Anda di halaman 1dari 5

TUGAS PKN

KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT

Guru Pembimbing :
Ibu Tahmudah

OLEH :
RIA AZWANI

KELAS : VII E

SMP NEGERI 3 KOTA JAMBI


TAHUN PELAJARAN
2016 / 2017
KEMERDEKAAN MENGEMUKAKAN PENDAPAT

A. Hakekat kemerdekaan mengeluarkan pendapat


Kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap
warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan dan
tulisan, serta sikap-sikap lain secara bebas dan bertanggung
jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada hakekatnya
kemerdekaan mengeluarkan pendapat sebagai perwujudan hak
dan tanggung jawab berdemokrasi dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Kemerdekaan mengeluarkan pendapat sangat penting bagi
kehidupan demokrasi karena akan membawa dampak positif
antara lain :
- Kepekaan masyarakat menjadi meningkat dalam menyikapi
berbagai permasalahan sosial yang timbul dalam kehidupan
sehari-hari
- Membiasakan masyarakat untuk berfikir kritis dan reponsip
- Merasa ikut memiliki dan ikut bertanggung jawab atas
kemajuan bangsa dan negara
- Meningkatkan demokrasi dalam kehidupan sehari-hari
Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum
dilaksanakan harus berasaskan
- asas keseimbangan antara hak dan kewajiban artinya harus
terjadi keseimbangan antara hak dan kewajiban jangan
sampai hanya menuntut haknya saja tetapi tidak bersedia
melaksanakan kewajiban
- asas musyawarah dan mufakat artinya segala sesuatu
diusahakan melalui musyawarah mufakat dilandasi semangat
kekeluargaan
- asas kepastian hukum dan keadilan artinya harus sesuai
hukum yang berlaku dan menimbulkan kesejahteraan tidak
memihak dan tidak menyengsarakan pihak lain
- asas proporsionalitas yaitu asas yang meletakan segala
kegiatan sesuai dengan konteks atau tujuan kegiatan
tersebut, baik yang dilakukan oleh warga negara, institusi
maupun aparatur pemerintah, yang dilandasi oleh etika
individual, etika sosial maupun etika internasional

B. Landasan Hukum Tentang Kemerdekaan Mengeluarkan


Pendapat
Landasan-landasan hukum tersebut antara lain :
- Pasal 28 UUD 1945 yang berbunyi :Kemerdekaan berserikat,
dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan
dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
- Pasal 28 E ayat 3 yang berbunyi :Setiap orang berhak atas
kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan
pendapat.
- Piagam Hak Asasi Manusia Indonesia dalam Tap. MPR No.
XVIII/MPR/1998, pasal 19 yaitu Setiap orang berhak atas
kemerdekaan berserikat berkumpul, dan mengeluarkan
pendapat.
- Undang-undang No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan
Menyampaikan Pendapat di Muka Umum
- Undang-Undang No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi
Manusia, pasal 3 ayat 2 sebagai berikut nuraninya, secara
lisan dan atau tulisan melalui media cetak maupun elektronik
dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan,
ketertiban, kepentingan umum dan keutuhan bangsa
- Undang-undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers
- Undang-undang No 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.
Tujuan pengaturan tentang kemerdekaan menyampaikan
pendapat di muka umum (menurut pasal 4 UU No 9 Tahun 1998)
antara lain :
- mewujudkan kebebasan yang bertanggung jawab sebagai
salah satu pelaksanaan hak asasi manusia sesuai Pancasila
dan UUD 1945
- mewujudkan perlindungan hukum yang konsisten dan
berkesinambungan dalam menjamin kemerdekaan
menyampaikan pendapat
- mewujudkan iklim yang kondusif bagi berkembangnya
kreatifitas setiap warga negara sebagai perwujudan hak dan
tanggung jawab dalam kehidupan berdemokrasi
- menempatkan tanggung jawab sosial dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara tanpa mengabaikan
kepentingan perorangan atau kelompok

C. Hak dan Kewajiban dalam Menyampaikan Pendapat di


Muka Umum
Warga negara yang menyampaikan pendapat di muka
umum memiliki hak-hak sebagai berikut :
- mengeluarkan pikiran secara bebas, maksudnya adalah
mengeluarkan pendapat, pandangan, kehendak, atau
perasaan yang bebas dari tekanan fisik dan psikis atau
pembatasan yang bertentangan dengan tujuan sebagaimana
dimaksud dalam pasal 4 UU No 9 Tahun 1998
- memperoleh perlindungan hukum termasuk di dalamnya
jaminan keamanan
Kewajiban dan tanggung jawab warga negara yang
mengemukakan pendapat di muka umum antara lain :
a. menghormati hak-hak dan kebebasan orang lain
b. menghormati aturan-aturan moral yang diakui umum
c. mentaati hukum dan ketentuan peraturan perundang
undangan yang berlaku
d. menjaga dan menghormati keamanan dan ketertiban umum
e. menjaga keutuhan dan persatuan dan kesatuan bangsa
Kebebasan mengeluarkan Pendapat adalah salah satu ciri
negara demokrasi. Ciri-ciri negara demokrasi sebagai berikut :
- jaminan dan perlindungan hak asasi manusia
- adanya pemilihan umum yang bebas
- adanya kebebasan berserikat dan berkumpul
- adanya badan kehakiman yang bebas tidak memihak

D. Tata Cara Penyampaian Pendapat di Muka Umum


Tata cara penyampaian pendapat di muka umum ada 3 antara
lain :
1. secara lisan antara lain : dengan pidato, dialog, diskusi
2. secara tulisan antara lain dengan petisi, gambar, pamflet,
poster, brosur, selebaran dan spanduk
3. lain-lain misalnya sikap membisu dan mogok makan
Bentuk mengemukakan pendapat di muka umum ada 4 macam :
- Unjuk rasa/demonstrasi yaitu kegiatan yang dilakukan
seorang atau lebih untuk mengeluarkan pikiran atau
kebebasan dengan lisan, tulisan dsb secara demontratif di
muka umum
- Pawai yaitu cara penyampaian pendapat dengan arak-arakan
di jalan umum
- Rapat umum yaitu pertemuan terbuka yang dilakukan untuk
menyampaikan pendapat dengan tema tertentu
- Mimbar bebas yaitu kegiatan menyampaikan pendapat di
muka umum yang dilakukan secara bebas dan terbuka tanpa
tema tertentu