Anda di halaman 1dari 12

Brownis dan Kripik dari Ubi Gantung

PROPOSAL
Diajukan Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Disusun oleh :
Lisyadiah Marifataini 14.0102.0084

AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MUHAMMMADIYAH MAGELANG
2015
KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas
limpahan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga saya dapat menulis dengan
baik dan tepat pada waktunya.
Tulisan ini merupakan analisa rencana membuka usaha dari dicsorrea
bulbiter atau ubi gantung. Mulai dari proses pembuatannya, produk yang
ditawarkan, konsumen yang dituju, strategi pemasaran, modal dan peralatan yang
dipakai, hingga perhitungan ekonomi usaha ini.
Dalam kesempatan ini, tidak lupa saya mengucapkan terimakasih yang
tidak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses
penyelesaian tulisan ini. Lebih jauh, saya minta maaf apabila ada kesalahan-
kesalahan didalamnya serta saya juga mohon masukan, saran atau kritik yang
bersifat membangun agar saya dapat membuat yang lebih baik lagi di tugas-tugas
mendatang.
Wassalamualaikum wr.wb.
Magelang, 1 November 2014

Penyusun
DAFTAR ISI

Halaman Judul.....................................................................................................
Kata Pengantar....................................................................................................
Daftar Isi.............................................................................................................
Analisis Bisnis Kripik dan Brownis dari Ubi Gamtung (Dioscorea Bulbiter)
Latar Belakang....................................................................................................
Produk Yang Ditawarkan...................................................................................
Konsumen Yang Dituju......................................................................................
Strategi Pemasaran

a; Produk.....................................................................................................
b; Harga.......................................................................................................
c; Promosi....................................................................................................
Modal dan Peralatan...........................................................................................
Perhitungan Ekonomi.........................................................................................
Penutup..............................................................................................................
Daftar Pustaka....................................................................................................
Analisis Bisnis
Kripik dan Brownis dari Ubi Gamtung (Dioscorea Bulbiter)

I. Latar Belakang
Pada saat ini, usah makanan ringan atau cemilan sudah sangat menarik
perhatian seseorang sebagai peluang usaha yang sangat menguntungkan. Karena
dengan modal yang dapat dibilang minim, seseorang bisa mendapatkan
keuntungan yang maksimal. Maka dari itu, saya tertarik untuk membuka usaha
kripik dari ubi gantung ini. Saya juga tertarik karena dioscorea bulbiter atau nama
lain dari ubi gantung sebagai bahan baku pembuatan kripik ini merupakan
makanan pokok yang terlupakan atau jarang yang menggunakan sebagi bahan
pangan. Selain itu ubi gantung bagus untuk diet karena mengandung :

1; karbohidrat tinggi.
2; Calium (ca) / Potassium untuk membantu sel jaringan agar organ tubuh
bisa berjalan dengan baik, sangat penting untuk fungsi jantung, baik untuk
tulang, tekanan darah tinggi, stroke, ginjal dan otak.
3; Foshfor sebagai kalasifikasi tulang dan gigi, mengatur pengalihan energi,
absorpsi dan trasportasi zat gizi.
4; Zat Besi (fe) sebagai pembawa oksigen, membantu pembentukan
hemoglobin, membantu fungsi otot, membantu fungsi otak, mengatur suhu
tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatan metabolisme,
membantu pembentukan enzim, mencegah dan menyembuhkan anemia.
5; Asam amino esnsial tidak dapat diproduksi dalam tubuh manusia dan
harus di datangkan dari asupan makanan berfungsi sebagai penyusun
protein,termasuk enzim dan juga merupakan kerangka dasar terhadap
sejumlah senyawa dalam proses metabolisme, penyeimbang gula darah,
mencegah kerontokan rambut, meningkatkan kesehatan jantung,
menghindari depresi, dan meningkatkan daya ingat.
6; Senyawa Saponin dapat menyembuhkan penyakit diantaranya
kegemukan, kanker usus besar, kanker, kanker prostat, aktivitas antijamur,
properti anti-inflamasi, diabetes tipe II, respon imun.
7; Flavonoid dalam makanan adalah quercetin, epicatechin, oligomeric,
proanthocyandin, myricetin, catechin, dan xanthohumol. Flavonoid bisa
digunakan sebagai antioksidan, memberikan perlindungan penyakit
kanker, jantung, diabetes, dan tumor, menekan penggumpalan trombosit.
Untuk memulai usaha ini, hal yang harus dilakukan adalah mencari tempat
yang strategis, nyaman dan bersih. Karena saya dan setiap pengusaha pasti
menginginkan keuntungan yang besar, maka saya akan mencari tempat yang
ramai atau banyak orang seperti dekat kampus, sekolah, perkantoran, pinggir jalan
dan lain-lain. Dalam kesempatan kali ini, saya memilih tempat didekat kampus
karena menurut saya kampus tempat yang paling strategis dan menguntungkan
untuk saya yang sedang mencari peluang bisnis. Target saya selain mahasiswa
dan mahasiswi tentu orang-orang yang ada didalam kampus dan disekitar kampus
seperti dosen atau staff pegawai kampus.
Peralatan dan bahan baku usaha kripik dan brownis ini sangat murah dan
mudah didapatkan. Alat utama yang pembuat kripik dan mixer, tapi ada beberapa
peralatan yang harus ada juga dalam usaha ini, seperti etalase untuk tempat
produk, meja untuk alas etalase, berbagia wadah untuk proses produksi, pisau
untuk memotong, toples, pengukus untuk mengukus ubi, oven untuk
memanggang, serbet untuk lap bersih, ember untuk air bersih, sendok/centong.
Sedangkan bahan bakunya sendiri terdiri dari, ubi gantung (dioscorea bulbiter),
gula, ovalet, margarim, tepung terigu protein tinggi, pasta cair, dan perasa
makanan untuk kripik.
Usaha di bidang makanan memang sangat diminati semua kalangan karena
dapat memberikan keuntungan yang maksimal. Selain keuntungan yang
maksimal, alasan ketertarikan seseorang membuka usaha makanan ini adalah
kemampuan dan kreatifitas seseorang dalam membuat aneka makanan sehingga
ingin menyalurkan keahliannya di dalam usaha makanan ringan seperti saya ini.
Mungkin juga karena keterdesakan ekonomi sehingga memaksa seseorang untuk
mencari peluang usaha yang mudah tapi menguntungkan.
Dalam menjalankan usaha ini hampir tidak ada kendala, tapi jika kita
membangun usaha pasti ada kendala-kendala yang menghambat usaha kita.
Kendala usaha kripik dan brownis dari ubi gantung ini adalah buah yang sulit
didapat di pasaran karena buah ini jarang bahkan sudah tidak lagi dipakai untuk
bahan makanan dan termasuk buah langka. Harga ubi gantung yang mahal Rp
15.000,00 per kg. Tapi saya akan menghadapi kendala itu dengan cara saya telah
membudidayakan tanaman ini dari setahun terakhir jadi untuk bahan baku tidak
terlalu bermasalah dan saya bisa menghemat banyak biaya jika saya menggunakan
bahan baku dari saya.
Intinya, saya tertarik membuka usaha kripik dan brownis dari ubi gantung
ini karena saya ingin mengenalkan kembali bahan pangan yang telah terlupakan
ada di Indonesia dan di dalam ubi gantung ini ada berbagai macam kasiat untuk
kesehatan atau penyembuhan penyakit seperti tumor, kanker, diabetes, hipertensi
dan baik juga untuk diet. Selain itu juga, Latar belakang saya mendirikan usaha
kripik dan brownis dari ubi gantung ini adalah saya ingin agar orang mengubah
imagenya terhadap kemasan makanan yang kebanyakan dari plastik dan dapat
merusak lingkungan karena sulit untuk plastik dapat terurai. Kripik dan brownis
dari ubi gantung dapat berfungsi sebagaimana fungsinya tersebut yaitu untuk
membantu menyehatkan tubuh. Saat ini kita tidak menyadari bahwa ubi gantung
yang tidak terkenal atau asing bagi kita ternyata mempunyai peranan yang cukup
penting dalam tubuh kita.

II. Produk yang Ditawarkan


Seperti telah diuraikan pada latar belakang, saya menawarkan produk
berupa makanan ringan (kripik) dan brownis. Produk yang ditawarkan pada
umumnya sama tetapi, saya memiliki keunggulan tersendiri terhadap produk yang
saya tawarkan. Kenapa saya bilanng kripik dan brownis ini memiliki keunggulan?
Karena, pada kipik dan brownis ini mengandung banyak manfaat atau kandungan
yang terkandung dalam bahan baku. Selai itu pada kiripik dan brownis ini sangat
mengutamakan sekali kepuasan pelanggan dengan cara memberikan pelayanan
yang baik dan juga menggunakan bahan-bahan yang alami, menggunakan gula
yang asli dan dijamin tanpa dicampur dengan pemanis buatan. Saya juga sangat
memperhatikan kebersihan dalam proses pembuatan kripik dan brownis serta rasa
dan porsi yang pas dalam penyajian.
Saya tidak menggunakan kemasan plastik tetapi saya menggunakan
kemasan berupa kertas. Karena saya sadar sekarang ini banyak pengusaha yang
menggunakan bahan plastik sebagai pembingkus makanan selain merusak
lingkungan plastik juga berbahaya bagi tubuh.
Dari produk saya yang berupa kripik dan brownis, saya berinovasi dan
berkreasi dengan rasa. Saya menawarkan berbagai jenis rasa pada produk kripik
saya diantaranya original, balado, sambal, pedas manis, keju, barbequ, dll.
Sedangakan pada produk brownis saya menawarkan bentuk yang unik seperti
bunga, buah dll agar menarik konsumen terutama anak-anak dan remaja.

III. Konsumen yang Dituju


Dalam pembukaan usaha kripik dan brownis ini, saya ingin semua lapisan
masyarakat dapat tercakup terutama masyarakat kalangan menegah bawah.
Tempat usaha ini berada di area kampus Universitas Muhammadiyah Magrlang
yang didukung juga dengan tempat yang strategis yaitu berada dipinggir jalan dan
dekat juga dengan PAUD, TK, SD, SMA, SMK, dan RSU jadi semua orang dapat
mudah menemukan tempatnya.
Saya tidak menetapkan harga yang tinggi untuk sebungkus kripik dan satu
paket brownis karena konsumen yang dituju adalah seluruh lapisan masyarakat
baik kalangan bawah atau atas, baik muda ataupun tua. Jadi, apakah dia seorang
pelajar, mahasiswa, dosen, pegawai sekolah, pegawai dan tidak menutup
kemungkinan masyarakat sekitar atau orang-orang yang lewat mereka tidak perlu
mengeluarkan uang banyak untuk makanan ringan yang sehat.
IV. Strategi Pemasaran
PRODUK
Produk dari olahan ubi gantung berupa kripik dan brownis yang saya beri
nama PIKBITUNG untuk kripik dan brownis BROWTUNG dari nama
produk yang saya ciptakan ini semoga bisa memikat para konsumen untuk tertarik
membelik produk saya.
Pengemasan produk saya buat tidak biasa atau berbeda dari yang biasa di
jual di tempat lain. Karena saya menggunakan kertas untuk kemasannya. Saya
menyediakan berbagai pilihan rasa entah itu kripik maupun brownis. Anda dapat
memilih rasa yang anda tawarkan. Saya juga menggunakan topping pada brownis
yang saya buat agar konsumen puas dan menikmatinya.
Saya menyediakan tas kertas untuk konsumen jika pembelian dalam
jumplah banyak dan agar praktis saat konsumen ingin membawanya pulang.

4.2 HARGA
Karena saya ingin semua kalangan bisa tercakup, maka saya menetapkan
standar harga umum yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat baik
seorang pelajar, mahasiswa, dosen, guru, pegawai sekolah, pegawai dan tidak
menutup kemungkinan orang-orang yang lewat. Harga yang ditetapkan
berdasarkan perhitungan ekonomi adalah Rp 7.500,00 untuk keripik dan Rp
15.000,00 untuk satu bungkus brownis. Dengan harga tersebut Anda sudah bisa
mendapatkan kripik dan brownis yang menyehatkan.

4.3 PROMOSI
Promosi yang dilakukan adalah dengan membuat brosur dan juga
memberikan diskon 20% pada 1 minggu pertama pada saat pembukaan usaha ini.
Seiring dengan berjalannya waktu dan tanpa saya sadari promosi juga dapat
dilakukan secara tidak langsung dari satu orang ke orang lain apabila kita
memberikan kepuasan terhadap produk yang saya jual. Mereka akan merasa
senang menggunakan produk yang saya jual karena mereka merasa puas akan
produk tersebut. Oleh karena itu saya harus memberikan pelayanan yang terbaik
kepada pelanggan dan jangan sampai saya mengecewakan pelanggan yaitu dengan
cara tetap menjaga kualitas produk yang saya jual, karena tanpa saya sadari
mereka merupakan salah satu alat promosi yang cukup berpengaruh terhadap
kemajuan usaha saya.

V. Modal dan Peralatan


Modal yang saya keluarkan memang agak sedikit besar apabila baru
membuka usaha ini, tapi dengan berjalannya waktu dan berkembangnya usaha
saya, maka modal yang saya keluarkan akan kembali dengan sendirinya. Karena
apabila saya baru buka usaha maka banyak sekali peralatan dan bahan baku yang
harus dibeli untuk menunjang usaha itu sendiri dan merupakan pokok berjalannya
usaha. Dalam kesempatan kali ini, modal yang akan dikeluarkan kurang lebih Rp.
3.000.000,-.
Peralatan yang digunakan untuk membuka usaha ini tidak begitu banyak
dan mudah didapatkan. Peralatan pokok yang dibutuhkan adalah etalase dan meja
atau stan untuk tempat menjalankan operasi berjualan. Lalu alat untuk membuat
keripik, mixer alat untuk mencampur bahan-bahan brownis, oven atau
pemanggang, pengukus. Kemudian saya harus menyediakan tempat-tempat untuk
menaruh bahan-bahan dalam pembuatan kripik dan brownis seperti nampan,
toples, dan baskom. Peralatan lain yang harus ada juga seperti pisau,
penggorengan, sotil, lap bersih atau serbet, ember, sendok dan centong, sarung
tangan, cetakan brownis.
Peralatan yang dibutuhkan :

1; Etalase dan Meja / stan


2; Mixer
3; alat pembuat kripik
4; oven atau pemanggang
5; pengukus
6; ember
7; baskom
8; nampan
9; pisau
10; penggorengan
11; sotil
12; toples
13; Lap Bersih atau Serbet
14; Sendok atau centong
15; Sarung tangan
16; Cetakan brownis
Jumlah uang yang dikeluarkan dalam membeli peralatan ini bisa mencapai
kurang lebih Rp. 2.000.000,00 tergantung dimana kita membeli dan kualitas
barang yang kita beli. Tapi setelah saya mencari info ternyata benar rata-rata
semua harga peralatan yang dibutuhkan untuk membuka usaha jus ini adalah
sekitar harga itu.
Selain peralatan, pasti ada bahan baku untuk pembuatan kripik dan
brownis. Lalu campuran untuk rasa, minyak goreng, bawang putih, garam pada
kripik dan campuran dalm pembuatan brownis adalah tepung, gula, choklat, pasta,
margarim, dan ovalet yang akan menambah cita rasa.

VI. Perhitungan Ekonomi


Daftar Belanja :

1; Ubi gantung Rp 15.000,00 / kg


2; Tepung Rp 12.000,00 / Kg
3; Margarim Rp 35.000,00 / Kg
4; Ovalet Rp 2.500,00 / 125g
5; Gula halus Rp 10.000,00 / Kg
6; Minyak goreng Rp 30.000,00 / kg
7; Pasta cair Rp 45.000,00 / botol
8; Bawang putih Rp 14.000,00 / kg
9; Garam Rp 1.000,00 /
bungkus
10; Coklat batang pekat Rp 10.000,00 / batang
11; Coklat bubuk Rp 3.500,00 / 250g
Biaya Tetap :
1. Gaji Pegawai Per Hari 2 orang @ Rp 40.000,00 Rp 80.000,00
2. Sewa Tempat Per Bulan Rp 300.000,00 Rp 15.000,00
3. Perawatan Alat Rp 60.000,00
4. Listrik dan Air Per bulan Rp 200.000,00 Rp 10.000,00
5. Bahan Bakar Rp 13.000,00
Total Biaya Tetap Rp 178.000,00

VII. Penutup
Demikian analisis yang bisa saya buat dalam hal usaha kripik dan brownis
dari ubi gantung. Dapat disimpulkan bahwa usaha kripik dan brownis dari ubi
gantung ini dapat menggunakan modal yang tidak begitu besar, tapi kita bisa
mendapatkan keuntungan yang begitu besar. Tapi dalam menjalankan suatu usaha
tidak begitu mudah bagi para pemula atau orang yang tidak berpengalaman dan
tidak memiliki kemampuan atau keahlian di bidangnya. Sama halnya dalam usaha
ini, banyak sekali hal yang harus kita pelajari untuk membuka usaha ini seperti
cara penggolahannya, tempat yang strategis, rasa dan porsi yang pas untuk para
konsumen, hal yang berbeda agar konsumen mempunyai alasan untuk kembali
membeli kripik atau brownis kita. Sehingga usaha kita dapat berjalan dan
berkembang dengan lancar dan pesat.
Kunci sukses untuk setiap usaha adalah sapalah pelanggan dengan begitu
akrab, berikanlah pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan, sediakan kripik
dengan banyak pilihan rasa atau vareasi brownis melalui bentuk yang unik dan
beraneka ragam, bahan baku yang berkualitas dan kaya manfaat, serta jangan lupa
ucapkan terima kasih dengan senyum saat pelanggan pulang.