Anda di halaman 1dari 11

BATUAN-1:

Material Penyusun Kerak Bumi

atoms

atom-atom dari berbagai unsur


membentuk ikatan kimia yang disebut
mineral. minerals

Kumpulan mineral-mineral padat


adalah BATUAN

Karena mineral adalah blok-blok dari rocks


suatu bangunan yang disebut batu,
maka batuan adalah blok bangunan
dari geosphere.

geosphere

Klasifikasi Batuan

Igneous

Sedimentary

Metamorphic
Siklus Batuan
Magma =
Crystallization
Igneous rock =
Weathering,
transportation, and
deposition
Sediment =
Lithification
Sedimentary rock =
Metamorphism
Metamorphic rock =
Melting
Magma

Batuan Beku (Igneous rocks)


Terbentuk dari api
Magma mengalami
pendinginan dan kengkristal
Batuan yang terbentuk di
dalam bumi
Batuan Plutonik
(intrusif)
Batuan yang terbentuk di
permukaan
Batuan Vulkanik
(ekstrusif)

Batuan Beku

Klasifikasi batuan beku didasarkan pada


Tekstur
Komposisi mineral
1- Tekstur Batuan Beku

Tekstur pada batuan beku ditentukan oleh ukuran


dan susunan butiran mineral

Klasifikasi berdasarkan tekstur


Berbutir sangat halus (glassy)
Berbutir halus (afanitik)
Berbutir kasar (faneritik)
Berbutir sangat kasar (pegmatitik)
Kristal besar dalam matriks berbutir halus (porfiritik)

1- Tekstur Batuan Beku

1- Tekstur Batuan Beku

Faneritik / tekstur berbutir


kasar
Pendinginan lambat
Kristal dapat diidentifikasi
dengan mata telanjang
Umumnya terbentuk sebagai
batuan intrusif / batuan plutonik
1- Tekstur Batuan Beku

Interlocking grains

Photo credit: C.C. Plummer

Photomicrograph - Phaneritic Texture

1- Tekstur Batuan Beku

Tekstur Porfiritik
Mineral penyusunnya
terbentuk pada
temperatur yang berbeda
dengan kecepatan yang
berbeda pula
Kristal besar, disebut
fenokris, dikelilingi
matriks berupa kristal-
kristal kecil, disebut
massa darasar
(groundmass)

1- Tekstur Batuan Beku

Afanitik / tekstur berbutir


halus
Magma atau lava mengalami
pendinginan yang cepat
Kristal mikroskopis
Kadang mengambil vesicles
(lubang dari gelembung gas)
Umumnya terbentuk sebagai
batuan ekstrusif/ batuan
vulkanik
1- Tekstur Batuan Beku

Tekstur Gelas
Proses pendinginan
sangat cepat
Menghasilkan batuan
yang disebut obsidian

1- Tekstur Batuan Beku

Tekstur Piroklastik

Berbagai fragmen yang


terlempar dari suatu erupsi
vulkanik
Tekstur kadang
memperlihatkan kemiripan
dengan batuan sedimen
Varieties
Tufa fragmen berukuran
ash
Breksi Vulkanik
partikelnya lebih besar dari
ash

Berbutir halus (afanitik) Berbutir kasar (faneritik)

Kristal besar dlm matriks berbutir halus Berbutir sangat halus


(porfiritik)
(glassy)
Komposisi Batuan Beku

Magma
Terdiri atas tiga komponen:
Material cair (melt) yang terdiri atas ion-ion yang
bersifat mobil
Padatan (Solids), mineral silikat yang telah mengkristal
dari melt, atau material asing dari batuan samping yang
masuk ke dapu magma
Gas (volatiles), yang merupakan kandungan gas yang
larut dalam melt, diantaranya adalah uap air (H2O),
karbon dioksida (CO2), dan sulfur dioksida (SO2)

Komposisi Batuan Beku

Kristalisasi Magma
Ion-ion tersusun dalam pola yang tertentu
Ukuran kristal ditentukan oleh kecepatan
pendinginan
Pendinginan lambat = kristal besar
Pendinginan cepat = kristal mikroskopis
Pendinginan sangat cepat = gelas
Mineral silikat yang dihasilkan dari kristalisasi
mengikuti suatu urutan : Bowens Reaction Series

Komposisi Batuan Beku

Bowens Reaction Series

Magma mengkristal pada kisaran temperatur yang


sangat besar (beberapa ratus derajat)

Mineral mengkristal dalam suatu urutan tertentu

Mineral yang terbentuk paling awal memiliki


komposisi yang sangat berbeda dengan mineral
yang terbentuk paling akhir
Komposisi BatuanSeries
Bowens Reaction Beku

Komposisi Batuan Beku

Klasifikasi berdasarkan komposisi mineral


MAFIC FELSIC
Silikat gelap = kaya Silikat terang =
besi dan/atau banyak mengandung
magnesium potassium, sodium, dan
Olivin calcium
Piroksin Kwarsa
Amfibol Muskovit mika
Biotit mika Feldspar

Komposisi Batuan Beku

Klasifikasi berdasarkan komposisi mineral


Ultramafik
Mafik (basaltik)
Intermediet (andesitik)
Felsik (granitik)
Batuan Beku (klasifikasi)

Porphyry Porphyry Porphyry

Batuan Beku
Komposisi batuan beku felsik
Felsic: feldspar and silica
Riolit
Batuan vulkanik/ekstrusif

May contain glass fragments and vesicles


Aphanitic texture

Less common and less voluminous than granite

Granit
Plutonic equivalent of rhyolite

Over 25% quartz, about 65% or more feldspar


Very abundant as it is often associated with
mountain building
Batuan Beku
Komposisi batuan beku intermediet

Andesit
Batuan vulkanik/ekstrusif
Tekstur Afanitik
Batuan ini mirip dengan riolit

Diorite
Batuan intrusif/plutonik yang sama dengan andesit

Tekstur faneritik
Umumnya tersusun oleh feldspar intermediet dan
amfibol
DIORITE dicirikan oleh perimbangan warna hitam
dan putih

Batuan Beku
Komposisi batuan beku mafik
Mafic: magnesium and ferrum
Basal
Batuan vulkanik/ekstrusif

Tekstur Afanitik

Tersusun terutama oleh piroksin dan


feldspar plagioklas yang kaya calcium
Jenis batuan beku ekstrusif yang paling
banyak dijumpai

Gabro
Batuan intrusif/plutonik yang sama dengan basal
Tekstur faneritik yang terdiri atas piroksin dan
plagioklas yang kaya calcium
Banyak menyusun kerak samudera

Batuan Beku
Varied Compositions
Obsidian
Batuan vulkanik/ekstrusif
Berwarna hitam
Tekstur gelas
Pumice
Batuan vulkanik/ekstrusif
Magnified about 30 x under
Tekstur gelas cross-polarized light
Bersifat rapuh dengan banyak
pori
Pegmatite
Batuan plutonik/intrusif
Kristalnya sangat besar
Mineralogi bervariasi bisa
hanya satu mineral atau lebih
Perubahan Komposisi Magma :

Difrensiasi Magmatik
Pembentukan satu atau lebih
magma sekunder dari satu
dapur magma
Crystal settling
Mineral yang terbentuk
pertama kali lebih berat
daripada bagian magma
yang masih cair dan
mengendap pada bagian
dasar dapur magma (magma
chamber)

Perubahan Komposisi Magma :

Asimilasi
Perubahan komposisi
magma karena
material asing (dari
batuan samping) ke
dalam magma

Perubahan Komposisi Magma :

Magma mixing
Jika dua tubuh magma saling
mengintrusi yang lainnya
Jika komposisi keduannya
berbeda, maka akan
terbentuk magma dengan
komposisi baru
~ Selesai ~