Anda di halaman 1dari 12

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

INTERNET OF THINGS

Disusun Oleh:

Kelompok 9 :

1. ADIL RACHMAN H. (M3115008)


2. ANDRI SULISTYANTO (M3115020)
3. BRYAN LUTFI P (M3115037)
4. DESTYAN WAHYUSIH M (M3115042)
5. DITA MAHARNI (M3115045)

D3 TEKNIK INFORMATIKA
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015/2016
Kata Pengantar
Puji Syukur penulis panjatkan atas karunia nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan
Yang Maha Esa. Karena berkat rahmatNya penulis dapat menyelesaikan tugas dan tanggung
jawab yang diberikan Dosen Pembimbing mata kuliah Pengantar TI dengan baik. Makalah
yang berjudul Internet of Things ini disusun berdasarkan rangkuman dari beberapa sumber
informasi dari media elektronik, dengan bahasa dan penjelasan yang sederhana dan
sistematis.

Harapan kami, makalah ini dapat menjadi salah satu media yang menarik untuk
dibaca dan mudah dipahami oleh seluruh pembaca.Penulis menyadari masih banyak sekali
kekurangan yang ada pada makalah yang telah dibuat kali ini. Oleh karena itu penulis bisa
menerima kritik dan saran yang bersifat membangun sehingga penulis dapat membuat karya
yang lebih baik dari sebelumnya di kemudian hari.

Terima kasih penulis haturkan kepada semua sumber yang tidak dapat disebutkan satu
persatu dimana yang telah memberi pencerahan dan pelajaran sehingga makalah ini dapat
diselesaikan.

Surakarta, 13 Desember 2015

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Bill Gates pernah membayangkan, internet akan menjadi sebuah pusat
keramaian di tengah kota global masa depan. Di pusat keramaian ini, orang-orang dari
seluruh penjuru dunia akan berinteraksi, bersosialisasi, juga berbisnis. Persis seperti
masyarakat tradisional yang melakukan jual beli di pasar.Di dunia ini telah
diperkenalkan teknologi maupun perangkat IoT yang dikembangkan oleh berbagai
vendor seperti Intel, Microsoft, Samsung, dan masih banyak lagi. Dengan teknologi
ini semuanya dapat terlaksana dengan baik hanya dengan menggunakan jaringan
internet. Nantinya internet yang akan menjadi penghubung utama dalam interaksi
benda yang sedang terhubung dan manusia hanya berperan sebagai pengatur serta
pengawas perangkat Internet Of Things secara langsung. Dengan adanya teknologi
IoT ini memang akan memberikan pendapat pro dan kontra dari berbagai sudut
pandang orang di dunia. Namun IoT menawarkan potensi yang menarik seperti
perangkat rumah yang dapat di kendalikan lewat ponsel pintar dari jarak jauh dan
memberitahukan kondisi yang sedang terjadi di rumah.
B. Rumusan
1. Apa yang anda ketahui tentang internet of things dan bagaimana sejarahnya?
2. Bagaimana perkembangan Internet of Things di Indonesia ?
3. Apa saja perangkat yang digunakan pada Internet of Things ?
4. Apa saja manfaat internet of things ?
C. Manfaat
Manfaat yang diharapkan penulis setelah membaca makalah ini antara lain :
1. Menambah wawasan tentang internet of things
2. Memudahkan pembaca dalam mencari informasi tentang internet of things
D. Tujuan
Tujuan dari penulisan makalah ini untuk :
1. Mengetahui sejarah internet of things dan pengertiannya
2. Mengetahui dampak dari internet of things
BAB II
DASAR TEORI
Menurut Ashton (2009) Internet of Things (IoT) didefinisikan sebagai sebuah
teknologi yang memungkinkan adanya pengendalian, komunikasi, kerja sama dengan
berbagai perangkat keras, berbagai data, memvirtualisasikan segala hal nyata ke dalam
bentuk internet, dan lain-lain melalui jaringa internet.

Internet of Things (IoT) adalah sebuah konsep yang bertujuan untuk


memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus,
berikut kemampuan remote control, berbagi data, dan sebagainya, termasuk pada benda-
benda di dunia fisik. Bahan pangan, elektronik, peralatan apa saja, koleksi, termasuk benda
hidup, yang semuanya tersambung ke jaringan lokal dan global melalui sensor tertanam dan
selalu on
BAB III
METODOLOGI PENULISAN

1.1 Metode Penelitian

1.1.1 Pengumpulan Data


Untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penelitian, penulis menggunakan
metode sebagai berikut:

- Metode Studi Pustaka

Pengumpulan informasi yang dibutuhkan dilakukan dengan mencari referensi-referensi yang


berhubungan dengan penelitian yang dilakukan, referensi dapat diperoleh dari buku-buku
atau internet.

1.1.2 Sumber Data


Diperoleh dari buku-buku literatur, jurnal ilmiah, thesis, dan sebagainya, yang
memuat informasi-informasi yang diperlukan dalam penyusunan makalah.

1.2 Sistematika Penulisan


Untuk memudahkan dalam penulisan makalah, penulis membuat sistematika dalam 5
Bab yaitu:

Bab I : Pendahuluan

Berisi tentang latar belakang, identifikasi dan perumusan masalah, batasan/ruang


lingkup masalah, maksud dan tujuan, metode penulisan dan sistematika penulisan.

Bab II : Dasar Teori

Bab ini berisi teori-teori pendukung penganalisaan dan pengembangan Internet of


Things, yang meliputi: pengembangan Internet of Things, perancangan Internet of Things,
konsep dasar Internet of Things, serta teori-teori lainnya yang digunakan untuk mendukung
penganalisaan dan pengembangan baru yang diusulkan.

Bab III : Metodologi Penulisan

Pada bab ini menyangkut tentang tata cara (metode) penulisan makalah yang
digunakan oleh penulis.

Bab IV : Pembahasan

Bab ini menjelaskan tentang apa itu Internet of Things (IoT).


Bab V: Kesimpulan dan Saran

Bab ini berisi tentang kesimpulan hasil analisa penulis dalam rangka menjawab tujuan
penelitian yang diajukan, serta saran-saran yang penulis berikan.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka ini berisi tentang judul-judul buku, artikel-artikel yang terkait dalam
laporan ini.

Lampiran
BAB IV
PEMBAHASAN
A. Sejarah Internet of Things
Mark Weiser dengan Xerox PARC , pada bulan September 1991 menerbitkan
artikel yang menjelaskan tentang elemen-elemen hardware dan software dihubungkan
dengan kabel, gelombang radio dan infrared akan menjadi hal yang terdapat dimana-
mana dan tidak ada satu orang pun yang menyadari keberadaannya.

Januari 1992 Trojan Room Coffe Pot dijelaskan dengan detail pada artikel
Comm Week. Quentin Stafford-Fraser dan Paul Jardetzky pada Universitas
Cambridge menggunakan kamera di laboratorium Trojan Room dan menulis program
server untuk menangkap gambar dari pot setiap detiknya untuk memonitor tinggi kopi
sehingga peneliti dapat mengetahui kapan kopi sudah dapat dihidangkan.

Tahun1995 Siemens menyiapkan departemen (divisi) untuk mengembangkan


dan meluncurkan modul data GSM yang dinamakan M1 untuk aplikasi industri
machine-to-machine (M2M).

Januari tahun 1999 Bill Joy, pendiri Sun Microsystems, menjelaskan


komunikasi device-device sebagai salah satu web yang dia impikan pada
presentasinya dalam forum ekonomi dunia. Pada tahun ini juga disebutkan istilah
Internet of Things untuk pertama kalinya Kevin Ashton ketika bekerja di P&G.

Sanjay Sarma dan David Broke dari MIT pada bulan Oktober tahun 2000
menerbitkan white paper untuk membangun Auto-ID Center MIT dimana semua
benda baik benda fisik maupun elektronik di beri label informasi tentang benda
tersebut. Pada tahun yang sama LG mengumumkan ncana untuk meluncurkan kulkas
yang dapat terhubung dengan internet, dan Chana Schoenberger mengeluarkan artikel
dengan judul The Internet of Things pada majalah Forbes dengan kutipan dari
Ashton, Kita membutuhkan sebuah internet of things,

November 2005 Departemen Telekomunikasi Internasional PBB


mengeluarkan laporan berjudul The Internet of Things, dan pada 2008 IPSO
didirikan untuk mempropaganda penggunaan IP pada peralatan yang saling
berhubungan.

B. Penjelasan Internet of Things


Internet of Things (IoT), merupakan Suatu konsep yang mempunyai kemampuan
untuk mentransfer data dan memperluas manfaat dari konektivitas internet yang
tersambung secara terus-menerus tanpa memerlukan interaksi manusia ke komputer.
Istilah IoT ini pertama kali dikemukakan pada tahun 2009 oleh Kevin Ashton dan
mulai terkenal melalui Auto-ID Center. Metode yang digunakan dalam Internet of
Things (IoT) adalah nirkabel atau pengendalian secara otomatis tanpa mengenal
jarak. Cara kerja dari IoT yaitu memanfaatkan sebuah argumentasi pemrograman
yang setiap perintah dari suatu argumentmenghasilkan sebuah interaksi dan
komunikasi antarasesama mesin yang terhubung secara otomatis dan yangmenjadi
media penghubung antara perangkat tersebutadalah internet . Data yang berasal dari
perangkat cerdas tadi tidak terbatas dan apabila disambungkan dan dianalisa,
didapatlah suatu wawasan/pemahaman yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Saling terhubungnya perangkat-perangkat cerdas ini serta data yang dihasilkan adalah
intisari dari Internet of things.
Di masa sekarang ini Internet Of Things semakin merajalela, karena didorong oleh
berbagi hal seperti turunnya komponen pendukung Internet Of Things (microchips,
layanan awan, alat GPS, dsb), kebutuhan yang meningkat (karena orang semakin
memahami manfaat Internet Of Things), keanekaragaman perangkat yang semakin
luas, solusi komunikasi M2M (mesin ke mesin) yang semakin mudah, kemajuan di
dunia piranti lunak, dan potensi Internet Of Things untuk menciptakan dampak positif
terhadap pertumbuhan ekonomi.
Perangkat-perangkat IoT terhubung dalam sebuah jaringan mesh satu sama lain
dan mengirimkan sinyal. Perangkat tersebut mampu mentransfer sinyal sehingga
dapat menghubungkan ribuan sensor dalam satu area yang luas, seperti kampus atau
kota. Internet of Things terdiri dari beberapa komponen diantaranya, platform
hardware, gateway, software, dan layanan cloud.
Indonesia selain memiliki keunggulan dalam bidang e-commerce dan platform
pembayaran juga memiliki sektor yang baru saja berkembang yaitu dalam bidang
Internet of Things yang memiliki dampak bagi kehidupan sehari-hari di perkotaan
maupun pedesaan. Regi Wahyu founder dan CEO dari CI- Agriculture mengatakan
terdapat tiga elemen yang dapat mendorong perkembangan teknologi Internet of
Things, elemen-elemen tersebut diantaranya :
1. Sensor dan actuator, dua alat ini berfungsi sebagai penyedia informasi digital.
2. Connectivity, yaitu jaringan nirkabel yang bertanggung jawab untuk
menghubungkan peralatan satu dengan peraltanyang lainnya.
3. People dan process, menjadi pengguna akhir yang bertujuan untuk memproses
dan menghubungkan elemen satu dan elemen kedua.

Dengan adanya ketiga elemen tersebut dapat mendorong perkembangan big data yang
dapat memproses semua data yang berasal dari ketiga elemen tersebut. Didunia banyak
ditemukan peralatan yang sudah terhubung denga internet. Peralatan atau aplikasi yang bisa
digunakan untuk menghubungkan perangkat satu dengan perangkat lainnya, contohnya yaitu:
1. Laptop
Laptop dapat mengendalikan perangkat lain secara tepat dan cepat. Sebagai
contoh kita dapat memantau rumah atau ruangan saat kita sedang bekerja diluar
menggunakan CCTV yang disambungkan dengan laptop kita.
2. Smartphone
Smartphone juga bisa digunakan untuk belanja online jika terdapat aplikasi dalam
smartphone tersebut dan terhubung dengan koneksi internet, jadi kita tidak harus
membuang waktu untuk pergi ke toko untuk membeli sesuatu yang kita butuhkan.
3. Ipad
Seperti laptop dan smartphone, ipad juga bisa mengendalikan beberapa peralatan.
Ipad juga bisa terkoneksi dengan smartphone agar kita bisa mentransfer data
dengan mudah.

Banyak manfaat yang didaptakan dari penggunaan Internet of Things . Dengan


menggunakan Internet of Things pekerjaan yang kita lakukan dapat menjadi cepat, mudah,
efisien. Selain itu juga kita dapat memantau dan mendeteksi pengguna dimanapun ia berada,
contohnya yaitu :

1. Barcode yang tertera pada sebuah produk. Dengan barcode kita dapat melihat barang
mana yang paling banyak terjual dan produk yang mana kurang diminati. Dengan
barcode kita tidak perlu susah-susah menghitung produk secara manual.
2. Traffic & Transport System. Setiap lampu merah di jalan raya memiliki cctv
terkoneksi secara real-time ke sebuah data center.Rekaman CCTV secara otomatis
mampu meprediksi traffic dijalan raya secara cepat dan repat.
3. School System. Saat ini banyak sekolah yang sudah menerapkan sistem e-learning
untuk siswanya. Bahkan Internet of Things dibidang pendidikan dapat membantu
siswanya mengurangi beban bawaanya dengan membawa device untuk mencukupi
modul pelajaran.
4. Health System. Dibidang kesehatan Internet of Things dapat menghubungkan dokter
dan pasien dari jarak jauh. Serta terdapat jam pintar yang dapat melaporkan rekam
medis seperti detak jantung dan kadar gula ke sebuah data center yang kemudian data
tersebut diolah dan bisa memberikan saran-saran tertentu untuk pengguna agar bisa
lebih menjaga kesehatanya.
5. Sistem air cerdas.Di Kota Doha, Sao Paulo, dan Beijing mengurangi kebocoran air
40-50% dengan meletakkan sensor pada pompa dan infrastruktur air lainnya.
6. Sistem pengelolaan sampah. Di Cincinnati, volume sampah masyarakat turun 17%
dan volume daur ulang meningkat hingga 49% melalui pemanfaatan program pay as
you throw berbasis teknologi IoT untuk memonitor siapa yang membuang sampah
melebihi batas.

BAB V
KESIMPULAN dan SARAN
A. Kesimpulan
Internet of Things (IoT), merupakan Suatu konsep yang mempunyai kemampuan untuk
mentransfer data dan memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara
terus-menerus tanpa memerlukan interaksi manusia ke komputer. Contoh perangkat yang
menggunakan Internet of Things diantaranya laptop, ipad dan smartphone. Banyak manfaat
yang didapat dari penggunaan Internet of Things diantaranya Barcode yang tertera pada
sebuah produk, penggunaan pada traffic & Transport System, School System, Health System,
Sistem air cerdas, dan sistem pengelolaan sampah.

B. Saran
Dengan perkembangan internet of things yang sangat canggih, dimasa ini
pergunaknanlah seproduktif mungkin. Banyak manfaat yang akan didapatkan dengan
penerapan internet of things secara tepat dalam kehidupan sehari-hari
BAB VI
Daftar Pustaka
1. http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2015/05/apa-itu-iot-internet-of-
things.pdf
2. http://www.slideshare.net/PutuShinoda/univtelkom-iot
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Internet_of_Things
4. https://www.researchgate.net/publication/282855443_INTERNET_OF_THINGS_SEJ
ARAH_TEKNOLOGI_DAN_PENERAPANNYA__REVIEW
5. http://dinandwinanto.blogspot.co.id/2015/06/makalah-internet-of-things.html
6. https://rnctech.files.wordpress.com/2015/01/internet-of-things-dan-embedded-system-
untuk-indonesia-oleh-richard-nathaniel-chandra.pdf
7. http://rzqyangrh.blogspot.co.id/2015/11/pada-kali-ini-saya-akan-memposting.html
8. https://id.techinasia.com/bagaimana-perkembangan-internet-of-things-di-indonesia/
9. http://www.slideshare.net/MIrfanZaky1/internet-of-things-46902676?related=1
10. https://www.academia.edu/15371881/ANALISIS_PENERAPAN_SMART_CITY_D
AN_INTERNET_OF_THINGS_IOT_DI_INDONESIA
11. http://arifwidiyatmiko.blogspot.co.id/2015/09/manfaat-internet-of-things.html