Anda di halaman 1dari 6

JURNALPSIKOLOGI

VOLUME37,NO.1,JUNI2010:189194

KonflikPekerjaanKeluargadenganKepuasanKerja:
Metaanalisis

TrianaN.E.D.Soeharto1
FakultasPsikologi
UniversitasMercuBuanaYogyakarta

Abstract

Thisreviewexaminedtherelationshipbetweenworkfamilyconflictandjobsatisfaction.
Thequantitativereviewinvolved7studiesfrom11articles.Themetaanalysisresultsshowed
that workfamily conflict has a correlation on job satisfaction. Result indicated that work
family conflict influence people`s feelings and attitudes about jobs. Future research should
striveforexaminationofhowsampleinfluencesfindings.
Keywords:metaanalysis,workfamilyconflict,jobsatisfaction

Masalah1pekerjaandankeluargamen akan saling mempengaruhi. Pemenuhan


jadiduahalsentraldalamkehidupanorang peran dalam pekerjaan/keluarga akan
dewasa, terutama pria dan wanita yang menimbulkan kesulitan untuk memenuhi
bekerja, dan masalah tersebut telah lama peran keluarga/pekerjaan (Greenhaus &
menjadi subjek penelitian. Menurut Gutek Butell, dalam Hill et al., 2004; Voydanoff,
et al. (dalam Aycan & Eskin, 2005), faktor 2004)
dalampekerjaanakanmempengaruhikehi Secara umum, menurut Huang,
dupan keluarga (workfamily conflict) dan Hammer, Neal, & Perrin (2004) dan Noor
sebaliknya faktor dalam keluarga akan (2004) konflik pekerjaan dan keluarga
mempengaruhi pekerjaan (familywork mempunyai dua demensi: pertama, work
conflict) Konflik pekerjaan dan keluarga interfering with family (workfamily conflict
merupakan interrole conflict (konflik antar WIF), yaitu pemenuhan peran dalam
peran), konflik timbul apabila peran di pekerjaan dapat menimbulkan kesulitan
dalam pekerjaan dan peran di dalam pemenuhan peran dalam keluarga, kedua,
keluarga saling menuntut untuk dipenuhi, family interfering with work (familywork
pemenuhan peran yang satu akan conflictFIW), yaitu pemenuhan peran da
mempersulit pemenuhan peran yang lain lamkeluargadapatmenimbulkankesulitan
(Greenhaus&ButelldalamAycan&Eskin, pemenuhanperandalampekerjaan.Aspek
2005;Noor,2002). aspek konflik pekerjaan dan keluarga
Konflik pekerjaan dan keluarga (work menurut Baltes & HeydensGahir (2003)
family conflict) diartikan oleh Frone (dalam terdiri dari (1) timebased demands: keter
Hill, Yang, Hawkins, & Ferris, 2004) batasan waktu yang dimiliki oleh sese
sebagaibentukinterroleconflict,peranyang orang, waktu yang dipergunakan untuk
dituntut dalam pekerjaan dan keluarga pekerjaan seringkali berakibat terbatasnya
waktu untuk keluarga dan sebaliknya, (2)
strainbased demands: ketegangan dalam
1 Korespondensi mengenai artikel ini dapat dilaku
kan dengan menghubungi: Jl. Wates Km 10 suatu peran yang akhirnya mempengaruhi
Yogyakarta55753,UniversitasMercuBuana.

189
SOEHARTO

kinerja peran yang lain, (3) behaviorbased Kepuasan kerja adalah sikap dan perasaan
demands:kesulitanperubahanperilakudari yang positif terhadap pekerjaannya. Indi
peransatukeperanyanglain. vidu mempunyai tingkat kepuasan kerja
Berdasarkan uraian di atas, penulis yang tinggi apabila individu memiliki
menyimpulkan yang dimaksud dengan sikap dan perasaan yang positif terhadap
konflik pekerjaankeluarga dalam studi ini pekerjaannya sebaliknya individu yang
adalah sebagai bentuk interrole conflict, merasa tidak puas dengan pekerjaannya
peran yang dituntut dalam pekerjaan dan memiliki sikap dan perasaan yang negatif
keluarga akan saling mempengaruhi, terhadap pekerjaannya (Levy, 2003).
mempunyai dua dimensi: pertama, work KepuasankerjadapatdiungkapdenganJob
interfering with family (workfamily conflict Description Index (JDI). JDI mengukur
WIF), yaitu pemenuhan peran dalam kepuasan kerja melalui 5 demensi, yaitu:
pekerjaan dapat menimbulkan kesulitan kepuasan dengan tipe pekerjaan, puas
pemenuhan peran dalam keluarga dan dengan gaji, puas dengan promosi, puas
kedua, family interfering with work (family dengansupervisor,danpuasdenganteman
work conflictFIW), yaitu pemenuhan peran sekerja(Schultz&Schultz,1994).
dalam keluarga dapat menimbulkan kesu Beberapa penelitian melaporkan bah
litan pemenuhan peran dalam pekerjaan, wa kepuasan kerja berhubungan dengan
sedangkan kepuasan kerja adalah sikap kepuasan di berbagai aspek kehidupan.
dan perasaan yang positif terhadap Orang yang mempunyai sikap dan
pekerjaannya. perasaan positif terhadap pekerjaannya
Beberapa penelitian melaporkan bah akan mempunyai perasaan yang postif
wa konflik pekerjaan dan keluarga akan terhadap kehidupan pribadi dan keluarga
mempengaruhi beberapa hal dalam kehi (Schultz & Schultz, 1994). Selain itu, orang
dupan keluarga dan pekerjaan. Ada yang mengalami kepuasan kerja akan
hubungan negatif antara konflik pekerjaan produktif, rendah turnover dan jarang
dan keluarga dengan kepuasan dalam absen. Menurut Levy (2003), hal yang
keluarga (Parasuraman & Simmers, 2001; mendahului terjadi kepuasan kerja adalah
Huang et al., 2004), ada hubungan negatif karakteristik pekerjaan, karakterisitik indi
antara konflik pekerjaan dan keluarga vidu, faktor sosial, dan konflik pekerjaan
dengankepuasanperkawinan(Kim&Ling, keluarga(workfamilyconflict).Pekerjayang
2001;Aycan&Eskin,2005),adahubungan mengalami konflik pekerjaankeluarga
negatif antara konflik pekerjaan dan (WFC) tinggi akan mengalami ketidak
keluarga dengan kesejahteraan psikologis puasan terhadap pekerjaan daripada
(Noor, 2002; Noor, 2004; Aycan & Eskin, pekerjayangmengalamikonflikpekerjaan
2005), ada hubungan positif antara konflik keluarga rendah. Hasil penelitian Jugde &
pekerjaan dan keluarga dengan distres Colquitt (2004) pada staff akademik
psikologis (Mayor, Klein, & Erhart, 2002; menunjukkan ada hubungan yang negatif
Mauno, Kinnunen, & Pyykko, 2005). antara konflik pekerjaankeluarga (WFC)
Penelitian yang dilakukan Grandey, dengankepuasankerja.Hasilpenelitianini
Cordeiro, & Crouter (2005) melaporkan didukung penelitian Parasuraman &
konflik pekerjaankeluarga berhubungan Simmers(2001)padapekerja.
negatifdengankepuasankerja. Konflikpekerjaankeluarga(WIF)akan
Konflik pekerjaankeluarga ini akan lebih mempengaruhi kepuasan kerja
mempengaruhi kepuasan kerja seseorang. daripadakonflikkeluargapekerjaan(FIW).

190 JURNALPSIKOLOGI
KONFLIKPEKERJAANKELUARGADENGANKEPUASANKERJA

Hasil penelitian Netemeyer, McMurrian, & Psychology, Journal of Applied Psycholo


Boles (1996) pada guru, sales, dan gy, Women in Management Review,
bisnismanmenunjukkankonflikpekerjaan JournalofOrganizationalBehavior,Family
keluarga/WIF lebih mempengaruhi Relations. Tahun terbit artikel tersebut
kepuasan kerja daripada konflik keluarga mulai 1996 sampai dengan 2005. Artikel
pekerjaan/FIW artikel tersebut dicari melalui: perpusta
Konflikpekerjaankeluarga(WIF)akan kaanFakultasPsikologiUGMdanprogram
lebih mempengaruhi kepuasan kerja pada ProQuest yang dilanggan oleh Perpusta
wanitadaripadapria.PenelitianGrandeyet kaanPascasarjanaUGM.
al. (2005) dengan menggunakan pende
katan teori gender pada pasangan suami KriteriaDatayangDianalisis
istri menunjukkan konflik pekerjaan
Kata kunci yang digunakan adalah
keluarga (WIF) yang dialami istri akan
workfamilyconflict,jobsatisfaction,danwell
lebih mempengaruhi kepuasan kerja
being (salah satu demensi wellbeing adalah
daripada konflik pekerjaankeluarga (WIF)
job satisfaction). Artikel yang diperoleh
yang dialami suami. Hal ini terjadi karena
berjumlah20,artikelitukemudiandiseleksi
konsep yang berorientasi gender membuat
berdasarkan dua pertimbangan. Pertama,
peranberbedaantarapriadanwanita,pria
studi primer mengandung variabel bebas:
berperan di sektor publik sedangkan
konflik pekerjaankeluarga dan konflik
wanitadisektordomestik.
keluargapekerjaan (WFC) dengan kepuas
Salah satu cara ilmiah yang dapat an kerja sebagai variabel tergantung,
dilakukan untuk mengkaji beberapa hasil konflik pekerjaankeluarga (WIFvariabel
penelitian adalah dengan metaanalisis. bebas) dengan kepuasan kerja (variabel
Teknikyangdigunakandalammetaanalisis tergantung), atau konflik keluargapeker
disiniadalahmetaanalisispsikometriyang jaan(FIWvariabelbebas)dengankepuasan
dikemukakan oleh Hunter & Schmidt kerja (variabel tergantung). Kedua, studi
(1990). Metode psikometri Hunter & primer memuat ukuran efek r, F, maupun
Schmidt merupakan metode yang diguna nilai t. Terdapat 7 studi tentang konflik
kanuntukmenyimpulkanbeberapapeneli pekerjaankeluarga dan konflik keluarga
tian dengan meratarata dan mencari pekerjaandengankepuasankerja.
varians hasil penelitian dengan memper
timbangkan11artifakpenelitian. ProsedurAnalisis
Studi metaanalisis ini bertujuan untuk
Analisis data dengan menggunakan
mengkaji hubungan konflik pekerjaan
teknik metaanalisis, ada tiga kesalahan
keluarga dengan kepuasan kerja dari
yang akan dikoreksi secara statistik yaitu
beberapapenelitianyangtelahdilakukan.
kesalahan dalam pengambilan sampel,
kesalahan pengukuran pada variabel
Metode tergantung dan kesalahan pengukuran
pada variabel bebas (Hunter & Schmidt,
DataStudiPrimer
1990). Analisis data dilakukan dengan
Artikelartikel yang berkaitan untuk langkahlangkahanalisissebagiberikut:
studi metaanalisis berasal dari jurnal :
1. Koreksikesalahansampel
JournalofOccupationalandOrganizational
a. menghitungmeankorelasipopulasi
Psychology, Journal of Family and Econo
(r)
mic Issues, The Journal of Social

JURNALPSIKOLOGI 191
SOEHARTO

b. menghitungvariansrxy(r) pengukuran adalah 7,05% dan 7,97%


c. menghitung varians kesalahan sehingga faktor lain yang belum terspesifi
pengambilansampel(e) kasikansebesar84,98%.
d. menghitung estimasi varians kore
lasipopulasi()
Diskusi
e. intervalkepercayaan(r1,96SD)
f. dampak kesalahan pengambilan Berdasarkan hasil analisis data pada
sampele100% studi metaanalisis tentang konflik peker
jaan keluarga dengan kepuasan kerja
2. Koreksikesalahanpengukuran menunjukkanbahwaadahubungannegatif
a. menghitung rerata gabungan konflik pekerjaankeluarga dan konflik
=Ave(a)Ave(b) keluargapekerjaan/WFC dengan kepuasan
b. korelasi populasi setelah dikoreksi kerja
olehkesalahanpengukuran() Kepuasankerjamerupakanhalpenting
c. jumlahkoefisienkuadratvariasi(V) bagi kehidupan individu yang bekerja.
d. varians yang mengacu variasi Kepuasan kerja dipengaruhi oleh beberapa
artifak(2) hal antara lain konflik pekerjaan
e. varians korelasi sesungguhnya keluarga/WFC. Sikap dan perasaan yang
Var() negatif terhadap pekerjaan merupakan
f. intervalkepercayaan(1,96SD) akibatdarikonflikpekerjaankeluargayang
g. dampak variasi reliabilitas x dialami (Kim & Ling, 2001). Keterbatasan
100% waktu yang dimiliki oleh seseorang, yaitu
(xy) waktuyangdipergunakanuntukpekerjaan
seringkali berakibat terbatasnya waktu
Hasil untuk keluarga, ketegangan dalam suatu
peranyangakhirnyamempengaruhikiner
Nilai korelasi populasi setelah diko ja peran yang lain, kesulitan perubahan
reksidenganjumlahsampelsebesar0,281, perilakudariperansatukeperanyanglain
varians(r) sebesar 0,00436 dan standar menyebabkan seseorang mempunyai sikap
deviasisebesar0,0660,intervalkepercayaan dan perasaan negatif terhadap pekerjaan
95%dengandaerahpenerimaanuntuknilai nya(Parasuraman&Simmers,2001).Seba
r yaitu antara 0,089 <r<0,347. Maka nilai r liknya, individu yang dapat menyeim
masuk daerah batas interval untuk bisa bangkan peran dalam pekerjaan dan
diterima. Korelasi populasi yang sesung keluarga akan membuat individu merasa
guhnya setelah dikoreksi oleh kesalahan puas dengan tipe pekerjaan, puas dengan
pengukuran diestimasi sebesar 0,263, gaji, puas dengan promosi, puas dengan
varians populasi sebesar 0,0011 dan supervisor, dan puas dengan teman sekerja
standard deviasi sebesar 0,0331, interval (Schultz&Schultz,1994).
kepercayaan95%denganbataspenerimaan Hal lain yang diperoleh berdasarkan
antara 0,198 < < 0,327 . Hasil ini dapat studi metaanalisis ini adalah ditemukan
menunjukkanbahwaadahubungannegatif nilai varians kesalahan pengambilan
konflik pekerjaankeluarga dan konflik sampelterbesarpadastuditentangkonflik
keluargapekerjaan/WFC dengan kepuasan keluargapekerjaan dengan kepuasan kerja
kerja pada semua karakteristik. Kesalahan sebesar 23 % dan nilai varians kesalahan
dalam pengambilan sampel dan kesalahan pengukuran terbesar pada studi tentang

192 JURNALPSIKOLOGI
KONFLIKPEKERJAANKELUARGADENGANKEPUASANKERJA

konflik pekerjaankeluarga dan konflik *Baltes, B.B., & HeydensGahir, H. A.


keluargapekerjaan dengan kepuasan kerja (2003). Reduction of workfamily con
sebesar 7,97%. Kesalahan ini terjadi karena flict through use of selection, optimi
beberapa alasan, pertama: subyek peneli zation, and compensation behaviors.
tian tidak homogen, kedua, latar belakang Journal of Applied Psychology, 88 (6),
budaya, subyek penelitian berasal dari 10051018.
berbagai negara, yaitu Inggris, Amerika, *Erdwins,C.J.,Buffardi,L.C.,Casper,W.J.,
Malaysia,danSingapura. &O`Brien,A.S.(2001).Therelationship
Berdasarkan hasil studi metaanalisis ofwomen`srolestraintosocialsupport,
ini dapat disimpulkan bahwa ada rolesatisfactionandselfefficacy.Family
hubungannegatifantarakonflikpekerjaan Relations,50(3),230238.
keluarga/workfamily conflict dengan *Grandey,A.A.,Cordeiro,B.L.,&Crouter,
kepuasan kerja. Sikap dan perasaan yang A. C. (2005). A longitudinal and multi
negatif terhadap pekerjaan merupakan source test of the workfamily conflict
akibatdarikonflikpekerjaankeluargayang andjobsatisfactionrelationship.Journal
dialami, sebaliknya, individu yang dapat of Occupational and Organizational
menyeimbangkan peran dalam pekerjaan Psychology,78,305323.
dan keluarga akan membuat individu
Hill,E.J.,Yang,C.,Hawkins,A.J.,&Ferris,
merasa dan bersikap positif terhadap
M. (2004). A crosscultural test of the
pekerjaan.
workfamily interface in 48 countries.
Implikasi untuk penelitian dengan JournalofMarriageandtheFamily,66(5),
topik konflik pekerjaankeluarga dengan 13001316.
kepuasan kerja perlu memperhatikan
*Huang, Y. H., Hammer, L. B, Neal, M. B.,
karakteristik subyek (pria, wanita atau
&Perrin,N.A.(2004).Therelationship
pasangan suami istri) dan latar belakang
between worktofamily conflict and
budayasubyekpenelitian.
familytowork conflict: A longitudinal
study. Journal of Family and Economic
Kepustakaan Issues,25(1),79100.

*Adams, A. G., King, A. L., & King, D. W. Hunter, J. E., & Schmidt, F. L. (1990).
(1996). Relationship of job and family Methodsofmetaanalysis.NewburyPark,
involment, family social support, and CA:SagePublications,Inc.
workfamily conflict with job and life *Judge, T. A., & Colquitt, J. A. (2004).
satisfaction. Journal of Applied Organizational justice and stress: The
Psychology,81(4),411420. mediating role of workfamily conflict.
*Ahmad, A. (1996). Workfamily conflict JournalofAppliedPsychology,89(3),395
among married profesissional women 404.
in malaysia. The Journal of Social *Kim, J. L. S., & Ling, C. S. (2001). Work
Psychology,136(5),663665. familyconflictofwomenentrepreneurs
Aycan, Z., & Eskin, M. (2005). Relative in Singapore. Women in Management
contributions of childcare, spousal Review,16(5/6),204221.
support, and organizational support in Levy, P.E. (2003). Industrial/Organizational
reducing workfamily conflict for men Psychology:UnderstandingTheWorkplace.
and women: The case of Turkey. Sex New York, NY: Houghton Mifflin
Roles,53(7/8),453471. Company.

JURNALPSIKOLOGI 193
SOEHARTO

Major, V. S., Klein, K. J., & Ehrhart, M. G. *Parasuraman,S.,&Simmers,C.A.(2001).


(2002). Work time, work interference Type of employment, workfamily
withfamily,andpsychologicaldistress. conflict and wellbeing: A comparative
JournalofAppliedPsychology,87(3),427 study.JournalofOrganizationalBehavior,
436. 22,551568.
Mauno, S., Kinnunen, U., & Pyykko, M. Schultz, D.P., & Schultz, S. E. (1994).
(2005). Does workfamily conflict Psychology and Work Today: An Intro
mediatetherelationshipbetweenwork duction to Industrial and Organization
family culture and selfreport distress? Psychology. New York, NY: Macmillan
Evidence from five Finnish organi PublishingCompany.
zations. Journal of Occupational and *Twenge,J.M.,Campbell,W.K.,& Foster,
OrganizationalPsychology,78,509530. C. A. (2002). Parenthood and marital
*Netemeyer, R.G., McMurrian, R., & Boles, satisfaction: A metaanalytic review.
J.S.(1996).Developmentandvalidation Journal of Marriage and the Family, 65,
of workfamily conflict and family 574583.
work conflict scales. Journal of Applied Voydanoff, P. (2004). The effects of work
Psychology,81(4),400410. demands and resources on workto
*Noor, M. N. (2004). Workfamily conflict, familyconflictandfacilitation.Journalof
workfamilyrole salience, and MarriageandtheFamily,66,398412.
women`s wellbeing. The Journal of *Zou, J., & Bian, Y. (2001). Gendered
SocialPsychology,144(4),389405. resources, division of housework, and
*Noor,M.N.2002. WorkFamily Conflict, perceived fairnessA case in urban
Locus of Control, and Women`s Well China.JournalofMarriageandtheFamily,
Being: Tests of Altenative Pathways. 63,11221133.
The Journal of Social Psychology.
142.5.645662.

Keterangan
Tanda(*):jurnalyangdigunakanuntukstudimetaanalisis

194 JURNALPSIKOLOGI