Anda di halaman 1dari 2

Tugas 2

Nama : Hilman Syaiful Rachman


NIM : 030100276

1.Studi
kelayakan bisnis sangat perlu dilakukan jika mendirikan suatu bisnis atau
usaha. Studi kelayakan bisnis sering disebut juga sebagai feasible
study. Studi ini merupakan salah satu pertimbangan dalam pengambilan
keputusan, apakah menerima/menolak suatu gagasan usaha yang direncanakan. Suatu
usaha yang diusulkan/direncanakan dikatakan layak jika dalam pelaksanaannya
dapat memberikan manfaat finansial maupun sosial., coba kerjakan soal dibawah
ini untuk mengetahui layak tidaknya
mengganti mesin lama dengan mesin baru

Pimpinan perusahaan Satria Pinanditha akan mengganti mesin lama


dengan mesin baru karena mesin lama tidak ekonomis lagi, baik secara teknis
maupun ekonomis. Untuk mengganti mesin lama dibutuhkan dana investasi sebesar
Rp 100.000.000,. Mesin baru mempunyai
umur ekonomis selama 5 tahun dengan salvage value berdasarkan pengalaman pada
akhir
tahun kelima sebesar Rp.40.000.000,. Berdasarkan
pengalaman pengusaha, cash in flows setiap tahun diperkirakan sebesar Rp
45.000.000, dengan biaya modal 18% per tahun. Apakah penggantian mesin ini
layak untuk dilakukan apabila dilihat dari PV dan NPV?

Jawab:

Rumus : PV = ni=1 CFi / (1+r)m + SV / (1+r)n

Dimana : PV = Present value

CF = Cash flow

n = periode waktu tahun ke n

m = periode waktu

r = tingkat bunga

SV = salvage value

PV= 45.000.000/(1+0,18)1+45.000.000/(1+0,18)2+45.000.000/(1+0,18)3+45.000.000/
(1+0,18)4+45.000.000/(1+0,18)5+40.000.000/(1+0,18)5
PV=38.135.593+32.318.299+27.388.389+23.210.499+19.669.915+17.484.369

PV=158.207.062

Pembelian mesin baru feasible karena nilai PV lebih tinggi dibandingkan nilai
Original Outlays (OO) = Rp. 100.000.000
Bila dilihat nilai NPV, maka NPV = PV OO = 158.207.062 100.000.000 =
+58.207.062 NPV > 0, maka penggantian mesin layak.

2. Saham PT. Almira dengan


nilai nominal Rp.10.000 pada akhir tahun
ini merencanakan membagi deviden Rp. 2.000 Saham tersebut memiliki tingkat
pertumbuhan
6 % per tahun dan pada saat ini ada seorang investor yang mensaratkan return
sebesar13 % berapa nilai saham yang dianggap wajar oleh investor tersebut?

Jawab:

Rumus: P0=D1/(r-g)

Dimana : D1 = dividen = 2000


P0 = harga saham
R= return
G =growth

P0=2000/(13%-6%)

P0= 28.571

Sehingga Nilai saham adalah Rp28.571