Anda di halaman 1dari 9

PENULISAN DAFTAR PUSTAKA

Oleh Kelompok

Hardika Aurum Pratiwi

Abidah rahmi hilmi

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

2015
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Daftar pustaka merupakan daftar yang berisai sumber bacaan yang digunakan
sebagai bahan acuan dalam membuat suatu karya ilmiah seperti Skripsi, Makalah,
Tugas Akhir, Laporan, Thesis dan penelitian lainya. Tujuan dari pembuatan daftar
pustaka ini adalah untuh menghargai sumber penulisan. Dengan dbibuatnya daftar
pustaka maka kita telah menghargai seorang penulis sumber data informasi
tersebut.

Ada hal-hal yang harus diperhatikan urutan dalam penulisan daftar pustaka,
yaitu :Nama penulis, Tahun Terbit, Judul Buku / Karya, Tempat Terbit, Nama Penerbi
B. Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian dari daftar pustaka?
2. Apa saja fungsi daftar pustaka?
3. Apa saja sumber informasi dari daftar pustaka?
4. Apa saja Unsur unsur dalam daftar pustaka ?
5. Bagaimana cara penyusunan dan cara penulisan daftar pustaka?
C. Tujuan
1. Mengetahui definisi dari daftar pustaka
2. Mengetahui fungsi daftar pustaka
3. Mengetahui sumber informasi dari daftar pustaka
4. Mengetahui unsure unsure dalam daftar pustaka
5. Mengetahui cara penyusunan dan cara penulisan daftar pustaka

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Daftar pustaka adalah daftar segala sumber yang telah digunakan dalam
karangan ilmiah ( Hartono Ruslijanto 2000)
Daftar pustaka dan catatan kaki dalam sebuah karangan ilmiah yang memuat
pendapat, hasil penelitian, cuplikan dari sumber lain harus dicantumkan
sumber informasi tersebut
Sumber tersebut dicantumkan pada naskah karangan ilmiah dan pada daftar
pustaka. Daftar pustaka yang berada pada bagian akhir karangan ilmiah
memuat semua sumber informasi yang digunakan
B. Fungsi Daftar Pustaka
1. Untuk memberikan informasi, bahwa pernyataan dalam karangan itu
bukan hasil pemikiran penulisan sendiri, tapi hasil pemikiran orang lain
2. Untuk memberikan informasi selengkapnya tentang sumber kutipan
sehingga dapat dicek jika perlu
3. Apabila pembaca mau lebih mendalami pernyataan yang dikutip, dapat
membaca sendiri buku/majalah yang menjadi sumber kutipan untuk
penelusuran kepustakaan.
C. Sumber informasi
Sumber informasi yang ditulis dalam daftar pustaka hendaknya yang benar
benar dibaca, diperiksa dan dipakai dalam penelitian/ laporan kasus/ studi
pustaka yang dibuat. Dalam pembuatan karangan ilmiah sebaiknya penulis
membaca dan menelusuri semua sumber informasi tersebut relevan dengan
karangan ilmiah yang dibuat.
Kehebatan penulis tidak ditentukan oleh banyaknya sumber informasi yang
tercantum dalam daftar pustaka, malahan puluhan sumber informasi hanya
mencerminkan kelemahan penulis ( penulis (penulis tidak mampu
menentukan sumber informasi mana yang benar benar berguna bagi
karangan ilmiahnya)
Tidak semua sumber informasi itu mempunyai dasar ilmiah yang dapat
diandalkan dan dipercaya. Sebaiknya sumber informasi tersebut merupakan
sumber informasi primer bukan sekunder.
Sebaiknya dalam satu karangan ilmiah jangan terlalu banyak memakai
sumber informasi sekunder. Pedoman dalam memilih dan menentukan
sumber informasi yang akan dipakai serta dicantumkan dalam daftar pustaka
adalah:
1. Sumber bacaan harus mempunyai mutu yang baik dan sesuai dengan
masalah yang dihadapi
2. Seringkali bahan bacaan yang diperoleh dan berhasil dikumpulkan
mengemukakan pemikiran/pendapat/kesimpulan yang sama. Dalam hal ini
dipilih yang benar benar baik ( 1 atau 2 saja)
3. Usahakanlah selalu memakai bahan bacaan yang mutakhir.
D. Unsur unsur dalam studi pustaka
Daftar pustaka yang lengkap mengandung tiga unsure utama yaitu : penulis,
judul, fakta fakta penerbitan.
1. Penulis
Penulis mencakup penulis pendamping, editor, badan/ lembaga resmi.
Nama penulis terdiri atas 3 bagian, yaitu :
Nama sendiri ( given name)
Nama tengah ( middle name)
Nama keluarga ( surname)

Cara penulisanya dalam daftar pustaka adalah dengan menyebutkan nama


keluarga terlebih dahulu.

Contoh : Lester W. Burket

Penulisanya dalam daftar pustaka : Burket L. W

Nama penulis dituliskan tanpa gelar kesarjanaan ataupun gelar


administrative. Untuk nama penulis Indonesia agak sulit, tetapi biasanya
dimulai dengan nama akhir.

Contoh : Teuku Jacob ditulis Jacob T.

Anwar Siregar ditulis Siregar A.

Penulis wanita yang telah menikah :

Wanita Indonesia biasanya memakai nama suaminya di belakang namanya.

Contoh : Toeti Herati Noerhadi ditulis Noerhadi TH

2. Judul

Judul mencakup judul beserta anak judul jika ada.

3. Fakta Fakta Penerbitan

Fakta fakta penerbitan mencakup: tempat ( kota) dimana buku tersebut diterbitkan,
nama penerbit, tahun penerbitan
Tempat penerbitan ( kota) ditulis hanya satu kota tempat buku tersebut diterbitkan.

Nama penerbit dituliskan tepat menurut gaya yang dipakai penerbit.

Contoh : WB. Saunders Co

JB. Lippincott Co

E. Penyusunan dan Cara Penulisan Daftar pustaka

Ada tiga cara penulisan :

Penyusunan daftar pustaka dan penunjukannya pada naskah mengikuti salah satu
dari tiga sistem berikut :

1. Nama dan Tahun (Name and Year System). Daftar pustaka disusun secara abjad
berdasarkan nama akhir penulis dan tidak dinomori.Penunjukan pada naskah
dengan nama akhir penulis diikuti tahun penerbitan

4. Kombinasi Abjad dan Nomor (Alphabet-Number System). Pada sistem ini cara
penunjukannya dalam naskah adalah dengan memberikan nomor sesuai dengan
nomor pada daftar pustaka yang disusun sesuai abjad
5. Sistem Nomor (Citation Number System). Kutipan pada naskah diberi nomor
berurutan dan susunan daftar pustaka mengikuti urutan seperti tercantum pada
naskah dan tidak menurut abjad

F. Jenis jenis daftar Pustaka


1. Kelompok Textbook
Penulis perorangan
Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor
Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga
Buku terjemahan
2. Kelompok Jurnal
Artikel yang disusun oleh penulis
Artikel yang disusun oleh lembaga
Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi /
3. Simposium
Kelompok disertasi / tesis
Kelompok makalah / informasi dari Internet
Cara penulisan daftar pustaka
1. Textbook
Penulis perorangan : nama penulis (disusun balik),tahun terbit,
judul buku (cetak miring atau garisbawahi), edisi dan volume, nama
penerbit,tempat penerbit (kota), halaman yang dibaca

Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor : nama penulis


(disusun balik), tahun terbit, judul karangan . Bab diikuti kata
dalam atau in, judul buku (cetak miring atau garisbawahi),
nama editor,edisi, nama penerbit, tempat penerbit (kota)

Buku yang ditulis/dibuat oleh lembaga : nama lembaga, tahun


terbit, judul buku (cetak miring atau garisbawahi), edisi dan
volume, nama penerbit,tempat penerbit (kota), halaman yang
dibaca

Buku terjemahan : nama penulis (disusun balik),tahun terbit, judul


buku (cetak miring atau garisbawahi), penerjemah, nama penerbit,
tempat penerbit (kota), halaman yang dibaca

2. Jurnal disertai Thesis


Artikel yang disusun oleh penulis : nama penulis (disusun balik),
tahun terbit, judul artikel, nama majalah/jurnal (cetak miring atau
garisbawahi),volume majalah/jurnal diikuti tanda :, halaman
yang dibaca

Artikel yang disusun oleh lembaga : nama lembaga,tahun terbit,


judul artikel, nama majalah/jurnal (cetak miring atau garisbawahi),
volume majalah/jurnal diikuti tanda :, halaman yang dibaca

Kelompok makalah yang dipresentasikan dalam


seminar/konferensi/simposium : nama penulis (disusun balik),
tahun penyajian, judul makalah,nama forum penyajian (cetak
miring atau garisbawahi), kota, bulan dan tanggal penyajian

Kelompok disertasi/tesis : nama penulis (disusun balik), tahun


terbit, judul disertasi/thesis (cetak miring atau garisbawahi),
tempat penerbitan (kota), universitas, kata disertasi atau tesis
3. Cara penulisan daftar pustaka dari internet
Kelompok makalah / informasi dari Internet (apabila ada nama
penulis) : nama penulis (disusun balik), tahun penyajian, judul
makalah / informasi, alamat Internet
Kelompok makalah / informasi dari Internet (apabila tidak ada
nama penulis) : nama lembaga yang menulis, tahun penyajian,
judul makalah / informasi, alamatInternet
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan
Jadi Daftar pustaka adalah daftar segala sumber yang telah digunakan dalam
karangan ilmiah ( Hartono Ruslijanto 2000)
Daftar pustaka dan catatan kaki dalam sebuah karangan ilmiah yang memuat
pendapat, hasil penelitian, cuplikan dari sumber lain harus dicantumkan
sumber informasi tersebut
Sumber tersebut dicantumkan pada naskah karangan ilmiah dan pada daftar
pustaka. Daftar pustaka yang berada pada bagian akhir karangan ilmiah
memuat semua sumber informasi yang digunakan
B. Saran
Dalam menyusun suatu daftar pustaka hendaknya sesuai dengan ketentuan
atau syarat-syarat yang telah ada, sehingga mempermudah dalam membaca
dan dapat mengetahui isi dari suatu paragraf dengan mudah.
DAFTAR PUSTAKA

Nasucha, Yakub Drs. M. Hum dkk.2009.Bahasa Indonesia untuk Penulisan Karya Tulis
Ilmiah.Yogyakarta:Media Perkasa.

Ismail Kusmayadi, dkk. 2008. Be Smart Bahasa Indonesia untuk Kelas IX SMP/MTs. Bandung :
Grafindo Media Pratama

Widjono, HS. 2007. BAHASA INDONESIA Matakuliah Pengembangan Kepribadian di


Perguruan Tinggi. Jakarta : PT. Grasindo

Yunita T Winarto. 2004. Karya Tulis Ilmiah Sosial : Menyiapkan Menulis dan Mencermatinya.
Jakarta : Yayasan Obor Indonesia