Anda di halaman 1dari 1

HERPES SIMPLEK

PUSKESMAS No. Dokumen No. Revisi Halaman


ARJOWINANGUN .................. 00 1
Ditetapkan
Kepala Puskesmas Arjowinangun
STANDAR Tanggal terbit
PROSEDUR
OPERASIONAL 21 Mei 2016
drg. Tri Wahyu Hidayat
NIP. 19650221 199803 1 001
Pengertian Infeksi akut yang disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I atau tipe II,
yang ditandai oleh adanya vesikel yang berkelompok di atas kulit yang sembab
dan eritematosa pada daerah mukokutan. Penularan melalui kontak langsung
dengan agen penyebab.
Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan penyakit herpes simplek
Kebijakan 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014
Tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer
2. Keputusan Kepala Puskesmas Arjowinangun Nomor : tentang
Pelayanan Klinis
Referensi Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer
Prosedur Penatalaksanaan
1. Terapi diberikan dengan antiviral, antara lain:
a. Asiklovir, dosis 5 x 200 mg/hari, atau
b. Valasiklovir, dosis 2 x 500 mg/hari selama 7-10 hari.
2. Pada herpes genitalis: tidak melakukan hubungan seksual ketika masih ada
lesi atau ada gejala prodromal.
3. Gejala prodromal diatasi sesuai dengan indikasi. Hindari penggunaan
Aspirin karena dapat menyebabkan Reyes syndrome.