Anda di halaman 1dari 5

BAB X

ANALISA SARINGAN

( SIEVE ANALYSIS )

10.1 Maksud

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahui ukuran butir dan susunan butir

(gradasi) tanah yang tertahan.

10.2 Peralatan

1. Mesin pengguncang saringan (Sieve Shaker)


2. Saringan (Sieve)
3. Timbangan dengan ketelitian 0,01
4. Talam

10.3 Prosedur Percobaan

Cara Kering ( A )

1. Bersihkan masing masing saringan dan pan yang akan digunakan, kemudian

timbang masing masing saringan tersebut dan susun sesuai standar yang

dipakai.
2. Letakkan susunan saringan tersebut di atas alat pengguncang.
3. Keringkan benda uji dalam oven dengan temperatur 60 C sampai dapat

digemburkan atau dengan panas matahari, kemudian tumbuk dengan palu karet

agar butirannya tidak hancur.


4. Masukkan benda uji kedalam susunan saringan kemudian ditutup.
5. Kencangkan penjepit susunan saringan.
6. Hidupkan motor penggerak mesin pengguncang selama 10 15 menit.
7. Setelah dilakukan pengguncangan selama 10 15 menit, mesin pengguncang

dimatikan. Biarkan selama 5 menit untuk memberi kesempatan debu debu agar

mengendap.
8. Timbang berat masing masing saringan beserta benda uji yang tertahan di

dalamnya, demikian pula halnya dengan pan.


Cara Basah ( B )

1. Contoh tanah dari lapangan dikeringkan (dijemur) atau dengan menggunakan alat

pemanas lain dengan suhu lebih dari 60 C. Tumbuk gumpalan gumpalan tanah

dengan menggunakan palu karet agar butiran butirannya lepas. Agar benda uji

dapat mewakili, maka dilakukan cara seperempat atau dengan memasukkan ke

dalam sampel splitter.


2. Timbang sampel sebanyak 500 gram, masukkan kedalam saringan No.200

kemudian cuci sampai air kelihatan bersih. Keringkan sampel tertahan saringan

No.200 tersebut didalam oven selama 24 jam dengan suhu 110 C.


3. Susun satu set saringan sesuai dengan standar yang digunakan.
4. Timbang masing masing saringan tersebut dan sebelumnya bersihkan dengan

sikat atau kuas.


5. Masukkan sampel yang tertahan saringan No.200 kedalam saringan yang telah

tersusun, goncangkan dengan menggunakan sieve shaker (alat pengguncang)

selama 10 15 menit, diamkan selama 5 menit agar sampel mengendap.


6. Timbang sampel yang tertahan pada masing masing saringan.
7. Hitung hasil keseluruhannya.

10.4 Perawatan

1. Setelah selesai dipakai, segera bersihkan saringan tersebut dengan menggunkan

sikat yang halus dan ditiup dengan kompresor.


2. Lumasi dengan oli bagian bagiian yang bergerak secara berkala.
3. Kencangkan semua baut yang kendur.
4. Apabila goncangan terlalu keras dan berisik, putar sedikit tiang penggantung agar

posisinya segaris dengan sentrik. Atur ruang kosong antara sentrik dan coakan alas

pengguncang agar tidak terlalu rapat, lalu oleskan stempet secukupnya.


Gambar 10.1 Peralatan Analisa Saringan

Keterangan gambar :
1. Penggantung Saringan 5. Pan
2. Plat Penjepit 6. Saringan
3. Tutup Saringan 7. Saklar on - off
4. Motor Penggerak 8. Cawan

Tabel 10.1 Analisa Saringan Tanah

Berat Prosentase
Berat
Berat Saringan
% Kum
Nomor Saringan Tertahan
% Tertahan % Lolos
Saringan +Tertahan
Tertahan
(gram)
(gram)
NO.1/2
569,33 569,33 0 0 0 100
(12,5mm)
NO.1/4
533;75 534,03 0,28 0,06 0,06 99,94
(6,25mm)
NO.4
420,4 420,68 0,28 0,06 0,12 99,88
(4,75mm)
N0.8
424,82 456,73 31,91 6,38 6,5 93,5
(2,36mm)
NO.16
409,8 514,95 105,15 21,03 27,53 72,47
(1,18mm)
NO.30
419,95 521,09 101,14 20,23 47,76 52,24
(0,6mm)
NO.60
399,606 481,23 81,62 16,33 64,09 35,91
(0,25mm)
NO.100
394,27 436,36 42,09 8,42 72,51 27,49
(0,15mm)
NO.200(0,075
380,3 403,45 23,15 4,63 77,14 22,86
mm)
PAN 441,3 555,57 114,27 22,86 100 0
BT =

499,89
Sumber :Hasil Uji Laboratorium Mekanika Tanah

Keterangan :

1. Berat cawan = 71,68 gram


2. Berat tanah kering = 499,89 gram
3. Berat cawan + tanah kering = 571,57 gram

Cara Perhitungan :

berat individu
a) % Tertahan = x 100
berat tanah kering
0,28
= x 100
499,89
= 0,06 %

b) % Kumulatif Tertahan = % kumulatif tertahan + % tertahan


= 0,06 % + 0,06 %
= 0,12 %
c) % Lolos = 100% - % kumulatiftertahan
= 100% - 0,06 %
= 99,94 %

Kesimpulan Hasil Uji Laboratorium :

Kesimpulan dari data analisa saringan tanah hasil uji laboratorium mekanika tanah

yaitu dari pengujian analisa saringan didapatkan hasil persentase lolos pada saringan nomor

1/2 sebesar 100%, saringan nomor 1/4, sebesar 99,94%, saringan nomor 4 sebesar 99,88%,

saringan nomor 8 sebesar 93,5%, saringan nomor 16 sebesar 72,47%, saringan nomor 30

sebesar 52,24%, saringan nomor 60 sebesar 35,91%, saringan nomor 100 sebesar 27,49%,

saringan nomor 200 sebesar 22,86 dan PAN sebesar 0%.