Anda di halaman 1dari 3

TAKE HOME KULIAH METABOLISME KARBOHIDRAT (WAKTU: 1 MINGGU)

1. Seorang bayi perempuan berusia 5 bulan dibawa ibunya ke unit gawat darurat RS. Bayi perempuan tersebut
mengalami diare setelah diberikan susu formula oleh ibunya. Seminggu yang lalu bayi itu mengalami infeksi
saluran nafas atas dan diberikan sirup antibiotik oleh ibunya. Apakah yang terjadi dengan bayi perempuan
tersebut? Buatlah suatu analisis berdasarkan teori biokimia yang anda ketahui.
2. Seorang laki-laki berusia 44 tahun datang ke tempat praktek anda dengan keluhan dada berdebar-debar dan
pusing. Pada pemeriksaan fisik didapatkan RR=40 x/menit, cepat dan dalam. Pemeriksaan laboratorium
didapatkan: Hb=6,2 g% , pH darah= 5,8 (normal=7,2) , Laktat darah= 8 mM (normal <5 mM). Menurut
temannya, pria tersebut habis pesta minuman keras di salah satu night club.Apakah yang terjadi dengan laki-
laki tersebut? Buatlah suatu analisis berdasarkan teori biokimia yang anda ketahui.
3. Seorang laki-laki berusia 40 tahun diantar oleh istrinya ke Unit Gawat Darurat karena tubuhnya lemas dan
keluar keringat dingin. Laki-laki tersebut merupakan penderita diabetes mellitus tipe 2 yang mendapatkan
pengobatan dengan suntikan insulin. Pada pagi hari itu, laki-laki tersebut menyuntikan insulin 8 U dan ia
lupa sarapan pagi karena tergesa-gesa menghadiri rapat perusahaan. Pada saat rapat tersebut berlangsung
sekitar 1 jam, laki-laki tersebut merasa tubuhnya lemas dan keluar keringat dingin. Hasil pemeriksaan
laboratorium: gula darah acak=60 mg/dl.Apakah yang terjadi dengan laki-laki tersebut? Buatlah suatu
analisis berdasarkan teori biokimia yang anda ketahui.
4. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun dirawat di suatu rumah sakit dengan diagnosa malaria. Anak
perempuan ini mendapatkan terapi primaquin 1 x 15 mg selama 1 minggu. Pada hari ke-8 perawatan, anak
perempuan tersebut mengeluh pusing, demam dan warna kulit pucat kekuningan. Hasil pemeriksaan fisik:
suhu=40C, nadi=100 x/menit, RR= 40x/menit. Pada pemeriksaan darah didapatkan: Hb= 7,5 mg% ,
bilirubin direk=1 mg%, bilirubin indirek= 1,8 mg%.Apakah yang terjadi dengan anak perempuan tersebut?
Buatlah suatu analisis berdasarkan teori biokimia yang anda ketahui.
5. Seorang bayi perempuan yang berusia 3 minggu muntah terus-menerus sejak 3 hari setelah lahir. Muntah
biasanya terjadi 30 menit setelah menyusui. Perutnya membesar, rewel, dan sering menangis. Selain itu
tampak warna matanya kekuningan sehingga ibunya membawa bayi tersebut ke tempat praktek anda.
Hasilpemeriksaan darah didapatkan: bilirubin direk=1 mg%, bilirubin indirek= 1,8 mg%, SGOT= 50 U/L
(37C), SGPT=80 U/L (37C). Pada pemeriksaan urine: galaktitol= 120 mmol/mol kreatinin (normal <
78mmol/mol kreatinin).Apakah yang terjadi dengan bayi perempuan tersebut? Buatlah suatu analisis
berdasarkan teori biokimia yang anda ketahui.
6. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang dengan keluhan kesemutan pada kedua tangan. Laki-laki tersebut
mempunyai kebiasaan suka minum minuman soft drink yang menggunakan fruktosa sebagai pemanis. Pada
pemeriksaan laboratorium didapatkan: Trigliserida=300 mg/dl, LDL-kolesterol= 180 mg/dl, HDL-kolesterol
= 40 mg/dl.Apakah yang terjadi dengan laki-laki tersebut? Buatlah suatu analisis berdasarkan teori biokimia
yang anda ketahui.

* Kerjakanlah tugas tersebut dengan diketik pada kertas Folio, font times new roman 12, spasi 1,5.
* Jangan lupa tuliskan NAMA dan NPM.
* KERJAKAN SENDIRI DAN TIDAK DIPERKENANKAN COPY PASTE MILIK TEMAN.
* BAGI ANDA YANG MELAKUKAN COPY PASTE DIBERIKAN NILAI 0(NOL).
Nama :Yosefin Rosalina Kristian
NPM :12700442

Take Home Metabolisme Karbohidrat Smt Pendek 2013


1. Pada kasus diatas,bayi tersebut mengalami gangguan enzim laktase sehingga tidak
mempunyai sel untuk menghasilkan enzim laktase. Pada orang normal, enzim laktase akan
mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa, sedangkan pada orang yang mengalami
intoleransi laktosa, laktosa tidak mengalami pencernaan sehingga di fermentasi oleh
bakteri di usus menghasilkan gas dan asam laktat, perut akan menjadi kembung,terjadi
efek osmotik yang mengakibatkan peningkatan cairan di lumen, lalu dinding usus akan
terdispensi, terjadi reflek peristaltik,malabsorbsi dan akhirnya akan terjadi diare. Sehingga
orang dengan intoleransi laktosa jika meminum susu akan menyebabkan diare,solusinya
adalah diberikan susu bebas laktosa.
2. Laki-laki tersebut mengalami asidosis laktat yaitu terjadi penimbunan laktat di dalam pH
darah sehingga menjadi asam. Pada kasus ini, laki-laki tersebut mengalami asidosis laktat
karena alkohol yang dikonsumsinya. Alkohol dapat menyebabkan defisiensi tiamin karena
alkohol bersifat menghambat penyerapan tiamin yang dapat menyebabkan asidosis laktat
dan piruvat. Selain itu, alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan NADH. Jika rasio
NADH/NAD nya tinggi maka akan menghambat kerja enzim piruvat dehidrokinase yang
juga akan menghambat proses glukoneogenesis sehingga terjadi penumpukan laktat dan
terjadi asidosis laktat.
3. Pada kasus ini, laki-laki tersebut disuntik insulin berlebihan dan tidak ada asupan glukosa
sehingga meyebabkan hipoglikemi. Epinefrin bekerja menurunkan kadar glukosa sehingga
berdampak keringat dingin dan tubuh menjadi lemas. Laki-laki tersebut mengalami
hipoglikemi karena kadar glukosa darah rendah yaitu 60 mg/dl.
4. Dari ciri-ciri pusing, demam,warna kulit pucat kekuningan dan bilirubin indirek yang
meningkat, anak perempuan tersebut diketahui mengalami anemia. Anemia tersebut
disebabkan karena obat malaria yang dikonsumsi. Defisiensi glukosa 6-fosfat
dehidrogenase yang menyebabkan gangguan dalam pembentukan NADPH sering
dijumpai pada orang yang mengkonsumsi obat malaria seperti primakuin,aspirin atau
sulfonamid. Defisiensi G6PD dapat menyebabkan anemia hemolitik.
5. Menurut pendapat saya bayi perempuan ibu tersebut menderita galaktosemia.
Galaktosemia non klasik mengalami defisiensi pada enzim galaktokinase sedangkan yang
galaktoseemia klasik mengalami defisiensi pada enzim galaktosa 1 phosphat uridil
transferase. Bayi penderita galaktosemia harus diberikan susu formula khusus untuk
meningkatkan kadar galaktosa. Dari hasil kreatininnya itu bisa menunjukan apakah ada
kelainan ginjal atau tidak. Menurut tes yang silakukan kadar kreatinin bayi tersebut tinggi
artinya bisa jadi ada kelainan pada ginjalnya. Peningkatan kreatinin juga bisa karena
pemberian obat-obatan tertentu. Tetapi pada anak-anak peningkatan kadar kreatin sering
terjadi karena pada anak-anak masih mengalami proses pertumbuhan. Bertambahnya masa
otot juga membuat kadar kreatin pada anak pun meningkat.
6. Diit tinggi fruktosa akan meningkatkan sintesa asam lemak yang disimpan dalam bentuk
TG di dalam liver. Tingginya kadar TG dan LDL dalam liver dapat menyebabkan
aterosklerosis. Aterosklerosis berarti terjadi penyumbatan pada peredaran darah, darah
menjadi tidak lancar dan sering terjadi kesemutan.