Anda di halaman 1dari 3

CHECKLIST IRIGASI HIDUNG

NAMA : .. NIM : .

ASPEK YANG DINILAI NILAI


I II III
Definisi :
1. Irigasi adalah suatu tindakan yang digunakan untuk
membersihkan suatu area atau memberikan obat atau
kompres panas aataupun dingin ke suatu daerah yang
cedera.
2. Irigasi hidung adalah prosedur rumah yang melibatkan
menggunakan air garam bilas untuk membersihkan
saluran hidung.

Tujuan :
- menghilangkan lendir dan bakteri dari hidung
- untuk sementara mengurangi gejala post nasal drip dan
hidung tersumbat.

Indikasi :
- Klien dengan rinosinusitis
- Klien dengan rhinitis alergik
- Klien dalam keadaan pasca bedah sinus endoskopik

Persiapan Alat dan Bahan :


1. Botol pembersih
2. Spray
3. Neti pot
4. Spuit 50 cc
5. Larutan normal salin, jika tidak ada dapat membuat
larutan garam sendiri dengan menggunakan satu hingga
dua cangkir air garam, seperempat hingga setengah
sendok the garam beryodium, dan soda kue untuk
menghilangkan aroma garam. Untuk perhatian, lautan
garam yang tidak terpakai harus segera dibuang. Untuk
irgasi hidung selanjutnya dapat dibuat larutan garam yang
baru.

Tahap Pre Interaksi


1. Cuci tangan
2. Siapkan alat-alat

Tahap Orientasi
1. Memberi salam, panggil klien dengan panggilan yang
disenangi
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan prosedur dan tujuan tindakan pada klien
atau keluarga
Tahap Kerja :
Metode Satu
1. Posisikan klien sesuai posisi yang ditentukan, yaitu
berada diatas watafel, dengan kepala menghadap ke
bawah. Untuk anak anak, kepala dapat disenderkan ke
wastafel dengan kepala miring ke bawah.
2. Isi botol pembersih/spray/neti pot/spuit dengan larutan
yang telah disiapkan.
3. Masukkan ujung botol pembersih/spray/neti pot/ spuit
sampai lubang hidung, cubit sedikit ujung hidung untuk
mencegah larutan keluar dari hidung.
4. Masukkan cairan perlahan lahan, biarkan keluar dari
lubang hidung yang lain. Maksimalkan dengan
menganjurkan klien untuk menghembuskan nafas melalui
hidungnya.
5. Ulangi untuk lubang hidung yang lain.

Metode Dua
1. Gunakan tangan klien untuk melakukan teknik ini.
2. Tuangkan sebagian larutan yang telah disiapkan ketas
telapak tangan klien.
3. Anjurkan klien untuk menghirup larutan tersebut perlahan
lahan menggunakan satu lubang hidung.
4. Keluarkan cairan dengan cara menghembuskan udara
lewat hidung.
5. Ulangi untuk lubang hidung yang lain.

Untuk Bayi
1. Gunakan spuit 10 cc untuk meneteskan larutan
2. Masukkan 10-20 cc larutan kedalam hidung bayi
3. Gunakan semprotan untuk menghisap lendir dan sisa
cairan dari dalam hidung bayi
4.
Tahap Terminasi :
1. Menanyakan kepada pasien apa yang dirasakan setelah
dilakukan tindakan
2. Menyimpulkan hasil prosedur yang dilakukan
3. Melakukan kontrak waktu untuk tindakan selanjutnya
4. Berikan reinforcement sesuai dengan kemampuan klien
Tahap Dokumentasi :
1. Catat seluruh hasil tindakan dalam catatan keperawatan
meliputi :
Tindakan yang dilakukan, hasil serta respon klien
Jumlah dan jenis cairan yang dimasukkan serta
dikeluarkan
Tanggal dan jam melakukan tindakan
Nama perawat yang melakukan serta tanda tangan /
paraf

TOTAL NILAI