Anda di halaman 1dari 5

TUGAS ESSAY

TEKNOLOGI LIMBAH
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI
BIODIESEL

Disusun Oleh:

Arsyad Budi Rahman 155100300111070


Adrian Rizky A P 155100307111009

Kelas I

JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN


FAKULTAS TEKNOLOGI PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2016
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH MINYAK GORENG MENJADI
BIODIESEL

Manusia tidak pernah lepas dari kebutuhan energi, salah satu energi yang
dimaksud adalah energi bahan bakar. Sumber bahan bakar minyak bumi semakin
berkurang seiring dengan tingginya pertumbuhan penduduk dan semakin
berkurangnya deposit minyak bumi serta semakin meningkatnya pencemaran udara
akibat polusi yang dikeluarkan dari sisa pembakaran bahan bakar minyak.

Bila masyarakat hanya menggantungkan kebutuhan energi BBM untuk


kehidupan sehari-hari, seperti untuk bahan bakar pengerak tenaga motor dan
transportasi, hingga dapat dipastikan sumber energi minyak yang berasal dari fosil ini
akan habis untuk beberapa tahun mendatang. Kebutuhan bahan bakar minyak
merupakan suatu hal yang tidak dapat dihindari dan akan terus meningkat seiring
dengan meningkatnya populasi penduduk, berkembangnya industri baru dan
teknologi otomotif., untuk itu perlu ditemukan bahan bakar alternatif baru, mengingat
kebutuhannya terus meningkat. Salah satu alternatifnya dengan mengembangkan
sumber energi yang berasal dari nabati yaitu biodiesel yang berasal dari limbah
minyak penggorengan (jelantah). Limbah minyak goreng dapat memberikan dampak
yang berbahaya jika tidak diolah dengan baik, sehingga mengakibatkan munculnya
pencemaran lingkungan. Maka dari itu diperlukan suatu pemaanfaatan dari limbah
minyak goreng menjadi biodiesel agar dapat mengurangi pencemaran lingkungan
akibat limbah minyak goreng tersebut.

Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok untuk menunjang


kehidupan manusia. Tidak hanya ibu rumah tangga, tetapi industri penyedia makanan
juga membutuhkan minyak goreng. Maka dari itu bisa dipastikan jumlah limbah
minyak goreng setiap harinya sangat besar. Mengolah limbah minyak goreng
bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengolah limbah
minyak goreng. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengolah limbah
minyak goreng adalah mengolahnya menjadi biodiesel.
Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester
dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif untuk bahan bakar
dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak
hewan. Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak
dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. Setelah
melewati proses ini, tidak seperti minyak sayur yang dapat langsung digunakan,
biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak
bumi, dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Namun, biodiesel lebih
sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum, meningkatkan bahan
bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas.

Biodiesel merupakan kandidat yang paling tepat untuk menggantikan bahan


bakar fosil sebagai sumber energi transportasi utama dunia, karena biodiesel
merupakan bahan bakar terbaharui yang dapat menggantikan diesel petrol di mesin
sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan infrastruktur di
masa sekarang ini. Di Indonesia sendiri biodiesel dikenal dengan nama biosolar, yang
sekarang ini sudah mulai banyak terdapat di setiap SPBU. Tetapi sayangnya
antusiasme dari masyarakat mengenai biodiesel sangat kurang.

Biodiesel bisa dibuat dengan limbah minyak goreng atau yang biasa kita kenal
dengan minyak jelantah. Minyak goreng yang berasal dari tumbuhan dapat langsung
dipergunakan untuk menjalankan mesin diesel. Minyak goreng yang dipergunakan
dapat dalam berbagai bentuk, yaitu minyak goreng bekas (minyak jelantah), minyak
goreng padat dan ester yang mempunyai berat molekul yang lebih kecil.

Pengolahan limbah minyak dibagi menjadi 3 tahap yaitu, pengolahan awal


yaitu pemisahan minyak (preliminary oil removal). Tahap ke dua yaitu pemisahan
minyak secara fisika-kimia (physicochemical oil removal). Tahap yang terakhir
adalah pengolahan sekunder dengan proses biologis (biological proses).

Pembuatan biodiesel memang sedikit rumit, karena memerlukan katalis,


methanol, dan pemisahan gliserin, sehingga biodiesel mempunyai harga yang lebih
mahal. Kita bisa membuat biodiesel sendiri di rumah dengan memanfaatkan minyak
sisa penggorengan. Hal pertama yang harus kita lakukan adalah, kita perlu
menurunkan viskositas atau kekentalan dari minyak goreng. Untuk mendapatkan
biodiesel kita harus menghilangkan gliserin dan menggantinya dengan alkohol.
Proses ini disebut transesterifikasi. Dalam pembuatan biodiesel, kita juga
membutuhkan alkohol dan katalis. Katalis digunakan untuk memicu terjadinya reaksi
biodiesel. Minyak goreng bersifat asam, sehingga untuk memecahkan molekul
minyak kita harus menambahkan NaOH. Untuk minyak jelantah jumlah alkali yang
ditambahkan bervariasi karena jumlah asam lemak bebas ( Free Fatty Acid ) berbeda,
tergantung pada lamanya proses pemanasan minyak.

Manfaat dari Biodiesel ini antara lain mengurangi pencemaran hidrokarbon


yang tidak terbakar, karbon monoksida, sulfur dan hujan asam. Bahan dasar biodiesel
adalah minyak goreng bekas/limbah penggorengan, dengan adanya pembuatan
biodiesel ini dapat menggurangi beban lingkungan karena sampah/limbah. Biodiesel
tidak menambah jumlah gas karbon dioksida, karena minyak berasal dari
tumbuhan/nabati. Energi yang dihasilkan mesin diesel lebih sempurna dibandingkan
solar sehingga mesin yang menggunakan biodiesel tidak mengeluarkan asap hitam
berupa karbon atau CO2, sedangkan mesin yang menggunakan solar mengeluarkan
asap hitam. Selain itu, biodiesel mengeluarkan aroma khas seperti minyak bekas
menggoreng makanan.

Keunggulan Biodiesel dibanding bahan bakar solar, antara lain mengurangi


emisi karbon monoksida dan SO2. Bahan baku biodiesel tidak hanya dari lemak
hewan atau dari tanaman jarak pagar yang sudah dikenal, tetapi juga dapat terbuat
dari limbah penggorengan yang tidak sulit didapat, dan memungkinkan diproduksi
dalam skala kecil menengah dan juga dapat membuka lapangan kerja baru. Mesin
yang menggunakan biodiesel sangat aman dalam penyimpanan dan transportasi
karena tidak mengandung racun. Pembuatan biodiesel juga tidak memerlukan
teknologi yang tinggi. Limbah dari biodiesel ini merupakan Glyserin. Glyserin
merupakan bahan dasar pembuatan sabun, sehingga ramah lingkungan dan
mengurangi polusi. Limbahnya pun bisa menjadi berguna. Jika dipergunakan bersama
minyak solar, biodiesel dapat mengurangi atau menghilangkan kebutuhan belerang
dalam minyak diesel. Biasanya belerang dibutuhkan lebih dari 500 ppm (per 1 juta
bagian) atau 0,05% dalam minyak solar untuk menambah pelumasan.

Kekurangan penggunaan biodiesel berbahan minyak goreng bekas ini adalah


minyak goreng dapat memadat sehingga menyumbat saluran pipa, terutama pada
penyembur atau nozle. Pembakaran minyak juga dapat tidak terbakar secara
sempurna, sehingga menimbulkan banyak asap dan memungkinkan terjadinya
endapan karbon pada ujung penyembur minyak. Tetapi kesulitan-kesulitan tersebut
dapat diatasi dengan cara memanaskan minyak, saluran dan saringan, sebelum
pembakaran pada mesin. Penggunaan minyak untuk bahan bakar diesel juga akan
akan menimbulkan busa pada saluran pipa balik dari sisa penyemburan didalam
mesin. Busa timbul pada awal pembakaran sehingga disarankan agar tidak mengisi
penuh tangki bahan bakar agar dapat menampung busa. Busa terjadi pada awal
pembakaran karena adanya sisa minyak bertekanan pada penggunaan minyak goreng.
Penggunaan bersama minyak diesel atau pencampuran sangat bagus karena akan
mengurangi kemungkinan minyak goreng menyumbat dimanana-mana dan akan
memperbaiki sifat pelumasan minyak diesel.

Dengan adanya essay ini, diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para
pembaca dan mengajak masyarakat khususnya kalangan muda untuk lebih
memperhatikan lingkungan di sekitarnya dengan cara mengolah limbah secara tepat
untuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, serta memberikan solusi yang
tepat dalam pengolahan limbah minyak goreng.