Anda di halaman 1dari 5

TUGAS 3

ANALISIS DAMPAK LINGKUNGAN (AMDAL)


RENCANA KELOLA LINGKUNGAN (RKL)
LAPANGAN GOLF BLORA

Oleh :
Yogi Angga Prasetya
20163212115

FAKULTAS KEHUTANAN
INSTITUT PERTANIAN YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2017
Soal
Sebuah investor akan membangun lapangan golf seluas 6,5 ha di kawasan hutan
konversi. Ada kewajiban bagi investor sebelum pelaksanaan pembangunan, untuk
membuat AMDAL terlebih dulu. Data awal zona lingkungan yang akan dijadikan sebagai
lapangan golf sebagai berikut :

Lingkungan Fisik
Tinggi tempat 600 mdpl
Kemiringan lahan antara 20-30%
Jumlah curah hujan 2500 mm/tahun
Lapangan dibatasi oleh aliran sungai
Lingkungan Biologis
Vegetasi tanaman kayu, jarang
Merupakan habitat burung elang jawa dan babi hutan
Lingkungan Sosial dan Ekonomi
Ada pemukiman penduduk sejumlah 10 KK
Pekerjaan sebagai petani dengan agroforestry
Pendapatannya rendah dan miskin
Kurang memiliki pengetahuan dan ketrampilan selain petani
Pertanyaan:
1) Identifikasi dan perhatikan pada rona awal lingkungan, dugaan terjadinya
kerusakan pada lingkungan fisik, biologis, dan sosial dan ekonomi?
2) Buatlah dokumen RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan agar pada saat
pembangunan dan setelah lapangan golf beroperasi tidak berdampak negatif
terhadap lingkungan fisik, biologis, dan sosial)?
Jawaban
1) Dugaan terjadinya kerusakan pada lingkungan fisik, biologis dan sosial ekonomi
adalah
Kerusakan pada lingkungan fisik
- Terjadi pemadatan tanah
- Topsoil yang ada di tanah hilang, sehingga tanah menjaditidak subur
- Kuantitas dan kualitas air akan berkurang
- Terjadi erosi
Kerusakan biologis
- Satwa-satwa akan semakin berkurang terutama hewan endemik
Kerusakan Sosial dan ekonomi
- Gaya hidup dan budaya masyarakat akan berubah
- Mata pencarian masyarakat sekitar akan berubah dari petani menjadi
pegawai di lapangan golf
2) Dokumen Rencana Kelola Lingkungan (RKL) lapangan golf Blora adalah sebagai
berikut:

BAB I
PENDAHULUAN
I. Latar Belakang
Golf adalah permainan luar ruang yang dimainkan secara perorangan atau
tim yang berlomba memasukkan bola ke dalam lubang-lubang yang ada di
lapangan dengan jumlah pukulan tersedikit. Bola golf dipukul dengan
menggunakan satu set tongkat pemukul yang disebut klab (stik golf). Golf adalah
salah satu dari permainan yang tidak memiliki lapangan permainan yang standar,
melainkan dimainkan di padang golf yang masing-masing memiliki desain unik,
dan biasanya terdiri dari 9 atau 18 hole (lubang).
RKL memuat upaya-upaya mencegah, mengendalikan dan
menanggulangi dampak penting lingkungan hidup dan dampak lingkungan hidup
lainnya yang bersifat negatif dan meningkatkan dampak positif yang timbul
sebagai akibat dari suatu rencana usaha dan/atau kegiatan.
Kegiatan pada tahap Pasca-konstruksi hingga operasi lapangan golf akan
memiliki potensi dampak terhadap lingkungan dan perlunya upaya perbaikan
manajemen untuk meningkatkan kinerja lingkungan di sekitar wilayah kerja.
Selanjutnya akan dilakukan pengelolaan terhadap dampak penting
tersebut sehingga perubahan yang terjadi dapat diketahui dan ditangani dengan
baik. Tata cara pengelolaan dampak-dampak tersebut dituangkan dalam dokumen
Rencana Pengelolaan Lingkungan (RKL) ini.
Pembangunan lapangan golf akan menyebabkan dampak baik positif dan
negatif, masalah tersebut harus diminimalisir agar dampak yang timbul tidak
mengganggu kehidupan masyaraat sekitar. Hasil analisis mengenai identifikasi
kerusakan lingkungan akibat dari pembangunan lapangan golf:
Sifat fisik tanah
Sumber dampak yang dipantau dari perubahan sifat fisik tanah adalah dari
Kegiatan pembukaan lahan. Tujuan pemantauan sifat fisik tanah ini adalah
untuk mengetahui efektivitas hasil pengelolaan lingkungan yang telah
dilakukan untuk mengamankan top soil yang terkupas. Metode yang
digunakan adalah pengukuran langsung di lapangan. Pengukuran dilakukan di
areal.
Erosi tanah
Sumber dampak yang dipantau dari besaran tingkat erosi tanah adalah
bersumber dari kegiatan pembukaan lahan. Tujuan pemantauan erosi tanah ini
adalah untuk memantau peningkatan tingkat erosi tanah. Metode yang
digunakan untuk mengukur besaran tingkat erosi tanah adalah metode tongkat
erosi yang dipasang di areal lapangan golf dan kawasan lindung.
sebagian besar wilayah Golf tergolong agak curam sehingga laju erosinya
agak tinggi. Hasil pengukuran erosi yang dilakukan di areal padang golf indah
Selain itu, usaha yang dilakukan untuk mengurangi laju erosi tanah dan
sedimentasi, PT. Blora golf telah melakukan rehabilitasi dengan tanaman
keras di lokasi di kawasan lindung sempadan sungai.
Sifat dan persepsi masyarakat
Sumber dampak yang dipantau dari sikap dan persepsi masyarakat adalah
munculnya sikap dan persepsi positif dari masyarakat yang berasal dari
kegiatan perusahaan. Kehadiran PT. Blora golf dan pelaksanaan program
pemberdayaan masyarakat (Community Development) akan membawa
banyak dampak positif terhadap masyarakat sekitar. Tujuan pemantauan sikap
dan persepsi masyarakat adalah memantau tingkat persepsi positif masyarakat
terhadap PT. Blora golf. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh PT. Blora
golf adalah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat/ Community
Development (CD), memberikan bantuan kepada masyarakat desa binaan
berupa dana, hewan ternak, dan bantuan bibit pertanian. Selain itu secara
khusus melakukan penerimaan tenaga kerja lokal yang berasal dari desa
binaan.
II. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari pengelolaan lingkungan ini adalah :
a Mengupayakan pengelolaan lingkungan yang ditimbulkan terkait dengan
kegiatan pembangunan dan operasi lapangan golf telah dilakukan
termasuk komponen yang ada di dalamnya.
b Mengetahui perubahan rona lingkungan, baik lingkungan fisik-kimia,
biologi maupun sosial ekonomi, sehingga dapat dikembangkan sistem
tanggap darurat secara dini bagi terjadinya perubahan tersebut.
c Merumuskan institusi pelaksana pengelolaan lingkungan dan institusi
pengguna hasil pemantauan lingkungan.
III. Kegunaan Rencana Pengelolan Lingkungan
a Bagi Pelaksana Proyek/Pemrakarsa
Digunakan pedoman dalam pelaksanaan program pengelolaan lingkungan
hidup pada tahap Pasca-konstuksi hingga tahap operasi, sehingga
pengelolaan lingkungan hidup pada setiap tahapan kegiatan di lapangan
golf dapat dilaksanakan secara bijak lingkungan/berwawasan lingkungan.
b Bagi Pemerintah
Digunakan sebagai sumber informasi dan pedoman dalam pelaksanaan
pembinaan, pengawasan dan pelestarian lingkungan yang terdapat di
sekitar lokasi.
c Bagi Masyarakat
Digunakan sebagai sumber informasi untuk dapat mengetahui dan
memahami tentang kegiatan di lapangan golf. Dengan demikian, dapat
dihindari adanya kesalahpahaman, dan sekaligus dapat mewujudkan
kerjasama yang saling menguntungkan antara pihak pengelola dengan
masyarakat di sekitarnya.