Anda di halaman 1dari 63

MATER KINEMATIKA GERAK LURUS

JARAK
Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh oleh benda yang bergerak mulai dari posisi
awal dan selesai pada posisi akhir.

PERPINDAHAN
Perpindahan adalah jarak terpendek dari posisi akhir dan posisi awal dari sebuah benda.

KELAJUAN RATA-RATA

KECEPATAN RATA-RATA

PERCEPATAN RATA-RATA

Keterangan:
v2 = kecepatan kedua (m/s).
v1 = kecepatan pertama (m/s).
t2 = waktu kedua (s).
t1 = waktu (s).

GERAK LURUS BERATURAN


Yaitu gerak yang lintasannya lurus dengan kecepatan tetap.

Keterangan:
v = kecepatan (m/s)
s = jarak (m)
t = waktu (s)

GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN


Gerak lurus berubah beraturan adalah gerak yang lintasannya lurus dengan percepatan
tetap.
Keterangan:
v = kecepatan (m/s)
v0 = kecepatan awal (m/s)
a = percepatan (m/s2)
t = waktu (s)
s = jarak (m)
Catatan!
a positif jika geraknya dipercepat.
a negatif jika geraknya diperlambat.

CONTOH GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN


Gerak jatuh bebas
Ciri-ciri:
1) Kecepatan awal nol (v0 = 0).
2) Gerak dipercepat sebesar percepatan gravitasi.

Keterangan:
v = kecepatan (m/s).
g = percepatan gravitasi (10 m /s2).
h = ketinggian/jarak vertikal (m).

Gerak vertikal ke atas


Ciri-ciri:
1) Kecepatan awal 0
2) Gerak diperlambat sebesar percepatan gravitasi.
3) Pada saat mencapai ketinggian maksimum, kecepatan benda nol.

Keterangan:
v = kecepatan (m/s).
v0 = kecepatan awal (m/s).
g = percepatan gravitasi (10 m/s2).
h = ketinggian/jarak vertikal (m).

Gerak vertikal ke bawah


Ciri-ciri:
1) Kecepatan awal 0.
2) Gerak dipercepat sebesar percepatan gravitasi.
CONTOH SOAL D.700 m
E.900 m
KINEMATIKA GERAK
LURUS DAN
PEMBAHASAN
Pembahasan soal jarak dan
perpindahan
Nomor 1
Sebuah benda bergerak dengan lintasan
sebagai berikut:
Nomor 3
Seorang anak berjalan lurus 1 meter ke
barat, kemudian belok ke selatan sejauh
3 meter dan belok lagi ke timur sejauh 5
meter. Perpindahan anak tersebut dari
posisi awal adalah...
A.18 meter arah barat daya
Perpindahan yang dialami benda
B.14 meter arah selatan
sebesar...
C.10 meter arah tenggara
A.23 m
D.6 meter arah timur
B.21 m
E.5 meter arah tenggara
C.19 m
D.17 m
Pembahasan
E.15 m
Gambar perjalanan anak sebagai berikut:

Nomor 2
Seorang anak kesekolah naik sepeda
dengan lintasan seperti gambar.

Nomor 4
Seorang anak berjalan lurus 2 meter ke
barat, kemudian belok ke selatan sejauh
6 meter, dan belok lagi ke timur sejauh
10 meter. Perpindahan yang dilakukan
anak tersebut dari posisi awal...
Besar perpindahan anak tersebut dari A.18 meter arah barat daya
keberangkatannya sampai tiba di sekolah B.14 meter arah selatan
adalah... C.10 meter arah tenggara
A.300 m D.6 meter arah timur
B.400 m E.2 meter arah tenggara
C.500 m
Nomor 2
Pembahasan Hadi setiap pagi joging mengeliligi tanah
Gambar perjalanan anak sebagai berikut: lapang yang berukuran 100 m x 400 m
sebanyak 12 kali dalam waktu 1 jam.
Kecepatan rata-rata dan kelajuan rata-
rata gerak hadi adalah...
A.0 km/jam dan 12 km/jam
B.0 km/jam dan 6 km/jam
C.6 km/jam dan 12 km/jam
D.6 km/jam dan 6 km/jam
E.12 km/jam dan 12 jam/jam

Pembahasan soal kecepatan


rata-rata dan kelajuan
rata-rata
Nomor 1
Gambar dibawah melukiskan perjalanan
dari A ke C melalui B.

Jarak AB 40 km ditempuh dalam waktu


0,5 jam. Jarak BC 30 km ditempuh
dalam waktu 2 jam. Besar kecepatan
rata-rata perjalanan itu adalah...
Pembahasan soal gerak
A.95 km/jam
B.48 km/jam
lurus berubah beraturan
Nomor1
C.35 km/jam Mobil bermassa 800 kg bergerak lurus
D.28 km/jam dengan kecepatan awal 36 km/jam.
E.20 km/jam Setelah menempuh jarak 150 m
kecepatannya menjadi 72 km/jam. Waktu
tempuh mobil adalah...
A.5 sekon
B.10 sekon
C.17 sekon
D.25 sekon
E.35 sekon
Nomor 3
Kecepatan sebuah mobil yang bergerak
lurus ditampilkan dengan grafik v t
seperti gambar.

Nomor 2 Jarak yang ditempuh mobil ketika


Gambar berikut melukiskan hubungan bergerak lurus berubah beraturan
antara kecepatan dan waktu dari sebuah adalah...
benda yang bergerak lurus. A.500 m
B.800 m
C.1000 m
D.1600 m
E.1800 m

Kecepatan benda setelah 5 detik


adalah...
A. 9 m/s
B. 6 m/s
C. 4 m/s
D. 3 m/s
E. 2 m/s
Pembahasan:
Nomor 4 agar lebih mudah menghitung jarak dari
Seseorang mengendarai mobil dengan grafik (v-t) caranya adalah menghitung
kecepatan 90 km/jam, tiba-tiba melihat luas dibawah kurvanya.
anak kecil ditengah jalan dengan jarak a. Menghitung jarak dari C ke D.
200 m di depannya. Jika mobil direm SCD = luas jajaran genjang
dengan perlambatan maksimum sebesar SCD = . (jumlah sisi sejajar) . tinggi
1,25 m/s2 maka terjadi peristiwa... SCD = . (20 + 40) . 1 = 30 m
A.Mobil tepat berhenti didepan anak itu b.Menghitung jarak dari D ke E.
B.Mobil langsung berhenti SDE = luas segitiga
C.Mobil berhenti jauh didepan anak itu SDE = . alas . tinggi
D.Mobil berhenti sewaktu menabrak SDE = . 2 . 20 = 20 m
anak itu c.Menghitung jarak total.
E.Mobil menabrak setelah menabrak S = SCD + SDE = 30 m + 20 m = 50 m
anak itu Jawaban: B

Nomor 6
Sebuah benda bergerak memenuhi
persamaan (v-t) dibawah ini.

Percepatan dari t = 2 s sampai t = 4 s


adalah...
A.0,0 m/s2
B.0,5 m/s2
C.1,0 m/s2
D.1,5 m/s2
E.2,0 m/s2

Pembahasan:
Grafik dari t = 2 s sampai t = 4 s
Nomor 5 merupakan grafik gerak lurus beraturan
Grafik (v-t) menginformasikan gerak sehingga percepatan nol
mobil dari diam. Kemudian bergerak
hingga berhenti selama 8 sekon seperti
gambar.
Pembahasan soal gerak
jatuh bebas dan gerak
vertikal ke atas
Nomor 1
Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian
20 m. Jika percepatan gravitasi 10
m/s2maka waktu yang diperlukan oleh
Jarak yang ditempuh mobil antara t = 5 s benda untuk mencapai tanah adalah...
sampai t = 8 s adalah... A.40 s
A.60 m B.10 s
B.50 m C.4 s
C.35 m D.2 s
D.20 m E.1 s
E.15 m
Nomor 2
Dari puncak sebuah menara setinggi 45
m dijatuhkan sebuah batu. Jika
percepatan gravitasi 10 m/s2, kecepatan
batu pada saat tepat menyentuh tanah Soal latihan kinematika
adalah.. gerak lurus
A.25 m/s Nomor 1
B.30 m/s
Fitria melakukan perjalanan napak tilas
C.35 m/s
D.40 m/s dimulai dari titik A ke titik B : 600 m
E.45 m/s arah utara; ke titik C 400 m arah barat;
ke titik D 200 m arah selatan; dan
kemudian berakhir di titik E 700 m arah
timur. Besar perpindahan yang dialami
Fitria adalah...
A.100 m
B.300 m
C.500 m
D.1.500 m
E.1.900 m

Nomor 2
Seorang anak berjalan lurus 10 meter ke
barat kemudian belok ke selatan sejauh
12 meter, dan belok lagi ke timur sejauh
15 meter. Perpindahan yang dilakukan
Nomor 3 anak tersebut dari posisi awal.....
Bola bermassa 1,2 kg dilontarkan dari A.18 meter arah barat daya
tanah dengan laju 16 m.s-1. Waktu yang B.14 meter arah selatan
diperlukan bola untuk tiba kembali di C.13 meter arah tenggara
tanah adalah.....
D.12 meter arah timur
A.0,8 s
B.1,2 s E.10 meter arah tenggara
C.1,6 s
D.2,8 s Nomor 3
E.3,2 s Seorang siswa terjun dari papan kolam
renang setinggi 8 meter dari permukaan
air tanpa kecepatan awal. Jika massa
siswa 50 kg dan g = 10 m/s2 maka
kecepatan siswa saat menyentuh
permukaan air adalah... C. 20 m/s
A. 16 m/s D. 10 m/s
B. 4 10 m/s E. 5 m/s
C. 4 5 m/s
D. 4 2 m/s Nomor 5
E. 4 m/s Sebuah benda dijatuhkan dari ujung
sebuah menara tanpa kecepatan awal.
Nomor 4 Setelah 2 detik benda sampai tanah (g =
Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 10 m/s2). Tinggi menara adalah...
25 m di atas tanah (g = 10 m/s2). A. 40 m
Kecepatan benda itu saat berada pada B. 25 m
ketinggian 5 m diatas tanah adalah... C. 20 m
A. 65 m/s D. 15 m
B. 50 m/s E. 10 m

MATERI DINAMIKA GERAK


Hukum 1 Newton

Berarti jika resultan gaya pada benda nol, maka:

Jika awalnya diam, benda akan tetap diam.


Jika awalnya bergerak, benda akan terus bergerak dengan kecepatan yang
konstan (Gerak berupa gerak lurus beraturan).

Hukum II Newton

Berarti jika resultan gaya pada benda tidak nol maka benda bergerak dengan kecepatan
yang tidak konstan/mengalami percepatan (gerak berupa gerak lurus berubah
beraturan).

Hukum III Newton


Faksi = - Freaksi

Berarti gaya yang bekerja pada benda terjadinya selalu berpasangan. Arah gaya reaksi
berlawanan dengan arah gaya aksi.

JENIS-JENIS GAYA
Gaya berat
Gaya berat adalah gaya tarik bumi yang bekerja pada sebuah benda. Gaya berat
merupakan besaran vektor yang arahnya selalu menuju pusat bumi (ke bawah).

Gambar diatas adalah penggambaran arah gaya berat benda yang diletakkan pada
bidang datar dan bidang miring.
w=m.g

Keterangan:
w = gaya berat (N)
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)

Gaya Normal
Gaya normal adalah gaya yang timbul akibat adanya interaksi antar partikel-partikel.
Gaya normal umumnya terjadi pada dua benda yang bersentuhan dan memiliki arah
yang tegak lurus bidang sentuh.

Gambar di atas adalah penggambaran arah gaya normal benda yang diletakkan pada
bidang datar dan bidang miring.

Gaya gesekan
Gaya gesekan adalah gaya yang berarah melawan gerak benda atau arah
kecenderungan gerak benda.

Gaya gesek ada 2 macam:

1. Gaya gesek statis yaitu gaya gesekan antaran dua benda yang tidak bergerak relatif
satu sama lainnya.

Fs = s . N

Fs = gaya gesek statis (N)


s = koefisien gesek statis
N=gaya normal (N)

2. Gaya gesek kinetis yaitu gaya gesek yang terjadi pada dua benda yang bergerak
relatif satu sama lainnya.

Fk =k . N

Fk = gaya gesek kinetis (N)


s = koefisien gesek kinetis
N=gaya normal (N)

PENERAPAN HUKUM-HUKUM NEWTON


Benda yang diletakkan pada bidang datar yang ditarik
dengan sebuah gaya.

Maka berlaku:

F fg = m . a

Keterangan:
F = gaya tarik (N)
fg = gaya gesekan (N)
m = massa benda (kg)
a = percepatan (m/s2)

Dua Benda yang diletakkan pada bidang datar yang


ditarik dengan sebuah gaya.

Dari hukum II Newton:

F fg1 fg2 = (m1 + m2) . a

Keterangan:
F = gaya tarik (N)
fg1 = gaya gesekan benda 1 (N)
fg2 = gaya gesekan benda 2 (N)
m1 = massa benda 1 (kg)
m2 = massa benda 2 (kg)
a = percepatan (m/s2)
Dua Benda yang salah satunya menggantung
(dihubungkan dengan katrol).
Dari hukum II Newton:

Maka berlaku:

w2 fg = (m1 + m2) . a

Keterangan:
w2 = berat benda 2 (N).
fg = gaya gesekan benda 1 (N).
m1 = massa benda 1 (kg).
m2 = massa benda 2 (kg).
a = percepatan (m/s2).

Dua benda yang dihubungkan dengan katrol.

Berlaku:

w2 w1 = (m1 + m2) . a

Keterangan:
w2 = berat benda 2 (N)
w1 = berat benda 1 (N)
m1 = massa benda 1 (kg)
m2 = massa benda 2 (kg)
a = percepatan (m/s2)
Benda yang diletakkan pada bidang miring.

Dari hukum II Newton:

w sin fg = m . a

Keterangan:
w = berat benda (N).
= sudut kemiringan bidang.
fg = gaya gesekan (N).
m = massa benda (kg).
a = percepatan benda (m/s2).

Gerak dalam lift

Jika lift diam atau bergerak dengan kecepatan konstan maka berlaku hukum I Newton:

N-w=0

Jika lift bergerak ke atas dengan percepatan a maka berlaku hukum II Newton:

N-w=m.a

N positif karena searah dengan gerak lift yaitu ke atas dan w negatif karena berlawanan
dengan gerak lift.

Jika lift bergerak ke bawah dengan percepatan a maka:

w-N=m.a

w positif karena searah dengan gerak lift dan N negatif karena berlawanan dengan gerak
lift. Ini kebalikan dari gerak lift yang ke atas.
Contoh soal dinamika
gerak dan pembahasan
Pembahasan soal hukum
Newton
Nomor 1
Sebuah benda diam ditarik oleh 3 gaya
seperti gambar.

Berdasar gambar diatas, diketahui:


1) percepatan benda nol
2) bergerak lurus beraturan
3) benda dalam keadaan diam
4) benda akan bergerak jika berat benda
lebih kecil dari gaya tariknya
Pernyataan yang benar adalah....
A.1 dan 2 saja
B.1 dan 3 saja
C.1 dan 4 saja
D.1, 2, dan 3 saja
E.1, 2, 3, dan 4

Contoh soal gaya normal


dan pembahasan
Besar gaya normal yang dialami balok
bermassa 3 kg (g = 10 m/s2) pada
gambar dibawah adalah...

A.44 N
B.42 N
Nomor 2 C.30 N
Sebuah mobil truk yang massanya D.16 N
10.000 kg bergerak dengan kecepatan E.14 N
20 m/s. Mobil direm dan dalam waktu
20 sekon mobil tersebut berhenti. Gaya
rem yang bekerja pada mobil tersebut
hingga berhenti adalah...
A.10.000 N
B.20.000 N
C.30.000 N
D.40.000 N
E.50.000 N
Pembahasan

Contoh soal penerapan


hukum-hukum Newton dan
pembahasan
Nomor 1 Nomor 2
Apabila sistem pada gambar dalam Sebuah sistem terdiri dari balok A dan B
keadaan seimbang, maka besar T1 dan seperti gambar.
T2 adalah...

Jika gaya F = 10 N, massa balok A 2 kg


dan massa balok B 3 kg serta permukaan
A. 2 3 N dan 12 N
lantai licin maka percepatan sistem
B. 2 N dan 12 3 N
adalah...
C. 12 3 N dan 24 N
A.6 m/s2
D. 24 N dan 12 3 N
B.5 m/s2
E. 28 N dan 12 3 N
C.4 m/s2
D.2 m/s2
E.1 m/s2
Nomor 3 A. 20,0 m/s2
Dua benda m1 = 2 kg dan m2 = 3 kg
terletak pada bidang datar yang licin.
Kedua benda dihubungkan dengan tali
kemudian ditarik dengan gaya F = 10 3
N seperti gambar di bawah.

Besar tegangan tali T antara kedua benda


adalah...

B. 10,0 m/s2
C. 6,7 m/s2
D. 3,3 m/s2
E. 2,5 m/s2

Nomor 2
Dua benda A dan B masing-masing 2
kg dan 3 kg dihubungkan dengan tali
melalui katrol seperti gambar (g = 10
m/s2).
A. 4 3 N
B. 6 N
C. 3 3 N
D. 2 3 N
E. 3 N

Jika lantai dan gesekan antara tali dengan


lantai diabaikan dan B bergerak turun,
maka besar tegangan tali adalah...
Contoh soal dua benda A.10 N
yang dihubungkan dengan B.12 N
katrol dan pembahasan C.15 N
Nomor 1 D.20 N
Dari gambar berikut balok A mempunyai E.28 N
massa 2 kg dan balok B mempunyai
massa 1 kg.

Jika gaya gesekan antara benda A


dengan permukaan bidang 2,5 N dan
gaya gesekan antara tali dengan katrol
diabaikan, maka percepatan kedua benda
adalah...
Contoh soal benda pada
bidang miring dan
pembahasan
Nomor 1
Perhatikan gambar!

Sebuah balok mula-mula diam lalu


ditarik dengan gaya F ke atas sejajar
Nomor 3
bidang miring. Massa balok 8 kg,
Dua benda A dan B masing-masing
koefisien gesekan 0,5 dan = 45o. Agar
bermassa 2 kg dan 6 kg diikat dengan tali
balok tepat akan bergerak ke atas, gaya F
melalui sebuah katrol yang licin seperti
harus sama dengan...
gambar.
A. 40 N
B. 60 N
C. 60 2 N
D. 80 N
E. 80 2 N

Pembahasan:
Diketahui:
Mula-mula benda B ditahan kemudian m = 8 kg
dilepaskan. Jika g = 10 m/s2 maka = 0,5
percepatan benda B adalah... = 45 derajat
A.8,0 m/s2 a = 0 (tepat akan bergerak)
B.7,5 m/s2 Ditanya: F = ...
C.6,0 m/s2 Jawab:
D.5,0 m/s2
E.4,0 m/s2
Dengan menggunakan hukum II Newton. dalam lift yang sedang bergerak ke
F w sin fg = m . a bawah dengan percepatan 3 m/s2. Jika g
F m . g sin . N = m . 0 = 10 m/s2, maka desakan kaki orang pada
F m.g sin . w cos = 0 lantai lift adalah...
A. 420 N
Ingat! B. 570 N
N = w cos . Ini adalah besar gaya normal benda
yang diletakkan pada bidang miring.
C. 600 N
D. 630 N
F = m .g sin + m .g cos E. 780 N
F = 8 kg.10 m/s2.sin 45 + 8 kg.10 m/s2
cos 45 Pembahasan:
F = 80 N . 2 + 80 N . 2 Diketahui:
F = 40 2 N + 40 2 N = 80 2 N m = 60 kg
Jawaban: E a = 3 m/s2
g = 10 m/s2
Nomor 2 Ditanya: N = ...(desakan kaki = gaya
Perhatikan gambar! normal).
Jawab: (gunakan rumus lift bergerak ke
bawah)
wN=m.a
N = w m . a = m . g m . a = 60 kg . 10
Sebuah balok berada pada bidang kasar m/s2 60 kg . 3 m/s2
miring ditarik dengan gaya F = 200 N. N = 600 N 180 N = 420 N
Jika massa balok 18 kg dan percepatan 3 Jawaban: A
m/s2 maka gaya gesekan yang dialami
balok terhadap bidang miring adalah...
A. 180 N Nomor 2
B. 126 N Sebuah elevator massa 400 kg bergerak
C. 90 N vertikal ke atas dari keadaan diam
D. 56 N dengan percepatan tetap sebesar 2 m/s2.
E. 54 N Jika percepatan gravitasi 9,8 m/s2 maka
tegangan tali penarik elevator adalah...
Pembahasan:
Diketahui: A. 400 N
F = 200 N B. 800 N
m = 18 kg C. 3120 N
a = 3 m/s2 D. 3920 N
Ditanya: fg = ... E. 4720 N
Jawab:
F w sin fg = m . a
Pembahasan:
fg = m . a + w sin F
fg = 18 kg . 3 m/s2 + 18 kg . 10 m/s2 sin Diketahui:
300 200 N m = 400 kg
fg = 54 N + 180 N . 200 N a = 2 m/s2
fg = 56 N (negatif menunjukkan arah g = 9,8 m/s2
gaya gesekan berlawanan dengan arah Ditanya: T = N = ...
gerak benda). Jawab: (gunakan rumus lift bergerak ke
Jawaban: D
atas).
Nw=m.a
Contoh soal gerak dalam Tw=m.a
T=w+m.a=m.g+m.a
lift dan pembahasan T = 400 kg . 9,8 m/s2 + 400 kg . 2 m/s2
Nomor 1
Seseorang dengan massa 60 kg berada T = 3920 N + 800 N = 4720 N
Jawaban: E
MATERI GERAK MELINGKAR BERATURAN
KECEPATAN SUDUT
Kecepatan sudut menyatakan perbandingan antara perubahan sudut terhadap selang
waktu.

keterangan:
= kecepatan sudut (rad/s)
T = periode (s)
f = frekuensi (Hz)
KECEPATAN LINEAR
Kecepatan linear (v) adalah panjang lintasan yang ditempuh persatuan waktu.

Keterangan:
v = kecepatan linear (m/s)
r = jari-jari (m)
T = periode (s)
= kecepatan sudut (rad/s)

PERCEPATAN SENTRIPETAL
Percepatan sentripetal adalah percepatan yang arahnya menuju pusat putaran.

Keterangan:
as = percepatan sentripetal (m/s2).
v = kelajuan linear (m/s).
r = jari-jari (m) .

GAYA SENTRIPETAL
Gaya sentripetal (Fs) adalah gaya yang arahnya menuju pusat putaran.

Keterangan:
Fs = gaya sentripetal (N).
m = massa benda (kg).
v = kelajuan linear (m/s).
r = jari-jari (m).

HUBUNGAN RODA-RODA
Dua roda dihubungkan dengan tali atau bersinggungan.

Keterangan:
A = kecepatan sudut roda A (rad/s).
B = kecepatan sudut roda B (rad/s).
rA = jari-jari roda A.
rB = jari-jari roda B.

Roda-roda yang dihubungkan sepusat.

Keterangan:
vA = kelajuan linear roda A (m/s).
vB = kelajuan linear roda B (m/s).
rA = jari-jari roda A.
rB = jari-jari roda B.
Contoh soal dan pembahasan gerak melingkar beraturan
Pembahasan soal kecepatan linear
Nomor 1
Sebuah benda tegar berputar dengan kecepatan sudut 10 rad/s. Kecepatan linear suatu
titik pada benda berjarak 0,5 m dari sumbu putar adalah...
A.20 m/s
B.10,5 m/s
C.10 m/s
D.9,5 m/s
E.5 m/s

Pembahasan:
Diketahui:
= 10 rad/s
r = 0,5 m
Ditanya: v = ...
Jawab:
v = . r = 10 rad/s . 0,5 m = 5 m/s.
Jawaban: E

Nomor 2
Baling-baling kipas angin berjari-jari 20/ cm mampu berputar 4 kali dalam 1 sekon.
Kecepatan linear ujung baling-baling adalah..
A. 3,2 m/s
B. 1,6 m/s
C .1,3 m/s
D. 1,0 m/s
E. 0,8 m/s

Pembahasan soal percepatan sentripetal dan gaya


sentripetal
Nomor 1
Sebuah benda bermassa 200 gram di ikat dengan tali ringan kemudian diputar secara
horizontal dengan kecepatan sudut tetap 5 rad/s seperti gambar berikut. jika panjang tali l
= 60 cm, maka besar gaya sentripeal yang bekerja pada benda adalah...

A.0,3 N
B.0,6 N
C.3 N
D.6 N
E.30 N
Nomor 2
Seorang siswa memutar sebuah batu yang diikatkan pada ujung seutas tali. Batu diputar
secara horizotal seperti gambar. Jika laju diputarnya batu dijadikan 2 kali semula, maka
gaya sentripetalnya menjadi...

A.6 kali semula


B.5 kali semula
C.4 kali semula
D.2 kali semula
E.Tetap

Nomor 3
Benda yang memiliki massa 10 kg bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan 4 m/s.
Jika jari-jari lingkarannya 0,5 m, maka:
1. Frekuensi putarannya 4/ Hz.
2. Percepatan sentripetalnya 32 m/s2.
3. Gaya sentripetalnya 320 N.
4. Periodenya 4 s.
Pernyataan yang benar adalah...
A. 1, 2, 3, dan 4
B. 1, 2, dan 3
C. 1 dan 3
D. 2 dan 4
E. 4 saja

Pembahasan soal hubungan roda-roda


Nomor 1
Sebuah mesin penggiling padi menggunakan dua buah roda yang dihubungkan dengan
sabuk seperti gambar.

Jika jari-jari roda A 2 kali jari-jari roda B, maka perbandingan kecepatan sudut roda A
dan roda B adalah...
A.4 : 1
B.2 : 1
C.1 : 1
D.1 : 2
E.1 : 4
Nomor 3
Tiga roda A, B, dan C saling berhubungan seperti gambar.

Jika jari-jari roda A, B, dan C masing-masing 20 cm, 8 cm, 4 cm, dan roda B berputar
dengan kecepatan sudut 10 rad/s, maka roda C berputar dengan kecepatan sudut sebesar...
A.80 rad/s
B.50 rad/s
C.40 rad/s
D.20 rad/s
E.10 rad/s

Nomor 4
Gambar dibawah memperlihatkan hubungan roda-roda A, B, dan C.

Jari-jari roda A sama dengan jari-jari roda B sebesar R. Jari-jari roda C = R. Bila roda
A diputar dengan laju konstan 10 m/s, maka kelajuan linear roda B adalah...
A.5 m/s
B.10 m/s
C.15 m/s
D.20 m/s
E.25 m/s

Nomor 5
Sistem roda berjari-jari RA = 2 cm, RB = 4 cm dan RC = 10 cm dihubungkan seperti
gambar.

Roda B diputar 60 putaran permenit, maka laju linear roda C adalah...


A.8 cm/s
B.12 cm/s
C.12 cm/s
D.24 cm/s
E.24 cm/s

Pembahasan:
Diketahui
RA = 2 cm
RB = 4 cm
RC = 10 cm
fB = 60 putaran permenit = 1 Hz
Ditanya: vC =...
Jawab:
vC = vA = vB
vC = vB = B . RB = 2 . fB . RB
vC = 2 . 1 Hz . 4 cm = 8 cm/s
Jawaban: A

Nomor 6
Perhatikan hubungan roda-roda berikut.
Jari-jari roda RA = 25 cm, RB = 15 cm, RC = 40 cm dan roda C berputar dengan kecepatan
putar 60 putaran permenit. Kecepatan sudut roda A adalah...
A. 2,5 rad/s
B. 3 rad/s
C. 3,2 rad/s
D. 3,5 rad/s
E. 3,8 rad/s

Soal-soal latihan gerak melingkar beraturan


Nomor 1
Sebuah kipas angin elektrik berjari-jari 10 cm berputar dengan frekuensi 16 Hz.
Kecepatan sudutnya adalah...
A. 8 rad/s
B. 16 rad/s
C. 32 rad/s
D. 80 rad/s
E. 160 rad/s

Nomor 2
Sebuah mobil mengitari lintasan melingkar mendatar dengan jari-jari 20 m dan kelajuan
tetap 10 m/s. Percepatan mobil adalah...
A. 0
B. 5 m/s2 menuju pusat
C. 5 m/s2 menjauhi pusat
D. 10 m/s2 menuju pusat
E. 10 m/s2 menjauhi pusat
Nomor 3
Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan melalui lintasan yang berbentuk
lingkaran berjari-jari R dengan percepatan sentripetal as. Agar percepatan sentripetal
menjadi dua kali semula maka...
A. v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula
B. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula
C. v dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula
D. v tetap dan R dijadikan 2 kali semula
E. v dijadikan 2 kali semula dan R tetap

Nomor 4
Benda yang memiliki massa 2 kg bergerak melingkar beraturan dengan kecepatan 4 m/s.
Jika jari-jari lingkarannya 0,5 m, maka:

1. Percepatan sentripetalnya 32 m/s2


2. Gaya sentripetalnya 64 N
3. Periodenya 0,25 s
Pernyataan yang benar adalah...
A. 1, 2, dan 3
B. 1 dan 2
C. 1 dan 3
D. 2 dan 3
E. 3 saja

MATERI FLUIDA
FLUIDA STATIS
Tekanan
Tekanan adalah salah satu besaran fisika yang menyatakan gaya persatuan luas
permukaan.

Keterangan:P = tekanan (N/m2 atau Pascal).


F = gaya (N).
A = luas permukaan (m2).

Tekanan Hidrostatis
Tekanan hidrostatis adalah tekanan yang terjadi didalam zat cair.

P = .g .h

Keterangan:
P = tekanan hidostatis (Pa).
= massa jenis zat cair (kg/m3).
g = percepatan gravitasi (10 m/s2).
h = kedalaman (m).

Prinsip Pascal
Jika suatu zat cair dikenakan tekanan maka tekanan itu akan merambat ke segala arah
dengan tidak bertambah atau berkurang kekuatannya.
Keterangan:
F1 = gaya pada pipa 1 (N).
F2 = gaya pada pipa 2 (N).
A1 = luas penampang 1 (m2).
A2 = luas penampang 2 (m2).

Hukum Archimedes
Sebuah benda yang sebagian atau keseluruhan dicelupkan ke dalam zat cair akan
mendapat gaya ke atas yang besarnya sama dengan berat zat cair yang dipindahkan zat
benda tersebut.

FA = .g .V

Keterangan:
FA = gaya ke atas atau gaya apung (N).
= massa jenis zat cair (kg/m3).
g = percepatan gravitasi (m/s2).
V = volume benda tercelup (m3).

Benda yang tercelup ke dalam zat cair.

Gambar diatas menunjukkan gaya-gaya yang bekerja pada benda yang tercelup
sebagian ke dalam zat cair. Untuk keadaan seperti gambar berlaku:

Keterangan:
= massa jenis zat cair (kg/m3)
b = massa jenis benda (kg/m3).
V = volume benda tercelup (m3).
Vb = volume benda (m3).

FLUIDA DINAMIS
Persamaan Kontinuitas
Keterangan:
A1 = luas penampang pipa 1 (m2).
A2 = luas penampang pipa 2 (m2).
v1 = laju fluida pipa 1 (m/s).
v2 = laju fluida pipa 2 (m/s).

Asas Bernoulli

Penerapan Asas Bernoulli


Kecepatan zat cair yang keluar dari wadah yang bocor.

Keterangan:
v = laju zat cair yang keluar dari lubang bocor (m/s).
h1 = jarak lubang ke permukaan zat cair (m).
h2 = jarak lubang ke dasar zat cair (m).
x = jarak pancaran.

Pipa venturimeter.
Contoh soal fluida dan D.1300 kg/m3
E.1360 kg/m3
pembahasan
Contoh soal tekanan dan Pembahasan:
pembahasan Diketahui:
Nomor 1
h1 = 25 cm = 0,25 m
Didalam tabung gelas terdapat minyak
h2 = 2 cm = 0,02 m
setinggi 20 cm. Dengan mengabaikan
Raksa = 13,6 gr /m3
tekanan udara luar, tekanan yang terjadi
Ditanya: zat cair
pada dasar tabung adalah 1600 N/m2.
Jawab:
Jika g = 10 m/s2 maka massa jenis
Tekanan hidrostatis dipengaruhi
minyak adalah...
kedalaman sehingga pada kedalaman
A.8 . 102 kg/m3
yang sama tekanan sama.
B.8 . 103 kg/m3
C.8 . 104 kg/m3
D.8 . 105 kg/m3
E.8 . 106 kg/m3

Contoh soal hukum


Archimedes dan
pembahasan
Nomor 2 Nomor 1
Raksa pada bejana berhubungan Sebuah batu volume 0,5 m3 tercelup
mempunyai selisih permukaan 2 cm seluruhnya kedalam zat cair yang massa
(massa jenis raksa = 13,6 gr/cm3). jenisnya 1,5 gr/cm3. Jika percepatan
gravitasi g = 10 m/s2 maka batu akan
mendapat gaya ke atas sebesar...
A.1.500 N
B.3.000 N
C.4.500 N
Kaki sebelah kiri berisi zat cair setinggi D.7.500 N
25 cm, berarti massa jenis zat cair E.9.000 N
tersebut adalah...
A.800 kg/m3
B.1030 kg/m3
C.1088 kg/m3
Nomor 4
Berat sebuah benda diudara adalah 5 N.
Apabila ditimbang dalam minyak (massa
Bila diketahui bagian (A) adalah 1 /5 dari jenis 0,8 gr/cm3) beratnya 3,4 N. Jika g =
benda, maka massa jenis benda tersebut 9,8 m/s2 maka massa jenis benda
adalah... adalah...
A. 600 kg/m3 A.800 kg/m3
B. 960 kg/m3 B.1000 kg/m3
C. 1000 kg/m3 C.1500 kg/m3
D. 1200 kg/m3 D.1800 kg/m3
E. 1500 kg/m3 E.2500 kg/m3

Nomor 3
Sebuah benda terapung pada suatu zat
cair dengan 2/3 bagian benda itu
tercelup. Bila massa jenis benda 0,6
gr/cm3 maka massa jenis zat cair
adalah...
A. 1800 kg/m3
B. 1500 kg/m3 Contoh soal persamaan
C. 1200 kg/m3
D. 900 kg/m3
kontinuitas
E. 600 kg/m3
Jawaban: A

Nomor 2
Kecepatan fluida ideal pada penampang Gambar di bawah ini menunjukkan
A1 = 20 m/s. Jika luas penampang A1 = peristiwa kebocoran pada tangki air.
20 cm2 dan A2 = 5 cm2 maka kecepatan
fluida pada penampang A2 adalah...
A. 1 m/s
B. 5 m/s
C. 20 m/s
D. 80 m/s
E. 100 m/s Kecepatan (v) air yang keluar dari
lubang adalah....
A. 2 m/s
B. 10 m/s
C. 5 m/s
D. 25 m/s
E. 210 m/s

Pembahasan
Terlebih dahulu hitung (h1).
x = 2 h1 . h2
h1 = x2 / (4h2 =(1 m)2 / 4 . 0,5 m = 1/2
m
Menghitung (v).
v = (2 .g . h1) = (2 .10 m/s .1/2 m)
v = (10 m2 / s2 = 10 m/s
Contoh soal asas Bernoulli Jawaban: B
dan pembahasan
Nomor 1 Nomor 3
Sebuah bak yang besar berisi air dan
terdapat sebuah kran seperti gambar.
Maka kecepatan semburan air yang
keluar adalah...

Pada gambar di bawah, air mengalir


melewati pipa venturimeter. Jika luas
penampang A1 dan A2 masing-masing 5
cm2 dan 4 cm2 dan g = 10 m/s2, maka
kecepatan air yang memasuki pipa
A. 3 m/s venturimeter adalah...
B. 8 m/s A.3 m/s
C. 9 m/s B.4 m/s
D. 30 m/s C.5 m/s
E. 900 m/s D.9 m/s
E.25 m/s
Pembahasan:
Diketahui:
h = 85 cm
h2 = 40 cm
Ditanya: v = ...
Jawab:
a. Terlebih dahulu hitung (h1).
h1 = 85 cm 40 cm = 45 cm = 0,45 m
b. Menghitung (v)
v = 2 . g . h1= 2 . 10 . 0,45
v = 9 = 3 m/s
C. 1 : 1
D. 2 : 1
Soal latihan fluida E. 4 : 1
Nomor 1
Sebuah benda terapung pada suatu zat Nomor 4
cair dengan 1/3 bagian benda itu Dari sebuah tangki terbuka berisi air dari
tercelup. Bila massa jenis benda 0,6 kran berada pada ketinggian air seperti
gr/cm3 , maka massa jenis zat cair pada gambar!
tersebut adalah...
A. 1800 kg/m3
B. 1500 kg/m3
C. 1200 kg/m3
D. 900 kg/m3
E. 600 kg/m3 Kecepatan air keluar jika kran terbuka
adalah...
Nomor 2 A. 6,3 m/s
Didalam bejana yang berisia air B. 10,0 m/s
mengapung segumpal es yang massa C. 11,8 m/s
jenisnya 0,9 gr/cm3. Volume es yang D. 12,0 m/s
tercelup ke dalam air 0,18 m3. Volume E. 15,5 m/s
seluruh es adalah..(massa jenis air 1
gr/cm3) Nomor 5
A. 0,2 m3
B. 0,25 m3
C. 0,3 m3
D. 0,41 m3
Pada gambar diatas air mengalir dalam
E. 0,5 m3
venturimeter.
Jika g = 10 m/s2, luas penampang A1 dan
Nomor 3
A2 masing-masing 5 cm2 dan 3 cm2,
Air mengalir melalui pipa yang
bentuknya seperti gambar. maka kecepatan air yang masuk
venturimeter adalah...
A.3 m/s
B.4 m/s
Bila diketahui luas penampang A1 dua C.5 m/s
kali luas penampang A2, maka vA : D.9 m/s
vB adalah... E.25 m/s
A. 1 : 4
B. 1 : 2

\\
Nomor 1 c. 400 J/oC
Untuk menaikkan suhu 0,5 kg suatu zat d. 800 J/oC
cair yang kalor jenis-nya 400 J/kg.oC dari e. 1000 J/oC
28oC menjadi 38oC diperlukan kalor
sebesar... Pembahasan:
a. 0,2 kJ Diketahui:
b. 0,4 kJ m = 2 kg
c. 2,0 kJ c = 400 J/kg .oC
d. 4,0 kJ Ditanya: C = ...
e. 4,5 kJ Jawab:
C = m . c = 2 kg . 400 J/kg.oC
Pembahasan: Jawaban: d
Diketahui:
m = 0,5 kg Nomor 4
c = 400 J/kg.oC Sebongkah es bermassa 0,4 kg pada suhu
T1 = 28 oC 0oC. Banyak kalor yang dibutuhkan
T2 = 38 oC untuk melebur es menjadi air jika kalor
Ditanya: Q = ... lebur es 80 kal/gr adalah...
Jawab: a. 20 kalori
Terlebih dahulu hitung T. b. 32 kalori
T = T2 T1 = 38oC 28oC = 10oC c. 2000 kalori
Menghitung Q d. 3200 kalori
Q = m . c . T = 0,5 kg . 400 J/kg.oC . e. 32.000 kalori
10oC = 2.000 J = 2 kJ
Jawaban: c Pembahasan:
Diketahui:
Nomor 2 m = 0,4 kg = 0,4 . 1000 gr = 400 gr
Zat cair yang massanya 10 kg L = 80 kal/gr
dipanaskan dari suhu 25oC menjadi 75oC
memerlukan panas sebesar 4 . 105 Joule. Ingat!
Kalor jenis zat cair tersebut adalah... Satuan massa m harus dalam gram
a. 200 J/kg.oC karena satuan L dalam kal/gr. Jika
b. 400 J/kg.oC satuan L dalam J/kg maka satuan massa
c. 600 J/kg.oC m dalam kg.
d. 800 J/kg.oC Ditanya: Q = ...
e. 1000 J/kg.oC Jawab:
Q = m . L = 400 gr . 80 kal/gr = 32.000
Pembahasan: kalori
Diketahui: Jawaban: e
m = 10 kg
Q = 4 . 105 J Nomor 5
T1 = 25oC Untuk meleburkan 3 kg zat padat
T2 = 75oC menjadi cair seluruhnya diperlukan kalor
Ditanya: c = ... 6.804 . 102 Joule. Kalor lebur zat tersebut
Jawab: adalah..
Q = m . c . T a. 1.134 J/kg
b. 2.268 J/kg
c. 3.402 J/kg
d. 113.400 J/kg
e. 226.800 J/kg
Jawaban: d
Pembahasan:
Nomor 3 Diketahui:
Kapasitas panas air yang bermassa 2 kg m = 3 kg
jika kalor jenis air 400 J/kg.oC adalah... Q = 6.804 Joule
a. 0,02 J/oC Ditanya: L = ...
b. 200 J/oC Jawab:
Q=m.L m = 900 gram
T1 = 10 oC
T2 = 20 oC
Jawaban: b cair = 1 kal/gr.oC
ces = 0,5 kal/gr.oC
Nomor 6 L = 80 kal/gr
Grafik dibawah ini menunjukkan
hubungan antara suhu (T) denga kalor Ditanya: Q = ...
(Q) yang diberikan pada 1 gram zat Jawab:
padat.

Kalor lebur zat tersebut adalah...


a. 71 kalori/gram
b. 79 kalori/gram Menghitung Q1
c. 80 kalori/gram Q1 = m . ces . T = 900 gr. 0,5 kal/gr. C (0
d. 81 kalori/gram ( 10)) oC = 4.500 kalori
e. 150 kalori/gram
Ingat!
Pembahasan: T = T2 T1 (suhu tinggi dikurang suhu
Terlebih dahulu tentukan kalor yang rendah).
dibutuhkan untuk meleburkan zat Menghitung Q2
tersebut (kalor laten) yaitu grafik A ke B Q2 = m . L = 900 gr . 80 kal/gr = 7.200
(yang mendatar).
kalori
Q = 150 kalori 71 kalori = 79 kalori
Menghitung kalor lebur L. Menghitung Q3
Q=m.L Q3 = m . cair . T = 900 gr . 1 kal/gr.oC (20
0)oC = 1.800 kalori
Menghitung Q total
Q = Q1 + Q2 + Q3 = 4.500 kal + 7.200 kal +
Jawaban: b 1.800 kal = 13.500 kalori
Jawaban: d
No 7
Nomor 8
Kalor yang dibutuhkan untuk mengubah
Sebuah balok es memiliki panjang 20
suhu 900 gram es dari suhu 10 oC
cm, lebar 10 cm dan tinggi 2 cm, dari
hingga seluruhnya menjadi air bersuhu
suhu 25oC berubah menjadi air
20oC adalah...(kalor jenis air = 1 kal/gr.oC,
bersuhu 25oC. Jika massa jenis es adalah
kalor jenis es = 0,5 kal/gr.oC, kalor lebur
0,92 gr/cm3, kalor jenis es 2,1 J/gr.oC,
es = 80 kal/gr)
kalor jenis air 4,2 J/gr.oC dan kalor lebur
a. 1.800 kal
es 334 J/gr, maka jumlah kalor yang
b. 4.500 kal
diperlukan es tersebut adalah...
c. 7.200 kal
a. 460 Joule
d. 13.500 kal
b. 24.150 Joule
e. 20.000 kal
c. 48.300 Joule
d. 153.640 Joule
Pembahasan:
e. 226.090 Joule
Diketahui:
B. 1596 kJ
Pembahasan: C. 1696 kJ
Diketahui: D. 1796 kJ
P = 20 cm E. 1896 kJ
L = 10 cm
T = 2 cm Pembahasan
= 0,92 gr/cm3
T1 = 25oC
T2 = 25oC
cair = 4,2 J/gr.oC
ces = 2,1 J/gr.oC
L = 334 J/gr
Ditanya: Q = ...
Jawab

Menghitung massa (m)


Jawaban: E
m = . V = . (P . L . T) = 0,92 gr/cm3 (20
cm . 10 cm . 2,5 cm)
Nomor 10
m = 0,92 gr/cm3 (500 cm3) = 460 gram
Hasil campuran 1 gram es bersuhu 0 C
Menghitung Q1
dengan 1 cc air bersuhu 0 C dalam
Q1 = m . ces . T = 460 gr. 2,1 J/gr.oC(0
wadah dinding adiabatik adalah...
( 25))oC = 24.150 Joule
A. Air dan es yang jumlahnya tidak dapat
Menghitung Q2
ditentukan
Q2 = m . L = 460 gr . 334 J/gr = 153.640
B. Air sedikit lebih banyak daripada es
Joule
C. 0,5 gram es dan 1,5 cc air
Menghitung Q3
D. 1 gram es dan 1 cc air
Q3 = m . cair . T = 460 gr . 4,2 J/gr.oC (25
E. 1,5 gram es dan 0,5 cc air
0)oC = 48.300 Joule
Menghitung Q total
Pembahasan
Q = Q1 + Q2 + Q3 = 24.150 J + 153.640 J +
Karena dinding adiabatik berarti tidak
48.300 J = 226.090 J
ada perpindahan kalor dalam wadah
Jawaban: e
sehingga campuran tidak berubah.
Jawaban: D
Nomor 9
Lima kilogram es bersuhu - 22 C
dipanaskan sampai seluruh es mencair
dengan suhu 0 C. Jika kalor laten es 333
kJ/kg dan kalor jenis es 2100 J/kg C maka
jumlah kalor yang dibutuhkan adalah...
A. 1496 kJ
Nomor 1 Diketahui:
Logam tembaga bersuhu 100oC TL = 100oC
dimasukkan kedalam air yang bermassa mL = 150 gram
128 gram dan bersuhu 30oC. Kalor jenis ms = 300 gram
air 1 kal/g.oC dan kalor jenis tembaga Ts = 10oC
0,1 kal/g.oC. jika kesetimbangan termal Ditanya: T = ...
terjadi pada suhu 36oC, maka massa Jawab: gunakan asas black.
logam tersebut adalah... Kalor serap = kalor lepas
A. 140 gram ms . cair . Ts = mL . cair . TL
B. 120 gram 300 . (T 10) = 150 . (100 T)
C. 100 gram 2 (T 10) = 100 T
D. 80 gram 2T 20 = 100 T
E. 75 gram 2T + T = 100 + 20
3T = 120
Pembahasan: T = 40 oC
Diketahui: Jawaban: D
TL = 100oC
ms = 128 gram
Ts = 30oC Nomor 3
cs = 1 kal/g.oC Zat yang kalor jenisnya besar jika diberi
cL = 0,1 kal/g.oC kalor akan lebih cepat panas jika
T = 36 oC dibandingkan dengan zat yang kalor
Ditanya: mL = ... jenisnya kecil.
Jawab: gunakan asas black SEBAB
Kalor serap = kalor lepas Kemampuan zat menyerap kalor sangat
ms . cs . Ts = mL . cL . TL ditentukan oleh kalor jenis zat tersebut.
128 . 1 . (36 30) = mL . 0,1 . (100 36)
128 . 6 = mL . 6,4 Pembahasan
2 . 6 = mL . 0,1 Pernyataan salah sebab Q = m c T atau
mL = 120 gram T = Q / mc sehingga jika kalor jenis
Jawaban: B tinggi maka lambat naik suhunya.
Alasan benar, ini bisa dilihat dari rumus
Nomor 2 kalor.
Sebanyak 150 gram air panas bersuhu Jawaban: Pernyataan salah dan alasan
100 oC ditambahkan kedalam bejana benar.
berisi 300 gram air yang bersuhu 10 oC
sampai campuran itu mencapai
kesetimbangan termal. Suhu campuran Nomor 4
saat mencapai kesetimbangan termal Kalor akan dilepaskan saat suatu zat
adalah... berubah wujudnya.
A. 25 oC SEBAB
B. 30 oC Saat terjadi perubahan wujud zat, suhu
C. 35 oC zat tidak berubah.
D. 40 oC
E. 50 oC Pembahasan
Pernyataan salah sebab ketika es
Pembahasan: berubah menjadi air maka es menyerap
kalor. bukan suhu awalnya.
Alasan benar sebab ketika terjadi Jawaban: Pernyataan dan alasan salah.
perubahan wujud suhu zat konstan.
Jawaban: pernyataan salah dan alasan
benar. Nomor 7
Suhu tiga macam cairan bermassa sama
Nomor 5 A, B, danC masing-masing adalah 10 oC,
Pada kondisi yang sama, secangkir kopi 20oC, dan 30 oC. Jika A dan B dicampur
panas lebih cepat kehilangan kalor suhunya menjadi 16 oC, sedangkan bila B
dibanding secangkir kopi hangat. dan C dicampur suhunya menjadi 24 oC.
SEBAB Jika A dan C dicampur maka suhunya
Laju pendinginan sebuah benda adalah...
berbanding lurus dengan suhu benda A. 10 oC
mula-mula. B. 15 oC
C. 20 oC
Pembahasan D. 25 oC
Pernyataan benar sebab Q = m c T E. 30 oC
artinya kalor sebanding dengan
perubahan suhu. Pembahasan
Alasan salah karena seharusnya Cairan A dan B dicampur Takhir = 6 oC
sebanding dengan perubahan suhu, Q A = QB
bukan suhu awalnya. m cA . TA = m cB TB
Jawaban: pernyataan benar dan alasan cA (16 - 10) = cB (20 - 16)
salah. cA : cB = 4 : 6

Nomor 6 Cairan B dan C dicampur Takhir = 24 oC


Sepotong buah semangka dan sepotong Q B = QC
donat (keduanya bermassa sama) yang m cB . TB = m cC TC
baru keluar dari lemari es akan cB (24 - 20) = cC (30 - 24)
mencapai suhu ruang secara bersamaan. c B : cC = 4 : 6
SEBAB
Laju pemanasan sebuah benda Karena perbandingan cA : cB = cB :
berbanding lurus dengan suhu mula- cC maka disimpulkan cA = cC
mula benda tersebut. Q A = QC
m cA . TA = m cC TC
Pembahasan
(T - 10) = cC (30 - T)
Pernyataan salah sebab kalor jenis
semangka berbeda dengan kalor jenis
T = 20 oC
donat.
Jawaban: C
Alasan salah karena seharusnya
sebanding dengan perubahan suhunya
MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE
TEGANGAN (STRESS)
Adalah hasil bagi antara gaya tarik F yang dialami kawat dengan luas penampang A.

REGANGAN (STRAIN)
Adalah hasil bagi antara pertambahan panjang L dengan panjang awal L0.

MODULUS YOUNG
Adalah perbandingan antara tegangan dan regangan yang dialami bahan.

GAYA PEGAS DAN HUKUM HOOKE


Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastis pegas, pertambahan panjang pegas (x)
sebanding dengan gaya tariknya (F).

F = k . x

ENERGI POTENSIAL PEGAS

Keterangan:
Ep = energi potensial pegas (Joule).
F = gaya pegas (N).
x = x2 x1 = pertambahan panjang (m).
k = konstanta pegas (N/m2).

SUSUNAN SERI PEGAS


SUSUNAN PARALEL PEGAS

Keterangan:
ktot = konstanta gabungan pegas (N/m).
k1 = konstanta pegas pertama (N/m).
k2 = konstanta pegas kedua (N/m).
k3 = konstanta pegas ketiga (N/m).

SUSUNAN GABUNGAN PEGAS

Untuk menyelesaikan susunan gabungan:


a. Selesaikan terlebih dahulu susunan paralel dengan persamaan susunan paralel.
b. Selesaikan susunan seri dengan persamaan susunan seri.

PERIODE PEGAS DAN BANDUL

Keterangan:
T = periode (s).
m = massa benda (kg).
k = konstanta pegas (N/m).
l = panjang bandul (m).
g = percepatan gravitasi (10 m/s2).
Contoh soal elastisitas dan Dari grafik tersebut konstanta pegas
adalah...
hukum Hooke dan A.100 N/m
pembahasan B.200 N/m
C.300 N/m
Contoh soal Modulus D.500 N/m
Young E.5000 N/m
Sepotong kawat homogen panjangnya
140 cm dan luas penampangnya 2 mm2.
Ketika ditarik dengan gaya sebesar 100
N, bertambah panjang 1 mm. Modulus
elastik kawat bahan kawat tersebut
adalah...
A.7 . 108 N/m2
B.7 . 109 N/m2
C.7 . 1010 N/m2
D.7 . 1011 N/m2
E.7 . 1012 N/m2

Nomor 2
Dalam suatu praktikum untuk
menentukan konstanta suatu pegas
diperoleh data sebagai berikut:

Jika F adalah gaya dan x adalah


pertambahan panjang pegas, maka
konstanta pegas yang digunakan adalah...
A.100 N/m
B.200 N/m
C.300 N/m
D.400 N/m
Contoh soal hukum Hooke E.500 N/m
dan pembahasan
Nomor 1
Gambar di bawah menunjukkan grafik
hubungan antara gaya (F) dengan
pertambahan panjang pegas (x).
Nomor 3
Suatu pegas akan bertambah panjang 10
cm jika diberi gaya 30 N. Pertambahan
panjang pegas jika diberi gaya 21 N
adalah...
A.2 cm
B.3 cm
C.5 cm
D.6 cm
E.7 cm

Nomor 2

Percobaan menggunakan pegas yang


digantung menghasilkan data sebagai
berikut:

Percobaan F (N) x (cm)


1 88 11
2 64 8
3 40 5

Energi potensial yang dihasilkan ketika


Contoh soal energi pegas bertambah panjang 2 cm adalah...
A.0,32 J
potensial pegas dan B.0,16 J
pembahasan C.0,08 J
Nomor 1 D.0,06 J
Sebuah tali karet diberi beban 300 gram E.0,04 J
dan digantung vertikal pada sebuah
statif. Ternyata karet bertambah panjang
4 cm (g = 10 m/s2). Energi potensial
karet tersebut adalah...
A.7,5 . 10-2 joule
B.6,0 . 10-2 joule
C.4,5 . 10-2 joule
D.3,0 . 10-2 joule
E.1,5 . 10-2 joule
Contoh soal susunan pegas
Nomor 2
dan pembahasan Tiga buah pegas disusun seperti gambar
Nomor 1 dibawah.
Tiga pegas identik dengan konstanta
1000 N/m disusun seperti gambar.

Jika konstanta pegas k1 = k2 = 3 N/m dan


k3 = 6 N/m, maka konstanta susunan
pegas besarnya...
A.1 N/m
Jika susunan pegas diberi beban sehingga B.3 N/m
bertambah panjang 6 cm, maka C.7,5 N/m
pertambahan panjang masing-masing D.12 N/m
pegas adalah.. E.15 N/m

Nomor 3
Tiga buah pegas identik disusun seperti
gambar.

Jika massa beban 300 gram (g = 10 m/s2)


digantung pada pegas k1 pegas
bertambah panjang 4 cm. Besarnya
konstanta susunan pegas adalah...
A.225 N/m
B.75 N/m
C.50 N/m
D.25 N/m
E.5 N/m
Soal-soal latihan elastisitas
dan hukum Hooke
Nomor 1
Pegas yang panjangnya L digantungkan
beban sedemikian sehingga diperoleh
data sebagai berikut:
Nomor 4 Berat beban 2N 3N
Tiga pegas identik masing-masing 4N
mempunyai konstanta 200 N/m tersusun Pertambahan panjang (cm) 0,50
seri paralel seperti gambar dibawah. 0,75 1,0
Berdasarkan tabel tersebut, dapat
disimpulkan besar konstanta pegas
adalah...
A. 250 N/m
B. 360 N/m
Pada ujung bawah susunan pegas C. 400 N/m
digantungi beban seberat w sehingga D. 450 N/m
susunan pegas bertambah panjang 3 cm. E. 480 N/m
Berat beban w adalah...
A.1 N Nomor 2
B.2 N Grafik hubungan antara gaya (F)
C.3 N terhadap penambahan panjang (x) suatu
D.4 N pegas ditunjukkan gambar dibawah.
E.10 N

Konstanta pegas yang digunakan


adalah...
A.1000 N/m
B.900 N/m
C.800 N/m Energi potensial pegas pada saat
D.700 N/m mengalami pertambahan panjang 14 cm
E.600 N/m adalah...
A.11,2 joule
Nomor 3 B.5,6 joule
Grafik (F-x) menunjukkan hubungan C.1,12 joule
antara gaya dengan pertambahan panjang D.0,56 joule
pegas. E.0,112 joule

Nomor 5

Besar energi potensial pegas berdasarkan


grafik di atas adalah...
A.20 joule Empat pegas identik masing-masing
B.16 joule memiliki konstanta 300 N/m disusun
C.3,2 joule seperti gambar!
D.1,6 joule Konstanta gabungan keempat pegas
E.1,2 joule adalah...
A.150 N/m
Nomor 4 B.225 N/m
Grafik dibawah menunjukkan hubungan C.300 N/m
antara gaya (F) dengan pertambahan D.900 N/m
panjang (x) sebuah pegas. E.1200 N/m
MATERI GELOMBANG MEKANIK
CEPAT RAMBAT GELOMBANG
v=.f

Keterangan:
v = cepat rambat gelombang (m/s).
= panjang gelombang (m).
f = frekuensi (Hz).

GELOMBANG BERJALAN

Keterangan:
y = simpangan gelombang (m).
A = amplitudo (m).
= 2 . f = kecepatan sudut (rad/s).
t = waktu sumber bergetar (s).
k = 2 / = bilangan gelombang.
x = jarak dari sumber getar ke titik y (m).

Catatan!
A positif jika arah getar pertama ke atas dan negatif jika sebaliknya.
(t + kx) jika arah rambat ke kiri dan (t kx) jika arah rambat ke kanan.
GELOMBANG STASIONER
Ujung tetap

Untuk menentukan letak simpul (S) dan perut (P) ujung tetap atau ujung bebas gunakan
aturan:

1. Jarak satu simpul ke simpul yang berdekatan atau jarak perut ke perut
yang berdekatan adalah .
2. Jarak simpul ke perut yang berdekatan adalah .

CONTOH SOAL
GELOMBANG MEKANIK
DAN PEMBAHASAN
Pembahasan soal cepat
rambat gelombang
Nomor 1
buah gabus berada dipuncak-puncak
gelombang. Keduanya naik turun diatas
permukaan air laut sebanyak 20 kali
dalam waktu 4 detik mengikuti
gelombang air laut. Jika jarak kedua
gabus 100 cm dan diantaranya terdapat Nomor 2
dua lembah dan satu bukit, maka Dua gabus berjarak 2 meter berada
frekuensi gelombang dan cepat rambat mengapung dibukit dan lembah
gelombang berturut-turut adalah... gelombang laut yang berdekatan. Butuh
A.0,2 Hz dan 200 cm/s waktu 1 sekon untuk kedua gabus
B.5,0 Hz dan 200 cm/s berubah posisi dari bukit ke lembah
C.0,2 Hz dan 250 cm/s gelombang. Panjang gelombang dan
D.2,5 Hz dan 250 cm/s kecepatan rambat gelombang laut
E.5,0 Hz dan 250 cm/s tersebut adalah...
A.2 m dan 2 m/s
B.4 m dan 2 m/s
C.2 m dan 4 m/s
D.4 m dan 4 m/s Nomor 4
E.8 m dan 4 m/s Sebuah pegas (slinky) digetarkan
sehingga menghasilkan gelombang
longitudinal dengan jarak dua rapatan
terdekat = 40 cm. Jika cepat rambat
gelombang 20 m/s, maka panjang
gelombang dan frekuensi gelombang
adalah...
A.0,2 m dan 100 Hz
B.0,4 m dan 50 Hz
C.0,8 m dan 25 Hz
D.40 m dan 0,50 Hz
E.80 m dan 0,25 Hz

Pembahasan:
Nomor 3
Diketahui:
Pada gelombang air laut terdapat dua
= 40 cm = 0,4 m
buah gabus yang terpisah satu sama lain
v = 20 m/s
sejauh 200 cm. Keduanya naik turun
Ditanya: dan f = ...
dengan frekuensi 4 Hz. Bila salah satu
Jawab:
gabus berada dipuncak gelombang, yang
a. = 0,4 m
satunya berada dipuncak gelombang
b. menghitung f
yang lain, sedangkan diantara kedua
gabus terdapat satu bukit gelombang.
Panjang gelombang dan cepat rambat
gelombang tersebut berturut-turut
adalah...
A.0,5 m dan 2 m/s Pembahasan soal
B.2 m dan 0,5 m/s gelombang berjalan
C.1 m dan 0,25 m/s Nomor 1
D.1 m dan 4 m/s Sebuah gelombang berjalan di
E.4 m dan 4 m/s permukaan air memenuhi persamaan y
= 0,03 sin 2 (60 t 2x), y dan x dalam
Pembahasan: meter dan t dalam sekon. Cepat rambat
Diketahui: gelombang tersebut adalah....
2 = 200 cm = 100 cm = 1 m
A.15 m.s-1
f = 4 Hz
Ditanya: dan v = ... B.20 m.s-1
Jawab:
C.30 m.s-1
a. = 1 m
b. Menghitung v D.45 m.s-1
v = . f = 1 m . 4 Hz = 4 m/s
Jawaban: D E.60 m.s-1
Nomor 2
Sebuah gelombang yang merambat
pada tali memenuhi persamaan : Y =
0,03 sin (2t 0,1x), dimana y dan x
dalam meter dan t dalam sekon, maka: Nomor 3
Suatu gelombang berjalan merambat
(1) panjang gelombangnya 20 m
melalui permukaan air dengan data
2) frekuensi gelombangnya 1 Hz seperti pada diagram!
(3) cepat rambat gelombangnya 20 ms-1
(4) amplitudo gelombangnya 3 m
Pernyataan yang benar adalah....
A.(1), (2), dan (3)
Bila AB ditempuh dalam waktu 8 s;
B.(1) dan (3) saja
maka persamaan gelombangnya
C.(2) dan (4) saja
adalah....
D.(4) saja
A.Y = 0,03 sin 2 (0,5t 2x) m
E.(1), (2), (3) dan (4)
B.Y = 0,03 sin (0,5t 2x) m
C.Y = 0,03 sin (5t 0,5x) m
D.Y = 0,06 sin (5t 0,5x) m
E.Y = 0,06 sin (2t 0,5x) m
Nomor 4
Grafik dibawah ini menunjukkan Pembahasan soal
perambatan gelombang tali.
gelombang stasioner
Nomor 1
Suatu gelombang stasioner mempunyai
persamaan: y = 0,2 cos 5x sin 10t (y
dan x dalam meter dan t dalam sekon).
Jarak antara simpul dengan perut
Jika periode gelombang 4 s, maka
berurutan adalah...
persamaan gelombangnya adalah...
A.0,1 m
y = 0,4 sin ( 1/4 t x/3 )
B.0,2 m
y = 0,4 sin ( 2 t 2 x/3 )
C.0,4 m
y = 0,4 sin ( 1/2 t x/3 )
D.2,5 m
y = 0,4 sin ( 4 t 2 x/3 )
E.5 m
y = 0,4 sin ( 4 t x/3 )

Nomor 2
Akibat adanya pemantulan, terbentuk
gelombang stasioner dengan persamaan:
y = 0,5 sin (0,4 x) cos (10 t) meter.
Dari persamaan tersebut, kelajuan A.1 m/s dan 6 m
gelombang pantulnya adalah... B.1 m/s dan 3 m
A.2 m/s C.0,5 m/s dan 6 m
B.4 m/s D.0,5 m/s dan 3 m
C.5 m/s E.0,5 m/s dan 1,5 m
D.10 m/s Nomor 2
E.25 m/s Sebuah gabus terapung dipuncak
gelombang air laut yang jarak dua bukit
gelombang terdekatnya 2 m. Gabus
berada dipuncak bukit lagi setelah 1
detik kemudian. Kecepatan rambat dan
panjang gelombang adalah...
A.4 m/s dan 4 m
B.4 m/s dan 2 m
C.2 m/s dan 2 m
D.2 m/s dan 4 m
E.2 m/s dan 1 m

Nomor 3
Pada permukaan air laut terdapat dua
buah gabus yang terpisah satu sama lain
berjarak 60 cm. Keduanya naik turun
bersama permukaan air laut sebanyak 20
kali dalam 10 sekon. Bila salah satu di
puncak gelombang dan yang lain
Soal latihan gelombang dilembah gelombang, sedang diantara
kedua gabus terdapat satu bukit
mekanik gelombang, maka periode gelombang
Nomor 1 dan cepat rambat gelombang adalah...
Dua gabus berjarak 3 meter terapung di A.0,5 s dan 20 cm/s
puncak gelombang air laut. Terdapat dua B.0,5 s dan 30 cm/s
lembah antara keduanya dan energi C.0,5 s dan 80 cm/s
gelombang membutuhkan waktu 6 sekon D.2 s dan 120 cm/s
untuk berpindah dari gabus satu ke gabus E.2 s dan 240 cm/s
yang kedua. Kecepatan rambat dan
panjang gelombangnya berturut-turut
adalah...
MATERI GELOMBANG BUNYI
SUMBER BUNYI
Frekuensi Dawai

n = 0, 1, 2, 3,...

Keterangan:
fn = frekuensi dawai ke-n.
L = panjang dawai.
v = cepat rambat bunyi pada dawai.

Untuk menentukan cepat rambat bunyi pada dawai:

Dengan F = tegangan dawai dan m = massa dawai.

Frekuensi pipa organa terbuka

n = 0, 1, 2, 3,...

Frekueansi pipa organa tertutup

n = 0, 1, 2, 3,...
Keterangan:
fn = frekuensi pipa organa ke-n (Hz).
L = panjang pipa organa (m).
v = cepat rambat bunyi di udara (340 m/s).

INTENSITAS BUNYI

Keterangan:
P = daya (Watt).
A = luas (m2).
R = jarak suatu titik ke sumber bunyi (m).
PERBANDINGAN INTENSITAS BUNYI DUA TEMPAT
YANG BERBEDA

Keterangan:
IA = intensitas di posisi A.
IB = intensitas di posisi B.
RA = jarak sumber bunyi ke posisi A (m).
RB = jarak sumber bunyi ke posisi B (m).

TARAF INTENSITAS BUNYI

Keterangan:
TI = taraf intensitas (dB).
I = intensitas bunyi (Wb).
I0 = intensitas ambang pendengaran (10-12 Wb).

Jika terdapat n buah sumber bunyi:

TI = TI1 + 10 log n

Dengan TI1 = taraf intensitas satu buah sumber bunyi.

EFEK DOPPLER

Keterangan:
fp = frekuensi pendengar (Hz).
fs = frekuensi sumber (Hz).
v = cepat rambat bunyi di udara (340 m/s).
vp = kecepatan pendengar (m/s).
vs = kecepatan sumber (m/s).

Aturan vp dan vs
Jika arah gerak sumber bunyi dan pendengar tidak searah:

1. vp (+) dan vs (-) jika sumber bunyi dan pendengar saling mendekat atau
salah satunya mendekat dan yang lain diam.
2. vp (-) dan vs(+) jika sumber bunyi dan pendengar saling menjauh atau
salah satu menjauh dan yang lain diam.
Jika arah gerak sumber bunyi dan pendengar searah:
1. vp (+) dan vs (+) jika sumber bunyi didepan dan pendengar dibelakang.
2. vp (-) dan vs (-) jika pendengar didepan dan sumber bunyi dibelakang.

Contoh soal gelombang


bunyi dan pembahasan
Pembahasan soal dawai
dan pipa organa
Nomor 1
Suatu dawai panjang 0,8 meter. Jika
tegangan dawai diukur sedemikian
sehingga kecepatan gelombangnya 200
m/s, frekuensi nada dasarnya adalah...
A.125 Hz
B.130 Hz
C.145 Hz
D.160 Hz
E.400 Hz
Nomor 3
Frekuensi nada atas pertama pipa
organa terbuka A sama dengan
frekuensi nada dasar pipa organa
tertutup B. jika panjang pipa A 60 cm,
maka panjang pipa B adalah...
A.10 cm
B.15 cm
C.20 cm
D.24 cm
E.30 cm
Nomor 2
Cepat rambat gelombang pada tali = v,
sedangkan tegangannya F. Jika panjang
dan massa tali tetap, sedangkan massa
tali diperbesar menjadi 4F, maka cepat
rambat gelombang pada tali tersebut
menjadi...
A.16 v
B.4 v
C.2 v
D.v
E. v
Pembahasan soal intensitas B.5 : 3
C.5 : 11
dan taraf intensitas D.11 : 5
Nomor 1 E.43 : 40
Intensitas bunyi dititik P yang berjarak 3
m dari sumber bunyi adalah 10-
4
watt/m2. Titik R berjarak 300 m dari
sumber bunyi. Jika intensitas ambang
I0 = 102 watt/m2, maka perbandingan
taraf intensitas dititik P dan R adalah...
A.1 : 2
B.2 : 1
C.2 : 3
D.2 : 4
E.3 : 4

Nomor 3
Intensitas bunyi mesin jahit yang sedang
bekerja adalah 10-9 Wm-2. Untuk
intensitas ambang bunyi 10-12
Wm-2, maka taraf intensitas bunyi dari 10
mesin jahit identik yang sedang bekerja
adalah.....
A.400 dB
B.300 dB
C.40 dB
D.30 dB
E.20 dB

Nomor 2

Suatu titik yang berjarak 6 m dari sumber


bunyi memiliki intensitas 10-4 watt/m2.
Jika titik tersebut digeser mendekati
sumber bunyi sejauh 3 m, maka
perbandingan taraf intensitas setelah
digeser dengan sebelum digeser adalah...
(I0 = 10-12 watt/m2 dan log 4 = 0,6)
A.3 : 2
Nomor 1
Dini berada di dalam kereta api A yang
berhenti. Sebuah kereta api lain (B)
bergerak mendekati A dengan kecepatan
2 m.s-1 sambil membunyikan peluit
dengan frekuensi 676 Hz. Bila cepat
rambat bunyi di udara 340 m.s-1, maka
frekuensi peluit kereta api B yang
didengar Dini adalah....
A.680 Hz
B.676 Hz
C.660 Hz
D.656 Hz
E.640 Hz

Nomor 4
Bunyi klakson sebuah sepeda motor saat
dibunyikan menghasilkan taraf intensitas
40 dB, sedangkan bunyi klakson sebuah
mobil saat dibunyikan menghasilkan
taraf intensitas 60 dB. (Io = 10-12 W.m-2).
Jika 100 klakson sepeda motor dan 10
klakson mobil serentak dibunyikan,
maka perbandingan taraf intensitas
sepeda motor dengan mobil adalah....
A.5 : 6
B.6 : 7
C.7 : 8
D.8 : 9
E.9 : 10
Pembahasan: Nomor 2
Diketahui: Mobil pemadam kebakaran sedang
TI1 motor = 40 dB bergerak dengan laju 20 m.s-1 sambil
TI1 mobil = 60 dB membunyikan sirine pada frekuensi 400
n motor = 100 Hz (cepat rambat bunyi 300 m.s-1). Jika
n mobil = 10 mobil pemadam kebakaran bergerak
Ditanya: TI motor : TI mobil = ... menjauhi seseorang yang sedang berdiri
a. Terlebih dahulu hitung TI motor. di tepi jalan, maka orang tersebut akan
TI motor = TI1 motor + 10 log n motor mendengar frekuensi sirine pada
TI motor = 40 + 10 log 100 = 40 + 10 . 2 frekuensi....
TI motor = 60 dB A. 375 Hz
b. Menghitung TI mobil. B. 575 Hz
TI mobil = TI1 mobil + 10 log n mobil C. 600 Hz
TI mobil = 60 + 10 log 10 = 60 + 10 . 1 D. 620 Hz
TI motor = 70 dB E. 725 Hz
c. Menghitung TI motor : TI mobil.
TI motor : TI mobil = 60 dB : 70 dB
TI motor : TI mobil = 6 : 7
Jawaban: C

Pembahasan soal efek


Doppler
udara 340 m/s, maka frekuensi yang di
dengar oleh pengendara mobil adalah...
A. 900 Hz
B. 990 Hz
C. 1.090 Hz
D. 1.140 Hz
E. 1.390 Hz

Nomor 3
Sebuah sumber bunyi bergerak dengan
frekuensi 640 Hz bergerak mendekati
seorang pengamat dengan kecepatan 20
m/s. Jika cepat rambat bunyi di udara
sebesar 340 m/s dan pengamat bergerak
menjauhi searah sumber bunyi dengan
kecepatan 10 m/s, maka frekuensi bunyi
yang di dengar oleh pengamat adalah...
A. 600 Hz Soal-soal latihan gelombang
B. 660 Hz
C. 900 Hz
bunyi
Nomor 1
D. 980 Hz
Taraf intensitas suatu sumber bunyi pada
E. 1.300 Hz
jarak 9 m dari pengamat adalah 50 dB.
Jika ditambah sembilan buah sumber
bunyi identik yang dibunyikan
bersamaan maka taraf intensitas total
pada pengamat menjadi....
A. 5 dB
B. 40 dB
C. 60 dB
D. 250 dB
E. 500 dB

Nomor 2
Diketahui taraf intensitas bunyi sebuah
mesin X adalah 45 dB (Io = 10-12 W/m2).
Perbandingan taraf intensitas bunyi
untuk 10 mesin X dengan 100 mesin X
adalah....
A. 10 : 11
Nomor 4
B. 11 : 12
Seorang pengendara mobil melaju
C. 11 : 13
dengan kecepatan 40 m/s mendekati
D. 12 : 13
mobil ambulan yang sedang melaju
E. 13 : 14
dengan kecepatan 10 m/s searah dengan
mobil. Jika mobil ambulan
membunyikan sirine dengan frekuensi
1050 Hz, jika cepat rambat bunyi di
MATERI LISTRIK STATIS
GAYA LISTRIK
Besarnya gaya tarik atau gaya tolak antara dua muatan sebanding dengan muatan-muatan
dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan.

Keterangan:
F = gaya listrik (N).
k = tetapan Coulomb (9 . 109 Nm2/C2).
Q1 = muatan listrik 1 (C).
Q2 = muatan listrik 2 (C).
r = jarak kedua muatan (m).

Arah dari gaya listrik adalah tolak menolak jika muatan sejenis dan tarik menarik jika
muatan berbeda jenis.

MEDAN LISTRIK

Arah medan listrik adalah dari muatan positif menuju muatan negatif.

POTENSIAL LISTRIK

KAPASITOR
Adalah suatu piranti yang berguna untuk menyimpan muatan dan energi listrik.

Keterangan:
C = kapasitansi kapasitor (Farad).
Q = muatan listrik (C).
V = beda potensial (Volt).

KAPASITOR KEPING SEJAJAR

Keterangan:
= r . 0 = permitivitas bahan.
A = luas keping.
d = jarak antar keping.
r = permitivitas relatif.
0 = permitivitas vakum/udara.

SUSUNAN SERI KAPASITOR

SUSUNAN PARALEL KAPASITOR

ENERGI POTENSIAL KAPASITOR

Contoh soal dan


pembahasan soal listrik
statis
Pembahasan soal gaya
listrik
Nomor 1
Dua buah muatan listrik diletakkan
terpisah seperti gambar.

Muatan di A adalah 8 C dan gaya tarik


menarik yang bekerja pada kedua muatan
adalah 45 N. Jika muatan A digeser ke
kanan sejauh 1 cm dan k = 9 .
109 Nm2/C2, maka gaya tarik menarik
yang bekerja pada kedua muatan Nomor 2
sekarang adalah... Dua buah benda A dan B bermuatan,
A.45 N mula-mula ditempatkan pada jarak 0,5 m
B.60 N satu sama lain sehingga timbul gaya 81
C.80 N N. Jika jarak A dan B diperbesar menjadi
D.90 N 1,5 m, gaya tarik menarik keduanya
E.120 N menjadi...(k = 9 . 109 Nm2/C2)
A.3 N
B.6 N
C.9 N
D.12 N
E.15 N

Nomor 3
Muatan listrik +q1 = 10 C ; +q2= 20 C
dan q3 terpisah seperti pada gambar di Pembahasan soal kuat
udara:
medan listrik
Nomor 1
Perhatikan gambar berikut.

Agar gaya Coulomb yang bekerja di


muatan q2 = nol maka muatan
q3 adalah....
A.+ 2,5 C Kuat medan listrik dititik C sebesar ... (k
B. 2,5 C = 109 Nm2/C2)
C.+ 25 C A.5,0 . 109 N/C
D. 25 C B.2,3 . 1010 N/C
E.+ 4 C C.2,7 . 1010 N/C
D.3,1 . 1010 N/C
E.4,0 . 1010 N/C
Nomor 2

Nomor 3
Dua partikel P dan Q terpisah pada jarak
9 cm seperti gambar.

Letak titik yang kuat medannya nol


adalah.....
A.3 cm di kanan P
B.6 cm di kanan P
C.3 cm di kiri P
D.4 cm di kanan P
E.4 cm di kiri P
Nomor 2

Pembahasan soal kapasitor


Nomor 1
Tabel dibawah ini menunjukkan besaran-
besaran pada kapasitas kapasitor plat
sejajar.

Kapasitor yang memiliki kapasitas


terbesar adalah...
A.C1
B.C2
C.C3
D.C4
E.C5
Diketahui:
C1 = 2 F
Nomor 3 C2 = 1 F
C3 = 5 F
V2 = 4 V
Ditanya: Q3 = ...
Jawab:
Q3 = Q2 = C2 . V2 = 1 F . 4 V = 4 C
Jawaban: B

Soal-soal latihan listrik


statis
Nomor 1
Dua buah muatan listrik identik tetapi
bermuatan tidak sama diletakkan terpisah
seperti gambar. F adalah gaya
elektrostatis kedua muatan.

Jika jarak kedua muatan dijadikan r,


maka gaya elektrostatis yang bekerja
pada tiap muatan adalah...
A.8 F
B.4 F
C.3/2 F
D. F
E. F

Nomor 2
Dua muatan berjarak 2 meter berada
diudara. Apabila jarak kedua muatan 6
kali semula, maka besar gaya Coulomb
menjadi...
A. kali semula
B. kali semula
C.1/9 kali semula
D.1/16 kali semula
E.1/36 kali semula

Nomor 4 Nomor 3
Tiga buah kapasitor C1, C2, dan Titik A terletak di tengah-tengah dua
C3 dengan kapasitas masing-masing 2 buah muatan yang sama besar tetapi
F, 1 F, 5 F disusun seri. Kemudian berlainan jenis yang terpisah sejauh a.
dihubungkan dengan sumber tegangan Besar kuat medan listrik di titik A saat
sehingga kapasitor C2 mempunyai beda itu 36 NC-1. Jika titik A tersebut digeser
potensial sebesar 4 Volt. Muatan pada 1/4 a mendekati salah satu muatan maka
kapasitor C3 adalah... besar kuat medan listrik di titik A setelah
A.3 C digeser menjadi....
B.4 C A.4 N/C
C.8 C B.16 N/C
D.12 C C.32 N/C
E.24 C D.40 N/C

Pembahasan: