Anda di halaman 1dari 4

Satuan Acara Penyuluhan (SAP)

Topik : ISPA
Sasaran : Pasien
Hari/ tanggal : Selasa, 20 oktober 2015
Jam : 08:40-08:55 WIB
Waktu : 15 Menit
Tempat : UPTD Puskesmas Pahandut

A. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan pasien dan
keluarga pasien dapat memahami dan mengerti tentang ISPA.

B. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan, diharapkan pasien dan
keluarga pasien dapat menjelaskan tentang:
1. Pengertian ISPA.
2. Penyebab ISPA.
3. Tanda dan gejala ISPA.
4. Perawatan pasien ISPA.
5. Pencegahan ISPA.

C. Materi
1. Pengertian ISPA.
2. Penyebab ISPA.
3. Tanda dan gejala ISPA.
4. Perawatan pasien ISPA.
5. Pencegahan ISPA.

D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
E. Media
1. Materi SAP
2. Leaflet

F. Proses Kegiatan Penyuluhan


No. Kegiatan Penyuluhan Respon Audience Waktu
1 Pembukaan: 1. Menjawab salam 3 menit
1. Memberikan salam 2. Mendengarkan dan
2. Menjelaskan tujuan
memperhatikan
Penyuluhan
3. Menyebutkan materi atau
pokok bahasan yang
disampaikan
2 Pelaksanaan materi: Menyimak dan 7 menit
Menjelaskan materi
memperhatikan
penyuluhan secara berurutan
dan teratur.
Materi:
1. Pengertian ISPA.
2. Penyebab ISPA.
3. Tanda dan gejala ISPA.
4. Perawatan pasien ISPA.
5. Pencegahan ISPA.
3 Evaluasi: Bertanya dan 3 menit
1. Menyimpulkan isi menjawab pertanyaan
penyuluhan
2. Memberi kesempatan
kepada audience untuk
bertanya
3. Memberikan kesempatan
kepada audience untuk
menjawab pertanyaan yang
dilontarkan
4 Penutup: Menjawab salam 2 menit
Mengucapkan terima kasih dan
mengucapkan salam

G. Metode Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
Waktu untuk mulai acara, persiapan alat, persiapan media, kelengkapan
alat yang akan digunakan.
2. Evaluasi Proses
Bagaimana berlangsungnya proses penyuluhan, ada hambatan atau tidak
ada hambatan, keaktifan klien saat proses pembelajaran, tanya jawab
bisa hidup atau tidak.
3. Evaluasi Hasil
a. Pengertian ISPA.
b. Penyebab ISPA.
c. Tanda dan gejala ISPA.
d. Perawatan pasien ISPA.
e. Pencegahan ISPA.

MATERI

1. Pengertian
ISPA merupakan singkatan dari infeksi saluran pernafasan akut, istilah ini
diadaptasi dari istilah dalam bahasa Inggris Acute Respiratory Infections
(ARI). ISPA adalah suatu tanda dan gejala akut akibat infeksi yang terjadi
pada setiap bagian saluran pernapasan baik atas maupun bawah yang
disebabkan oleh bakteri dan virus.
2. Penyebab ISPA
Penyebab ISPA adalah bakteri, virus dan jamur. Peralihan musim kamarau
ke musim hujan juga menimbulkan resiko serangan ISPA. Beberapa faktor
lain yang diperkirakan berkontruksi terhadap kejadian ISPA adalah
rendahnya asupan antioksidan, status gizi kurang, dan buruknya sanitasi
lingkungan.
3. Gejala ISPA
Berikut ini adalah gejala ISPA:
1) Demam
2) Batuk
3) Pilek, hidung tersumbat, atau bersin-bersin
4) Nyeri tenggorokan/nyeri menelan
5) Suara serak
6) Sakit kepala, badan pegal-pegal, atau nyeri sendi
7) Lesu, lemas
8) Sesak napas
9) Frekuensi napas cepat
4. Penanganan ISPA
Berikut ini beberapa tips untuk penanganan ISPA secara umum:
1) Istirahat yang cukup
2) Berikan minum lebih banyak, terutama bila batuk dan demam
3) Berikan obat penurun panas bila demam
4) Hindari penularan ke orang lain.

5. Cara untuk menghindari penularan:


1) Menutup mulut dan hidung bila batuk/bersin, gunakan masker (bila
cukup kooperatif), hindari kontak terlalu dekat dengan bayi atau menular
Jangan memberikan antibiotik tanpa intruksi dokter. Antibiotik tidak
diperlukan apabila ISPA yang disebabkan virus. Penggunaan antibiotik
tidak tepat dapat meningkatkan kekebalan bakteri terhadap antibiotik
tersebut.
2) Hindari pemberian obat batuk/pilek. Diskusikan dengan dokter anda
mengenai manfaat dan resiko obat tersebut apa bila akan diberikan.
3) Kenali tanda-tanda gawat darurat.
Anda perlu segera memeriksakan keluarga ke dokter apabila:
1) Sesak napas atau frekuensi napas menjadi lebih cepat
2) Napas berbunyi mengi (wheezing) atau seperti merintih (grunting)
3) Dinding dada/sela-sela iga tanpa tertarik ke dalam bila bernapas
4) Bibir berwarna kebiru-biruan
5) Leher kaku
6) Kesulitan menelan
7) Muntah terus menerus
8) Tampak sangat lemas