Anda di halaman 1dari 7

Nomor : 440/1943.94/410.

109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN IBU HAMIL
DI POLI GIZI
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat
Daerah Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis menerima dokumen rawat jalan dari pasien
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi
3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri
(BB,TB,LILA), BB ideal, data laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet (recall
24 jam, frekwensi makanan, riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll)
4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi
5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet sesuai dengan kasusnya.
6. Memberikan stimulan untuk pasien bila mana diperlukan sesuai indikasi
7. Monitoring evaluasi (analisa apakah pasien perlu dirijuk ke poli lain, konfirmasi
kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil kunjungan di buku regester dan
dokumen rawat jalan)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.95/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN BALITA DI
POLI GIZI
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat
Daerah Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis menerima dokumen rawat jalan dari pasien
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi
3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri
(BB,TB,LILA,LIKA), BB ideal, pola pertumbuhan pada KMS, status gizi berdasarkan
WHO 2010, data laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet (recall 24 jam,
frekwensi makanan, riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll)
4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi
5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet sesuai dengan kasusnya.
6. Memberikan stimulan untuk pasien bila mana diperlukan sesuai indikasi
7. Monitoring evaluasi (analisa apakah pasien perlu dirijuk ke poli lain, konfirmasi
kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil kunjungan di buku regester dan
dokumen rawat jalan)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.96/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN
KONSULTASI DIET
UMUM
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat Daerah
Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis menerima dokumen rawat jalan dari pasien
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi
3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri
(BB,TB,LILA), BB ideal, IMT, data laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet
(recall 24 jam, frekwensi makanan, riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll),
4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi
5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet sesuai dengan kasusnya.
6. Monitoring evaluasi (analisa apakah pasien perlu dirijuk ke poli lain, konfirmasi
kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil kunjungan di buku regester dan
dokumen rawat jalan)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.97/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN POJOK
LAKTASI
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat Daerah
Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis menerima dokumen rawat jalan dari pasien
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi
3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri
(BB,TB), pola pertumbuhan pada KMS, status gizi berdasarkan WHO 2010, data
laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet (recall 24 jam, frekwensi makanan,
riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll),
4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi
5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet.
6. Melakukan peragaan / praktek cara meyusui dan memerah ASI.
7. Monitoring evaluasi (analisa apakah pasien perlu dirijuk ke poli lain, konfirmasi
kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil kunjungan di buku regester dan
dokumen rawat jalan)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.98/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN
PEMBERIANMAKANAN
TAMBAHAN (PMT)
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat Daerah
Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis menerima dokumen rawat jalan dari pasien
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi
3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri
(BB,TB,LILA,LIKA), BB ideal, pola pertumbuhan pada KMS, status gizi berdasarkan
WHO 2010, data laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet (recall 24 jam,
frekwensi makanan, riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll),
4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi
5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet sesuai dengan kasusnya.
6. Memberikan PMT untuk pasien sesuai indikasi
7. Monitoring evaluasi (analisa apakah pasien perlu dirijuk ke poli lain, konfirmasi
kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil kunjungan di buku regester dan
dokumen rawat jalan)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.99/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN GIZI DI
RAWAT INAP
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat
Daerah Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis melihat catatan status pasien di ruang rawat inap.
2. Melakukan skrining gizi dan mengelompokkan pasien ke dalam resiko rendah,resiko
sedang dan resiko tinggi.
3. Merencanakan terapi diet biasa untuk pasien resiko rendah dan resiko sedang.
4. Melakukan NUTRITIONAL CARE PROCESS (NCP) untuk pasien resiko tinggi dan
pasien dengan diet khusus karena penyakitnya yang meliputi pengumpulan data dasar dan
identifikasi masalah (Nutritional Assesmen), melakukan Diagnosa Gizi (Nutritional
Diagnosis), merencanakan intervensi dan implementasi (Nutritional Intervension), dan
monitoring evaluasi (Nutritional Monitoring and Evaluation).
5. Melakukan edukasi atau konsultasi gizi ke pasien
6. Mendiskusikan diet pasien dengan tim kesehatan (dokter, perawat, gizi, farmasi dan
petugas medis yang lain) jika diperlukan.
7. Melakukan visite dengan atau tanpa dokter.
8. Melakukan pencatatan di buku kegiatan ahli gizi ruangan.
9. Membuat laporan bulanan, laporan skrining gizi dan cakupan asuhan gizi

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001
Nomor : 440/1943.100/410.109/2014

Tanggal ditetapkan : 07 Oktober 2014

PEMERINTAH DAERAH KOTA BLITAR


DINAS KESEHATAN DAERAH Waktu : 15 Menit
UPTD KESEHATAN

Standar Operasional Prosedur


(SOP): Kualifikasi Pelaksana: Nutrisionis ( D3 Gizi)
PELAYANAN GIZI DI
PONED
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Rencana Strategis Bidang Kesehatan Kementerian Kesehatan R.I Tahun 2010- 2014.
3. Intruksi Presiden No 3 Tahun 2010 tentang Gizi
4. Peraturan Pemerintah No 33 Tahun 2012 tentang ASI Eksklusif
5. Peraturan Walikota Blitar Nomor 26 tahun 2014 tentang Tugas, Fungsi Satuan Kerja
Perangkat Daerah Pemerintah Kota Blitar
6. Peraturan Daerah Kota Blitar Nomor 4 Tahun 2013, Tentang Organisasi Perangkat Daerah
Pemerintah Kota Blitar
Prosedur :
1. Nutrisionis melihat catatan medik di PONED.
2. Melakukan pencatatan identitas pasien di buku regester gizi.

3. Melakukan asesment (pengkajian gizi), meliputi: sosial ekonomi, data antropometri


(BB,TB), data laboratorium, data medik, data riwayat gizi atau diet (recall 24 jam,
frekwensi makanan, riwayat alergi, penggunaan suplemen gizi, dll),

4. Menentukan diagnose gizi dan terapi gizi

5. Melakukan konseling serta pemberian leaflet.

6. Melakukan peragaan / praktek cara meyusui dan memerah ASI.

7. Monitoring evaluasi (konfirmasi kunjungan ulang, mendokumentasikan semua hasil


kunjungan di buku regester)

Disahkan Oleh : Revisi Tanggal : -


Kepala Dinas Kesehatan Daerah
Kota Blitar

dr. NGESTI UTOMO


Pembina Utama Muda
NIP.19570824 198710 1 001