Anda di halaman 1dari 15

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR


BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA I
UNIT LAYANAN PENGADAAN
Jl. Pejanggik No. 110 Mataram 83231 Telp./Fax (0370) 628050

ADDENDUM KE-1 DOKUMEN PEMILIHAN

NOMOR : IK.02.04-AS/POKJA-KNSLT/ULP/BWS-NT.I/207.1/2015
TANGGAL : 21 DESEMBER 2015

PEKERJAAN :

SID EMBUNG SERBAGUNA KAWASAN TAMBORA DI KABUPATEN


DOMPU

TAHUN ANGGARAN 2016


KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
SID EMBUNG SERBAGUNA KAWASAN TAMBORA DI
KABUPATEN DOMPU

I. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Kebijakan pengelolaan sumber daya air di WS Pulau Sumbawa berdasar pada
kebijakan nasional sumber daya air dan kebijakan Provinsi Nusa Tenggara Barat
dalam pengelolaan sumber daya air. Sesuai dengan amanat Undang-Undang nomor
11 tahun 1974 tentang Sumber Daya Air, pengelolaan sumber daya air mencakup
kepentingan lintas sektor dan lintas wilayah yang memerlukan keterpaduan tindak
untuk menjaga kelangsungan fungsi dan manfaat air dan sumber air.

Dalam mengelola kondisi wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama di WS


Pulau Sumbawa, serta untuk keluar dari krisis pangan dan mempertahankan
swasembada beras, berbagai usaha telah diupayakan terutama pembangunan
prasarana dasar dan sarana bidang sumber daya air, seperti bendung, embung dan
bendungan. Air merupakan sumber daya dan faktor determinan yang menentukan
kinerja sektor pertanian, karena tidak ada satu pun tanaman pertanian dan ternak
yang tidak memerlukan air. Meskipun perannya sangat strategis, namun pengelolaan
air masih jauh dari yang diharapkan, sehingga air yang semestinya merupakan
sahabat petani berubah menjadi penyebab bencana bagi petani. Indikatornya, di
musim kemarau, ladang dan sawah seringkali kekeringan dan sebaliknya di musim
penghujan, ladang dan sawah banyak yang terendam air.

Secara kuantitas, permasalahan air bagi pertanian terutama di lahan kering adalah
persoalan ketidaksesuaian distribusi air antara kebutuhan dan pasokan menurut
waktu (temporal) dan tempat (spatial). Persoalan menjadi semakin kompleks, rumit
dan sulit diprediksi karena pasokan air tergantung dari sebaran curah hujan di
sepanjang tahun, yang sebarannya tidak merata walau di musim hujan sekalipun.
Oleh karena itu, diperlukan teknologi tepat guna, murah dan aplicable untuk
mengatur ketersediaan air agar dapat memenuhi kebutuhan air yang semakin sulit
dilakukan dengan cara-cara alamiah. Teknologi embung merupakan salah satu pilihan
yang menjanjikan karena teknologinya sederhana, biayanya relatif murah dan
operasionalnya tidak sulit. Terkait dengan hal tersebut maka Kementerian Pekerjaan
Umum melalui Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I pada TA. 2016 memprogramkan
SID Embung Serbaguna Kawasan Tambora di Kabupaten Dompu sebagai acuan dalam
pelaksanaan konstruksi.

2. Maksud Dan Tujuan


Maksud dari pekerjaan ini adalah melakukan Survey Investigasi dan Desain Embung
Serbaguna di Kawasan Tambora.

-1-
Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi potensi embung serbaguna di
Kawasan Tambora dan mewujudkan dokumen detail desain 1 buah embung prioritas
pertama yang optimal dari aspek teknis, ekonomis sebagai acuan pelaksanaan
konstruksi.

3. Sasaran
a) Diperolehnya informasi potensi embung serbaguna di Kawasan Tambora
Kabupaten Dompu
b) Tertampungnya air hujan dan aliran permukaan (run off) serta sumber air lainnya
(jika ada).
c) Tersedianya air untuk memenuhi kebutuhan irigasi pada musim kemarau dan
peternakan serta kebutuhan air lainnya (jika ada).

4. Lokasi Kegiatan
Secara adminidtratif lokasi SID Embung Serbaguna Kawasan Tambora terletak di
Kawasan Tambora Timur, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Lokasi SID Embung Serbaguna

Peta Lokasi Embung

5. Sumber Pendanaan
Seluruh biaya untuk Pekerjaan SID Embung Serbaguna Kawasan Tambora Kabupaten
Dompu ini berasal dari Dana APBN Tahun Anggaran 2016, pada DIPA Satker BWS NT.I
dengan biaya Rp. 650.000.000,- (enam ratus lima puluh juta rupiah) termasuk PPN
10%.

6. Nama Dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen


Nama Pejabat Pembuat Komitmen : Ir. Novia Rosalita, Sp-1
Satuan Kerja : Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I
PPK : Perencanaan dan Program

-2-
Alamat : Jl. Ahmad Yani No. 1 Gerimax Indah
Narmada, Lombok Barat Telp. (0370)
672282 Fax. (0370) 672345.

II. DATA PENUNJANG

7. Data Dasar
Data dasar untuk studi ini mencakup sebagai berikut :
1. Data Tersedia.
Pada lingkup BWS Nusa Tenggara I tersedia data Peta Rupa Bumi 1 : 25.000
(Bakosurtanal, 1998).

2. Data yang harus disiapkan konsultan


Pada pekerjaan ini konsultan harus menyiapkan data sebagai berikut:
a. Data Hidrologi terdiri dari data hujan, data iklim, data debit dari pos hidrologi
di DAS/sekitar DAS yang bersumber dari Balai ISDA, BMKG, BWS dan instansi
lain.
b. Data Sosek dari BPS dan Pemerintah Daerah setempat
c. Data Geologi Permukaan dari Dinas/Kementerian ESDM
d. Data lain yang dibutuhkan
Konsultan bertanggung jawab atas mutu data yang dipakai untuk membuat
Perencanaan. Konsultan wajib memeriksa kembali, bila ternyata data tidak teliti,
tidak realistik atau kurang memadai/kurang lengkap, maka konsultan harus
memberitahukan hal ini kepada Pemberi Pekerjaan. Selanjutnya pihak Pemberi
Pekerjaan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar pekerjaan dapat
diteruskan.

8. Standar Teknis
Konsultan harus menggunakan peralatan, fasilitas survai dan kajian teknis dan bahan
yang sesuai guna mencapai ketelitian dan standart yang telah ditetapkan oleh :
a) Standar Nasional Indonesia sesuai dengan Instruksi Menteri Pekerjaan Umum
Nomor : 04/IN/m/1991, tanggal 24 Januari 1991.
b) Perencanaan Irigasi Direktorat Jenderal Pengairan SK Nomor : 185/KPTS/A/ 1986,
tanggal 1 Desember 1986 yang .
c) Jurnal Teknik Sipil/pengairan yang dipublikasikan oleh Perguruan Tinggi di tanah
air (antara lain : ITB, UGM, UI, ITS, Undip dan Unibraw) dan penerbit luar negeri
(antara lain : ASCE dan IHE Delft).
d) Prosiding Pertemuan Ilmiah Tahunan HATHI/KNIBB/ICID/Jurnal Puslitbang SDA

Segala bentuk perbedaan dari standart di atas harus dijelaskan dengan alasan teknis.

9. Studi-Studi Terdahulu
Pada lingkup BWS Nusa Tenggara I tersedia hasil Studi/desain yang terkait dengan
pekerjaan ini.

-3-
10. Referensi Hukum
Pekerjaan ini mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku seperti :
1) Undang-undang Dasar 1945 Pasal 33.
2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan
3) Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup
4) Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.
5) Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan.
6) Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam
Hayati Dan Ekosistemnya
7) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 42 Tahun 2008 tentang
Pengelolaan Sumber Daya Air
8) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2010 tentang
Bendungan
9) Peraturan Pemerintah RI No. 20 tahun 2006 tentang irigasi
10) Peraturan Pemerintah No.38 Tahun 2011 tentang sungai
11) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 2/PRT/M/2008 tentang Pedoman
Pelaksanaan Kegiatan Departemen Pekerjaan Umum Yang Merupakan
Kewenangan Pemerintah Dan Dilaksanakan Sendiri
12) Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 2/PRT/M/2010 tentang Rencana
Strategis Nasional Kementerian Pekerjaan Umum Tahun 2010 2014
13) Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 104/PMK.02/2010 tentang Petunjuk
Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian
Negara/Lembaga Tahun Anggaran 2013.

III. RUANG LINGKUP

11. Lingkup Kegiatan


Lingkup kegiatan pelaksanaan pekerjaan meliputi empat kegiatan pokok sebagai
berikut :
Kegiatan I : Pekerjaan Pendahuluan
a. Mobilisasi tenaga ahli/personil
b. Menyiapkan rencana kerja
c. Mengumpulkan data dasar dan studi terdahulu (jika ada)
d. Menyiapkan general plan/konsep
e. Menyiapkan kriteria disain/kajian teknis

Kegiatan II : Pengumpulan data primer.


A. Survey Inventarisasi Lokasi Embung dan Skala Prioritas
a. Menginventariasi lokasi embung pada peta rupa bumi (bakosurtanal)
b. Mengelompokkan lokasi berbasis DAS
c. Melakukan pengecekan lapangan meliputi kajian visual toografi, geologi dan
sosial ekonomi serta lingkungan.
d. Melakukan analisis rangking prioritas

-4-
B. Pengukuran topografi pada Lokasi Prioritas Pertama
e. Memasang patok BM dan CP
f. Melakukan pengukuran situasi genangan, site embung, rencana pelimpah,
rencana intake, jalan masuk embung dan fasilitas pendukung lainnya dengan
skala yang ditentukan direksi.
g. Melakukan pengukuran penampang memanjang dan melintang rencana site
embung, pelimpah, intake, jalan masuk dan fasilitas pendukung lainnya
dengan skala yang ditentukan direksi.
h. Melakukan pengukuran situasi rencana daerah irigasi dan pengukuran trase
saluran serta pengukuran penampang memanjang dan melintang saluran dan
rencana bangunan irigasi dengan skala yang ditentukan kemudian.
C. Investigasi geologi dan mekanika tanah pada Lokasi Prioritas Pertama
a. Melakukan pengeboran inti pada rencana site embung perioritas pertama
pada rencana site embung, pelimpah dan rencana intake dengan total
kedalaman 30 m terdiri dari 3 titik pengeboran
b. Melakukan penyelidikan laboratorium mekanika tanah untuk bahan material
timbunan (apabila tubuh embung di desain dengan material timbunan tanah)
D. Survey pendukung lainnya pada Lokasi Prioritas Pertama
a. Melakukan survey detail sosial ekonomi di wilayah studi
b. Melakukan survey detail lingkungan di wilayah studi
c. Melakukan survey/observasi/pengukuran debit sesaat (jika ada base flow)

Kegiatan III : Pekerjaan Kajian Teknis pada Lokasi Prioritas Pertama


a. Melakukan analisis hidrologi
b. Melakukan analisis optimasi keseimbangan air
c. Menyusun system planning
d. Melakukan perencanaan detail terhadap seluruh komponen konstruksi meliputi
tubuh embung, pelimpah, intake, jalan masuk.
e. Melakukan perhitungan volume pekerjaan dan rencana anggaran biaya
f. Melakukan analisis kelayakan ekonomi
g. Menyusun spesifikasi teknik dan metode pelaksanaan konstruksi
h. Menyusun manual operasi dan pemeliharaan

Kegiatan IV : Pembahasan dan Asistensi


Pembahasan yang harus disiapkan dan diikuti oleh konsultan mencakup:

1. Kickoff Meeting
Konsultan harus mengikuti rapat persiapan pelaksanaan kontrak (kickoff
meeting) untuk menyampaikan penjelasan teknis, konsep umum, sinkronisasi
rencana kerja dan finalisasi Rencana Mutu Kontrak (RMK). Acara ini
menghadirkan direktur dan team leader yang pelaksanaannya paling lambat 7
(tujuh) hari setelah penandatanganan kontrak.
2. Pembahasan Laporan Pendahuluan
Konsultan harus menyerahkan draft Laporan Pendahuluan yang antara lain
memuat konsep dasar/general plan, kriteria desain dan metode pelaksanaan.

-5-
3. Pembahasan Laporan Pertengahan
Konsultan harus menyerahkan draft Laporan pertengahan yang memuat antara
lain hasil kajian analisis rangking prioritas, analisis hidrologi, optimasi, system
planning, basic design.
4. Pembahasan Laporan Akhir
Konsultan harus menyerahkan draft Laporan Akhir yang memuat antara lain hasil
kajian hidrolika, kajian struktur, gambar-gambar rencana,rencana anggaran
biaya, spesifikasi teknik, metode pelaksanaan konstruksi dan manual operasi dan
pemeliharaan.

Seluruh pembahasan di atas harus dihadiri oleh team leader dan personil
pendukungnya dihadapan tim pembahas. Jika terdapat perbaikan atas draft laporan,
maka penyempurnaan tersebut harus diserahkan paling lambat 14 hari kalender
setelah pembahasan. Jika draft laporan tidak diterima oleh tim pembahas, maka
konsultan harus melakukan presentasi ulang dalam waktu paling lambat 7 hari
kalender setelah pembahasan.

Konsultan harus melakukan asistensi kepada direksi pekerjaan minimal 2 (dua) kali
dalam setiap bulannya untuk mendapatkan penjelasan teknis dan penetapan teknis.

12. Keluaran
Keluaran yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah 1 (satu) set Laporan
SID Embung Serbaguna Kawasan Tambora di Kabupaten Dompu.

13. Peralatan, Material, Personil Dan Fasilitas Dari Pejabat Pembuat Komitmen
Untuk memperlancar pelaksanaan pekerjaan, Pejabat Pembuat Komitmen
menyiapkan:
1) Peralatan, material dan fasilitas secara rinci tertuang dalam Rencana Anggaran
Biaya (RAB);
2) Direksi pekerjaan; dan
3) Surat menyurat untuk survey, permintaan data ke instansi terkait dan
peminjaman buku dan surat permakluman/keterangan terkait lainnya.

14. Peralatan Dan Material Dari Penyedia Jasa Konsultansi


Demi kelancaran pelaksanaan pekerjaan, konsultan harus menyediakan peralatan
dan material untuk mendukung pekerjaan selain peralatan dan material yang
tertuang dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

15. Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa


Jika penyedia jasa melakukan kerjasama operasional (joint venture), maka anggota
joint venture tersebut memberi kuasa kepada salah satu anggota untuk bertindak dan
mewakili hak dan kewajiban anggota lainnya terhadap PPK.

16. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan


Waktu penyelesaian pekerjaan ditetapkan selama 5 (lima) bulan atau 150 hari
kalender terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan

-6-
total MM tenaga ahli 14.00 MM. Jika sampai dengan batas waktu yang telah
ditentukan ternyata pekerjaan belum dapat terselesaikan, maka segala resiko ketidak
terpenuhinya pembayaran menjadi tanggungjawab konsultan.

17. Personil
Perincian kebutuhan personil/tenaga ahli untuk melaksanakan pekerjaan ini yaitu :
Kualifikasi (Minimal) Jumlah
No Jabatan/Posisi Pengala- Orang
Pendidikan Keahlian/SKA
man Bulan
A TENAGA AHLI
1 Ketua Tim S1 Teknik Sipil / Pengairan Ahli Muda SDA 4 tahun 5 MM
2 Ahli SDA S1 Teknik Sipil / Pengairan Ahli Muda SDA 2 tahun 4 MM
3 Ahli Geologi Teknik S1 Teknik Geologi Ahli Muda Geologi 2 tahun 3 MM
4 Ahli Sosial Ekonomi S1 Sosial Ekonomi --------- 2 tahun 2 MM

B ASISTEN TENAGA AHLI


S1 Teknik Sipil / Teknik
1 Petugas K3 Konstruksi --------- 2 tahun 2 MM
Lingkungan
2 Koordinator Juru Ukur S1 / D3 Teknik Geodesi --------- 2 tahun 2 MM
3 Master Bor SLTA Sederajat --------- 2 tahun 2 MM

C TENAGA PENDUKUNG
1 Draftman Autocad SLTA Sederajat --- 2 tahun 4 MM
2 Juru Ukur SLTA Sederajat --- 2 tahun 1 MM
Tenaga Lapangan SDA Sederajat 2 tahun 2 MM
3 ---
Pengukuran
Tenaga Lapangan SD Sederajat 2 tahun 2 MM
4 ---
Pengeboran
5 Operator Komputer SLTA Sederajat --- 2 tahun 5 MM
6 Administrasi Kantor SLTA Sederajat --- 2 tahun 5 MM
7 Pesuruh SLTP Sederajat --- 2 tahun 5 MM

18. Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan


Konsultan menyusun jadwal tahapan pelaksanaan berdasarkan penjelasan dalam KAK
ini.

IV. LAPORAN
Konsultan wajib menyerahkan laporan sebagai berikut :

19. Laporan Pendahuluan


Draft Laporan Pendahuluan harus disampaikan 3 (tiga) hari sebelum pembahasan
sebanyak 10 (sepuluh) eksemplar. Laporan Pendahuluan sebanyak 3 (tiga)
eksemplar harus disampaikan setelah draft laporan diterima oleh tim pembahas.

20. Laporan Bulanan


Laporan disampaikan setiap minggu pertama pada bulan berikutnya, sebanyak 3
(tiga) eksemplar. Laporan ini memuat progres pekerjaan, kendala yang dihadapi,
upaya penyelesaian dan rencana bulan berikutnya

-7-
21. Laporan Antara (Interim Report)
Draft Laporan Antara harus disampaikan 3 (tiga) hari sebelum pembahasan sebanyak
10 (sepuluh) eksemplar. Laporan Antara sebanyak 3 (tiga) eksemplar harus
disampaikan setelah draft laporan diterima oleh tim pembahas.

22. Laporan Penunjang


Sebelum penyerahan draft laporan Akhir harus disampaikan Laporan Penunjang
sebagai berikut :
1. Laporan Survey dan Rangking Prioritas 3 buku
2. Laporan Analisis Hidrologi dan Keseimbangan Air 3 buku
3. Laporan Analisis struktur dan Hidrolika 3 buku
4. Laporan Pengukuran dan Deskripsi BM 3 buku
5. Laporan Geologi dan Mekanika Tanah 3 buku
6. Laporan RAB dan Analisa Ekonomi 3 buku
7. Spesifikasi Teknik 3 buku
8. Metode Pelaksanaan 3 buku
9. Manual OP 3 buku
10. Gambar A1 (Kalkir) 1 set
11. Gambar A3 3 buku

23. Laporan Akhir


Draft Laporan Akhir harus disampaikan 3 (tiga) hari sebelum pembahasan sebanyak
10 (sepuluh) eksemplar. Laporan Akhir masing-masing embung sebanyak 3 (tiga)
eksemplar harus disampaikan setelah draft laporan diterima oleh tim pembahas.

24. Executive Summary


Executive Summary masing-masing embung sebanyak 3 (tiga) eksemplar memuat
ringkasan dari Laporan Akhir, termasuk penyajian dalam bentuk leaflet/booklet.

Selain dalam bentuk hardcopy, konsultan diharuskan menyampaikan dalam bentuk soft copy
(harddisk).

V. HAL-HAL LAIN

25. Produksi Dalam Negeri


Semua kegiatan jasa konsultansi berdasarkan KAK ini harus dilakukan di dalam
wilayah Negara Republik Indonesia kecuali ditetapkan lain dalam angka 4 (empat)
kerangka acuan kerja (KAK) dengan pertimbangan keterbatasan kompetensi dalam
negeri.

26. Persyaratan Kerjasama


Jika kerjasama dengan penyedia jasa konsultansi lain diperlukan untuk pelaksanaan
kegiatan jasa konsultansi ini maka persyaratan berikut harus dipatuhi :
1) Bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh sub penyedia harus diatur dalam kontrak
dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.

-8-
2) Penyedia tetap bertanggungjawab atas bagian pekerjaan yang dikerjakan oleh
sub penyedia.
3) Ketentuan-ketentuan dalam kerjasama dengan sub penyedia harus mengacu
kepada harga yang tercantum dalam Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.

27. Pedoman Pengumpulan Data Lapangan


Pengumpulan data lapangan dan data penunjang lainnya sesuai kriteria yang berlaku
dan terkini.

28. Alih Pengetahuan


Transfer knowledge oleh konsultan kepada para staff BWS NT-1, dalam rangka untuk
operasional alat maupun untuk penggunaan software-software yang digunakan
dalam perhitungan/analisis dalam studi ini.

29. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)


1) Dalam pelaksanaan kegiatan jasa konsultansi, penyedia jasa wajib menerapkan
system manajemen K3 dengan menyusun Rencana Keselamatan dan Kesehatan
Kerja Kontrak (RK3K).
2) Keluaran yang dihasilkan dalam kegiatan jasa konsultansi harus mencakup aspek-
aspek K3.

Mataram, 03 November 2015


Ditetapkan oleh :
PPK Perencanaan dan Program,

Ir. Novia Rosalita, Sp-1


NIP. 19681110 199603 2 005

-9-
B. BENTUK REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA

REKAPITULASI PENAWARAN BIAYA

SATUAN KERJA : BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA I


PPK : PERENCANAAN DAN PROGRAM
PEKERJAAN : SID EMBUNG SERBAGUNA KAWASAN TAMBORA DI KABUPATEN DOMPU
TAHUN ANGGARAN : 2016

JUMLAH
NO U R A I A N
BIAYA (Rp.)

I. BEBAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL

A. BIAYA TENAGA AHLI


B. BIAYA ASISTEN TENAGA AHLI
C. BIAYA STAF PENDUKUNG

II. BEBAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL

A. BAHAN - BAHAN LAPANGAN


B. BIAYA KOMUNIKASI
C. BIAYA SEWA PERALATAN KANTOR / BAHAN-BAHAN KANTOR
D. BIAYA SEWA KANTOR / BASE CAMP
E. BIAYA SEWA PERALATAN / PERLENGKAPAN LAPANGAN
F. BIAYA PEMBAHASAN LAPORAN / DISKUSI
G. BIAYA SEWA DAN OPERASIONAL KENDARAAN
H. BIAYA PERJALANAN DINAS
I. BIAYA PEMBUATAN LAPORAN

III. RINCIAN BIAYA PENDUKUNG PERENCANAAN

A. BIAYA INVESTIGASI GEOLOGI DAN MEKANIKA TANAH

A. JUMLAH I + II + III

B. PPN (10 % x A)

C. JUMLAH KESELURUHAN (A + B)

D. DIBULATKAN

TERBILANG :

., .. 20.
Nama Perusahaan,

Tandatangan, cap perusahaan

.
Nama dan Jabatan Pimpinan
Perusahaan / Wakil yang diberi kuasa
C. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL (REMUNERATION)

RINCIAN PENAWARAN BIAYA

SATUAN KERJA : BALAI WILAYAH SUNGAI NUSA TENGGARA I


PPK : PERENCANAAN DAN PROGRAM
PEKERJAAN : SID EMBUNG SERBAGUNA KAWASAN TAMBORA DI KABUPATEN DOMPU
TAHUN ANGGARAN : 2016

I. RINCIAN BIAYA LANGSUNG PERSONIL

A. BIAYA TENAGA AHLI

BEBAN BIAYA
NAMA JUMLAH LAMA JUMLAH BIAYA
NO JABATAN / POSISI PERSONIL
PERSONIL ORANG TUGAS (MM) (Rp.)
(Rp.)

1 . Ketua Tim 1.00 5.00


2 . Ahli SDA 1.00 4.00
3 . Ahli Geologi Teknik 1.00 3.00
4 . Ahli Sosial Ekonomi 1.00 2.00

Sub Total I.A. 14.00

B. BIAYA ASISTEN TENAGA AHLI

BEBAN BIAYA
JUMLAH LAMA JUMLAH BIAYA
NO JABATAN / POSISI PERSONIL
ORANG TUGAS (MM) (Rp.)
(Rp.)

1 Koordintaor Juru Ukur 1.00 2.00


2 Master Bor 1.00 2.00
3 Petugas K3 Konstruksi 1.00 2.00

Sub Total I.B.

C. BIAYA STAF PENDUKUNG

BEBAN BIAYA
JUMLAH LAMA JUMLAH BIAYA
NO JABATAN / POSISI PERSONIL
ORANG TUGAS (MM) (Rp.)
(Rp.)

1 Juru Ukur 1.00 1.00


2 Draftman Outocad 2.00 2.00
3 Operator Komputer 1.00 5.00
4 Administrasi Kantor 1.00 5.00
5 Pesuruh 1.00 5.00
6 Tenaga Lapangan Pengukuran 2.00 1.00
7 Tenaga Lapangan Pengeboran 2.00 1.00

Sub Total I. C.

1
Untuk Tenaga Ahli pengisian masukan harus mencantumkan nama personil; untuk Asisten Tenaga Ahli dan
Tenaga Pendukung cukup dicantumkan posisi, misalnya juru gambar, staf administrasi, dan sebagainya.
D. BENTUK RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON-PERSONIL (DIRECT REIMBURSEABLE COST)1

II. RINCIAN BIAYA LANGSUNG NON PERSONIL

A. BAHAN - BAHAN LAPANGAN


VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA
NO SATUAN
BAHAN SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Buku Ukur LS 1.00


2 BM Topografi Buah 2.00
3 CP Topografi Buah 2.00
4 Patok Kayu di cat LS 1.00

Sub Total II. A.

B. BIAYA KOMUNIKASI
HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS KOMUNIKASI SATUAN VOLUME
SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Komunikasi Lokal dan Surat Menyurat Bln 5.00

Sub Total II. B.

C. BIAYA SEWA PERALATAN KANTOR / BAHAN-BAHAN KANTOR


LAMA
JUMLAH HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS PERALATAN / PERLENGKAPAN PEMAKAIAN
ALAT SATUAN (Rp.) (Rp.)
(BLN)

1 Sewa Komputer dan Printer (Operator) 4.00 5.00


2 Bahan Komputer
- Tinta Printer (Hitam) 25.00 Set
- Tinta Printer (Warna) 25.00 Set
3 External Hardisk 1.00 Buah

Sub Total II. C.

D. BIAYA SEWA KANTOR / BASE CAMP


HARGA JUMLAH BIAYA
NO URAIAN VOLUME SATUAN
SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Sewa Base Camp (Dompu) Bln 5.00

Sub Total II. D.

E. BIAYA SEWA PERALATAN / PERLENGKAPAN LAPANGAN


LAMA
JUMLAH HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS PERALATAN PEMAKAIAN
ALAT (SET) SATUAN (Rp.) (Rp.)
(BLN)

1 Theodolith 1.00 1.00


2 Waterpass 1.00 1.00
3 GPS 1.00 1.00

Sub Total II. E.

F. BIAYA PEMBAHASAN LAPORAN / DISKUSI


HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS DISKUSI SATUAN VOLUME
SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Pembahasan Pendahuluan LS 1.00


2 Pembahasan Pertengahan LS 1.00
3 Pembahasan Akhir LS 1.00

Sub Total II. F.


G. BIAYA SEWA DAN OPERASIONAL KENDARAAN
LAMA
JUMLAH HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS KENDARAAN PEMAKAIAN
(UNIT) SATUAN (Rp.) (Rp.)
(BLN)

1 Kendaran Roda 4 (empat) 1.00 5.00

Sub Total II. G.

H. BIAYA PERJALANAN DINAS


BEBAN BIAYA
JUMLAH LAMA TRIP JUMLAH BIAYA
NO URAIAN PER ORANG
ORANG (PP) (Rp.)
(Rp.)

1 Ketua Tim 1.00 5.00


2 Tenaga Ahli 3.00 5.00

Sub Total II. H.

I. BIAYA PEMBUATAN LAPORAN


VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS LAPORAN SATUAN
BAHAN SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Laporan Bulanan ( 3 buku x 5 bulan ) Buku 15.00


2 Draft Laporan Pendahuluan Buku 15.00
3 Laporan Pendahuluan Buku 3.00
4 Laporan Pengukuran dan Diskripsi BM Buku 3.00
5 Laporan Hidrologi dan Keseimbangan Air Buku 3.00
6 Laporan Analisis Struktur dan Hidrolika Buku 3.00
7 Laporan Antara (Interim Report) Buku 15.00
8 Laporan RAB dan Analisa Ekonomi Buku 3.00
9 Spesifikasi Teknik Buku 3.00
10 Metode Pelaksanaan Buku 3.00
11 Laporan Geologi dan Mekanika Tanah Buku 3.00
12 Laporan Manual OP Buku 3.00
13 Laporan Kriteria Desain Buku 3.00
14 Laporan K3 Buku 3.00
15 Cetak Gambar Perencanaan (A.1 Kalkir) Set 1.00
16 Penggandaan Gambar Perencanaan (A.3) Buku 3.00
17 Draft Laporan Akhir Buku 15.00
18 Laporan Akhir Buku 3.00
19 Executive Summary Buku 3.00

Sub Total II. I.


III. RINCIAN BIAYA PENDUKUNG PERENCANAAN

A. BIAYA INVESTIGASI GEOLOGI DAN MEKANIKA TANAH


VOLUME HARGA JUMLAH BIAYA
NO JENIS LAPORAN SATUAN
BAHAN SATUAN (Rp.) (Rp.)

1 Laboraturium Mekanika Tanah


a. Kadar Air Test 5.00
b. Berat isi dan Beraj Jenis Test 5.00
c. Batas Plastis dan cair Test 5.00
d. Analisa Butiran Test 5.00
e. Kuat Geser tanah Test 5.00
f. Konsolidasi Test 5.00

2 Investigasi Geologi
a. Pemindahan antar titik Titik 3.00
b. Boring Mesin Meter 30.00
c. Cor Box dari plat besi Buah 6.00
d. Permeability test interval 5 m Test 6.00
e. SPT lapangan interval 5 m Test 6.00
f. Density Test Test 6.00
g. Uniaxial compressive strenght test Test 6.00
h. unconfined compressieve strength test Test 6.00
i. Modulus Elastisity test Test 6.00
j. Poisson ratio Test 6.00

3 Mobilisasi / Demobilisasi LS 1.00

4 Biaya pengambilan Sample Material (Test Pit) LS 1.00

Sub Total III. A.

1
Biaya langsung non-personil adalah biaya yang benar-benar diperlukan dalam menunjang pelaksanaan
pekerjaan. Biaya keuntungan (profit) dan biaya umum (overhead cost) tidak diperkenankan.
2
Biaya langsung non-personil dapat berupa harga satuan tetap atau penggantian biaya atas bukti tagihan
dengan pagu biaya (lump sum). Pilih salah satu cara penghitungan penggantian biaya. Dalam hal
penggantian dengan pagu biaya, Panitia Pengadaan harus menetapkan pagu biaya dan mengosongkan
kolom Satuan.