Anda di halaman 1dari 3

Nama : Muhammad Sulthon

Tingkat: 2 Reguler A
NIM : P27820114030

A. Diagnosa Aktual (Gangguan Intergritas Kulit)

Kasus:

Tn. X usia 35 tahun datang ke RS dengan keluhan luka yang tidak kunjung

Data Kemungkinan Penyebab Masalah


S: Klien Y mengatakan a. Adanya cemas dan a. Kerusakan
tertekan penampilan gelisah yang intergritas kulit b/d
dirinya,
berlebihan. paparan substansi
O: TD: 160/90mmHg, kimia.
b. Adanya ketidakpuasan
mata merah b. Ketakutan b/d
terhadap hasil terapi.
kehilangan fungsi
tubuh.
sembuh. Setelah dilakukan anamnese, perawat mendapatkan data sebagai berikut:

Diagnosa Keperawatan:

Gangguan Integritas Kulit berhubungan dengan paparan substansi kimia


yang ditandai dengan kerusakan integritas kulit.

B. Diagnosa Resiko (Resiko Membahayakan diri)


Kasus:
Tn Y. Usia 40 dirawat ke RS dengan keluhan depresi dan cemas yang
berlebihan.
Faktor yang Berhubungan:
a. Berhubungan dengan nyeri akut.
b. Berhubungan dengan ketidakmampuan melakukan aktivitas.

Diagnosa Keperawatan:

Resiko membahayakan diri berhubungan dengan ketidakberdayaan akibat


nyeri akut.
C. Diagnosa Potensial (Kesiapan untuk Meningkatkan Penatalaksanaan
Kesehatan Diri)
Kasus :
Tn. Z mampu mengintegrasikan program untuk pengobatan penyakit dan
efeknya cukup untuk memenuhi tujuan terkait kesehatan dan dapat ditingkatkan.
Batasan Karakteristik :
1. Mengungkapkan keinginan untuk mengatur pengobatan penyakit dan
pencegahan efeknya
2. Pilihan kehidupan keseharian sesuai dengan pemenuhan tujuan terapi
atau pengobatan
3. Mengungkapkan sedikit hingga tanpa kesulitan dalam
pengaturan/integrasi satu atau lebih program pengobatan penyakit atau
pencegahan komplikasi
4. Menjelaskan penurunan faktor resiko perkembangan penyakit dan
efeknya
5. Tidak ada percepatan gejala penyakit yang diperkirakan

Diagnosa Keperawatan:

Potensial kesiapan untuk meningkatkan penatalaksanaan kesehatan


diri.

D. Diagnosa Sindroma (Sindrom Stress Akibat Perpindahan)


Kasus:
Tn. A dirawat di rumah sakit 2 minggu yang lalu dirawat di RS.
Klien merasa tidak nyaman dengan kondisi di rumah sakit dan ingin
segera pulang.

a. Batasan Karakteristik:
1. Mayor
Berespons terhadap pemindahan dengan menunjukkan ketakutan
dan depresi
2. Minor
a. Perubahan kebiasaan makan
b. Perubahan pola tidur
c. Verbalisasi kekhawatiran/kekecewaan mengenai pemindahan
d. Verbalisasi perasaan tidak aman dalam situasi kehidupan
yang baru
e. Waspada
f. Perubahan berat badan
g. Menarik diri

b. Faktor yang berhubungan:


1. Berhubungan dengan hambatan kemampuan untuk beradaptasi
terhadap perubahan sekunder akibat merasakan stress sebelum
perpindahan
2. Berhubungan dengan perubahan lingkungan derajat sedang hingga
tinggi akibat aktivitas di lingkungan pasca-perpindahan
3. Berhubungan dengan riwayat perpindahan sebelumnya yang
negative akibat perpindahan bukan atas keinginan sendiri

Diagnose Keperawatan:
Sindroma stress akibat perpindahan berhubungan dengan hambatan
kemampuan untuk beradaptasi