Anda di halaman 1dari 4

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH

SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN


NOMOR : RS/U.17.03. I.1

TENTANG

PANDUAN ORIENTASI PEGAWAI BARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN IMANUDDIN


PANGKALAN BUN,

Menimbang : a. bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan


rumah sakit, diperlukan Panduan Orientasi Pegawai Baru
di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin
Pangkalan Bun;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a dan b, perlu ditetapkan dengan
Keputusan Direktur RSUD Sultan Imanuddin
Pangkalan Bun.
Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang
Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 3 tahun 1953
tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor
9) sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 1959 Nomor 72, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 1820);
2. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5063);
3. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah
Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009
Nomor 153, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5072);
4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur
Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik
Indonesia Nomor 5494);
5. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129/MENKES/
SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah
Sakit
6. Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor
20 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah
Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun
(Lembaran Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun
2008 Nomor 20, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten
Kotawaringin Barat Nomor 5);
2

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR TENTANG PANDUAN ORIENTASI


PEGAWAI BARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN
IMANUDDIN PANGKALAN BUN.
KESATU : Panduan Orientasi Pegawai Baru RSUD Sultan Imanuddin
Pangkalan Bun sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang
merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Direktur
ini;
KEDUA : Panduan Orientasi Pegawai Baru sebagaimana diktum Kesatu
sebagai acuan dalam melakukan orientasi pegawai baru;
KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan;

Ditetapkan di Pangkalan Bun


pada tanggal 31 Maret 2017

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah


Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,

dr. SUYUTI SYAMSUL, MPPM.


Pembina Tingkat I
NIP. 19680807 200003 1 006
3

Lampiran :
Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum
Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun
Nomor : RS/U.17.03. .I1.
Tanggal : 31 Maret 2017

PANDUAN ORIENTASI PEGAWAI BARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH


SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN

A. Definisi
1. Panduan oeientasi baru adalah panduan yang dibuat dalam proses
memperkenalkan lingkungan kerja kepada pegawai baru.
2. Kriteria pegawai baru meliputi pegawai rotasi, pegawai pindahan, mutasi
masuk, dan pegawai kontrak baru hasil rekruitmen.
3. Kegiatan orientasi pegawai baru dimaksudkan agar pegawai baru dapat
segera menyesuaikan diri dan mengetahui tugas-tugas yang akan
dikerjakan, hak dan kewajibannya serta larangan-larangan bagi pegawai
RSSI.

B. Ruang Lingkup
Panduan orientasi pegawai baru ini menjelaskan tentang tata cara
pelaksanaan orientasi yang meliputi orientasi umum dan orientasi khusus
bagi pegawai baru di lingkungan RSSI.

C. Tata Laksana
1. Setiap pegawai baru wajib mengikuti proses orientasi sebelum
penempatan di unit kerjanya.
2. Pemberian pengarahan kepada pegawai baru dilaksanakan oleh
Subbagian Umum, Kepegawaian dan Perlengkapan sebelum pegawai
yang bersangkutan melaksanakan orientasi.
3. Program orientasi pegawai baru meliputi orientasi umum dan orientasi
khusus.
4. Orientasi umum :
a. Pelaksanaan orientasi umum dikoordinir oleh Subbagian Umum,
Kepegawaian dan Perlengkapan.
b. Orientasi umum dilaksanakan selama 2 (dua) hari.
c. Materi orientasi umum meliputi profil organisasi rumah sakit,
pengenalan lingkungan kerja, etika komunikasi, penanganan
kebakaran (K3), infeksi nosokomial, patient safety dan lain-lain
disesuaikan kebutuhan.
5. Orientasi khusus :
a. Orientasi khusus diberikan kepada pegawai yang rotasi antar unit
dan pegawai baru yang bekerja di RSSI.
b. Pelaksanaan orientasi khusus dikoordinir oleh Bidang atau Bagian
terkait.
c. Pelaksanaan orientasi khusus dilaksanakan minimal selama 2 (dua)
minggu atau lebih sesuai kebutuhan unit terkait.
d. Materi orientasi khusus meliputi tugas-tugas disesuaikan dengan
pengetahuan, pendidikan dan kompetensi pegawai.
4

6. Selama masa orientasi semua pegawai baru (kecuali untuk pegawai yang
dirotasi) diwajibkan menggunakan seragam atasan warna putih dan
bawahan warna hitam/gelap dengan menggunakan tanda pengenal
khusus.
7. Selama masa orientasi semua pegawai baru melaksanakan tugas dengan
pendampingan dan pengawasan oleh pegawai senior (yang ditunjuk)
terutama di unit pelayanan dengan risiko tinggi dan tidak diperkenankan
melaksanakan tugas secara mandiri.
8. Setiap tahapan kegiatan dalam orientasi dicatat oleh pegawai yang
bersangkutan dalam bentuk laporan orientasi pegawai baru. Laporan
tersebut diketahui dan disetujui oleh pejabat yang berwenang di setiap
unit di mana pegawai tersebut melaksanakan orientasi.
9. Evaluasi program orientasi pegawai baru dilaksanakan dalam bentuk pre
test, post test dan pembuat laporan orientasi.
10. Untuk staf klinis, panitia kredensial akan mereview dokumen
pendidikan, sertifikasi dan dokumen profesional lainnya sebelum
penempatan.

D. Dokumen

Laporan kegiatan orientasi pegawai baru.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah


Sultan Imanuddin Pangkalan Bun,

dr. SUYUTI SYAMSUL, MPPM.


Pembina Tingkat I
NIP. 19680807 200003 1 006

Anda mungkin juga menyukai