Anda di halaman 1dari 2

TELAAH JURNAL

Judul Jurnal : Prevalensi dan Karakteristik Pasien Morbus Hansen Tipe Multibasiler Yang
Mendapat Terapi Clofazimene, Ofloxascin, dan Minocycline (COM) Di Rumah
Sakit Umum Pusat Sanglah Periode Januari-Desember 2014
Penulis Jurnal : Hans Nuari, Gusti Ketut Darmada
Tahun Penelitian : 2014
Tempat Penelitian : Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah yang terletak di Jalan Diponegoro,
Denpasar.
Analisa Jurnal

Penelitian ini dilakukan karena Morbus Hansen (MH) atau kusta adalah penyakit infeksi
kronis yang masih merupakan masalah kesehatan dunia, termasuk Indonesia yang menduduki
peringkat ketiga dunia dengan prevalensi kasus baru multibasiler (MB) terbanyak. Oleh karena
itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui prevalensi penyakit MH, MH tipe
MB, dan MH tipe MB dengan terapi COM beserta karakteristiknya Dengan harapan dapat
bermanfaat sebagai rujukan akan optimalisasi pengobatan penyakit MH di pusat kesehatan .
Penelitian ini dilakukan pada Pasien MH tipe MB yang tidak dapat diberikan Rifampicin
dan mendapat terapi COM, dengan beberapa kondisi seperti: pasien mengalami infeksi
Rifampicin-resistant leprosy di Rumah sakit kelas A yaitu Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah
yang terletak di Jalan Diponegoro, Denpasar. Dengan cara memberikan terapi COM pada pasien
MH tipe MB yang tidak dapat diberikan Rifampicin, dengan beberapa kondisi seperti: pasien
mengalami infeksi Rifampicin-resistant leprosy (pasien dengan infeksi ini tidak memberikan
respon terhadap terapi MDT standar WHO untuk MH tipe MB).
Hasil yang didapatkan dari penelitian tersebut yaitu Total jumlah pasien MH yang
dilaporkan sebanyak 107 pasien. Pasien MH tipe MB dengan terapi COM dilaporkan sebanyak 4
pasien dan tidak dapat diberikan rifampicin. Dan 103 pasien selebihnya dapat diberikan
rifampicin dan tidak mendapat terapi COM.
Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif sehingga terdapat kekurangan dari
hasile penelitian dimana Pengamatan pada subjek studi hanya dilakukan satu kali yang dapat
diibaratkan sebagai potret hingga tidak dapat diketahui perubahan-perubahan yang terjadi
dengan berjalannya waktu dan Tidak dapat menentukan sebab dan akibat.