Anda di halaman 1dari 15

LATIHAN APRIL 2015

1. Seorang dokter gigi harus senantiasa menjaga kesehatannya. Salah satunya


adalah dengan cara yakni pada saat berada di dalam klinik, dokter gigi tidak
selamanya duduk, namun dapat diselingi dengan berdiri sesekali kemudian
duduk kembali agar tidak terkena two rounded bone. Mekanisme terjadinya
two rounded bone yakni..

2. Pasien anak laki-laki 4 tahun datang ke dokter gigi di antar ibunya dengan
keluhan sakit pada rongga mulutnya. Tiga hari sebelumnya pasien demam
dan tidak mau makan. Pemeriksaan EO tampak benjolan kecil bening berisi
cairan tersebar pada area leher dan dada. Pemeriksaan IOtampak ulkus
dangkal, multiple, bulat diameter 2-4 mm, dikelilingi daerah kemerahan.
Diagnosis?
a. Herpangina
b. Chicken pox
c. Herpes zoster
d. Herpes gingivostomatitis
e. Hand and foot mouth disease

3. Pasien laki-laki 65 tahun datang ke RSGM dengan keluhan rasa perih pada
permukaan gigi bagian dalamsebelah kanan. Pasien memiliki kebiasaan
merokok sejak usia muda. Keluhan nyeri muncul hilang timbul terutama bila
terkena makanan pedas. Pemeriksaan intraoral tampak bercak putih seperti
bludru dikelilingi daerah kemerahan dan tidak bisa dikerok . Diagnosis?
a. Eritroplakia
b. Leukodema
c. Leukoplakia
d. Liken planus
e. Eritema migrans

4. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan ingin


mencabut gigi belakang bawahnya yang tumbuh miring. Setelah selesai
dilakukan pemeriksaan maka dokter gigi memutuskan untuk melakukan
odontektomi. Sesaat setelah dilakukan penyuntikan blok mandibula, pasien
merasakan sudut mulut sebelah kiri terasa jatuh, mata kirinya berkedip-kedip
dan wajah asimetris. Komplikasi apa yang terjadi?
a. Bells palsy
b. Trigeminal neuralgia
c. Facial paralysis
d. Cluster headache
e. Parotitis

5. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan rasa


sakit setelah mengalami kecelakaan lalu lintas yang baru dialaminya.
Pemeriksaan EO tidak terlihat adanya kelainan . Dokter gigi yang memeriksa,
menduga adanya fraktur pada tulang wajah sehingga perlu dilakukan
pemeriksaan radiografis. Teknik radiografisnya.
a. Postero-anterior
b. Waters projection
c. Transorbital projection
d. Reverse towne projection
e. Lateral oblique of the body of mandible

6. Seoraang laki-laki berusia 45 tahun datang ke RSGM dengan membawa


rujukan dari dokter gigi untuk pemeriksaan radiografi periapikal pda region
45, 46, 47. Dari anamnesa diperoleh keterangan bahwa gigi 46 telah
dilakukan pencabutan 1 tahun yang lalu. Pemeriksaan intraoral pada region
tersebut terdapat gigi tiruan cekat dengan gigi penyangga gigi 45 dan 47
serta pontik pada gigi 46. Hasil Ro terdapat gambaran radiolusen dengan
batas radiopak berbentuk elips pada tulang region 46. Diagnosa?
a. Granuloma periapikal
b. Abses periapikal
c. Kista dentigerous
d. Kista radikular
e. Kista residual

7. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi


taring atas kanan tidak tumbuh. Hasil radiografi periapikal terlihat 13 impaksi
dan diperlukan pemeriksaan radiografi tambahan untuk menentukan posisi
yang pasti dari gigi impaksi tersebut, teknik radiografi untuk pemeriksaan
tambahan..
a. Periapikal
b. Bitewing
c. Panoramic
d. Radiografi oklusal
e. Sefalometri

8. Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi


paling belakang kiri bawah belum tumbuh hingga saat ini. Pemeriksaan klini:
gigi 38 belum erupsi. Gambaran ro periapikal: tampak akar gigi. Untuk
melihat posisi dan menentuka l;asifikasi yang tepat untuk pemeriksaan
tambahan pada kasus tersebut ?
a. Cephalometric of facial bones
b. Reverses towne projection
c. Waters projection
d. Oclusal projection
e. Panoramic

9. Pasien perempuan 32 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang


atas dan bawah gusinya sering berdarah, terselip makanan, dan ngilu.
Pemeriksaan IO ada kalkulus dan karies proksimal pada gigi 15 dan 16, teknik
radiografi yang paling sesuai.
a. Periapikal bisektris
b. Teknik SLOB
c. Teknik parallel
d. Teknik oklusal
e. Teknik bitewing

10.Pasien laki-laki berusia 57 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi tiruan
yang sudah dipakai selama 2 tahun sering terlepas pada waktu bicara dan
makan sehingga ingin membuat gigi tiruan baru. Saat ini pasien
menggunakan gigi tiruan lengkap rahang atas dan gigi tiruan sebagian
lepasan rahang bawah dengan bilateral distal extension. Pada pemeriksaan
intra oral, tampak vestibulum anterior rahang atas dan posterior rahang
bawah dangkal, mukosa anterior rahang atas flabby, ekstrusi gigi
33,32,42,43,31,41, goyang derajat 2. Kelainan apa yang dialami pasien?
a. Melkersons syndrome
b. Sjogrens syndrome
c. Bechets syndrome
d. Downs syndrome
e. Kellys syndrome

11.Pasien laki-laki berusia 50 tahun datang ke klinik RSGM ingin dibuatkan gigi
tiruan sebagian lepasan. Hasil pemeriksaan intra oral gigi
34,35,36,37,38,44,45,46,47,48 telah dicabut. Gigi yang lain dalam kondisi
baik. Apakah permasalahan utamapada kasus rahang bawah ditinjau dari
dukungan gigi tiruan?
a. Kemungkinan terjadinya resorpsi tulang alveolar
b. Perbedaan kompresibilitas antara gigi dan mukosa
c. Gigi yang tinggal hanya sedikit
d. Gigi yang tinggal tidak cukup mendukung beban pengunyahan
e. Kemungkinan akan goyangnya gigi penyangga
12.Seorang pasien laki-laki usia 20 taun datang ke RSGM dengan keluhan gigi
depan berubah warna. Kira-kira 2 tahun lalu pernah jatuh dari motor dan gigi
tersebut patah lebih dari gigi, tapi tidak pernah sakit. Pemeriksaan objektif
gigi 11 fraktur horizontal dengan pulpa terbuka, dan terdapat sisa 1/3
mahkota, sondasi (-), perkusi (-), palpasi (-), CE (-), mobilitas (-). Pemeriksaan
radiografi terdapat radiolusen pada 1/3 apeks dengan diameter 2mm, dinding
saluran akar masih tebal. Rencana perawatan?
a. Psa, mahkota pfm
b. Psa, Restorasi resin komposit
c. Psa, dowelcore, mahkota PFM
d. Psa, pasak fiber, mahkota PFM
e. PSA, pasak self threading dowel, mahkota PFM

13.Pasien laki-laki usia 50 tahun, menggunakan GTP datang ke RSGM untuk


memeriksakan kesehatan RM. Keluhan: daerah mukosa bagian depan sering
luka. Pemeriksaan klinis: eksositosis di puncak tulang alveolar region 31. Yang
harus dilakukan terhadap GTP?
a. Relief
b. Reparasi
c. Relining
d. Rebasing
e. Remounting

14.Pasien laki-laki usia 60 tahun ke RSGM. Keluhan: rasa tidak nyaman pada
seluruh rahang, mulut terasa penuh, sulit bicara, sendi rahang terasa pegal.
Pasien baru memakai GT selama 1 bulan dan tidak pernah melakukan kontrol
berkala. Kemungkinan penyebab keluhan?
a. VDO tinggi
b. VDO rendah
c. Kesalahan penyusunan gigi
d. Dataran oklusi melebih retromolar pad
e. Kesalahan penentuan relasi sentrik

15.Pasien perempuan 30 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi depan atas
hilang. Pemeriksaan klinis: anodontia 11. Hasil ro: gigi 12 miring 12 derajat
terhadap gigi 21. Pada kasus ini akan dibuatkan GT jembatan tipe semi
fixedbridge. Jenis konektornya?
a. Fabricated
b. Soledered
c. Non rigid
d. Proprietary
e. Rigid
16.Laki-laki 55 tahun datang ke RSGM ingin dibuatkan GTP yang baru karena gigi
tiruan lama sudah longgar setelah dipakai selama 2 tahun yang lalu. IO: ridge
RA dan RB rendah, terdapat jaringan flabby di region anterior RA, palatum
dangkal, retromilohyoid dangkal, relasi rahang klas I. Teknik mencetak?
a. Mukostatis
b. Mukokompresi
c. Double impression
d. Sectional impression
e. Selective pressure

17.Perempuan 58 tahun Keluhan: GTP rahang bawah longgar sehingga tiak bisa
digunakan untuk mengunyah makanan. GTP sudah digunakan 8 tahun. IO:
ridge alveolar RB datar. Struktur anatomi yang harus didapat dari hasil
cetakan rahang bawah untuk mendapatkan retensi pada kasus di atas?
a. Retromylohyoid space
b. Frenulum lingual
c. Vestibulum bukal
d. Retromolar pad
e. Hamular notch

18.Laki-laki 57 tahun. Keluhan: gigi tiruan sudah dipakai selama 2 tahunsering


terlepaswaktu bucara dan makan sehingga ingin embuat gigi tiruan baru.
Saat ini pasien menggunakan gigi tiruan lengkap rahang atas dan gigi tiruan
lengkap rahang bawah dengan bilateral distal extension. IO: vestibulum
anterior RA dan RB dangkal, mukosa anterior RA flabby, ekstrusi gigi 33,
32,42, 43. Gigi 31 dan 41 goyang derajat 2. Teknik pencetakan untuk
mendapatkan model kerja?
a. Selective pressure
b. Fungsional
c. Mukostatik
d. Mukokompresi
e. Double impression

19.Perempuan 30 tahun datang ke klinik ingi ditambal setelah dilakukan


perawatan saraf gigi satu bulan yang lalu. PAda pemeriksaan klinis: 21
mahkotanya tinggal servikoinsisal. Perkusi (-), palpasi (-). Ro: pengisian
hermetic, tidak ada radiolusen pada apical. Direncanakan dibuatkan model
kerja untuk mahkota tiruan pasak. Bahan cetak untuk pembuatan restorasi?
a. ZOE
b. Silicon adisi
c. Hidrokoloid irreversible
d. Hidrokolois reversible
e. Impression compound

20.Perempuan 18 tahun. Keluhan: gigi depan berwarna kehitaman, tapi tidak


berlubangdan tidak sakit. Pemeriksaan IO 11 diskolorasi, tidak ada karies, tes
vitalitas negative. Ro: penebalan lig. Periodontaldan tidak ada kelainan
periapikal. Tujuan utama perawatan?
a. Mengembalikan fungsi bicara
b. Mengembalikan fungsi kunyah
c. Mengembalikan fungsi estetika
d. Penyembuhan jaringan periapeks
e. Mengembalikan kerusakan / kehilangan jaringan gigi

21.Soal tentang pasien DM terkontrol sebelum pencabutan diberi antibiotic


profilaksis. Gram jam sebelum pencabutan.
22.Soal tentang dilaserasi
23.Pasien riwayat hipertensi saat pencabutan vaskulariasi kapiler meningkat
(perdarahan), pasien ingin memejamkan mata jenis syok apa? (pilihan:
hipovolemik/anafilaktik/ .)
24.Kasus: gigi posterior telah hilang 2 cusp. Pilihan Restorasi onlay metal
alloy tipe A/B/C
25.Pasien telah lama dilakukan PSA (ro: pengisian hermmetis, tidak ada lesi
periapikal) gigi berubah warna ingin diputihkan tipe bleachingnya?.....
(pilihan: termokatalitik/in office teknik/ walking bleaching/.)
26.Diastema - Primate space
27.Untuk model kerja GTC Tipe gypsum?
28.Komponen utama basis gigi tiruan akrilikik.. (polimetil metakrilat)
29.Geminasi gangguan tumbuh kembang pada tahap.. (opsi:
inisiasi/hisodiferensiasi/ aposisi/ morfodiferensiasi/ proliferasi)
30.DM termasuk gangguan. (opsi: digestif/limfatik/ endokrin/ respirasi/
kardiovaskular)
31.Perubahan pada ridge alveolar pasien edentulous (opsi: atrofi/
aplasia/hipertropi/hyperplasia/metaplasia)
32.Pasien anak gigi berjejal pencetakan untuk membuat model studi bahan
cetaknya? (alginate)
33.Tipe gips untuk mengisi cetakan untuk pembuatan GT all porcelain. (opsi:
gypsum tipe I/II/III/IV/V)
34.Bakteri lesi periapikal. (gram negative anaerob)
35.Pasien gangguan pengecapan. Usia 70 tahun. Tidak ada kelainan sistemik.
Protein saliva yang berperan.. (lisozim/statherin/gustin/ musin)
36.Pasien, gusi bengkak dan sakit 2 hari yang lalu. IO: 26 karies dentin dengan
pulputis akut. Mediator yang berperan..
(prostaglandin/norepinefrin/asetilkolin/serotonin/endorphin)
37.Perawatan setelah replantasi pasca avulsi. (splinting)
38.Kasus tentang reposisi TMJ
39.Pasien 40 tahun sering berkeringan pada area pelipis kanan. Pada usia 10
tahun pernah merawat abses multiple pada kelenjar parotid. Diagnosis.
(sialodenosis/freys syndrome/ myoepithelial sialadenitis/ idiopatic proxismal
sialorrhea)
40.Kasus: setelah trauma IO: 11,21 fraktur melibatkan pulpa, goyang derajat 2
jenis kelainan. (luksasi vertical/luksasi intrusi/ekstrusi/luksasi
lateral/subluksasi)
41.Tipe rumah sakit rujukan dari puskesmas.. (RS tipe A/B/C/D/E)
42.Jenis sikap dokter - (empati)
43.Penyuluhan mahasiswa FKG ke masyarakat. (jenis pencegahan primer/
tersier/sekunder/primordial/komprehensif)
44.Kasus: alveolar ridge posterior RB datar dan tajam, alveolar ridgeposterior
RA ovoid pemilihan anasir gigi posterior? (anatomis untuk RA, non
anatomis untuk RB)
45.Data sekunder kesehatan gigi dan mulut laporan tahunan puskesmas
46.Kasus menentukan angka migrasi
47.Pencegahan dengan pendekatan ke tokoh adat jenis sasaran promosi
kesehatan (opsi: sasaran primer/ sekunder/tersier/ pelengkap/sosial)
48.Kepala puskesmas secara rutin sebulan sekali mengadakan kegiatan
pertemuan yang membahas masalah lintas program dan program-program
baru dengan staf. Apakah bentuk menajemen kegiatan tersebut? .. (opsi:
manajemen sumber daya/pembiayaan/operasional/ketenagaan/keuangan)
49.Kasus menghitung attack rate
50.Dalam rencana kegiatan promosi kesehatan, pimpinan puskesmas dan
staffnya sebagai koordinasi di wilayah kerjanya, bekerja keras agar tujuan
pencegahan dapat tercapat, namun ada beberapa hambatan antara lain
adanya desa yang mengalami kejadian luar biasa. Apakah ada unsure pokok
ruang lingkup pencegahan yang kurang terlaksana pada kasus?....
(opsi:rehabilitation/health promotion/ specific protection/disability limitation/
earlydiagnosis and prompt treatment)
51.Untuk mengetahui masalah kesehatan di desa A, sekelompok mahasiswa fkg
berencana melakukan survey. Masyarakat desa A mempunyai latar belakang
pendidikan yang relative rendah, matapencaharian nelayan, angka kejadian
karies tinggi. Kelompok mahasiswa tersebut bermaksud mengetahui faktor
risiko kejadian karies yang tinggi di desa tersebut. Apakah metode
pengumpulan data yang mudah dan sesuai dengan kondisi tsb? (opsi:
observasi/ wawancara/ kuisioner terbuka/kisioner tertutup/kuisioner mandiri)
52.Kasus tentang aplikasi fluor
53.Kasus: anak laki-laki 4 tahun, keluhan: pipi bengkak sebelah kanan sejak 2
hari yang lalu disertai nyeri dan sulit makan. EO: edema pipi bawah kanan.
IO: sondasi ditemukan karies dengan perforasi tanpa rasa nyeri pada gigi 75.
Ro: radiolusen di daerah periapikal dan pelebaran lamina dura. Apakah
perawatan yang tepat?.... (opsi: pulpektomi/ pulpotomi/ ekstraksi/ trepanasi/
pulpcapping)
54.Kasus tentang gigi fusi
55.Anak lakilaki 9 th. Keluhan: gigi depan kiri atas patah karena jatuh 5 jam
yang lalu, diagnosis: fraktur ellis klas III. IO 21 vital, ro: tanduk pulpa dan
apeks terbuka. Perawatannya. (opsi: kaping pulpa direk/pulpotomi/
pulpektomi/ apeksifikasi/ apeks reseksi)
56.Kasus tentang abses dentoalveolar
57.Pasien karies sampai furkasi - ekstraksi
58.Kasus abfraksi
59.Bahan restorasi untuk abfraksi
60.Kasus arus galvanis
61.Diagnose nekrosis pulpa
62.Perawatan untuk poket periodontal mencapai 6-8 mm bedah flap
periodontal
63.Kasus complex odontoma /compound odontoma
64.Kasus tentang atypical facial pain
65.Kasus tentang kandidiasis hiperplastik kronis
66.Kasus tentang ranula
67.Kasus molar 3 berada di dalam ramus mandibula, posisi oklusalnya berada
setentang daerah antara servikal dengan oklusal Molar 2 termasuk jenis
impaksi klas.. tipe.
68.Metode analisis ruang menurut Kesling
69.Penggunaan obat antikonvulsan
70.Kasus: pasien punya riwayat mengkonsumsi obat-obatan jenis sulfa - ulser
eritema multiform
71.Laki-laki 25 tahun datang ingin mencabut gigi geraham kananbawah yang
berlubang besar. Anamnesis: pasien memiliki riwayatsakit maag yang sering
kambuh dan diobati dengan antasida. Setelah dilakukan pencabutan, drg
meresepkan antibiotic dan analgenik. Antibiotik yang dihindari..
a. Penisilin
b. Streptomycin
c. Eritromicin
d. Metronidazole
e. Tetracycline

72.Polivinil siloxane material cetak yang mengeras dengan cara kimia


73.Pasien 23 th. Keluhan gigi depan memanjang dan gigi belakang kanan bawah
terasa goyang, pemeriksaan klinis: poket absolute 6 mm pada gigi 11 dan 46.
OHIS baik, Ro: kehilangan tulang vertical pada gigi 11 dan 46. Diagnosis.
a. Chronic periodontitis
b. Localized chronic periodontitis
c. Localized aggressive periodontitis
d. Generalized aggressive periodontitis
e. Periodontitis as a manifestation of systemic diseases

74.Keluhan: gigi belakang atas terasa goyang sejak 1 tahun yang lalu.
Pemeriksaan klinis: poket periodontal 6 mm pada gigi 17 dan 16 alat untuk
kuretase (opsi: gracey 1-2/ 7-8/ 3-4/ 13-14/ 5-6)
75.Perempuan 28 th. Keluhan hampir seluruh gigi goyang sejak 6 bulan yang
lalu. Pemeriksaan klinis: hampir seluruh gigi poketnya > 6,,. OH baik. Ro:
kerusakan tulang antara 1/3 tengah sampai 1/3 apikal hampir di seluruh gigi.
Diagnosis?
a. Periodontitis kronis lokalis
b. Periodontitis agresif lokalis
c. Periodontitis kronis menyeluruh
d. Periodontitis agresif menyeluruh
e. Periodontitis manifestasi pnyakit sistemik

76.Kasus tentang jenis prognosis pada penyakit periodontal..


(good/fair/poor/hopless/questionable)
77.Kasus tentang bakteri penyakit periodontal . (A. Actinomycetemcomitans)
78.Kasus Resorpsi tulang vertical poket infraboni
79.Kasus: laki-laki 20 tahun, dengan pelebaran lig.periodontal dan resorpsi
alveolar crest menyerupai anak panah periodontitis agresif
80.Kasus diagnose jenis gingivitis.. (G. karena plak/ bukan karena plak/ karena
def. vitamin / G. sel plasma)
81.Kasus tentang periodontitis kronis lokalis
82.Perempuan 23 t keluhan gigi belakang atas kanan terasa goyang sejak 1
tahun yang lalu. Pemeriksaan klinis ditemukan poket periodontal rata-rata
sedalam 6 mm pada gigi 16,15, 14, 23,26, 35,36, 47, 45 terlihat ada karies
distal pada gigi 35 tampak plak dan kalkulus pada seluruh region.
Pemeriksaan radiografis memperlihatkan radiolusensi kerusakan tulang 1/3
servikal hampir pada seluruh gigi dan lesi furkasi pada gigi 26. Diagnosis?
a. Periodontitis agresif tipe menyeluruh
b. Periodontitis kronis menyeluruh
c. Periodontitis agresif lokalis
d. Periodontitis kronis lokalis
e. Periodontitis sebagai manifestasi penyakit sistemik

83.Laki-laki 17 th keluhan gigi geraham kanan bawah 3 hari lalu sakit sampai
kepala. Pasien minum obat pengjilang rasa sakit. Pemeriksaan objektif gigi 46
terlihat kavitas pada mesiobukal dengan kedalaman dentin. Perkusi + palpasi
CE + mobilitas -. Pemeriksaan ro: radiolusen pada tanduk pulpa mesial dan
radiolusen pada apeks mesial. Diagnosis?
a. Pulpitis reversible
b. Pulpitis irreversible
c. Pulpitis reversibel + periodontitis
d. Pulpitis irreversibel + periodontitis
e. Pulpitis reversibel + lesi periapikal

84.Kasus jawabannya perawatan saluran akar


85.Lakilaki 40 tahun keluhan gigi sakit spontan sejak tadi malam tidak bisa
makan minum. Sudah minum obat pereda rasa sakit tetapi tetap merasakan
sakit yang hebat, terutama pada posisi berbaring. Rasa sakit ini belum
pernah dirasakan sebelumnya. Pemeriksaan intraoral gigi 47 karies pulpa.
Diagnosis?..... pulpitis irreversible akut
86.Laki-laki 20 th keluhan gigi belakang bawah sakit sejak 2 bula yang lalu
terutama saat mengunya. Sudah minum obat pereda nyeri, tapi sakit tidak
mereda. 46 karies dentin dengan perforasi pulpa ada radiolusen di periapikal
gigi. Obat untuk kasus.
a. Antibiotic dan analgetik
b. Antiseptic dan antibiotic
c. Antiseptik dan analgetik
d. Analgetik dan antiinflamasi
e. Antibiotic dan antiinflamasi
87.Kasus diagnose - acute necrotizing ulcerative gingivitis
88.Seorang perempuan usia 63 th ke klinik prosto dengan keluhan susah makan
karena sudah lama tidak bergigi dan ingin dibuatkan gigi tiruan. Hasil
pemeriksaan IO didapat kehilangan seluruh gigi di RA dan RB dengan kondisi
alveolar ridge RB datar/rendah. Apakah teknik pecetakan dan bahan cetak
yang digunakan pada pencetakan fisiologis RB?
a. Mukostatis, bahan cetak alginate
b. Mukokompresi, bahan cetak elastomer
c. Mukofungsional, bahan cetak alginate
d. Bahan cetak elastomer
e. Mukokompresi, bahan cetak alginate

89.Seorang dokter gigi hendak membuat restorasi inlay pada gigi 26. Setelah
melakukan preparasi pada gigi tersebut, dokter gigi melakukan pengecekan
kembali hasil preparasi , material yang digunakan.
a. Polyeter
b. Polysulfide
c. Impression plester
d. ZOE
e. Impression compound

90.Seorang anak perempuan 4 th . keluhan bengkak pada pipi kanan sejak 2 hari
yang lalu disertai nyeri dan sulit makan. EO ditemukan edema pada pipi
bawah kanan. IO: sondasi gigi 75 karies dengan perforasi tanpa rasa nyeri.
Perawatannya..
A. Trepanasi dan insisi
B. Trepanasi dan irigasi
C. Trepanasi
D. Trepanasi dengan pulpektomi
E. Trepanasi dan antibiotic

91.Laki-laki 45 tahun ingin mencabut gigi geraham bawah kiri yang terasa sakit.
Dari anamnesis, pasien menderita DM terkontrol, rutin mengkonsumsi obat
antidiabetik , kadar gula darah sewaktu 250 mg/dl. IO 37 nekrosis pulpa,
perkusi -, palpasi -, diindikasikan untuk dicabut. Apa yang harus dilakukan
drg?
a. Menunda pencabutan dan rujuk ke internis
b. Menunda pencabutan dan menginstruksikan pasien ntu
meningkatkanpenggunaan obat antidiabetik
c. Melakukan pencabutan dengan anestesi lokal tanpa adrenalin
d. Melakukan pencabutan dengan profilaksis antibiotic
e. Melakukan pencabutan saat pagi hari.

92.Laki-laki 25 th datang ke rsgmp dengan keluhan pembengkakan pada gusi


depan atas. Pemeriksaan IO tampak bengkak pada region 13, 12, konsistensi
padat, nyeri tekan -. Ro: radiolusen berbentuk buah pir terbalik antara 12 dan
13. Apa diagnosis?
a. Kista lateral periodontal
b. Kista dentigerous
c. Kista radikular
d. Kista globulomaksilaris
e. Kista nasopalatinus
93.Laki-laki 45 th datang ke RSGm keluhan nyeri pada bekas pencabutan gigi
belakang bawah kiri yang telah dicabut 5 hari yang lalu. IO tampak soket
bekas pencabutan berwarna keabu-abuan dengan jaringan nekrotik di
atasnya. Diagnosis ?
a. Dry socket
b. Osteomielitis kronis
c. Osteomielitis akut
d. Abses periodontal
e. Abses gingival

94.Pasien laki-laki 28 th datang dengan keluhan tidak dapat mengatupkan gigi


rapat. Pada pasien diketahi 1 minggu yang lalu pasien mengalami kecelakaan
karena terjatuh dengan dagu membentur trotorar. Pasien merasakan sakit
dan tidak nyaman pada otot-otot pipinya. Terlihat wajah asimetris sebelah
kanan tampak membesar sedikit dibandingkan sebelah kiri. Terlihat bekas
luka pada dagu yang mulai mongering. IO OH buruk, tidak dapat dilakukan
pemeriksaan secara jelas pasien mengalami trismus 1,5 cm. hasil foto
panoramic terlihat diskontinuitas pada daerah angulus sebelah kiri dan
impaksi mesio angular gigi 48 dan 38. Pasien dilakukan perawatan fiksasi
secara reduksi tertutup. Faktor lokal apa yang mempengaruh keberhasilan
perawatan kasus?
a. Infeksi, benda asing, mobilitas, dan vaskularisasi
b. Suplemen vitamin, benda asing, mobilitas
c. Penyakit sistemik, infeksi, mobilitas, gizi
d. Usia, gizi, infeksi dan penyakit sistemik
e. Infeksi, vaskularisasi, usia, gizi

95.Anak perempuan usia 3 th keluhan gigi depan atas kanan goyang akibat
jatuh. Pemeriksaan intra oralmenunjukkan mahkota gigi 51 bergeser ke labial
dengan mobilitas derajat 2. Ro menunjukkan tidak ada kelainanperiodontal.
Apakah perawatan?
a. Ekstraksi
b. Reposisi dan splinting
c. Reposisi dan monitoring
d. Reposisi, diet lunak, monitoring
e. Reposisi, splinting, perawatan endodontic, kontrol
96.Anak lakilaki 7 th gigi belakang kanan bawah berlubang, sakit disertai
demam. 85 karies pulpa ddisertai abse. Rencana prawatan awal?
a. Pencabutan
b. Insisi abses
c. Trepanasi gigi
d. Pemberian antipiretik
e. Pemberian antibiotic

97.Perempuan 25 th datang dengan keluhan sakit pada lidah. Dua minggu lalu
mengkonsumsi obat untuk infeksi saluran kencing. Pemeriksaan IO lidah dan
mukosa mulut tertutup bercak putih yang mudah dikerok. Apa
mikroorganisme yang berperan pada kasus?
a. Fusobacterium
b. C. albicans
c. Aspergillus fumigates
d. S. sanguis
e. S. aureus

98.Laki-laki 55th keluhan gangguan pengecapan. Kelhan dirasakan setelah


didiagnosis DM ipe II sejak 3 tahun lalu. Apakah organ sensorik yang
terganggu pada pasien tsb?
a. Paila foliate
b. Papilla filiformis
c. Papilla fungiformis
d. Gemma gustatoria
e. Corpusculum meissner

99.Laki-laki 32 th keluhan nyeri pada bibir atas 3 hari yang lalu dan terasa
panas, tampak kemerahan. Keesokan harinya tampak benjolan berwarna
bening ukuran kecil, kemudian membesardan pecah. 4 hari sebelumnya
pasien demam dan badan terasa lelah. Keluhan juga pernah muncul setengah
tahun lalu. IO ulkus dangkal ukuran 0,5 x 1 cm pada vermilion bibir atas
sebelah kanan bentuk tepi tiak teratur sebagian tertutup krusta kekuningan.
Apa etiologi?
a. Virus coxsackie
b. V. eipstein bar
c. V.varisella zoster
d. V. sitomegalovirus
e. V. herpes simpleks

100. Perempuan 52 th keluhan nyeri tajam terus menerus, terasa seperti


ditarik-tarik pada pipi hingga pelipis kiri, namun kadang pasien sulit
mendefinisikan rasa yerinya. Anamnesis: pencabtan gigi geligi posterior
pasien dilakukan 18 bulan yang lalu. Io tidak ada apa apa. Apa sifat khas dari
keluhan tsb?
a. Nyeri sulit didefinisikan
b. Nyeri terus menerus
c. Nyeri pelipis
d. Nyeri di pipi
e. Nyeri tajam

101. Lakilaki 65 th keluhan rasa perih padda permukaan gigi bagian dalam
sebelah kanan, punya kebiasaan merokok sejak usia muda. Keluhan nyeri
hilang timbul terutama kena makanan pedas. IO bercak putih seperti beludru
dikelilingi daerah kemerahan dan tidak bisa dikerok. Apa penyebab keluhan?
a. Mikrovaskularisasi sudah menekan saraf
b. Terbukanya serabut saraf perifer
c. Vasodilatasi pembuluh darah
d. Pembuluh darah pecah
e. Penurunan keratinisasi

102. Perempuan 65 th, keluhan sakit pada lidah diawali dengan munculnya
sariawan 2 bulan kaku, sudah minum larutan penyegar tapi sariawan tidak
sembuh dan makin membesar. Io ulkus berdiameter 15mm tepi meningg dan
indurasi pada sebelah kiri lidah. Apa pemeriksaan penunjang yang sesuai?
a. Patologi anatomi
b. Mikrobiologi
c. Serologi
d. Virology
e. Mikologi

103. Lakilaki 8 th ditemukan palatum dalam, gigi anterior atas protrusi,


oklusi cusp to cusp pada region posterior kanan dan kiri dan terdapat
gingivitis ringan. Etiologi yang mungkin?
a. Rhinitis
b. Menghisap jari
c. Bernafas lewat mulut
d. Menghisap bibir
e. Menjulurkan lidah

104. Pasien 7 th keluhan sulit menggit karena gigi depan rahang atas dan
bawah tidak dapat bertemu. Punya kebiasaan buruk. IO diastema multiple
gigi anterior\RA dan RB, kebiasaan buruknya apa.
a. Menghisap bibir atas
b. Mengisap bibir bawah
c. Bernapas lewat mulut
d. Meletakkan lidah ke depan
e. Mendorong lidah ke samping

105. Piranti untuk no 104?


a. Lip bumper
b. Tongue crib
c. Oral screen
d. Mouth guard
e. Retainer

106. Maloklusi klas II divisi II


107. Kasus tentang sementoma
108. Nervus mentalis
109. Penggunaan aspirin dan kaptopril mau dicabut giginya yang
dilakukan drg?
110. Space regainer
111. Tipe GIC
112. Ankilosis
113. Kasus apeksifikasi
114. Pasien berobat ke drg lalu terjadi kesepakatan drg akan mengobati
pasien, dan pasien memberikan insentif ke drg. Hub pasien dengan drg
tsb?............ (opsi: implied consent/informed consent/ express consent/
kontrak terapeutik/ inspanning verbintennis)
115. Kasus tentang herpangina
116. Radiopak bulat 31 batas jelas tegas, gigi vitas. Diagnose.
( condensing osteitis/hipersementosis/ hiperkalsifikasi/ sementoma/ osteoma)
117. Kasus Maloklusi klas III
118. Soal tentang oklusi..
119. Soal tentang oklusi..
120. Soal tentang oklusi..

Kasus simulasi
1. St orto : maloklusi klas I klasifikasi angel, klas dewey tipe 6
2. St konser : penambalan klas IV
3. St prosto : pencetakan fisiologis GTP
4. St dph : penyuluhan erosi
5. St perio : splinting
6. St bm : interrupted suturing
7. St om : hemangioma
8. St pedo : ECC (karies botol)

SEMOGA KITA SEMUA LULUS.AAAMIIIN