Anda di halaman 1dari 9

Amylum manihot (Pati singkong)

Amylum manihot ( pati singkong) adalah pati yang diperoleh dari umbi akar manihot
utilissima Pohl yang berupa serbuk sangat halus dan putih.
Klasifikasi Tanaman
Nama Simplisia : Amylum Manihot
Tanaman Asal : Manihot utilissima Pohl
Divisi : Magnoliophyta
Sub Divisi : Spermatophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Malpighiales
Famili : Eliphorbiaceae
Genus : Manihot
Spesies : Manihot esculenta crantz
Kandungan : Amilosa dan amilopektin
Khasiat : Bahan penolong untuk sediaan obat
Makroskopis : Berupa serbuk berwarna putih dan sangat halus
Mikroskopis : Berupa butiran tunggal dan jaringan berkelompok, agak bulat
danpersegi banyak, berbentuk topi baja, hilus terletak di tengah bentuk garis dan bercabang 3
dengan lamela tidak jelas.

Amylum maydis (Pati jagung)


Amylum maydis ( pati jagung) adalah pati yang diperoleh dari biji zea mays L yang
berupa serbuk sangat halus dan putih.
Klasifikasi Tanaman
Nama Simplisia : Amylum Maydis
Tanaman Asal : Zea mays
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Monokotiledonae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Zea
Spesies : Zea Mays
Kandungan : Karbohidrat, vitamin A, Serat, Air dan Fosfat
Khasiat : Zat tambahan dan penolong obat
Makroskopis : Berupa serbuk berwarna putih
Mikroskopis : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butiran pati ada yang
bergerombol dan ada yang tunggal hilus terlihat.

Amylum oryzae (Pati beras)


Amylum oryzae ( pati beras) adalah amylum yang diperoleh dari biji Oryza sativa L yang
berupa serbuk sangat halus dan putih.
Klasifikasi Tanaman
Nama Simplisia : Amylum Oryzae
Tanaman Asal : Oryza sativa
Divisi : Magnoliophyta
Sub Divisi : Spermatophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Poales
Famili : Poaceae
Genus : Oryzae
Spesies : Oryza Sativa L
Kandungan : Amilosa dan amilosa perkati, air, abu
Khasiat : Bahan penolong untuk sediaan obat dan zat tambahan
Makroskopis : Berupa serbuk berwarna putih dan sangat halus
Mikroskopis : Terlihat butiran persegi banyak, tunggal atau majemuk, hilus
tidak terlihat jelas dan tidak ada lamella konsentrasi.

Amylum solani (Pati kentang)


Amylum solani ( pati kentang) adalah pati yang diperoleh dari umbi solanum tuberosum
yang berupa serbuk sangat halus dan putih.
Klasifikas Tanaman
Nama Simplisia : Amylum Solani
Tanaman Asal : solanum tuberonum
Divisi : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotiledonae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Spesies : Solanum Fuberonum L
Kandungan : Amilosa dan amilopektin
Khasiat : zat tambahan
Makroskopis : Bahan Berupa serbuk, agak kasar, berwarna putih tidak
berbau,tidak beras
Mikroskopis : Butiran berbentuk bulat telur atau tidak beraturan dengan ukuran
30-150mm. Hilus terdapat sebagai titik pada bagian yang sempit, lamela terlihat dengan jelas

Sagu (Metroxylon sagu)

Regnum : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Arecales
Famili : Arecaceae
Genus : Metroxylon
Spesies : Metroxylon sagu Rottb.

AMYLUM TRITICI (E.F.I.)


Nama Lain : Pati gandum, pati terigu
Nama Tanaman Asal : Triticum vulgare (Vill.)
Keluarga : Poaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa dan amilopektin, air, abu
Penggunaan : Bahan penolong bahan sediaan obat
Sediaan : Aluminii Hydroxydi Compressi (Form. Nas) :
1. Acidi Salicylici Zinci Oxydi Pasta (Form. Nas)
2. Resorcinoli Unguentum compositum (Form. Nas)
Pemerian : Serbuk sangat halus, warna putih, tidak berbau, hampir tidak
berasa putih, tidak berbau, tidak berasa
Bagian Yang Digunakan : Pati yang diperoleh dari buah
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

SIMPLISIA AMYLUM

01. AMYLUM MANIHOT


Nama Lain : Pati singkong
Nama Tanaman Asal : Manihot Utilissima (Pohl.)
Keluarga : Euphorbiaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa dan amilopektin
Penggunaan : Bahan penolong bahan sediaan
obat
Sediaan : Acidi Salicylici Zinci Oxydi lotio
(Form. Nas)
Pemerian : Serbuk halus kadang-kadang
berupa gumpalan kecil, warna putih tidak berbau, tidak berasa
Bagian Yang Digunakan : Pati yang diperoleh dari umbi akar
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

02. AMYLUM MAYDIS


Nama Lain : Pati jagung, Maizena, Corn starch
Nama Tanaman Asal : Zea mays (L.)
Keluarga : Poaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa, amilopektin
Penggunaan : Zat tambahan
Pemerian : Serbuk halus warna putih, tidak
berbau, rasa lemah
igunakan : Pati yang diperoleh dari biji yang masak
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

03. AMYLUM ORYZAE


Nama Lain : Pati beras
Nama Tanaman Asal : Oryza sativa (L.)
Keluarga : Poaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa, amilopektin, air, abu
Penggunaan : Bahan penolong dari sediaan obat
: Serbuk sangat halus, warna putih, berasa dan tidak berbau
Bagian Yang Digunakan : Pati yang diperoleh dari biji
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik
04. AMYLUM SOLANI
Nama Lain : Pati kentang
Nama Tanaman Asal : Solanum tuberosum (L.)
Keluarga : Solanaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa dan amilopektin
: Bahan penolong bahan sediaan obat
: Serbuk halus, warna putih, tidak berbau
Bagian Yang Digunakan : Pati yang diperoleh dari ubi
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

05. AMYLUM TRITICI (E.F.I.)


Nama Lain : Pati gandum, pati terigu
Nama Tanaman Asal : Triticum vulgare (Vill.)
Keluarga : Poaceae
Zat Berkhasiat Utama / Isi : Amilosa dan amilopektin, air, abu
: Bahan penolong bahan sediaan obat
Sediaan : Aluminii Hydroxydi Compressi (Form. Nas) :
1. Acidi Salicylici Zinci Oxydi Pasta (Form. Nas)
2. Resorcinoli Unguentum compositum (Form. Nas)
: Serbuk sangat halus, warna putih, tidak berbau, hampir tidak berasa putih, tidak berbau, tidak berasa
Bagian Yang Digunakan : Pati yang diperoleh dari buah
Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik

. Amilum Oryzae (Pati Beras)


Tanaman semak semusim ini berbatang basah, tingginya 50cm 1,5 m. batang tegak,

lunak, bertuas, berongga, kasar warna hijau. daun tunggal berbentuk pita yang panjangnnya15-30

cm, lebar mencapai 2 cm, perabaan kasar, ujung runcing, tepi rata, berpelepah, pertulangan

sejajar, hijau. bungan majemuk berbentuk malai. Buahnya buah batu, terjurai pada tangkai,

warna hijau, setelah tua menjadi kuning. Biji keras, bulat telur, putih atau merah (Dalimartha,

1999).
b. Amilum Maydis (Pati Jagung)
Rumput berumah satu, tegak, dengan sistem perakaran terdiri dari akar serabut. Batang

biasanya tunggal. Daun tumbuh berseling pada sisi yang berlainan pada buku, dengan helaian

daun yang bertumpang tindih, aurikel diatas; helaian daun memita-memanjang. Perbungaan

jantan dan betina terpisah pada satu tumbuhan yang sama; bunga jantan merupakan malai

terminal. Perbuahan yang masak dalam bentuk tongkol.Bijinya biasanya lonjong, warna

bervariasi dari putih hingga kuning, merah atau keunguan hingga hitam.
c. Amilum Manihot (Pati Tapioca)
Tanaman perdu, bisa mencapai 7 meter tinggi, dengan cabang agak jarang. Akar

tunggang dengan sejumlah akar cabang yang kemudian membesar menjadi umbiakar yang dapat

dimakan. Ukuran umbi rata-rata bergaris tengah 2-3 cm dan panjang 50-80 cm, tergantung dari

klon/kultivar. Bagian dalam umbinya berwarna putih atau kekuning-kuningan. Umbi singkong

tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin. Gejala kerusakan ditandai dengan

keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat meracun bagi

manusia. Umbi ketela pohon merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat

miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daunsingkong karena

mengandung asam amino metionina.


d. Amilum Solani (Pati Kentang)
Tumbuhan terna dengan banyak cabang, tegak, umbi berbentuk membulat hingga

menjorong, warnanya sangat beragam, kulit umbi bersisik atau halus, biasanya terdapat beberapa

mata tunas.Batang biasanya berongga, bersayap. Daun berseling, bertangkai, majemuk menyirip

gasal, dengan atau tanpa banyak pinak daun, pinak daun samping berhadapan atau berseling,

membundar telur hingga menjorong-membundar telur, pinak daun yang terkecil agak duduk,

berbentuk membundar telur hingga agak membundar, pinak daun ujung biasanya yang terbesar.

Semua pinak daun berbulu padat, berwarna hijau gelap, berurat daun menyirip. Perbungaan

malai.Bunga putih atau putih ditutupi dengan merah jambu atau ungu, ditengah kuning

kehijauan; kelopak menggenta, bagian luar berbulu; mahkota bagian luar berbulu. Buah buni

agak membulat, berwarna hijau-kuning, berbiji banyak, beracun.Biji pipih, berbentuk agak

membundar hingga membundar telur, berwarna kuning pucat kecoklatan.


e. Amilum Sagu (Pati Sagu)
Sagu tumbuh dalam bentuk rumpun. Setiap rumpun terdiri dari 1-8 batang sagu, pada

setiap pangkal tumbuh 5-7 batang anakan. Pada kondisi liar rumpun sagu akan melebar dengan
jumlah anakan yang banyak dalam berbagai tingkat pertumbuhan. Tajuk pohon terbentuk dari

pelepah yang berdaun sirip dengan tinggi pohon dewasa berkisar antara 8-17 meter tergantung

dari jenis dan tempat tumbuhnya (Harsanto, 1986).


Perbungaan malai di pucuk, bercabang-cabang sehingga menyerupai payung, bunga

muncul dari percabangan berwarna coklat pada waktu masih muda, gelap dan lebih merah pada

waktu dewasa; bunga berpasangan tersusun secara spiral, masing-masing pasangan berisi 1

bunga jantan dan 1 bunga hermafrodit, biasanya sebagian besar bunga jantan gugur sebelum

mencapai antesis. Buah pelok membulat-merapat turun sampai mengerucut sungsang, tertutup

dengan sisik, mengetupat, kuning kehijauan, berubah menjadi bewarna kuning jerami atau

sesudah buah jatuh; bagian dalamnya dengan suatu lapisan bunga karang berwarna putih.Biji

setengah membulat, selaput biji merah tua

1. Sampel yang mengandung karbohidrat

a. Amilum Manihot ( pati singkong )

- Organolepis : Warna putih , tidak berbau, tidak berasa.


- Makroskopik : Habur putih.

- Mikroskopik : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butir pati sebagian besar tunggal, ada yang

bergerombol dua atau tiga, hilus terlihat berupa titik atau garis bercabang

b. Amilum Maydis ( pati jagung )

- Organolepis : Warna putih , tak berbau, tek berasa.

- Makroskopik : Habur putih.

- Mikroskopik : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butir pati ada yang bergerombol/majemuk,

ada yang tunggal, hilus terlihat berbentuk titik dan bercabang

c. Amilum Oryzae ( Pati beras )

- Organolepis : Warna putih, tidak berbau, tidak berasa

- Makroskopik : Hablur putih

- Mikroskopik : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butir pati majemuk dan hilus berupa titik

d. Amilum Solanni ( pati Kentang )

- Organolepis : Warna putih, tidak berbau, tidak berasa

- Makroskopik : Hablur putih

- Mikroskopik : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butir pati tunggal dan majemuk dua atau

lebih , berbentuk bulat telur dan hilus berupa titik pada ujung

e. Amilum Sagu ( Pati sagu )

- Organolepis : Warna putih, tidak berbau, tidak berasa

- Makroskopik : Hablur putih

- Mikroskopik : Anatomi jaringan yang teramati yaitu butir pati tunggal