Anda di halaman 1dari 39

PENGENALAN HAK KEKAYAAN

INTELEKTUAL
Mengapa HKI?
Hak-hak dasar = Pasal 27 (2) Human Right
Declaration: setiap orang memiliki hak untuk
mendapat perlindungan (moral dan materil) yg
diperoleh dari ciptaan ilmiah, kesusasteraan
atau artistik dalam hal ia sebagai pencipta.
Melindungi reputasi
Mendorong dan menghargai setiap inovasi dan
penciptaan: sistem insentif
Mencegah adanya duplikasi sumber
informasi invensi/terkini
Mendukung kegiatan litbang sumber rujukan teknologi
terkini, menilai trend teknologi, monitoring kompetitor dll.
HKI merupakan elemen kunci didalam
menciptakan daya kompetisi individu
dan/atau nasional/internasional;
Perubahan fungsi HKI dari fungsi
perlindungan menjadi elemen kunci strategi
pembangunan bangsa atau pengembangan
usaha
HKI Merupakan
Aset Usaha, melalui
Inovasi produk dan proses melalui Paten
Cultural Artistic & Literary Works and Computer Software
and Compilation melalui Hak Cipta
Creative Design termasuk desain tekstil melalui
perlindungan Desain Industri
Tanda distinctive sign melalui perlindungan Merek Dagang
Microchips melalui perlindungan Desain Tata Letak Sirkuit
Terpadu (DTLST)
Informasi rahasia yang bernilai komersil dilindungi Rahasia
Dagang
Pengertian Hak Kekayaan Intelektual (HKI)

HKI merupakan padanan dari Intellectual Property


Rights.
HKI adalah suatu hak yang timbul sebagai hasil
dari olah pikir otak manusia yang dapat
menghasilkan suatu produk atau suatu proses,
yang berguna bagi manusia.
HKI merupakan hak untuk menikmati secara
ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual.
Ruang Lingkup HKI
Secara umum HKI dibagi menjadi dua
kelompok besar yakni:
Hak Cipta (Copyrights) dan Hak-hak terkait
Hak Kekayaan Industri (Industrial Property
Rights)
Hak Cipta (Copyrights)
Lebih lanjut yang tercakup dalam hak cipta adalah semua expresi
dari olah pikir manusia, tidak termasuk ide atau gagasan.
Biasanya yang termasuk dalam lingkup hak cipta adalah literary dan
karya artistik, yang didalamnya termasuk tulisan (buku), musik, karya
seni, dan karya-karya yang berbasis teknologi (program komputer
dan basis data elektronik)
Undang-undang No 19 Tahun 2002 mengatur mengenai Hak cipta di
Indonesia.
Prinsipnya bahwa Hak Cipta baik didaftar maupun tidak, tetap
dilindungi, sehingga pendaftarannya hanya merupakan pencatatan
saja.
Jangka waktu pelindungannya adalah 50 tahun setelah pemilik
haknya meninggal dunia.
Hak Kekayaan Industri
(Industrial Properti Rights)

1. Merek
2. Indikasi Geografis
3. Desain Industri
4. Desain Tata Letak Sirkit Terpadu
5. Paten
6. Rahasia Dagang
Merek (Trademark)
Merek merupakan suatu tanda yang dapat
membedakan suatu barang atau jasa yang
ditawarkan oleh seseorang dengan barang atau
jasa yang ditawarkan oleh orang lain.
Yang paling mendasar atau prinsip adalah tanda
tersebut harus beda dan bukan merupakan tipuan
maupun menguraikan barang atau jasa tersebut.
Tanda yang dapat digunakan dalam merek dapat
berupa huruf, garis, kata, gambar atau kombinasi
darinya. Selain itu juga dapat dilindungi dengan
bentuk tiga dimensi dan warnanya.
Contoh Merek

Indonesia telah memiliki undang-undang yang mengatuh merek


tersebut yakni Undang-undang No. 15 Tahun 2001.
Jangka waktu perlindunga 10 tahun dan dapat diperpanjang.
Untuk mendapatkan perlindungan merek harus didaftarkan.
Merek akan menciptakan brand name yang pada akhirnya akan
berhubungan dengan mutu dan kualitas dari suatu produk.
Merek atau tanda berupa :
Gambar;
Nama;
Kata;
Huruf-huruf;
Angka-angka;
Susunan warna; atau
Kombinasi unsur-unsur tersebut, yang memiliki daya pembeda
dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa
Yang dimaksud merek gambar dapat berupa :
gambar, lukisan, foto, logo atau simbol.
Contoh :

Lukisan

Foto
Logo/Simbol
Merek nama, dapat berupa : nama orang, nama
badan usaha, nama kota-tempat, nama benda
budaya, nama makhluk hidup, dan benda mati.
Contoh :

Nama tempat baik kota, provinsi, pulau boleh


didaftar sebagai merek asalkan tidak terkait
dengan indikasi geografis dan nama negara.
Merek kata, dapat berupa : kata benda, kata sifat,
kata bilangan, kata majemuk, susunan kata, kata
ciptaan.
Contoh :
Merek yang berupa huruf-huruf adalah merek
yang terdiri lebih dari satu huruf.
Contoh :
Merek yang berupa angka-angka adalah merek
yang terdiri lebih dari satu angka.
Contoh :
Merek yang berupa susunan warna, adalah
merek yang terdiri lebih dari satu unsur warna.
Contoh :
Merek Kombinasi, adalah merek yang terdiri dari
gabungan / kombinasi unsur-unsur yang tersebut
di atas.
Contoh :
Merek Dagang
Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan
oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama
atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-
barang sejenis lainnya.

Contoh Merek dagang : Aqua, SONY, NOKIA, LG, Sosro,


dll
Merek Jasa
Merek yang digunakan pada jasa yang
diperdagangkan oleh seseorang atau bersama-
sama atau badan hukum untuk membedakan
dengan jasa-jasa sejenis lainnya

Contoh merek jasa : Restoran KFC, Mc Donalds,


Hotel Aston, Hotel Hyatt, Matahari Dept Store,
Ramayana Dept Store, Carrefour dll.
Merek Kolektif
Merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik
yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan
hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang atau
jasa sejenis lainnya.
Contoh :
1. Coca cola dengan Big cola,memiliki kemasan dan nama produk
yang hampir sama.
2. Pop ice dengan Top ice memiliki kesamaan kemasan dan nama
produk
3. Produk PETER SAYS DENIM dengan produk KICK DENIM.
4. Produk sepatu SPECS dengan produk sepatu SPEED.
Indikasi Geografis
Indikasi geografi merupakan suatu indikasi yang
menunjukkan daerah asal suatu produk.
Indikasi geografi tercakup dalam Undang-undang
Merek.
Contohnya
Jeruk Garut
Jeruk Medan
Apel Malang
Desain Industri

Desain industri didefinisikan sebagai suatu kreasi tentang


bentuk, konfigurasi, komposisi garis atau warna, atau garis
dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga
dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis
dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua
dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu
produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.
Kriteria yang digunakan untuk memberikan Hak Desain
Industri:
- Baru,
- Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku, ketertiban umum, agama, atau kesusilaan.
Contoh Desain Industri

Perbedaannya dengan merek adalah karena desain merupakan


penampilan dari suatu produk sedangkan merek merupakan tanda dari
suatu produk yang harus dapat dibedakan dengan produk lain.
Jangka waktu perlindungan untuk desain industri 10 tahun dan tidak
dapat diperpanjang.
Undang-Undang no 31 tahun 2000 tentang Desain Industri.
Desain Industri
Desain Tata Letak Sirkit Terpadu

Sirkit Terpadu merupakan padanan dari integrated circuit yang


berarti suatu produk yang berupa bentuk jadi atau setengah jadi,
dimana didalamnya terdapat berbagai elemen dengan paling
sedikit satu elemennya merupakan elemen yang aktif, elemen-
elemen tersebut saling berkaitan yang dikemas dalam bahan
semikonduktor sehingga menghasilkan suatu fungsi elektronik
tertentu.
Desain Tata Letak merupakan padanan dari lay-out design yang
berarti suatu rancangan peletakan tiga dimensi dari suatu sirkit
terpadu.
Undang-undang No. 32 tahun 2000 mengatur mengenai Desain
Tata Letak Sirkit Terpadu.
Contoh DTLST
Desain Tata Letak
Sirkuit Terpadu
Paten

Paten merupakan pelindungan terhadap olah pikir manusia


yang berkaitan dengan inovasi (ide), invensi (penemuan
baru), dan teknologi.
Paten dikelompokkan menjadi paten sederhana ( 1 kali
klaim ) dan paten biasa, dimana paten biasa akan
melindungi invensi atas suatu produk, alat, atau proses
yang memenuhi kebaruan, langkah inventif, dan dapat
diterapkan dalam industri.
Undang-undang No. 14 Tahun 2001 mengatur perlindungan
paten, dimana jangka waktu untuk paten biasa adalah 20
tahun dan untuk paten sederhana 10 tahun dan masing-
masing tidak dapat diperpanjang.
Contoh
Contoh hak paten
1. Hak paten di bidang industri
Untuk contoh hak paten dalam bidang industri adalah hak paten sistem mesin
pembakaran 4 langkah pada motor, pertama kali yang mematenkan teknik ini
di Indonesia adalah Honda Giken Kogyo Kabushiki Kaisa. Dengan demikian
apabila ada perusahaan lain yang ingin mengajukan lisensi ini, tidak akan
diterima, salah satunya adalah Bajaj Auto Limited.
Contoh lainnya datang dari produsen mobil yang bernama Paice, yang
mengklaim sudah memiliki paten terhadap mesin mobil dengan teknik
hibrida. Kini perusahaan ini tengah mengajukan gugatan pada 2 perusahaan
mobil asal Korea yang bernama Hyundai dan Kia Optima yang menggunakan
teknologi tersebut.
2. Hak paten di bidang perangkat lunak
Contoh hak paten berikutnya adalah pada perangkat lunak. Beberapa waktu
yang lalu pihak Yahoo memberikan gugatan pada pihak Facebook, dimana
sebelumnya pihak Yahoo, telah mematenkan sistem peletakan iklan dengan
akses tertentu, dan hal ini kemudian digunakan oleh pihak Facebook.
3. Hak paten di bidang obat-obatan
Beberapa waktu yang lalu Amerika Serikat tengah mematenkan
penemuannya atas obat diabet dari tanaman terong dan juga pare, namun
ternyata penggunaan obat dari tanaman ini sudah digunakan oleh
masyarakan India sejak ribuan tahun yang lalu.
Rahasia Dagang
Rahasia dagang merupakan informasi yang tidak
diketahui oleh umum dibidang teknologi, dan/atau
bisnis, mempunyai nilai ekonomi karena berguna dalam
kegiatan usaha, dan dijaga kerahasiaannya oleh pemilik
rahasia dagang.
Undang-undang No 30 Tahun 2000 mengatur mengenai
rahasia dagang.
Contoh :
Formula parfum.

Formula minuman coca cola


Rahasia Dagang
Tidak perlu pendaftaran.
3 hal penting:
Informasi harus bersifat rahasia
Memiliki nilai komersial
Harus pandai memegang rahasia, misal dengan adanya
perjanjian kerahasiaan atau perjanjian nondisclosure atau
perjanjian noncompete.
Rahasia Dagang
Ringkasan Kriteria HKI
Biaya HKI

No. Jenis Paten Paten Merek Desain Hak Cipta


Biaya/pelindungan Sederhana
1 Pendaftaran Rp575,000.00 Rp125,000.00 Rp450,000.00 Rp600,000.00 Rp200,000.00

2 Pemeriksaan Substantif Rp2,000,000.00 Rp300,000.00 tidak ada tidak ada tidak ada

3 Perpanjangan tidak ada tidak ada Rp.1,500,000.00 tidak ada tidak ada

4 Pemeliharaan berbeda untuk tiap tahunnya tidak ada tidak ada tidak ada

5 Jangka waktu 20 tahun 10 tahun 10 tahun 10 tahun sampai 50


perlindungan tahun setelah
penciptanya
meninggal
dunia
Perusahaan AS gugat Xiaomi atas pelanggaran hak
paten
Baru berencana untuk memperluas pasar ke Amerika Serikat, Xiaomi sudah
dibayangi masalah. Salah satu raksasa teknologi dari Tiongkok itu dituduh
melanggar hak paten oleh sebuah perusahaan AS bernama Blue Spike LLC.
Demikian dikutip AndroidHeadlines, Senin (7/12/2015).
Blue Spike LLC mendaftarkan tuduhan kepada Xiaomi itu di Pengadilan
Distrik AS untuk Distrik Timur Texas. Xiaomi dituduh melanggar paten
8,930,719 B2 yang berjudul "Data Protection Method and Device" (Metoda
dan Perangkat Perlindungan Data). Dalam laporan tersebut disebutkan
bahwa Mi 4, Mi 4 LTE, Mi 4c, Mi 4i, Mi Note Plus, Mi Note Pro, Redmi 1S,
Redmi 2, Redmi 2 Prime, Redmi 2 Pro, Redmi 2A, dan Redmi Note 2, telah
menggunakan teknologi yang dipatenkan itu tanpa izin.
Anehnya, dua gawai Xiaomi yang belum lagi diluncurkan, Mi 5 dan Mi 5 Plus
juga dimasukkan dalam daftar. Perlu diketahui bahwa Mi 4 dan Redmi 2 Pro
sudah lolos uji coba FCC, regulator komunikasi di AS.
Blue Spike LLC, seperti dijelaskan beberapa laman teknologi termasuk GSM
Arena dan Tech Zoom (h/t Latin Post), adalah sebuah perusahaan yang
mengaku bergerak di bidang perangkat lunak, sistem, dan teknologi Address
Space Layout Randomization (ASLR). Akan tetapi laman perusahaan tersebut
tidak menjabarkan mengenai produk atau klien perusahaan itu sendiri. Oleh
karena itu Blue Spike dicurigai hanyalah sebuah patent troll.
Patent troll, seperti ditulis Forbes, didefinisikan sebagai perorangan atau
entitas yang memiliki paten tetapi tidak memproduksi produk yang
dipatenkan tersebut atau mempraktikkan metoda yang dipatenkan. Mereka
hanya berupaya mendapatkan licensing fee dari entitas lain yang
menggunakan paten tersebut.
Selain Xiaomi, Blue Spike LLC juga melayangkan gugatan pelanggaran paten
itu kepada 45 perusahaan lain, termasuk Facebook dan Google.
Sejak didirikan pada 2010, Xiaomi, perusahaan pembuat gawai terbesar
keempat di dunia, belum pernah menjual ponsel pintarnya di AS walau
mereka telah mulai memasarkan aksesoris gawai di negeri Paman Sam itu.
Gugatan ini diduga bisa menghambat rencana Xiaomi untuk meluncurkan
ponsel pertama mereka di AS.
Tugas

Carilah kasus pelanggaran hak kekayaan industry