Anda di halaman 1dari 8

RANGKUMAN MATERI KULIAH SEMINAR AKUNTANSI

STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) BERBASIS IFRS

ANNISA ASBABUN NUZUL


A31114026

DEPARTEMEN AKUNTANSI
JURUSAN EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2017
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh
International Accounting Standard Board (IASB). Standar Akuntansi Internasional
(International Accounting Standards/IAS) disusun oleh empat organisasi utama dunia
yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC),
Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasioanal
(IFAC).
GAAP adalah singkatan dari Generally Accepted Accounting Principles atau
Prinsif-prinsif Standar Akuntansi Keuangan berlaku umum. GAAP adalah standar umum
akuntansi dan perusahaan go public yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun, dan
yang digunakan oleh bisnis untuk mengatur informasi keuangan mereka menjadi catatan
transaksi akuntansi yang ringkas dalam pelaporan keuangan, serta mengungkapkan
informasi pendukung tertentu.
Dengan mengadopsi IFRS, suatu bisnis dapat menyajikan laporan keuangan
dengan dasar yang sama sebagai pesaing asing, membuat perbandingan lebih mudah.
Selain itu, perusahaan dengan anak perusahaan di negara-negara yang memerlukan atau
mengizinkan IFRS mungkin dapat menggunakan salah satu bahasa akuntansi perusahaan-
lebar.. Perusahaan-perusahaan juga mungkin perlu mengkonversi ke IFRS jika mereka
adalah anak perusahaan dari sebuah perusahaan asing yang harus menggunakan IFRS,
atau jika mereka memiliki investor asing yang harus menggunakan IFRS.. Perusahaan
juga dapat merasakan manfaat dengan menggunakan IFRS jika mereka ingin
meningkatkan modal di luar negeri.
Walaupun sebuah keyakinan oleh beberapa keniscayaan penerimaan global IFRS,
yang lain percaya bahwa US GAAP adalah standar emas, dan bahwa sesuatu akan hilang
dengan penerimaan penuh IFRS.
Salah satu alasan untuk menggunakan GAAP adalah agar pembaca laporan
keuangan dibeberapa perusahaan memiliki dasar yang memadai untuk perbandingan,
karena semua perusahaan yang menggunakan GAAP telah membuat laporan keuangan
dengan menggunakan aturan yang sama. Khusus industri akuntansi, seperti maskapai
penerbangan, kegiatan ekstraktif, dan perawatan kesehatan GAAP berasal dari pernyataan
dari serangkaian disponsori pemerintah entitas akuntansi, di mana Dewan Standar
Akuntansi Keuangan (FASB) adalah yang terbaru. Komisi Sekuritas dan Bursa juga
masalah pernyataan akuntansi melalui Buletin Akuntansi Staf dan pengumuman lain yang
hanya berlaku untuk perusahaan publik yang diadakan, dan yang dianggap sebagai bagian
dari GAAP. GAAP dikodifikasikan ke dalam Kodifikasi Standar Akuntansi (ASC), yang
tersedia online dan (lebih terbaca) dalam bentuk cetakan.
GAAP digunakan terutama oleh perusahaan melaporkan hasil keuangan mereka di
Amerika Serikat. International Financial Reporting Standards, atau IFRS, adalah
kerangka akuntansi yang digunakan di sebagian besar negara . GAAP jauh lebih dari
aturan berbasis dari IFRS. IFRS lebih berfokus pada prinsip-prinsip umum dari GAAP,
yang membuat IFRS kerja jauh lebih kecil, bersih, dan lebih mudah dipahami daripada
GAAP.
Dari keduanya mempunyai perbedaan dasar yang akan dijelaskan dalam
rangkuman ini. Secara garis besar perbedaan tersebut ada pada batang tubuh kerangka
konseptual, yaitu level 1: tujuan laporan keuangan, level 2: karakteristik kualitatif dan
element laporan keuangan, dan level 3: Asumsi dasar, Prinsip dan kendala.

B. Rumusan Masalah
1. Apa perbedaan dasar dari SAK IFRS dengan GAAP-US?
2. Apa perbedaan prinsip dari SAK IFRS dengan GAAP-US?
3. Apa perbedaan dari rerangka konseptual dari SAK IFRS dengan GAAP-US?

C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui perbedaan dasar dari SAK IFRS dengan GAAP-US?
2. Mengetahui perbedaan prinsip dari SAK IFRS dengan GAAP-US?
3. Mengetahui apa perbedaan dari rerangka konseptual dari SAK IFRS dengan GAAP-
US?

BAB II
PEMBAHASAN
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara SAK GAAP-US dengan SAK
IFRS, baik dalam hal-hal pokok, prinsip dasar yang mendasari keduanya, hingga rerangka
konseptual dari keduanya yang berbeda. Perbedaan GAAP dengan IFRS terletak pada,
seperti di bawah ini:
a. Metode penilaian persediaan, GAAP mengenal metode FIFO, LIFO dan avarege,
sedangkan IFRS hanya mengenal metode FIFO dan =aset=r saja.
b. Laporan Keuangan versi GAAP terdapat pos luar biasa, sedangkan Laporan Keuangan
IFRS tidak terdapat pos luar biasa, tetapi diganti dengan pendapatan komprehensif
lainnya.
c. GAAP berbasis aturan, sedangkan IFRS berbasis prinsip saja.
d. Dalam mengukur nilai =aset, GAAP menilai menggunakan nilai historis, sedangkan
IFRS menilai menggunakan nilai wajar.
e. Fokus Laporan keuangan pada GAAP adalah Laporan Laba Rugi, sedangkan IFRS
berfokus pada Laporan Posisi Keuangan (neraca) dan Laporan Laba Rugi.

Standar akuntansi yang mengacu ke Amerika (US GAAP), akuntansi untuk =aset
tetap relatif tidak menimbulkan banyak masalah, karena standar akuntansi aset tetap berdasar
US GAAP menggunakan basis nilai historis. IFRS tidak menggunakan basis nilai historis,
mengingat basis nilai historis berimplikasi pada penyajian laporan keuangan yang dipandang
kurang relevan dengan kebutuhan nyata pengguna informasi karena tidak mampu
menggambarkan nilai riil aset tetap yang disajikan di dalam laporan keuangan. Secara
konseptual IFRS menawarkan standard akuntansi yang lebih ideal untuk diterapkan, terlepas
dari berbagai hambatan yang dipastikan akan dihadapi pada saat standard tersebut diterapkan.
Dalam hal standard akuntansi untuk =aset tetap, terdapat sejumlah kesamaan dan juga
sejumlah perbedaan. Hal-hal yang berbeda dalam IFRS pada dasarnya sudah lama menjadi
wacana dalam perumusan US GAAP, dan tidak dimasukkannya wacana standar akuntansi ke
dalam US GAAP adalah karena faktor pertimbangan biaya, manfaat, dan risiko. Dengan
demikian, jika pada akhirnya wacana standar akuntansi yang tidak dimasukkan ke dalam US
GAAP sekarang justru dimasukkan ke dalam IFRS, maka pengguna standar harus terampil di
dalam menerapkannya sehingga tujuan ideal dari IFRS benar-benar bisa dicapai. Dengan
memahami perbedaan pokok antara US GAAP dan IFRS, serta memahami pemikiran yang
melatarbelakangi masing-masing standard, akan menjadi lebih mudah di dalam memetakan
permasalah =aset=rd akuntansi untuk =aset tetap serta di dalam menerapkannya di dalam
dunia praktik. Pembandingan antara US GAAP dan IFRS memegang peran penting dalam
proses pemahaman mengingat US GAAP adalah standar akuntansi yang sudah dikenal dan
diterapkan secara luas selama puluhan tahun.
Kerangka konseptual pelaporan keuangan yang kita kenal selama ini sebagaimana
yang diadopsi dalam buku ajar di kampus-kampus adalah kerangka konseptual berdasarkan
USGAAP.Sejalan dengan konvergensi International Financial Reporting Standar (IFRS)
kedalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), mau tidak mau kita harus
merubah mindset kita mengikuti kerangka konseptual IFRS tersebut.
Perbedaan dasar dari keduanya akan dijelaskan kedalam tabel yang ada di bawah ini.
Pada dasarnya batang tubuh kerangka konseptual tersebut masih sama, yaitu:
level 1: tujuan laporan keuangan,
level 2: karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan, dan
level 3: Asumsi dasar, Prinsip dan kendala.

Level 1: Tujuan Laporan Keuangan:

US GAAP IFRS
Menyediakan informasi Menyediakan informasi yang
yang berguna untuk pengambilan menyangkut posisi keuangan,
keputusan investasi dan kredit. kinerja, serta perubahan posisi
keuangan suatu perusahaan yang
bermanfaat bagi sejumlah besar
pengguna dalam pengambilan
keputusan ekonomi.
Menyediakan informasi Pengguna adalah investor,
yang berguna untuk memprediksi jumlah, karyawan, pemberi pinjaman,
waktu, dan ketidakpastian arus kas masa pemasok dan kreditor usaha lainnya,
depan perusahaan pelanggan, pemerintah dan
masyarakat.
Menyediakan informasi tentang sumber
daya ekonomi, klaim terhadap sumber daya
tersebut, dan perubahan terhadap keduanya.

Level 2: Karakteristik Kualitatif Informasi Akuntansi

US GAAP IFRS
Relevan terdiri dari: Relevan terdiri dari:
Nilai prediksi membantu pengguna Nilai prediksi
memprediksi hasil dari kejadian masa lalu, Nilai konfirmasi
saat ini dan masa depan. Materialitas
Nilai umpan balik membantu
pengguna mengkonfirmasi dan
membetulkan nilai prediksi sebelumnya.
Tepat waktu tersedia sebelum
kehilangan kapasitas untuk mempengaruhi
keputusan
Dapat dipercaya terdiri dari: Dapat dipercaya terdiri dari:
Disajikan dengan jujur Disajikan dengan jujur
Netral Netral
Dapat diferivikasi Substansi mengungguli bentuk
Kehati-hatian (dimana ada
ketidakpastian, kesalahan dalam
menyediakn informasi dan menjamin
adanya konservatisme.
Kelengkapan
Dapat dibandingkan Dapat dibandingkan
Konsisten

Level 2: Element Laporan Keuangan

US GAAP IFRS
Aset, Kewajiban, Ekuitas, Investasi Aset, Kewajiban, Ekuitas, Pemeliharaan
pemilik, Distribusi kepada pemilik, Laba modal (diperoleh dari revaluasi aaset dan
komprehensif, Pendapatan, Keuntungan kewajiban), Laba (Pendapatan dan
Beban, Kerugian keuntungan), Beban (beban dan kerugian)
Level 3: Pengakuan dan pengukuran Asumsi dasar

US GAAP IFRS
1. Kelangsungan usaha 1. Kelangsungan usaha
2. Entitas ekonomi 2. Basis akrual
3. Unit moneter
4. Periodisitas

Level 3: Pengakuan dan pengukuran Prinsip

US GAAP IFRS
1. Biaya historis 1. Biaya historis
2. Pengakuan 2. Biaya sekarang (apa yang harus dibayar hari ini untuk
pendapatan mendapatkan =aset. Ini sering diperoleh dalam penilaian
3. Kesesuaian yang sama dengan nilai wajar)
4. Pengungkapan 3. Nilai realisasi (jumlah kas yang dapat diperoleh saat ini
penuh jika aaset dilepas
4. Nilai wajar
5. Pengakuan pendapatan
6. Pengakuan beban
7. Pengungkapan penuh

Level 3: Pengakuan dan pengukuran Kendala

US GAAP IFRS
1. Biaya dan manfaat 1. Keseimbangan antara biaya dan manfaat
2. Materialitas 2. Tepat waktu
3. Praktik Industri 3. Keseimbangan antara karakteristik kualitatif
4. Konservatisme

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kita mengetahui IFRS telah diadopsi sebagai prinsip akuntansi yang berlaku
umum (GAAP) untuk perusahaan yang terdaftar di banyak negara di seluruh dunia dan
diterima untuk tujuan cross-listing oleh sebagian besar bursa saham utama. Dengan
semakin bertambahnya vengadopsian IFRS, akuntan diminta untuk mempersiapkan dan
mengaudit, dan para pengguna laporan keuangan menemukan kebutuhan/keperluan untuk
membaca dan menganalisis, laporan keuangan berbasis IFRS.
Akuntansi internasional standar komite (IASC) mengeluarkan total 41 standar
akuntansi internasional (IAS) selama periode 1973-2001. sebelas dari standar ini telah
direvisi satu kali atau lebih. sejak tahun 2001, IASB telah mengeluarkan delapan standar
pelaporan keuangan internasional (SAK/IFRS).
Pada bulan september 2002, IASB dan badan standar akuntansi keuangan US
(FASB) sepakat untuk bekerja sama untuk mengurangi perbedaan antara IFRS dan US
GAAP. tujuan dari yang juga disebut Persetujuan Norwalk (Norwalk Agreement) adalah
untuk membuat dua set standar yang ada compitable sesegera mungkin dan untuk
mengkoordinasikan proyek-proyek masa depan untuk memastikan bahwa, sekali tercapai,
kompatibilitas/kesesuaian dipertahankan. bab ini menggambarkan panduan yang
diberikan oleh IFRS dan perbandingan dengan US GAAP untuk menunjukkan perbedaan
dan kesamaan antara dua set standar. dengan cara ini kita bisa mulai menghargai dampak
pemilihan antara dua set standar miliki terhadap laporan keuangan.Kedua dari SAK ini
mempunyai perbedaan antara satu sama lain. Baik dari prinsip-prinsip dasar yang
mendasari, dan dari rerangka konseptual, seperti level 1: tujuan laporan keuangan, level
2: karakteristik kualitatif dan element laporan keuangan, dan level 3: Asumsi dasar,
Prinsip dan kendala.

DAFTAR PUSTAKA
staff.blog.ui.ac.id/martani/pendidikan/kurikulum-akuntansi-keuangan-berbasis-psak-ifrs/
http://wahyusaputro88.blogspot.co.id/2014/04/perbedaan-ifrs-dan-us-gaap.html
http://artikadayu8.blogspot.co.id/2016/03/ifrs-dan-gaap.html