Anda di halaman 1dari 4

PENYELESAIAN KASUS KARYAWAN

No dokumen No Revisi Halaman


1/1
Ditetapkan
Direktur
STANDAR
PROSEDUR Tanggal terbit
OPERASIONAL
( SPO )

Kasus pegawai adalah pelanggaran/ permasalahan yang dilakukan


Pengertian
oleh setiap pegawai yang bertentangan dengan aturan yang berlaku.
Sebagai dalam proses menindaklanjutkan penyelesaian kasus
Tujuan
karyawan di Rumah Sakit Umum Ummi.
Setiap kasus karyawan diselesaikan di bagian personalia dan
Kebijakan bekerja sama dengan bagian hukum dan laksana sebelum diproses
lebih lanjut.
Karyawan yang melanggar disiplin secara administrasi:
1. Karyawan yang bersangkutan diberi teguran secara lisan.
2. Karyawan yang bersangkutan diberi teguran secara tertulis
yang pertama.
3. Karyawan yang bersangkutan diberi teguran secara tertulis
yang ketiga.
4. Apabila karyawan tersebut tidak mengindahkan teguran
yang pertama sampai dengan keempat, Direktur
memerintahkan pihak terkait untuk tim yang
menindaklanjuti kasus yang dilanggar karyawan.
5. Setelah tim terbentuk pihak-pihak yang terkait melakukan
Prosedur
pemanggilan kepada karyawan yang bersangkutan untuk
diminta keterangan atas dugaan yang dilakukan beserta
saksi dan barang bukti.
6. Setelah pihak tim mendapatkan keterangan dan
pengangkutan untuk dimintak keterangan atas dugaan yang
dilakukan, beserta saksi dan barang bukti.
7. Setelah Direktur mendapatkan laporan yang kongkrit,
Direktur memerintahkan pihak tim untuk memberikan
sanksi/ hukuman kepada karyawan yang bersangkutan
setimpal dengan pelanggaran disiplin yang bersangkutan
setimpal dengan pelanggaran disiplin yang dilakukan.
1. Kepegawaian
Unit Terkait
2. Hukum dan Tata Laksana

1
PEMBERIAN CUTI KARYAWAN

No dokumen No Revisi Halaman


1/1
Ditetapkan
Direktur
STANDAR
PROSEDUR Tanggal terbit
OPERASIONAL
( SPO )

Cuti adalah keadaan tidak masuk kerja yang diijinkan dalam jangka
Pengertian
waktu tertentu.
sebagai acuan dalam proses pemberian cuti karyawan Rumah Sakit
Tujuan
Umum Ummi Kota Bengkulu.
setiap karyawan tetap berhak atas cuti tahunan, cuti alasan penting,
Kebijakan
dan cuti melahirkan.
1. Setiap karyawan yang akan cuti harus membuat permohonan,
dengan mengisi blanko yang sudah disiapkan dibagian personalia.
2. Permohonan cuti sebelum diterbitkan diproses melalui personalia.
3. Bila permohonan disetujui:
a. Personalia memberikan surat cuti kepada karyawan yang
bersangkutan setelah ditanda tangani oleh direktur.
Prosedur
b. Surat keterangan cuti diberikan kepada atasan yang
bersangkutan dan file diarsipkan
4. Bila permohonan tidak disetujui:
a. Personalia memberitahukan kepada karyawan yang
bersangkutan bahwa permohonan ditolak/ditunda.
b. Personalia mengarsipkan penundaan permohonan cuti tersebut.
Unit Terkait Personalia

SELEKSI PENERIMAAN KARYAWAN

No dokumen No Revisi Halaman


1/1
Tanggal terbit Ditetapkan

2
STANDAR Direktur
PROSEDUR
OPERASIONAL
( SPO )

Penerimaan karyawan baru adalah program penambahan jumlah


Pengertian karyawan Rumah Sakit Umum Ummi Kota Bengkulu selama tahun
berjangka, sesuai dengan anggaran belanja rumah sakit.
Sebagai acuan dalam proses seleksi penerimaan pegawai Rumah Sakit
Tujuan
Umum Ummi Kota Bengkulu
Setiap penerimaan karyawan harus melalui bagian personalia
Kebijakan
Rumah Sakit Umum Ummi Kota Bengkulu
1.Pelamar RSUUB menyerahkan berkas lamaran ke bagian umum dan
perlengkapan untuk diagendakan.
2.Bagian administrasi karyawan menyeleksi data pelamar yang masuk
ke bagian pengelolaan SDM disesuaikan dengan kriteria formasi
yang ada.
3.Staf adminstrasi mengirim surat panggilan kepada pelamar yang
Prosedur memenuhi syarat dasar.
4. Staf administrasi/ tim penerima karyawan.
5. Setelah calon karyawan dinyatakan lulus maka karyawan
tersebut ditempatkan di unit yang membutuhkan dengan masa
training.
6. Personalia memberikan surat kontrak kepada karyawan yang
bersangkutan dan mengarsipkan berkas karyawan baru.
Unit Terkait Personalia

ABSENSI KARYAWAN

No dokumen No Revisi Halaman


1/1
Tanggal terbit Ditetapkan
Direktur
STANDAR
PROSEDUR

3
OPERASIONAL
( SPO )

1. Absensi karyawan adalah tanda tangan atau paraf yang merupakan


Pengertian bukti kehadiran karyawan pada saat itu.
2. Absensi adalah merupakan salah satu kewajiban pada saat itu.
Tujuan Sebagai acuan dalam proses absensi karyawan RSUUB
Absensi karyawan harus diisi/ ditandatangani setiap hari saat
Kebijakan
datang dan pulang.
1. Personalia menyiapkan daftar formulir absen dalam bulan
bersangkutan setiap hari.
Prosedur
2. Daftar absen harian oleh personalia ditempatkan di pos satpam
3. Rekap absensi dilaporkan secara tertulis kepada Direktur.
1. Personalia
Instalasi terkait
2. Seluruh unit

Anda mungkin juga menyukai