Anda di halaman 1dari 18

MAKALAH

PERTANIAN DAN PERKEBUNAN

Untuk memenuhi Salah Satu Tugas Mata Pelajaran Ilmu Penegetahuan Sosial

Disusun Oleh:

VII C
Ketua : Siti Sari
Anggota : Vida
Dini
Ihfan
Asep
Amar
Deri

MTs NEGERI 4 MAJALENGKA


2017
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb

Puji dan Syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena

berkat limpahan Rahmat, Hidayah dan Karunia-nya sehingga saya dapat

menyusun makalah ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam makalah ini,

saya akan membahas mengenai Pertanian dan Perkebunan.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah

membantu dalam menyelesaikan tugas makalah ini. Saya menyadari bahwa masih

banyak kekurangan yang mendasar pada makalah ini. Oleh karena itu saran serta

kritik yang dapat membangun dari pembaca sangat saya harapkan guna

penyempurnaan pada makalah selanjutnya.

Harapan saya semoga makalah ini bisa membantu menambah wawasan,

pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga saya dapat

memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat lebih

baik.

Demikian makalah ini saya buat, semoga makalah ini dapat memberikan

manfaat bagi kita semua.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Bantarujeg, Maret 2017

Penyusun

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..............................................................................................i

DAFTAR ISI...........................................................................................................ii

BAB 1 PENDAHULUAN......................................................................................1

1.1 Latar Belakang..........................................................................................1

1.2 Rumusan Masalah.....................................................................................1

1.3 Tujuan........................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN........................................................................................3

2.1 Sumber Daya Alam Pertanian..........................................................................3

2.2 Sumber Daya Alam Perkebunan......................................................................7

2.3 Hasil Perkebunan........................................................................................12

BAB III PENUTUP..............................................................................................14

3.1 Kesimpulan................................................................................................14

3.2 Saran.........................................................................................................14

DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................15

2
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sumber daya alam yang dapat diperbaharui meliputi sumber daya

alam pertanian, peternakan, perikanan, kehutanan, dan tanah. Sumber daya

alam pertanian dan perkebunan merupakan salah satu jenis sumber daya alam

yang dapat di perbaharui. Pertanian adalah segala usaha manusia yang

meliputi bidang bercocok tanam. Dalam bidang perkebunan, telah di tetapkan

beberapa konsep dan definisi tentang perkebunan. Bagaimana cara

melestarikan sumber daya alam pertanian dan perkebunan dan apa saja jenis-

jenis nya?

Oleh karena itu, penulis memilih sumber daya alam pertanian dan

perkebunan untuk di jadikan bahan makalah ini. Di latar belakangi oleh

keinginan penyusun untuk lebih memperdalam ilmu tentang sumber daya

alam. Makalah ini berisikan materi tentang melestarikan sumber daya alam

pertanian dan perkebunan dan jenis-jenis nya.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah

sebagai berikut.

1. Apa saja bentuk pertanian?

2. Apa saja jenis-jenis perkebunan?

1
3. Apa saja hasil pertanian dan perkebunan?

1.3 Tujuan

Adapun tujuan dalam penmbuatan makalah ini adalah sebagai berikut.

1. Siswa mengetahui bentuk pertanian.

2. Siswa mengetahui jenis-jenis perkebunan.

3. Siswa mengetahui hasil pertanian dan perkebunan.

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Sumber Daya Alam Pertanian

Secara umum, pengertian dari pertanian adalah suatu kegiatan

manusia yang meliputi pertanian tanaman pangan, perkebunan, kehutanan,

holtikultura, peternakan dan perikanan. Sejarah Indonesia sejak masa kolonial

sampai sekarang tidak dapat dipisahkan dari sektor pertanian dan perkebunan,

karena sektor - sektor ini memiliki arti yang sangat penting dalam

menentukan pembentukan berbagai realitas ekonomi dan sosial masyarakat di

berbagai wilayah Indonesia. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat di

Indonesia adalah sebagai petani dan perkebunan, sehingga sektor - sektor ini

sangat penting untuk dikembangkan di negara kita.

Secara umum, di Indonesia terdapat beberapa bentuk pertanian

sebagai berikut:

1. Sawah

Sawah adalah suatu bentuk pertanian yang dilakukan di lahan

basah dan memerlukan banyak air baik sawah irigasi, sawah lebak, sawah

tadah hujan maupun sawah pasang surut. Yang pada masa sekarang sudah

hampir punah. Sawah merupakan cara bertani yang lebih baik di

bandingkan cara lain karena sudah menerapkan saptausaha tani.

3
2. Ladang (Huma)

Ladang merupakan sistem pertanian pada lahan kering yang sering

disebut jugaHUMA. Pada sistem pertanian ini berpindah-pindah yaitu

melakukan pembukaan hutan dengan cara pembakaran lahan yang telah

terbuka ditanami padi dan palawija. Hal ini merugikan karena unsur-unsur

hara yang bersifat meyuburkan tanah akan hilang akibat pengolahan tanah

yang salah. Sistem ini berakibat pada tanah longsong dan banjir.

3. Tegalan

Tegalan merupakan sistem pertanian lahan kering yang sudah

menetap. Jenis tanaman yang ditanam pada lahan ini diantaranya

palawija dan padi gogo. Tegalan adalah suatu daerah dengan lahan

kering(dry farming) yang bergantung pada pengairan air hujan, ditanami

tanaman musiman atau tahunan dan terpisah dari lingkungan dalam

sekitar rumah. Lahan tegalan tanahnya sulit untuk dibuat pengairan irigasi

karena permukaan yang tidak rata. Pada saat musim kemarau lahan

tegalan akan kering dan sulit untuk ditubuhi tanaman pertanian.

Jenis pertanian tanaman pangan, antara lain padi, jagung, ketela

pohon, kedelai, dan kacang tanah.

1. Padi

Syarat-syarat agar tanaman padi agar tumbuh subur adalah sebagai

berikut:

a. Membutuhkan banyak air

b. Membutuhkan intensitas matahari

4
c. Tinggi tempat tidak lebih dari 1.300 m dpal

d. Tumbuh baik di daerah beriklim muson

Daerah penghasil padi antara lain Aceh, Sumatera Barat, Tapanuli,

Lampung, Jawa, bali, lombok, Sulawesi Selatan, Minahasa, Kalimantan

Tengah, dan NTB.

2. Jagung

Banyak pendapat dan teori mengenai asal tanaman jagung, tetapi

secara umum para ahli sependapat bahwa jagung berasal dari Amerika

Tengah atau Amerika Selatan. Jagung secara historis terkait erat dengan

suku Indian, yang telah menjadikan jagung sebagai bahan makanan sejak

10.000 tahun yang lalu). Jagung yang telah direkayasa genetika juga

sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.

Syarat-syarat agar tanaman jagung agar tumbuh subur adalah

sebagai berikut:

a. Tanah banyak mengandung unsur hara

b. Ketinggian tempat sampai 1.500 m dpal

c. Curah hujan sekitar antara 400-1.500 meter per tahun.

d. Waktu tumbuh dan menjelang panen tidak memerlukan banyak air

Daerah persebaran penghasil jagung antara lain Jawa, Madura,

Sulawesi, dan Nusa Tenggara.

3. Ketela Pohon

Ketela pohon merupakan tanaman pangan berupa perdu dengan

nama lain ubi kayu, singkong atau kasape.

5
Di Indonesia, ketela pohon menjadi makanan bahan pangan pokok

setelah beras dan jagung. Manfaat daun ketela pohon sebagai bahan

sayuran memiliki protein cukup tinggi atau untuk keperluan yang lain

seperti bahan obat-obatan. Kayunya bisa digunakan sebagai pagar kebun

atau di desa-desa sering digunakan sebagai kayu bakar untuk

memasak] Dengan perkembangan teknologi, ketela pohon dijadikan bahan

dasar pada industri makanan dan bahan baku industri pakan. Selain itu

digunakan pula pada industri obat-obatan.

Syarat-syarat agar tanaman ketela pohon agar tumbuh subur adalah

sebagai berikut:

a. Terletak pada ketinggian 1.500 m dpal

b. Curah hujan besar

c. Temperatur daerahnya panas

Daerah persebaran ketela pohon, antara lain, Jawa, Madura, Bali,

Nusa Tenggara, Sumatra, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

Ketela pohon di gunakan sebagai makanan pokok, makanan ternak,

dan bahan tepung tapioka.

4. Kedelai

Kedelai (Glycine Max) sudah dibudidayakan sejak 1500 tahun

Sebelum Masehi dan baru masuk Indonesia, terutama Jawa sekitar tahun

1750. Kedelai berfungsi sebagai zat pembangun bagi tubuh, mengurangi

gejala menopouse, mencegah osteoporosis, mencegah atherosclerosis,

mencegah kanker, meringankan diabetes.

6
Syarat-syarat agar tanaman kedelai agar tumbuh subur adalah

sebagai berikut:

a. Di daerah beriklim tropis

b. Waktu tumbuh dan masa tidak terlalu banyak air

c. Tumbuh di dataran rendah dan pegunungan dengan ketinggian 500 m

dpal.

Daerah penghasil kedela terbesar terdapat di Jawa Tengah dan Jawa

Timur.

5. Kacang Tanah

Syarat-syarat agar tanaman pai agar tumbuh subur adalah sebagai

berikut:

a. Tumbuh di daerah tropis basah

b. Kondisi tanah gembur

c. Saaat tumbuh perlu air banyak dan saat masak hanya perlu air sedikit

d. Curah hujan tidak terlalu banyak

Daerah penghasil terdapat di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Dan

Lombok.

2.2 Sumber Daya Alam Perkebunan

Lahan perkebunan adalah lahan usaha pertanian yang luas, biasanya

terletak di daerah tropis atau subtropis, yang digunakan untuk menghasilkan

komoditi perdagangan (pertanian) dalam skala besar dan dipasarkan ke

tempat yang jauh, bukan untuk konsumsi lokal.

7
Perkebunan dapat ditanami oleh tanaman keras/industri seperti kakao,

kelapa, dan teh, atau tanaman hortikultura seperti pisang, anggur, atau

anggrek. Dalam pengertian bahasa Inggris, "perkebunan" dapat mencakup

plantation dan orchard.

Ukuran luas perkebunan sangat relatif dan tergantung ukuran volume

komoditi yang dipasarkannya. Namun demikian, suatu perkebunan

memerlukan suatu luas minimum untuk menjaga keuntungan melalui sistem

produksi yang diterapkannya. Selain itu, perkebunan selalu menerapkan cara

monokultur, paling tidak untuk setiap blok yang ada di dalamnya. Penciri

lainnya, walaupun tidak selalu demikian, adalah terdapat instalasi pengolahan

atau pengemasan terhadap komoditi yang dipanen di lahan perkebunan itu,

sebelum produknya dikirim ke pembeli.

Jenis-jenis perkebunan yang ada di Indonesia antara lain adalah

sebagai berikut:

1. Karet

Sejarah karet bermula ketika Christopher Columbus menemukan

benua Amerika pada 1476. Saat itu, Columbus tercengang melihat orang-

orang Indian bermain bola dengan menggunakan suatu bahan yang dapat

melantun bila dijatuhkan ke tanah). Bola tersebut terbuat dari campuran

akar, kayu, dan rumput yang dicampur dengan suatu bahan (lateks)

kemudian dipanaskan diatas unggun dan dibulatkan seperti bola. Karet

mempunyai arti penting dalam aspek kehidupan

sosial ekonomi masyarakat indonesia, yaitu salah satu komoditi

8
penghasil devisa negara, tempat persediaanya lapangan kerja bagi

penduduk, dan sumber penghasilan bagi petani Daerah - daerah penghasil

karet adalah :

Sumatera : Aceh, Tapanuli, Riau, Jambi, Palembang, dan Lampung

Jawa : Banten, Bogor, Malang, dan Gunung Kidul.

Kalimantan : Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan

Timur.

Syarat-syarat agar karet tumbuh subur, antara lain sebagai berikut:

a. Tumbuh pada ketinggian 700 meter dpal

b. Di daerah tropis suhu rata-rata bulanan 24 C

c. Hujan rmerata sepanjang tahun minimum 1.500 mm per tahun

2. Kopi

Syarat-syarat agar kopi tumbuh subur, antara lain sebagai berikut:

a. Memerlukan curah hujan yang cukup saat tumbuh

b. Membutuhkan udara kering dan panas waktu mulai tua

c. Terletak pada ketinggian 650-1.500 m dpal

Daerah penghasil kopi di Indonesia, antara lain sebagai berikut:

a. Jawa : Priangan, Kedu Utara, Besuki, Malang, Kediri, Blitar, Jember.

b. Sumatera : Bengkulu, Lampung, Palembang, Aceh, Sumatera, Barat,

Riau

c. Sulawesi : Minahasa dan Padang

d. Nusa Tenggara : Bali, Flores, dan Timor

9
3. Teh

Syarat-syarat agar teh tumbuh subur, antara lain sebagai berikut:

a. Tumbuh di derah pegunungan dengan ketinggian 800-3.000m dpal

b. Terletak di daerah tropis dan subtropis yang sejuk

c. Curah hujan besar dan merata sepanjang tahun

d. Tanah termasuk vulkanis muda

Daerah penghasik teh di Indonesia, antara lain di Bogor, Priangan,

Sukabumi, Pekalongan, Wonsobo, Malang, Jember, Banyuwangi,

Bengkulu, Pematang Siantar, dan Sumatera Barat.

4. Tembakau

Tembakau (Tobacco) adalah sejenis tanaman herbal. Tanaman ini

berasal dari Amerika Utara dan Amerika Selatan.

Syarat-syarat agar tembakau tumbuh subur, antara lain sebagai

berikut:

a. Tumbuh di dataran rendah dan pegunungan pada ketinggian 2.000 m

dpal

b. Memerlukan musim kering waktu menanam

c. Jenis tanah nya vulkania muda

d. Angin tidak terlalu kencang

e. Bisa tumbuh di daerah tropis dan di luar daerah tropis

Daerah penghasil tembakau di Indonesia, antara lain:

a. Bojonegoro : Jawa Timur

b. Boyolali : Jawa Tengah

10
c. Deli Serdang : Sumatera Utara

d. Klaten : Jawa Tengah

5. Tebu

Tebu adalah tanaman yang ditanam untuk bahan baku gula.

Tanaman ini hanya dapat tumbuh di daerah beriklim tropis. Tanaman ini

termasuk jenis rumput-rumputan. Umur tanaman sejak ditanam sampai

bisa dipanen mencapai kurang lebih 1 tahun). Daerah - daerah penghasil

tebu, antara lain Aceh Barat, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Kalimantan

Timur, Lampung, dan DI Yogyakarta. Tebu dapat diolah menjadi gula

pasir. Pabrik gula terdapat di :

a. Cot Girek : DI Aceh

b. Madukismo : Jawa Tengah

c. Mojokerto : Jawa Timur

Syarat-syarat agar tebu dapat tumbuh subur, antara lain sebagai

berikut:

a. Ditanam di dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpal

b. Intensitas matahari cukup

c. Berada di daerah angin muim

d. Banyak memerlukan air waktu tumbuh

e. Memerlukan musim kering dan panas waktu mulai tua

6. Kelapa

Kelapa merupakan jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae dan

satu-satunya spesies dalam genus Cocos, pohonnya mencapai ketinggian

11
30 m. Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Semua

bagiannya dapat dimanfaatkan orang, dari batang, buah dan daun

semuanya dapat di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Syarat-syarat agar kelapa dapat tumbuh subur, antara lain sebagai

berikut:

a. Tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 700 m dpal

b. Terletak di daerah tropis

Daerah - daerah penghasil kelapa, antara lain:

a. Bone : Sulawesi Selatan

b. Halmahera : Maluku

c. Kepulauan Alor : NTT

d. Kepulauan Solor : NTT

e. Minahasa : Sulawesi Utara

f. Pulau Buru : Maluku

g. Pulau Seram : Maluku

h. Sangihe Talaud : Sulawesi Utara

Selain itu, kelapa banyak terdapat di Aceh, Bengkulu, Jambi, Jawa

Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua,

Riau, Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, dan DI Yogyakarta.

2.3 Hasil Perkebunan

Hasil perkebunan dapat diolah menjadi produk industri.

Contohnya sebagai berikut:

12
1. Kelapa sawit di olah menjadi minyak kelapa dan margarin

2. Kopi, coklat dan teh untuk bahan baku pembuatan minuman

3. Cengkeh dan tembakau untuk bahan pembuatan rokok dan obat-obatan

4. Karet menjadi bahan baku untuk pembuatan ban

5. Tebu menjadi bahan dasar pembuatan gula pasir

6. Rosela menjadi bahan dasar pembuatan karung goni

7. Kina di gunakan sebagai bahan dasar pembuatan obat malaria

13
BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Sumber daya alam yang dapat di perbaharui diantaranya adalah

pertanian dan perkebunan. Di mana pertanian dan perkebunan adalah sumber

bahan pangan kita dan sebagian sebagai sumber mata pencaharian. Pertanian

dan perkebunan sangat penting bagi kehidupan kita, di sana terdapat bahan-

bahan pokok untuk kita memenuhi kebutuhan hidup.

3.2 Saran

Sumber daya alam pertanian dan perkebunan sangat berpengaruh

terhadap kebutuhan hidup kita. Kita harus senantiasa untuk menjaga dan

merawatnya, karena itu lah bahan pokok kita untuk hidup. Jika kita dalam

penanaman secara benar dan baik maka hasilnya akan baik pula.

14
DAFTAR PUSTAKA

http://google.com

http://senyumlebihindah.blogspot.co.id/2012/11/sumber-daya-alam-pertanian-

dan_5483.html

15