Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

PERAWATAN LUKA POST OPERASI

Andre I4051161033
Faisal Mahluf I4051161034
Reza Juliandi I4051161035
Ayu Mallyya I4051161036
Mariani I4051161037
Syafra Bella Nabilla I4051161038
Taufk Kurniawan I4051161040
Astin Biyansi I4051161041
Afrida Vianny I4052161009
Gita Hamu Rizki I4052161012
PROGRAM STUDI NERS
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2017
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Sasaran : Pasien dan keluarga pasien


Hari/Tanggal : Jumat, 17 Februari 2017
Waktu : 10.00 10.35 WIB
Tempat : Bangsal Bedah RS Untan

1. TUJUAN UMUM
Pada akhir penyuluhan kesehatan setiap individu akan
dapat menerapkan cara melakukan perawatan luka post
operasi.

2. TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti penyuluhan selama 10-15 menit diharapkan
keluarga pasien dapat:
a. Memahami pengertian luka post operasi.
b. Memahami perawatan luka post operasi.
c. Mengetahui tujuan perawatan luka post operasi.
d. Memahami penyebab terjadinya infeksi pada luka.
e. Mengetahui tanda dan gejala dari infeksi pada luka ost
operasi.
f. Mengetahui kerugiaan apabila tidak dilakukan perawatan luka
post operasi.
g. Menerapkan perawatan luka post operasi di rumah.

3. METODE
Ceramah, diskusi/tanya jawab, demonstrasi

4. MEDIA
Leaflet, materi SAP (PPT)
5. ISI MATERI
a. Pengertian luka post operasi.
b. Perawatan luka post operasi.
c. Tujuan perawatan luka.
d. Penyebab infeksi pada luka.
e. Tanda dan gejala infeksi.
f. Kerugian tidak melakukan perawatan luka.
g. Perawatan luka di rumah.

6. PROSES PELAKSANAAN

N
Kegiatan Respon Waktu
o
1 Pendahuluan
Menjawab salam 3
1. Memberi salam
Menyimak
2. Memperkenalkan diri menit
Menyimak
3. Menyampaikan topik
Menyimak
4. Menjelaskan tujuan penyuluhan
Menyimak
5. Melakukan kontrak waktu
2 Isi Menyimak dan
Penyampaian materi tentang 15meni
memperhatikan
perawatan luka post operasi : t
1. Pengertian luka post operasi.
2. Perawatan luka post operasi.
3. Tujuan perawatan luka.
4. Penyebab infeksi pada luka.
5. Tanda dan gejala infeksi.
6. Kerugian tidak melakukan
perawatan luka.
7. Cara melakukan perawatan luka
di rumah.

3 Penutup 3
Menjawab
1. Mengevaluasi tentang materi
pertanyaan
yang diberikan
2. Menyimpulkan materi dan
Memperhatikan
mengucapkan terima kasih Menjawab salam
3. Memberi salam

7. Pengorganisasian Tempat

OB
P P P Keterangan :
P P P P : Peserta
PY : Penyaji
OB : Observer
PY

8. Rencana Evaluasi
A. Evaluasi Proses
1) Anggota keluarga hadir pada saat pemberian penyuluhan kesehatan
tentang perawatan luka post operasi.
2) Anggota keluarga aktif pada penyuluhan dengan tanya jawab kegiatan.

B. Evaluasi Hasil
1) Kegiatan pemberian penyuluhan kesehatan berlangsung dengan rencana
yang telah dirancang.

2) Peserta penyuluhan dapat :


a. Mengetahui apa pengertian dari luka post operasi.
b. Mengetahui Perawatan luka post operasi.
c. Memahami tujuan dilakukannya perawatan luka.
d. Memahami penyebab terjadinya infeksi pada luka.
e. Mengetahui tanda dan gejala infeksi pada luka post
operasi.
f. Memahami kerugian apabila tidak melakukan
perawatan luka.
g. Memahami cara perawatan luka post operasi di rumah.
MATERI PENYULUHAN

A. Pengertian Luka Post Operasi


Luka post operasi merupakan luka yang sengaja dibuat oleh ahli
bedah, oleh karena itu dibutuhkan penanganan secara khusus karena saat ini
banyak luka post operasi yang terkena infeksi. Menurut Asmadi (2008) infeksi
luka post operasi merupakan infeksi nasokomial kedua terbanyak di rumah
sakit yang dapat di sebabkan oleh stapylococus aereus, euchericeacoli, precus
vulgaris, aerobacter, dan organisme lainnya.
Infeksi luka post operasi bisa terjadi 2-11 hari setelah post operasi di
tandai dengan antara lain, Kemerahan (rubor), Bengkak (tumor), Nyeri
(dolor), Panas dan Demam (color). (Marison, 2004).

B. Perawatan Luka Post Operasi


Perawatan luka adalah merawat luka dengan memasang pembalut atau
penutup pada luka agar luka tidak terbuka. Perawatan luka sesuian dengan
prosedur dapat mencegah infeksi luka operasi (Mustaan,2011)
Perawatan luka adalah upaya atau tindakan yang dilakukan untuk
mencegah infeksi yang dilakukan dengan langkah-langkah tertentu. Perawatan
luka ini dapat dilakukan satu kali sehari atau dua sampai tiga hari sekali,
tergantung pada bersih atau kotornya luka tersebut. Bila lukanya memang
kotor dan kain kasa menjadi kotor dan penuh darah, maka perban luka harus
segera diganti (Dr. Ismail Dilawar Sp.BKV, RSCM, 2015)

C. Tujuan Perawatan Luka


Adapun tujuan dari perawatan luka menurut PERBIDKES (2016) antara
lain:
a. Agar terhindar dari infeksi.
b. Agar luka tetap bersih.
c. Mempercepat penyembuhan.
d. Mencegah masuknya kuman dan kotoran ke dalam luka
e. Mencegah terjadinya pencemaran oleh cairan dan kuman yang berasal dari
luka ke daerah sekitarnya
f. Memberikan rasa aman dan nyaman

D. Penyebab infeksi Pada Luka

Adanya benda asing atau jaringan yang sudah mati di dalam tubuh
Luka terbuka dan kotor
Gizi buruk
Daya tahan tubuh lemah
Mobilisasi terbatas atau kurang gerak

E. Tanda dan Gejala infeksi


Merasa panas pada daerah luka atau suhu badan panas
Merasa sakit atau nyeri pada daerah luka
Ada kemeraha pada kulit didaerah luka
Terjadi bengkak pada daerah luka
Gangguan fungsi gerak pada daerah luka
Luka berbau tidak sedap
Terdapat cairan nanah pada luka.
F. Perawatan Luka Di Rumah
Adapun tujuan dari perawatan luka menurut PERBIDKES (2016) antara
lain:
1) Alat-alat yang digunakan
a. Kasa atau kain bersih.
b. Betadine.
c. Plester.
d. Air hangat.
2) Langkah-langkah
a. Mencuci tangan.
b. Membersihkan luka dengan air hangat.
c. Menutup luka dengan kasa atau kain bersih yang sudah diberikan
betadine.
d. Kemudian ditutup dengan kain bersih.
e. Plester dengan rapi.
f. Bereskan alat.
g. Mencuci tangan.

G. Kerugian Tidak Melakukan Perawatan Luka


1. Infeksi berat.
2. Kecacatan.
3. Gangguan terhadap sistem tubuh yang lain.
4. Kematian.

H. Hal-hal Yang Perlu Diketahui Oleh Pasien


1. Dibutuhkan verband steril dan kering untuk jangka waktu tertentu
2. Jaga jangan sampai luka tergesek-gesek oleh pakaian.
3. Langsung hubungi dokter jika tempat atau lokasi bekas luka terlihat
membangkak, demam tinggi, nyeri hebat, dan pengeluaran nanah yang
berlebih.
DAFTAR PUSTAKA

Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan


Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika
Morison. Moya J, 2004, Manajemen Luka, Jakarta : EGC
Mustaan, Supatono & Suwarni, A. 2011. Different Effect Of Antibiotic Topical
And Nacl 0,9% Compress For Wounded Lead Process Post Operation In
Anggrek III Rsud Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal keperawatan
Indonesia. Vol.1
http://www.heartcenter.co.id/index.php/list-artikel di unduh 15 Februari 2017
pukul 21.00
Mustaan, Supatono & Suwarni, A. 2011. Different Effect Of Antibiotic Topical
And Nacl 0,9% Compress For Wounded Lead Process Post Operation In
Anggrek III Rsud Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal keperawatan
Indonesia. Vol.1
http://www.perbidkes.com/2016/01/prosedur-perawatan-luka-setelah-
operasi.html di unduh 15 Februari 2017 pukul 21.00 WIB