektur Modern Pertengahan ini telah diusahakan semaksimal mungkin dan
tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu tidak lupa kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini.

Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusunan
bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar-lebarnya
bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik sehingga dapat memperbaiki makalah ini.

Akhirnya kami mengharapkan semoga dari makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat
memberikan inspirasi terhadap kami dan pembaca.

Gowa, November 2015

Kelompok III
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ............................................................................... i
DAFTAR ISI ...................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1
1.1 Latar belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1
1.2 Rumusan masalah ............................................................................... 2
1.3 Metode Penulisan .............................................................................. 2
1.4 Tujuan Penulisan ..............................................................................
1.5 Manfaat Penulisan ..............................................................................
BAB II PEMBAHASAN . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 3
2.1 Sejarah Perkembangan Arsitektur Modern Pertengahan .................................................. 3
2.2. Aliran-Aliran Dari Arsitektur Modern . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4
Pertengahan
2.2.1. Arsitektur Strukturalisme . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5
2.2.2. Arsitektur Internasional Style . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9
2.2.3. Arsitektur Brutalisme ......................................................................... 13
2.2.4. Arsitektur Monumentalist . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 15
BAB III PENUTUP . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 20
3.1 Kesimpulan ......................................... 20
DAFTAR PUSTAKA ........................................ 21
BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang pengelompokan perkembangan arsitektur antara lain


adalah: primitif, tradisional, klasik barat, dan modern.
Arsitektur adalah bagian dari kebudayaan
manusia dan ia merupakan ungkapan fisik dan
peninggalan budaya dari suatu masyarakat dalam
batasan tempat dan waktu tertentu. Dari dahulu
sampai sekarang bahkan yang akan datang, arsitektur
akan selalu berkembang dalam bentuk semakin
kompleks, sejalan dengan perkembangan peradaban
dan budaya termasuk ilmu pengetahuan, teknologi
dan tuntutan kebutuhan manusia baik secara kualitatif
maupun kuantitatif.

Sejarah perkembangan arsitektur mencakup


dimensi ruang dan waktu yang sukar ditentukan
batasnya. Dan untuk mempermudah di dalam
mempelajarinya, suatu karya arsitektur dibedakan
menurut ciri-ciri bentuk dan karakter arsitektural
dalam kurun waktu tertentu. Pengelompokan-
Arsitektur Modern sendiri merupakan berdasarkan abad kejayaannya. Namun, dalam hal ini
perkembangan dari klasik Barat, berubah secara kami akan menitik fokuskan penjabaran mengenai
revolusioner sejalan dengan revolusi industri mulai arsitektur modern pertengahan, lalu difouskan pada
awal abad XIX dengan terjadinya perubahan besar- pembahasan yang terkait dengan penjabaran
besaran dalam pola hidup dan pola pikir. Dan mengenai International Style, Brutalisme,
perkembangannya itu sendiri tidak lepas dari Monumentalisme, dan strukturalisme.
pengaruh atau perubahan-perubahan yang terjadi 1.1 Rumusan Masalah
sejalan dengan Perkembangan budaya berbagai
1. Bagaimana sejarah perkembangan arsitektur
bangsa. Oleh karena itu semakin sulit menentukan
modern pertengahan?
batas-batas sosial-budaya, ruang atau tempat dan
waktu. Transisi zaman menuju zaman modern adalah 2. Apa yang dimaksud dengan International style,
salah satu puncak keberhasilan modernisme mencetak Brutalisme, Monumentalisme, dan
sejarah baru dunia. Modernisme lahir sebagai sebuah strukturalisme?
pilihan yang menghendaki sesuatu yang baru dan 3. Apakah aliran-aliran gaya tersebut telah
yang berbeda, tidak terus berkutat pada ajaran-ajaran diaplikasikan di Indonesia, terlebih di lingkungan
lama. sekitar kota Makassar?
Berdasarkan hal di atas, kami akan menguraikan 1.2 Metode Penulisan
bagian-bagian dari sejarah perkembangan arsitektur
Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan
modern, yang mana dalam pembahasan tersebut
arsitektur modern berkembang diIndonesia terkhusus
terdapat beberapa pembagian-pembagian gaya
di kota Makassar, kami selaku penyusun makalah rekan mahasiswa sekalian mengenai sejarah
telah melakukan beberapa pendekatan terhadap perkembangan arsitektur modern, yang mana
materi yang akan kami tinjau dengan cara melakukan pembahasan yang kami jabarkan ini akan mengupas
survey terhadap beberapa bangunan yang ada di kota lebih mendalam mengenai aliran-aliran yang
Makassar. Selain itu kami juga menggunakan akses digunakan dalam sejarah perkembangan arsitektur
internet untuk mengidentifikasi bangunan-bangunan modern pertengahan. Aliran-aliran yang dimaksud
yang berada di luar kota Makassar untuk dijaikan tersebut yakni aliran International style, Brutalisme,
sebagai bahan referensi dan bahan studi banding Monumentalisme, dan Strukturalisme.
untuk materi yang kami jabarkan. 1.4 Manfaat Penulisan

Dengan adanya penjelasan serta penjabaran


mengenai pembahasan diatas, maka kami kami
berharap bahwa tulisan ini dapat memberikan manfaat
terhadap rekan-rekan mahasiswa arsitektur, yang
1.3 Tujuan Penulisan
mana nantinya tulisan ini dapat dijadikan sebagai
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk acuan dalam konsep perancangan nantinya.
memberikan penjabaran dan penjelasan kepada rekan-
BAB II

PEMBAHASAN

2.2 SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR - Menolak ornamentasi


MODERN PERTENGAHAN
- Mendominasi pada bangunan pencakar langit dan
2.3 Periode arsitektur pertengahan komersial.
berada pada puncaknya setelah perang dunia
- Mempertahankan kemurnian.
kedua. Membawa arsitektur pada jaman
- Semua bagian muka gedung bersudut siku-siku, datar
modernitas yang mengutamakan fungsionalnya.
dan lugas.
Ditandai dengan gaya yang setara (international
style) dengan bentuk-bentuk geometris dan - Bentuk simple dan mengurangi detail yang tidak
platonic solid. Periode pertengahan merupakan dibutuhkan.
puncak arsitektur modern dalam teknologi dan - Mengadopsi ekspresi struktur.
industrialisasi. Dalam hal ini arsitektur modern
2.3. ALIRAN-ALIRAN DARI ARSITEKTUR
pertengahan memiliki ciri-ciri:
MODERN PERTENGAHAN
- Menggunakan material industry seperti baja, dan kaca
2.3.1. Arsitektur Strukturalisme
untuk bidang, pintu, dan jendela.
2.4 Strukturalisme merupakan metoda
- Menggunakan material sefungsional mungkin.
kajian yang meyakini bahwa hakekat yang benar
- Mengadopsi keindahan sebuah mesin. dari sesuatu benda tidak berada didalam benda itu
sendiri, tetapi didalam pertalian-pertalian diantara diciplinary) walaupun akarnya adalah linguistik
benda-benda itu, yang kita bangun (construct) dan antropologi.
2.6 Daya tarik strukturalisme bagi
untuk kemudian kita cerap (percieve).
arsitektur dapat ditunukan dari kutipan
Strukturalisme juga mengatakan bahwa dunia kita
strukturalis menempatkan linguistik sebagai
ini adalah jagad ke-bahasaan, yakni sebuah
sebuah model dan berusaha untuk
struktur pertalian penuh makna diantara berbagai
mengembangkan tata-bahasa himpunan yang
tanda arbiter. Dengan demikian, strukturalis
sistematik atas unsurunsur beserta segenap
menekankan bahwa didalam sistem linguistik itu
kemungkinan kombinasinya yang akan
yang ada hanyalah perbedaan-perbedaan, tanda
menentukan wujud dan makna dari suatu karya
istila/sebutan yang positif.
2.5 Strukturalisme memusatkan susastra. Post-Strukturalisme Perbedaan antara
perhatian pada aturan (code), sepakatan dan strukturalisme dan post-strukturalisme dapat
berbagai proses yang bertanggung jawab terhadap ditunjukan lewat pernyataan Hal Foster. Kalau
inteligibilitasnya (inteligibility). Dengan kata lain, strukturalisme berurusan dari stabilitas dari
memusatkan perhatian pada bagamanakah komponenkomponen tanda, maka post-
sebuah makna sosial diproduksi. Sebagai sebuah strukturalisme bekerja dengan kelumatan
metoda, strukturalisme tidak berurusan dengan kontemporer tanda-tanda dan terbebaskannya
kandungan-kandungan tematik pertandaan, tetapi permainan penanda-penanda (contemporary
dengan kondisi-kondisi pertandaan. dissolution of sign and the released play of
Strukturalisme itu bercorak lintas disiplin (cross signifiers). Memang, Rolan Barthes menunjukan
bahwa penanda itu memiliki potensi untuk keyakinan bahwa melalui teknik akan
melakukan permainan bebas (free play) dan dimungkinkan mencapai sejarah tertinggi dna
penundaan tanpa kahir (endless defferal) atas ukuran internasional, menuntut adanya suatu
makna-makna. Potensi ini dapat dilihat dari mata konsep arsitektur baru.
2.8 Ciri-ciri aliran ini antara lain :
rantai metafora yang tak berhingga banyaknya.
Post-strukturalisme memang boleh saja - hampir tidak ada yang menyesuaikan dengan formula
ditempatkan sebagai kritik terhadap tanda-tanda. modern yang biasa digunakan. Dengan
2.7 Sekitar tahun 1960-an, Reinhard pengelompokan yang sangat curam dan pemotongan
Gieselmann dan Oswald Mathias Ungers dari solid danvoid memesah, berubah ubah, dan
menulis artikel yang isinya menentang mengejutan karena kontradiksi yang nyata dari semua
pemikirna yang sempit mengenai bangunan ide arsitektur yang umum,
yang sangat funsional, yang kemudian
- menciptakan struktur yang kompleks dan multi valen
menjadi perdebatan yang memisu munculnya
yang menunjukkan kecenderungan pemberian
argumen-argumen baru. Pada waktu itu pula,
prioritas pada bentuk yang isometric.
Giancarlo de Carlo yang melihat adanya krisis
yang dihubungkan antara penghargaan yang - Selain itu, karya arsitektur pada aliran ini
diberikan terhadap teknologi dengan suaut menggunakan elemen-elemen detail yang biasanya
diambil dari lingkungan setempat

2.9
2.10 BANGUNAN YANG MENGANUT ALIRAN STRUKTURALISME

2.11 Strukturalisme memusatkan perhatian 2.12 Dalam hal ini, kami mengambil contoh
pada aturan (code). Dengan kata lain, memusatkan bangunan dalam ruang lingkup kota Makassar yakni
perhatian pada bagamanakah sebuah makna sosial Gedung Pinisi UNM. Bentuk serta struktur dari bangunan
diproduksi. Kata struktur dalam aliran ini memiliki ini seolah-olah dapat menjelaskan bahwa bagaimana
makna abstrak, struktur dari budaya sekelompok orang, keadaan dan kearifan lokal yang berlaku di kota
atau masyarakat.Tujuan dari struktur formal terbntuk makassar. Dengan tetap menjunjung tinggi asal muasal
sepenuhnya oleh sejarah. Merupakan rancangan serta sejarah nenek moyang penduduk makassar yang
pencarian kreativitas untuk pola dasar penyelesaian menggantungkan kehidupan ekonominya pada sebuah
Penerapan ketertiban atau keteraturan yang merangsang perahu pinisi.
suatu kerangka arsitektural dimana setiap pengguna
bangunan secara pribadi mendapat pilihan yang sesuai.

2.13

2.14

Gambar 1.1MenaraPhinisiKampus UNM


2.15

2.16

2.17

2.18

2.19

2.20
Gambar 1.1MenaraPhinisiKampus UNM
2.21

2.22 Dengan kata lain, struktur dari bangunan ini menerapkan komponen-komponen moderen, yang
ini secara tidak langsung mengabadikan cerita sejarah mana panda bangunan ini menerapkan konstruksi baja
dari kehidupan masyarakat Makassar beberapa tahun yang dipadupadankan dengan penggunaan beton dan
silam. Dengan kemampuan teknologi desain, bangunan kaca.
2.23 MENARA PHINISI KAMPUS UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR(UNM)

2.24 Lokasi :Jl Andi Pangerang Pettarani Makassar,


Sulawesi Selatan

2.25 Arsitek: Genesis Principal Architect: Yu Sing Tim

2.26 Desain: Benyamin Narkan, Eguh Murthi Pramono,


Iwan Gunawan

2.27 Menara Pinisi UNM juga disebut gedung Tellu


Cappa (tiga Puncak). Konsep dasar gedung ini didesain
sebagai ikon baru bagi UNM, kota Makassar dan sekaligus
Sulawesi Selatan. Eksplorasi desain gedung ini
mengutamakan panda pendalaman kearifanlokal sebagai
sumber inspirasi, yaitu makna Logo UNM, Rumah
Gambar 1.1MenaraPhinisiKampus UNM Tradisional Makassar, falsafah hidup masyarakat Sulawesi
Selatan (Sulapa Eppa/empat persegi), dan maha karya
perahu pinisi sebagai simbol kejayaan, kebanggaan, dan
keagungan.
2.28 Gedung ini menjadi gedung tinggi pertama di
Indonesia dengan sistem fasade Hiperbolic Paraboloid.
Bangunan ini sebagai perwujudan dari serangkaian makna,
fungsi, dan aplikasi teknologi yang ditransformasikan
kedalam sosok arsitektur. Untuk mewujudkan gedung ini,
dibuatlah berbagai macam timantara lain Arsitek gedung
adalah Genesis Principal Architect. Tim desain terdirid ari
Gambar 1.2.MenaraPhinisiKampus UNM Benyamin Narkan, Eguh Murthi Pramono, Iwan Gunawan.
Gambar 1.2.MenaraPhinisiKampus UNM Gedung ini mulai dibangun tahun 2009 dan masih
berlangsung hingga sekarang, dan pada tahun 2012 ini
sudah rampung.

2.3.2. Arsitektur Internasional Style Dan pada kongres CIAM tahun 1928, arsitektur modern
mengkristal menjadi suatu aliran yang disebut dengan
2.29 Paham fungsionalisme atau rasionalisme
International Style, penyebarannya sebagai style yang
yang menyebar ke seluruh belahan dunia mengakibatkan
universal sangat pesat keseluruh dunia sebagai sesuatu
gaya ini dikenal dengan nama International Style.
yang baru karena tidak beridentitas lokalitas/regionalism
International Style adalah paham yang lahir untuk
International Style mencapai puncak perkembangannya
meneruskan ide-ide fungsionalisme atau rasionalisme.
pada tahun '50-an.
2.30 Gerakan Avant Garde memberi kehidupan
baru dalam teori perencanaan dan pelaksanaan arsitektur.
2.31 Pada awal '60 an, terjadi kontradiksi antara 2.33 1. Pengekspresian volume lebih dari massa
kesempurnaan teknis dan visual versus kesederhanaan. 2.34 2. Keseimbangan lebih dari pendugaan
Hal ini merupakan sebab utama dari timbulnya New simetris
Brutalism (New brutalism adalah suatu aliran pada masa
2.35 3. Penghilangan penggunaan ornamen.
transisi dan CIAM ke team X). Aliran ini terjadi secara
paralel of life and art, yang berusaha mengobjektifkan 2.36 Gaya Internasional pertama kali muncul di
realitas yang mengenai kebiasaan dari masyarakat, Jerman dan Perancis pada 1920-an. Pada 30-an,
keinginan-keinginan dan teknologi rang dikuasai, dan berkembang pesat di Eropa dan Amerika Serikat. Ketika
sebagainya. pemerintahan Nazi, arsitektur modern dilarang dan
menutup sekolah desain Bauhaus, banyak tokoh-tokoh
2.32 Istilah Gaya Internasional berasal dari
penting dalam mengembangkan Gaya Internasional
pameran di Museum of Modern Art pada tahun 1932,
beremigrasi ke Amerika Serikat. Kedatangan tokoh-tokoh
diorganisir oleh Philip Johnson, dan dari judul katalog
ini menjadi penting sebagai puncak gaya di AS selama
pameran untuk pameran, yang ditulis oleh Johnson dan
dekade pertama setelah Perang Dunia II.
Henry Russell Hitchcock. Johnson bernama, dikodifikasi,
dipromosikan dan halus didefinisikan ulang seluruh 2.37 Ide-ide dalam International Style
gerakan oleh masuknya arsitek tertentu, dan deskripsi terangkum dalam dalam empat slogan: ornament is
motif dan nilai-nilai mereka. Tujuan Hitchcock dan crime, truth to materials, form follows funcion, dan Le
Johnson adalah untuk menentukan waktu untuk gaya, Corbusier mengeluarkan slogan bahwa rumah adalah
yakni gaya yang akan mewadahi arsitektur modern. machines for living.
Mereka mengidentifikasi tiga prinsip berbeda, yakni:
2.38 Gaya Internasional adalah ekspresi 3. Lebih meninggalkan nuansa kelokalan
tertinggi dari serangkaian prinsip teoretis diterapkan pada 2.40 Ciri-ciri umum meliputi:
praktek arsitektur. Seperangkat prinsip ini telah
1. Penyederhanaan bentuk radikal
diterapkan dengan menggunakan dua konsep:
fungsionalisme dan reduksionisme. Fungsionalisme 2. Penolakan terhadap ornamen
adalah kecenderungan untuk menghasilkan desain sebuah 3. Pengadopsian material dari kaca, baja dan beton.
bangunan sebagai produk dari suatu analisa tentang
4. Transparansi bangunan sehingga penekanan pada
kriteria fungsional. Reduksionisme adalah kecenderungan
konstruksi (ekspresi jujur pada struktur)
untuk mengurangi unsur-unsur dalam ekspresi paling
mendasar dari desain bangunan mereka, yang 5. Penerimaan industri teknik, produksi massal

mengakibatkan kesederhanaan arsitektur. berkontribusi pada filosofi desain.

2.39 Ciri-Ciri International Style yaitu : 6. Estetika mesin, sistem pabrikasi.

1. Selain mempertimbangkan fungsi juga 7. Keputusan logis dalam desain terkemuka untuk

mempertimbangkan efisien. Bentuk-bentuk yang mendukung fungsi bangunan yang digunakan oleh

dianggap tidak mempunyai fungsi (kurang efisien) arsitek International Style untuk menciptakan

dihilangkan. bangunan yang melampaui historisisme.

2. Eksplorasi bahan/material baru. Penemuan bahan 2.41 Ciri-ciri untuk bangunan high rise

baru seperti beton bertulang dan baja mendorong biasanya terdiri atas:

para arsitek untuk mengeksplorasinya. 1. tapak berbentuk persegi atau persegi panjang
2. bentuk kubus sederhana extrude/pengembangan 3. Distribusi regular pendukung struktural
dari bentuk persegi menyebabkan keteraturan desain persegi panjang
dan jauh dari simetri aksial yang merupakan prinsip
3. Jendela terletak sejajar di baris horizontal
keseimbangan arsitektur klasik.
membentuk grid
4. Umumnya menghindari penerapan dekorasi dan
4. Semua fasad bersudut 90 derajat.
penghapusan kontras kuat pada warna interior dan
2.42 Prinsip rancangan:
eksterior.
1. Prinsip pertama dari arsitektur baru ini dari baja dan
5. International Style menghasilkan konsep-konsep
beton bertulang struktural adalah penghapusan
baru tentang organisasi spasial, terutama regulasi
bearing wall. Dinding luar kulit menjadi kaca,
bebas dari ruang interior, rangkaian kotak-kotak
logam, atau batu lebih sebagai pendukung daripada
simetris statis diharuskan sebagai elemen interior
sebagai pembentuk ruang. Dengan demikian, orang
pada bearing wall.
bisa berbicara tentang arsitektur volume bukan
6. International Style diterapkan untuk perencanaan
massa.
perkotaan dan rendah biaya perumahan massa -
2. Jendela dan bukaan pintu dapat diperbesar tanpa
untuk setiap bentuk bangunan skala besar yang
batas dan sewaktu-waktu dapat dibuka bebas untuk
melibatkan murah, unit standar konstruksi.
melayani fungsi - aktivitas, akses, atau cahaya - dan
2.43 Dampak dari Internasional Style:
desain, eksterior atau interior.
2.44 1. Estetika diabaikan karena mengejar teknologi Bangunan banyak yang dibangun secara vertikal
dan efisiensi (perumahan dijadikan apartemen, perkantoran
dijadikan skyscraper).
2.45 2. Dengan teknologi baru dihasilkan material
ringan tapi kuat sehingga harga tanah makin mahal.
2.46

2.47 BANGUNAN YANG MENGANUT ALIRAN STRUKTURALISME

2.48 Beberapa Contoh bangunan di Makassar yang menganut Aliran ini antara lain :

- Hotel Aston Makassar

- Gedung Graha Pena

- Menara Bosowa

- Menara Bank Mega Regional Makassar

- Bandara

- Sultan Hasanuddin

-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
- ASTON MAKASSAR HOTEL & CONVENTION CENTER

- Lokasi : Jalan Sultan Hasanuddin No.10, Makassar,


Sulawesi selatan
- Aston Makassar Hotel & Convention Center
merupakan salah satu hotel bintang 4 yang terletak di Jalan
Sultan Hasanuddin No.10, Makassar. Hotel initerdiriatas 18
lantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Fasilitas
tersebut adalah 177 kamar dan suits, 5 ruang rapat dan
ballroom yang dapat menampung hingga 1000 undangan.
Selain itu, hotel ini dilengkapi dengan fasilitas coffee shop,
complete gym, sky dining dengan pemandangan kota dan laut
yang indah.

- Hotel ini merupakan bagian dari Aston Hotels &


Resorts Group. Aston Hotels & Resorts merupakan salah
satu grup hotel terkemuka di Indonesia. Grup ini didirikan
pada tahun 1994. Perusahaan ini umumnya menghasilkan
berbagai macam industry pariwisata.

- Komentar :
- Bangunan ini termasuk dalam karya arsitektur beraliran
international style. Terdapat banyak ciri aliran intermational
style yang dapat kita temukan, baik dari bentuk, bahan,
ataupun sifatnya. bentuk dari bangunan ini adalah rectangular
atau persegi dengan sudut 90 derajat di setiap sisinya. Selain
itu, bangunan ini menganut kaidah form follow function atau
bentuk mengikuti fungsi. Fungsi dari bangunan ini adalah
sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan tamu pariwisata
dan juga sebagai wadah untuk kegiatan pertemuan tertentu.
Pengamat dapat menilai dengan mudah bahwa bangunan
Gambar Aston Makassar Hotel & Convention Center
Sumber : www.wikimedia.com (diakses 18 November 2015) tersebut adalah hotel hanya dengan melihat bentuknya.
Bentuknya yang rectangular, geometris, dan berlantai
banyak.
- Penggunaan material pada bangunan ini juga
merujuk pada aliran international style. Material yang
digunakan didominasi oleh kaca yang dapat kita lihat dari
fasadenya. Selain itu, material kaca tersebut juga hasil dari
fabrikasi yang digunakan secara massal untuk pembangunan
gedung berlantai banyak.Jendela kaca pada bangunan ini
ditata secara horizontal yang merupakan ciri dari
international style. Ciri international style yang lain juga
dapat kita temukan pada bangunan ini, yaitu penolakan
terhadap penggunaan ornamen dan juga meninggalkan
bentuk kelokalan.
-
-
-
Gambar 2 Aston Makassar Hotel & Convention Center -
Sumber : www.dealorer.com (diakses 18 November 2015) -
-
-
- GRAHA PENA MAKASSAR
- Graha Pena Makassar atau Gedung Fajar adalah gedung
perkantoran yang dibangun di Jalan Urip Sumeharjo, Kota
Makassar, Sulawesi Selatan.
- Ketika diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada Oktober
2007, Graha Pena jadi gedung tertinggi di kota Makassar.
Gedung 17 lantai ini menjadi kantor Koran Fajar dan keluarga
besar Jawa Pos lainnya. Sayangnya, status itu hanya bias
dinikmati setahun. Pada Desember 2008, Menara Bosowa
rampung dan memiliki tinggi 23 lantai.
- Desain arsitektur Graha Pena di Makassar ini dibuat
mirip dengan Graha Pena yang ada di Surabaya. Dibangun oleh
PT Nindya Karya (persero), gedung ini menelan biaya sekitar
150 miliar rupiah.
- Selain menjadi kantor bagi grup Jawa Pos, gedung ini
juga disewakan sebagai kantor bagi pihak lain. Area puncak
gedung, tempat berdiri menara setinggi 38 meter, terbuka untuk
umum guna menikmati pemandangan kota. Lantai dasar Graha
Pena digunakan untuk percetakan, bank, dan ruang pameran. Di
basementnya terdapat area parker dan minimarket.
-Bangunan ini masuk aliran international style karena
penggunaan baja, beton dan kaca adalah pilihan material yang
utama dalam bangunan ini dan desainnya juga kotak. Susunan
Gambar 3.1GedungGraha Pena kacanya juga disusun secara horizontal
-
- MENARA BOSOWA MAKASSAR

- Menara Bosowa
adalah gedung milik Grup
Bosowa atau Bosowa
Corporation dan terletak
di Jl. Jend. Sudirman,
Ujung Pandang, Kota
Makassar, Sulawesi
Selatan. Menara Bosowa
adalah gedung tertinggi di
Makassar dan Indonesia
Timur, dengan 23 lantai
Gambar2.1MenaraBosowa 120 meter, dibangun di
Sumber : (Diakses : 18 November 2015)
atas lahan seluas 4.300m2 .

- Disamping untuk memenuhi kebutuhan para pelaku bisnis,


Menara Bosowa juga akan menjadi head office dari seluruh anak
perusahaan Bosowa Corporation yang berkedudukan di Makassar. Sebuah
langkah strategis untuk mengintegrasikan seluruh aktivitas usaha Bosowa
Corporation dalam menyongsong era globalisasi 2010. Seluruh head office
tersebut diproyeksikan telah berkantor di Menara Bosowa panda tahun
2009, dengan menempati total empat lantai. Letaknya ini tidak jauh dari
Wisma Kalla di Jalan Ratulangi, dan dekat juga dengan kawasan Pantai
Losari Makassar.

- Gedung ini dapat dikategorikan kedalam gedung yang beraliran international style. Karna memenuhi ciri-
ciri dari aliran tersebut. yakni dalam pembangunannya, dilakukan penyederhanaan pada bentuk radikal serta
penolakan terhadap ornament. Dapat dilihat sendiri dari tampak bangunannya tidak lagi ada ornament yang
terekpos. Selain itu, menara bosowa ini juga menggunakan material kaca dan beton yang diekpos pada tampak
bangunan. Sehingga terjadi transparansi bangunan yang memperlihatkan konstruksi kolom yang berada dalam
bangunan. Selain itu, ciri yang paling menonjol yakni bentuk sudut bangunan membentuk sudut 90 derajat. Hal ini
menunjukkan bahwa menara bosowa ini memiliki bentuk bangunan geometri.

-
- MENARA BANK MEGA REGIONAL MAKASSAR
- Menara ini beralamat di jalan Metro Tanjung Bunga,
Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Menara ini
berdekatan dengan Trans Studio Mall yang keduanya merupakan milik
pengusaha besar dan mantan Menteri Keuangan era Presiden SBY,
Chairul Tanjung. Bangunan ini memilih kaca dan beton sebagai
material utama dalam pembangunan menara ini. Jika dilihat dari
pemilihan material maka disimpulkan bahwa menara ini beraliran
international style.
- Hal lain yang menyimpulkan bahwa menara ini
beraliran internasional style adalah strukturnya yang dapat dilihat
dengan jelas (transparansi struktur). Penyusunan kacanya disusun
horizontal dan material kacanya sendiri mendominasi dari tampak
depannya. Betonnya sendiri mendominasi jika dilihat dari samping.
-
-
-
-
-
-
Gambar Menara Bank Mega Regional Makassar -
Sumber : www.panoramio.com (diakses : 18 november 2.3.3. A - Merupakan arsitektur modern yang pada
2015)
r dasarnya memiliki bentuk yang menyimpang dari bentuk-
s bentuk biasa yang sudah ada masa sebelumnya. Banyak
i arsitektur modern awal dapat dikategorikan sebagai
t arsitektur brutal, Le corbusier (kapel Noter Dame
ektur Brutalisme Ronchamp), Paul Rudolph (Yale School of Art and
Architecture), I.M. Pei (museum Everson), Kenzo Tange
dengan bentuk sculptural abstrak total juga merupakan - Dalam aliran ini, karya-karyanya sangat
ungkapan konsep brutalisme. Sistem konstruksi beton memperhatikan skala, terutama dalam hubungan antara
exposed yang berhubungan dengan beton brut, yg artinya proporsi bangunan, lingkungan, dan kebudayaan
beton kasar, menandai bangunan brutalisme ini. Arsitek manusia.Karya-karya dalam aliran ini condong ke arah
modern yang hasil karyanya dapat dikategorikan dalam aliran stucturalism dalam era modern yang mengekspos
brutalisme adalah James Stirling, Inggris. struktur, aliran Art Nouveau dengan bentuknya yang
sangat ekstrim dan terkesan kacau, serta organic
- Aliran ini sangat menentang kesan-kesan
architecture dalam modern expressionist. Kriteria
yang ditimbulkan dalam karya-karya arsitektur moder
pengelompokan aliran Brutalisme berdasarkan pada
seperti kesan kaku dan monoton. Karya- karya pada
bentuknya secara keseluruhan dan tidak berdasarkan
aliran ini lebih bersifat tertutup, ringan, struktur terkesan
sistem konstruksinya.
kuat meski mengambang, menampilkan kesan berat
bangunan karena kebanyakan menggunakan bahan - Ciri-ciri bangunan beraliran brutalisme adalah
fabricated (seperti beton). sebagai berikut :

- Para perancang bangunan dalam aliran ini 1. Memiliki bentuk yang aneh, dan menyimpang
mengutamakan bentukbentuk sculpture, melawan dari kaidah-kaidah atau bentuk-bentuk pada
perfeksionisme, melawan vernacular, berusaha masa sebelumnya.
mengutamakan bentukbentuk rasional, memunculkan 2. Menggunakan sistem konstruksi beton exposed
kesan kejujuran, serta pemilihan material yang dengan permukaan bidang kasar yang dihasilkan
berkualitas.
oleh perancah kasar atau sengaja dikasarkan kontribusi dalam pembentukan block-like effect
setelah perancahnya di buka. seperti halnya semen pada aliran brutalisme
awal.
3. Struktur brutalis biasanya berat dan tidak ada
proses pelapisan dengan lapisan pasir halus -
sebagai bahan penutup akhir. - BANGUNAN YANG BERALIRAN
4. Bentuk arsitektur cenderung pada sifat-sifat kasar BRUTALISME
dan kaku serta pertentangan antara satu sama - Beberapa Contoh bangunan yang ber aliran
lain. brutalisme di Makassar antara lain :
5. Menggunakan desain yang memadukan antara - Hotel Quality Plaza Makassar
kehalusan beton dan tekstur-tekstur keras dalam
- Trans Studio Mall (TSM) Makassar
bentuk aslinya.
- Masjid Terapung Amirul Mukminin
6. Dapat tersusun dari material lain, seperti batu
bata dan kaca yang dapat memberikan

-
-
-
-
-
-
-
-
-
- HOTEL QUALITY PLAZA

- Lokasi : Jalan Somba Opu No. 235, Kec.


Makassar, Sulawesi Selatan.
- Quality Plaza Hotel Makassar adalah hotel
internasional berbintang empat dengan pelayanan efisien
di Makassar. Hotel ini terletak berhadapan dan dekat
dengan kawasan bisnis kota. Keindahan laut dapat
dilihat dari salah satu sisi bangunan ini.
- Bangunan hotel ini memiliki bentuk
arsitektural yang khusus, yang mana bentuk dari
bangunan ini menggabungkan beberapa bentuk dasar
sehingga terjadi beberapa kolaborasi yang menciptakan
Gambar4.1 Hotel Quality Plaza sebuah bentuk baru yang tak lazim.
- Dilihat dari tatanan bentuknya,
bangunan ini mengekspos bentuk segi tiga dan segi lima yang dimainkan dengan sebuah irama yang beraturan,
sehingga menampilkan kesan bergerak pada bangunan itu sendiri.

- Dari segi bentuk bangunan, maka hotel ini dapat dikategorikan kedalam aliran brutalisme. Bangunan ini
menggunakan desain yang memadukan antara kehalusan beton dan tekstur-tekstur keras dalam bentuk aslinya.
tersusun dari material lain, yakni kaca yang dapat memberikan kontribusi dalam pembentukan block-like
effect seperti halnya semen pada aliran brutalisme awal. Sehingga bangunan ini dapat menciptkan kesan aneh
dan berbeda dari bangunan lain panda umumnya.
-
-
- TRANS STUDIO MALL (TSM) MAKASSAR
- Trans Studio Mall adalah salah
satu pusat perbelanjaan di Makassar yang
terletak di Jalan HM Daeng Patompo
Tanjung Bunga, Makassar. Mall ini didirikan
pada tahun 2010. Mal ini terdiri dari 3 lantai
dengan penyewa-penyewa yang sudah
terkenal sebagai perusahaan besar baik skala
nasional maupun internasional. Pemilik dari
TSM adalah CT Corporation dan PT Trans
Kalla. Perancang dari bangunan ini adalah
Tim Arsitek dari Trans Kalla Makassar.
-
-
-
GambarTrans Studio Mall Makassar
- Bangunan ini beraliran brutalisme. Ciri brutalisme yang sangat menonjol adalah bentuk bangunan
Sumber : www.transstudioworld.com , akses 18 November 2015
yang aneh dan menyimpang dari kaidah-kaidah yang sudah ada. Sehingga bangunan tidak terlihat monoton dan
kaku. Bentuk-bentuk geometris yang berbeda dipadukan menjadi satu bangunan, tidak hanya bentuk rectangular
yang terkesan kaku.Bangunan ini menggabungkan beberapa bentuk, yaitu persegi panjang, oval, silindris, dan
fasade yang memiliki bidang lengkung. Selain itu terdapat bagian bangunan yang menonjol yang menambah kesan
dari aliran brutalisme. Penggunaan kaca pada bangunan ini memberikan kontribusi dalam hal estetika.
-
-
- MASJID TERAPUNG AMIRUL MUKMININ
- Mesjid Amirulmukminin terletak di teluk Makassar
atau di pantai Losari. Karena Mesjid dengan arsitektur modern
itu memang dibuat di bibir pantai dengan pondasi cukup tinggi,
- Masjid yang dibangun pada 8 Mei 2009 ini berdiri di
atas lahan seluas 1.683 meter persegi. Karena dibangun di laut,
masjid ini ditopang oleh 164 tiang pancang sehingga saat laut
pasang, tiang pancang tersebut akan tertutup air dan masjid
terlihat mengapung di laut.
- Masjid ini memiliki 3 lantai dengan fungsi
berbeda. Lantai pertama adalah ruang sholat berjamaah

Gambar Masjid Amirul Mukminin untuk pria, lantai kedua adalah ruang sholat berjamaah
Sumber : www.kompasiana.com (Diakses : 18 November
untuk wanita, dan lantai paling atas untuk pria atau wanita
2015)
yang ingin melaksanakan sholat sendiri. Mesjid ini dibalut
warna putih yang dominan dan abu-abu serta juga dilengkapi menara yang tinggi menjulang serta memiliki kubah
dengan diameter 9 meter, menambah keagungan mesjid tersebut.
- Mesjid Amirulmukminin mampu menampung sekitar 500 jamaah. Suasana di dalam Masjid ini
terasa nyaman meskipun lokasinya berada di daerah terik. Mungkin karena masjid dibuat agak terbuka sehingga
angin laut bias masuk dengan bebas.
-
-
-
- Bisa di liat pada gambar di samping, bentuk brutalisme pada masjid ini yaitu Bentuk arsitektur
cenderung pada sifat-sifat kasar dan kaku serta pertentangan
antara satu sama lain. Perpaduan antara bentuk setengah
lingkaran dan persegi menjadi perentangan satu sama lain.
Selain itu tanga pada masjid ini berbeda dengan masjid-
masjid lainnya. Tangga pada masjid ini di tempatkan di luar
dan mengelilingi bangunan membentuk angka 99 yang
melambangkan asmaulhusna. Bentuk tangga ini menjadi
pembeda dari masjid lainnya.
-
-
-
Gambar Masjid Amirul Mukminin
Sumber : https://benyaminlakitan.files.wordpress.com
(Diakses : 18 November 2015)

-
-
-
-
-
-
-
-
-

2.3.4. Arsitektur Monumentalist yang dapat dikategorikan sebagai monumentalismea


dalah bentuknya yang otentik, megah, danscultural.
- Setelah Perang Dunia II, arsitektur
Keheningan dan kesederhanaan juga dapat menghasilkan
Modern berkembang dalam bentuk-bentuk yang berbeda
bentuk monumental.
dari sebelumnya. Konsep dari aliran fungsionalisme tidak
lagi menjadi kriteria utama. Bentuk tidak hanya - BANGUNAN BERALIRAN
ditentukan oleh fungsi, tetapi semua aspek arsitektural, MANUMENTALISME
tata letak, lingkungan, teknologi, bahan, dan elemen- - Beberapa contoh bangunan yang beraliran
elemen lainnya yang tidak selalu fungsional. Konsep- monumentalisme di Indonesia antara lain :
konsep lama diterapkan secara terpadu dengan konsep
- Celenes Convention Center (CCC)
pola pikir sejalan dengan perkembangan teknologi,
bahan, dan dalam dimensi berbeda. Penerapan - Museum Tsunami Aceh
daripemikiran baru ini menghasilkan bentuk-bentuk baru - Mesjid Istiqlal, Jakarta
yang cirri monumentalnya sangat menonjol. Bangunan

-
-

- CCC (CELEBES CONVENTION CENTRE) MAKASSAR

- Celebes Convention Center merupakan sebuah pusat konvensi


yang terletak di Makassar, Indonesia. Pusat konvensi ini dibuka
pada tahun 2008. Celebes Convention Center memiliki balai
yang memiliki lebih dari 2.000 tempat duduk. CCC terhubung
dengan kawasan Tanjung Bunga yang menghubungkan Trans
Studio.

- Celebes Convention Center (CCC) terletak di dekat


pintu masuk area Tanjung Bunga menempati lahan seluas 1,5
hektar terdiri dari 3 bangunan utama. Gedung ini memiliki ruang
pameran yang dapat menampung hingga 10.000 orang, Pusat
Konvensi yang mampu menampung hingga 5.000 orang, dan
Gambar 5 | TampakDepan Celebes Convention Centre Ballroom dengan kapasitas untuk 4.000 orang. CCC terhubung
Makassar
Sumber: www.guinness.com (diakses 18 November 2015) dengan kawasan Tanjung Bunga yang menghubungkan Trans
Studio.

- Pada bangunan ccc (Celebes Convention Center) kesan


monumentalisme dapat dilihat dari bentuk bangunan yang megah
dan besar, yang bias memberikan kesan seolah-olah kita merasa
sangat kecil apabila berada di dalam bangunan ini.

- Kesan megah dan besarnya bangunan ini dapat dilihat juga dari
banyaknya kapasitas orang yang bisa ditampung, serta memiliki
banyak fungsi dalam satu bangunan.
Gambar 5 | TampakDepan Celebes Convention Centre
Makassar -
Sumber: http://kopel-online.or.id (diakses 18 November
2015) - MUSEUM TSUNAMI ACEH

- Museum Tsunami Aceh adalah sebuah museum di Banda Aceh yang


dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia pada tahun 2004 sekaligus
pusat pendidikan dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi.
- Museum Tsunami Aceh dirancang oleh arsitek asal
Indonesia yang sekarang adalah Walikota Bandung, Ridwan
Kamil. Rumoh Aceh as Escape Hill karya Ridwan Kamil
memenangkan Sayembara Merancang Museum Tsunami Aceh
Museum Tsunami Aceh yang diselenggarakan oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Sumber: skyscrapercity.com (dikses : 18 November 2015)
Aceh-Nias (BRR Aceh-Nias) pada 17 Agustus 2007
lalu.Museum ini mulai dibangun pada tahun tersebut, diresmikan
oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 27 Pebruari
2009 dan baru resmi dibuka untuk umum 8 Mei 2009.

- Museum ini merupakan sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m yang dinding lengkungnya
ditutupi relief geometris. Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang
tinggi untuk menciptakan kembali suasana dan kepanikan saat terjadinya tsunami. Di ujung lorong ini pengunjung akan
dibawa masuk ke Space of Memory (Ruang Kenangan) dimana terdapat 26 monitor yang menyajikan gambar-gambar
peristiwa bencana tsunami.Dinding museum dihiasi gambar orang-orang menari Saman, sebuah makna simbolis terhadap
kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh. Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya
dirancang mirip rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami.

- Bangunan ini memperingati para korban, yang


namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang terdalam
museum, dan warga masyarakat yang selamat dari bencana
ini.Selain perannya sebagai tugu peringatan bagi korban tewas,
museum ini juga berguna sebagai tempat perlindungan dari
bencana semacam ini pada masa depan, termasuk "bukit
pengungsian" bagi pengunjung jika tsunami terjadi lagi.

- Bangunan ini termasuk dalam aliran


monumentalisme karena dilihat dari ciri-cirinya yang megah dan
otentik, artinya bentuk luar dari bangunan ini sesuai dengan
Gambar Museum Tsunami Aceh
bentuk dalam ruangnya. Bangunan ini juga bersifat Sumber: pedomanwisata.com (dikses: 18 November 2015)

monumentalis karena dibangun dengan tujuan untuk


mengingatkan tentang peristiwa tsunami pada tahun 2004 yang
terjadi di Aceh. Hal lain yang menguatkan bahwa bangunan ini
beraliran monumentalis adalah sifatnya yang scultural karena
jika dilihat dari atas, bangunan ini menyerupai gelombang laut
dan jika dilihat dari samping seperti kapal.

-
-

- MESJID ISTIQLAL, JAKARTA

- Bangunan beraliran arsitektur monumentalisme


ini merupakan bangunan dengan fungsi sebagai tempat ibadah.
Dimana bangunan mesjid ini letaknya berada di tengah ibukota
Jakarta Pusat, tepatnya berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma.
Nama Istiqlal itu sendiri dalam bahasa Arab berasal dari arti
kata merdeka. Yang mengungkapkan wujud dari rasa syukur
bangsa Indonesia yang mayoritas beragama Islam, atas berkat
dan rahmat Allah SWT yang telah menganugerahkan nikmat
kemerdekaan, terbebas dari cengkraman penjajah.
Pembangunan masjid ini menerapkan konsep monumentalism
Gambar 1 | Tampak Depan Mesjid Istiqlal Jakarta
Sumber: http://pelitaonline.com (diakses 18 November2014 dengan mempertimbangkan keberadaannya di kawasan
beriklim tropis. Masjid ini dirancang oleh Frederich Silaban,
seorang arsitek bangunan beragama Kristen Protestan.

- Masjid ini bergaya arsitektur Islam modern monumentalism. Dikarenakan bangunan ini tidak hanya
menerapkan elemen arsitektur dari segi fungsional tetapi juga memadukan konsep dan pola pikir sejalan dengan
perkembangan teknologi, bahan, dan dalam dimensi berbeda. Sehingga penerapan baru ini menghasilkan bentuk-bentuk
baru yang ciri monumnetalnya sangat menonjol. Kesan ini diterapkan pada bentuk-bentuk geometri sederhana seperti
kubus, persegi, dan kubah bola, dalam ukuran raksasa untuk menimbulkan kesan agung dan monumental. Selain itu,
bangunan ini memperlihatkan struktur beton exposed, dimana bahan lain yang dipilih pun besifat kokoh, netral, sederhana,
dan minimalis, yaitu marmer putih dan baja antikarat (stainless steel). Efek monumental diperkuat oleh bagian-bagian
masif yang seolah-olah berkekuatan struktur, padahal murni elemen formal yang diletakkan di atas sistem struktur penahan
beban berkonstruksi baja.

- Ragam hias ornamen masjid pun bersifat sederhana namun elegan, yaitu pola geometris berupa ornamen
logam krawangan (kerangka logam berlubang) berpola lingkaran, kubus, atau persegi. Ornamen-ornamen ini
selain berfungsi sabagai penyekat, jendela, atau lubang udara, juga berfungsi sebagai unsur estetika dari
bangunan ini.Selain itu, bangunan ini menerapkan banyak struktur baja anti karat pada elemen-elemen
bangunan seperti pada jendela, lubang angin, atau ornamen koridor masjid, juga pada langit-langit masjid dan
bagian dalam kubah serta pilar utama penyangga kubah.

- Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Istiqlal juga merupakan obyek wisata religi, pusat pendidikan, dan
pusat aktivitas syiar Islam. Dengan berkunjung ke masjid ini, jamaah dan wisatawan dapat melihat keunikan
arsitektur masjid yang merupakan perpaduan antara arsitektur Indonesia, Timur Tengah, dan Eropa.Arsitektur
Indonesia nampak pada bangunan yang bersifat terbuka dengan memungkinkan sirkulasi udara alami sesuai
dengan iklim tropis serta letak masjid yang berdekatan dengan bangunan pusat pemerintahan.Kemudian pada
bagian dalam kubah masjid yang berhiaskan kaligrafi merupakan hasil adopsi arsitektur Timur Tengah. Masjid
ini juga dipengaruhi gaya arsitektur Modern Barat, sebagaimana terlihat dari bentuk tiang dan dinding yang
kokoh.

- Struktur bangunan utama dihubungkan dengan emper dan koridor


yang mengelilingi pelataran terbuka yang luas. Selain itu, mesjid ini hanya
memiliki satu menara yang melambangkan Keesaan Allah. Struktur menara
Gambar 3 | View dalam masjid Istiqlal berlapis marmer. Ditambah kemuncak yang memahkotai menara terbuat dari
Sumber: www.klikhotel.com (diakses 18 kerangka baja. Jika masjid sudah tentu berkiblat ke arah Mekkah, penjuru
November 2015)
koridor ini mengarah ke Monumen Nasional, hal ini untuk menunjukkan bahwa
masjid ini adalah masjid nasional RI.

- BAB III

- PENUTUP

3.1 Kesimpulan 3.2 Dari pembahasan di atas maka dapat


disimpulkan bahwa Arsitektur modern
pertengahan di Indonesia khususnya di - Menolak ornamentasi
Makassar, Sulawesi Selatan berkembang
- Mendominasi pada bangunan pencakar langit dan
dengan sangat pesat. Ini tergambar dengan
komersial.
banyaknya bangunan yang menggunakan
- Mempertahankan kemurnian.
aliran-aliran dari arsitektur modern
pertengahan. Yang memiliki cirri : - Semua bagian muka gedung bersudut siku-siku, datar
dan lugas.
- Menggunakan material industri seperti baja, dan kaca
untuk bidang, pintu, dan jendela. - Bentuk simple dan mengurangi detail yang tidak
dibutuhkan.
- Menggunakan material sefungsional mungkin.
- Mengadopsi ekspresi struktur.
- Mengadopsi keindahan sebuah mesin.
-

-
-
-
-
-
- DAFTAR PUSTAKA
- ArsitekturBrutalisme. Furuhito. (Sumber :furuhitho.staff.gunadarma.ac.id/.../ARSITEKTUR+BR...) [pdf.] (akses 18 November
2015)
- https://hamdiel.files.wordpress.com/2010/03/arsitektur-modern.pdf (akses, 18 November 2015)
- https://id.wikipedia.org/wiki/Trans_Studio_Mall (akses, 18 November 2015)
- https://griyarsitektur.wordpress.com/2010/08/12/trans-studio-mal-makassar-telah-dibuka/ (akses, 18 November 2015)
- http://www.skyscrapercity.com (akses, 18 November 2015)
- https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Tsunami_Aceh (Akses: 18 November 2015)
- http://perempuankeumala.com (Akses: 18 November 2015)
- http://www.tribunnews.com/travel/2015/05/25/masjid-terapung-pertama-indonesia-ada-di-makassar-persisnya-di-pantai-losari?
page=2 (akses, 18 November 2015)
- http://travel.detik.com/read/2014/08/25/173000/2646604/1025/mesjid-amirul-mukminin-masjid-terapung-di-makassar-yang-unik
(akses, 18 November 2015)
- http://www.tribunnews.com/travel/2015/05/25/masjid-terapung-pertama-indonesia-ada-di-makassar-persisnya-di-pantai-losari?
page=2 (akses, 18 November 2015)
- http://www.pustakasekolah.com/menara-pinisi-unm.html (akses, 18 November 2015)
- https://id.wikipedia.org/wiki/Menara_Bosowa (akses, 18 November 2015)
- http://www.indoplaces.com/mod.php?mod=indonesia&op=view_region&regid=2311 (akses, 18 November 2015)
- Sumalyo, Yulianto. 2006.Arsitektur Modern Akhir Abad XIX dan Abad XX. GadjahMada Press