Anda di halaman 1dari 1

METODE PENGUKURAN DEBIT SUNGAI DAN SALURAN TERBUKA

DENGAN PELAMPUNG PERMUKAAN


SNI 03-2820-1992

RUANG LINGKUP :
Metode ini membahas tentang persyaratan, ketentuan-ketentuan, cara pengukuran dan laporan dan hanya
berlaku untuk pengukuran debit sungai dan saluran terbuka dengan pelampung permukaan.
RINGKASAN :
Metode ini dimaksudkan sebagai acuan dalam 1) Paling sedikit diperlukan 2 (dua) penampang
pelaksanaan pengukuran debit sungai dan saluran basah masing-masingdititik awal dan akhir
terbuka yang tidak terpengaruh arus balik atau lintasan pelampung.
aliran lahar, yang masih tertampung dalam alur 2) Pengukuran penampang basah dapat dilakukan
sungai atau saluran terbuka, dengan cara mengukur sebelum atau sesudah pengukuran kecepatan
kecepatan aliran menggunakan pelampung permu- aliran dengan merawas atau dengan perahu.
kaan, dengan tujuan untuk mendapatkan data kasar
debit sungai dan saluran terbuka.
Debit sungai/Saluran terbuka adalah volume air
yang mengalir melalui suatu penampang melintang
sungai/saluran terbuka persatuan waktu.
Peralatan pengukuran yang digunakan dalam
metode ini adalah:
1) Alat ukur penampang basah, harus sesuai
dengan SNI 03-2414-1991 (Metode Pengukuran
Debit Sungai dan Saluran Terbuka).
2) Alat ukur kecepatan aliran permukaan harus
mengunakan pelampung permukaan;
3) Alat ukur tinggi air, harus sesuai dengan SNI 03-
2414-1991 (Metode Pengukuran Debit Sungai Gambar : Pelampung Pengukuran Debit Sungai dan
dan Saluran Terbuka). Saluran di Permukaan
Untuk pengukuran Penampang basah, yang perlu
diperhatikan adalah: