Anda di halaman 1dari 7

ANALISA LAPORAN KEUANGAN DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY

(CSR) BERDASARKAN GLOBAL REPORTING INITIATIVE (GRI)


BANK MUAMALAT
TAHUN 2015

PROFIL PERUSAHAAN
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk didirikan pada 1 November 1991 atau 24 Rabius Tsani 1412
H yang digagas oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia
(ICMI), serta pengusaha muslim dengan dukungan Pemerintah Republik Indonesia. Bank
Muamalat Indonesia beroperasi pada 1 Mei 1992 atau 27 Syawal 1412 H. Sebagai bank syariah
pertama di Indonesia, Bank Muamalat Indonesia merupakan inisiator bisnis keuangan syariah
lainnya antara lain Asuransi syariah pertama (Asuransi Takaful), dana pensiun lembaga keuangan
Muamalat (DPLK Muamalat), multinance syariah pertama (Al-Ijarah Indonesia Finance).
Bank Muamalat Indonesia mendapatkan ijin sebagai Bank Devisa pada 27 Oktober 1994 dan
merupakan perusahaan publik namun tidak listing di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bank
Muamalat Indonesia telah melakukan Penawaran Umum Terbatas (PUT) dengan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 5 (lima) kali dan merupakan lembaga perbankan
pertama di Indonesia yang mengeluarkan Sukuk Subordinasi Mudharabah di tahun 2003.
Dalam melakukan ekspansi bisnisnya, selain membuka kantor cabang di seluruh wilayah
Indonesia, Bank Muamalat Indonesia juga membuka kantor cabang internasional di Kuala
Lumpur, Malaysia pada tahun 2009 dan tercatat sebagai bank pertama dan satu-satunya dari
Indonesia yang membuka jaringan bisnis di Malaysia.
Bank Muamalat Indonesia memiliki serangkaian produk dan layanan, antara lain; produk Shar-e
yang diluncurkan pada tahun 2004 merupakan tabungan instan pertama di Indonesia, produk
Shar-e Gold Debit Visa yang diluncurkan pada tahun 2011 dapat dipergunakan sebagai alat
pembayaran diseluruh merchant VISA dalam dan luar negeri yang mendapatkan penghargaan
dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Kartu Debit Syariah dengan teknologi chip
pertama di Indonesia serta layanan e-channel seperti internet banking, mobile banking, ATM, dan
cash management.
REVIEW LAPORAN KEUANGAN
Laporan Posisi Keuangan Bank Muamalat

Pada neraca Bank Muamalat, terlihat bahwa total ekuitas yang dimiliki adalah jauh lebih
rendah dibandingkan dengan total aktivanya. Hal ini menandakan bahwa liabilitas dari Bank
Muamalat sangat tinggi sehingga menyebabkan nilai dari aset bersih (total ekuitas) sangat
rendah. Hal ini disebabkan oleh pembiayaan dari Bank Muamalat pada tahun 2015 yang
sangat banyak.
Laporan Laba Rugi Bank Muamalat
Laba bersih Bank Muamalat pada tahun 2015 adalah sebesar Rp 74.490.000.000. Nilai
tersebut apabila dibandingkan dengan pendapatannya pada tahun 2015 yang sebesar Rp
4.949.360.000.000 adalah hanya sebesar 0.015%. Hal tersebut dikarenakan pengeluaran atau
beban yang dikeluarkan oleh Bank Muamalat pada tahun 2015 sangat besar. Bank Muamalat
menunjukkan perkembangan yang baik karena laba bersihnya telah meningkat dari tahun
2014.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN RASIO

Berdasarkan data perhitungan rasio di atas, Bank Muamalat sudah cukup baik karena rata-rata
rasionya tidak ada yang bernilai negatif maupun bernilai di atas 100% untuk analisis tertentu.
Akan tetapi, rasio-rasio keuangan yang dimiliki oleh Bank Muamalat secara umum
menggambarkan bahwa tingkat pengembalian aset maupun ekuitas dari bank ini adalah rendah
yaitu sebesar 0,20% dan 2,78%. Hal ini diakibatkan oleh rendahnya laba bersih yang diperoleh
oleh Bank Muamalat. Rendahnya laba bersih juga dapat kita lihat dari rasio beban operasional
terhadap pendapatan operasional yang nilainya adalah sebesar 97,41% dan juga dari rasio margin
pendapatan bersih yang hanya bernilai 4,09%. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa kinerja
Bank Muamalat sudah cukup baik namun pendapatannya harus ditingkatkan lagi agar dapat
memperoleh laba bersih yang lebih besar. Laba bersih yang lebih besar akan meningkatkan
earning per share dari Bank Muamalat dan akan menjadi stimulus bagi investor untuk
menanamkan saham di Bank ini.
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
Pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR)
merupakan bagian dari keberadaan Bank Muamalat Indonesia sebagai sebuah entitas bisnis.
Bank Muamalat Indonesia aktif berkontribusi pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat
melalui program-program CSR secara nasional, sehingga dalam jangka panjang akan terbentuk
komunitas pendukung ekonomi syariah. Dalam rangka mewujudkan komitmennya terhadap
peningkatan kualitas kehidupan masyarakat, Bank Muamalat Indonesia merancang dan
melaksanakan program-program CSR dengan penekanan pada beberapa aspek kelompok
kegiatan, yaitu lingkungan hidup; pengembangan sosial kemasyarakatan; ketenagakerjaan,
kesehatan, dan keselamatan kerja (K3), serta tanggung jawab terhadap konsumen.
Pelaksanaan program-program CSR di bidang lingkungan hidup dan pengembangan sosial
kemasyarakatan sebagian besar dilakukan melalui kerja sama dengan aliasi Bank Muamalat
Indonesia, Baitulmaal Muamalat (BMM). Untuk memperluas lingkup program aktivitas CSR,
Bank Muamalat Indonesia juga menjalin kerja sama dengan lembaga amil zakat (LAZ) selain
BMM, yang dipilih setiap tahun berdasarkan sejumlah kriteria yang ditentukan oleh Bank
Muamalat Indonesia. Sumber dana untuk program-program CSR Bank Muamalat Indonesia
berasal dari penggalangan dana zakat, infaq, dan sadaqah (ZIS) dari karyawan Bank Muamalat
Indonesia dan Bank Muamalat Indonesia sendiri, dana-dana nonZIS, serta dana khusus CSR
yang dianggarkan setiap tahun oleh Bank Muamalat Indonesia. Dana-dana non-ZIS adalah
pendapatan Bank Muamalat Indonesia yang dikategorikan sebagai non-halal yaitu pendapatan
bunga dari bank konvensional dan pendapatan denda atas keterlambatan pembayaran debitur
yang disengaja.

ANALISA CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) BERDASARKAN GLOBAL


REPORTING INITIATIVE (GRI)
Pada analisis yang kami lakukan berikut ini, pengungkapan Corporate Social Responsibility dari
Bank Muamalat akan diungkapkan berdasarkan enam kategori utama dari Global Reporting
Initiative. Setiap kategori memiliki penilaian masing-masing berdasarkan indikator-indikator
yang telah ditetapkan oleh Global Reporting Initiative. Adapun keenam kinerja tersebut antara
lain:
1. Kinerja Ekonomi
2. Kinerja Pendidikan
3. Hak Asasi Manusia
4. Ketenagakerjaan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja
5. Kinerja Lingkungan
6. Tanggung Jawab Produk
Berdasarkan enam kategori utama Global Reporting Initiative (GRI) di atas, berikut kami ulas
berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan oleh Bank Muamalat
dan kami paparkan satu per satu program CSR dari setiap kategori tersebut.
Kinerja Ekonomi
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan ekonomi antara lain:
a) Gerakan Cinta Masjid
b) Komunitas Usaha Mikro Muamalat Berbasis Masjid (KUM3)
c) Bina Desa Muamalat
d) Galeri Mikro Muamalat
Kinerja Pendidikan
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan pendidikan antara lain:
a) Mobil Juara
b) Bantuan Pendidikan Untuk 15 Sekolah di Medan
c) Kampanye Ayo Senyum Memperingati 1 Muharram
d) Muamalat Furniture For Hope
e) Program Beasiswa Muamalat 1
f) Program Beasiswa Muamalat 2
g) Program Beasiswa Muamalat 3
Hak Asasi Manusia
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan hak asasi manusia antara lain:
a) Aksi Tanggap Muamalat
b) Aksi Sehat Muamalat
c) Kegiatan Donor Darah (Rangkaian Milad ke23 Bank Muamalat Indonesia)
d) Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
e) Rumah Bersalin Gratis (RBG)
f) Muamalat Berbagi Cahaya Ramadhan
g) Bantuan Makan Sahur Itikaf di Masjid Albina GBK Senayan
h) Dan lain-lain
Ketenagakerjaan, Kesehatan, dan Keselamatan kerja (K3)
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja (K3) antara lain:
a) Menyediakan fasilitas dokter Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes) dalam
mengelola kesehatan karyawan.
b) Mitigasi Kebakaran
c) Memo Awareness
d) Mitigasi Praktis Bencana (tematik) melalui MHP
Kinerja Lingkungan
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan lingkungan antara lain:
a) Program Sanitasi Air Bersih
b) Program Water Well
c) Penanaman Mangrove di Nusa Dua, Bali
Tanggung Jawab Produk
Pada laporan keuangan Bank Muamalat, telah diungkapkan program CSR yang berkaitan
dengan tanggung jawab produk antara lain:
a) Sistem Penanganan Pengaduan Nasabah
b) Aktivitas Edukasi Publik

Setelah melihat laporan keuangan Bank Muamalat mengenai berbagai program CSR yang
dijalannya, berikut adalah pemaparan persentase pengungkapan CSR berdasarkan GRI yang
dimiliki oleh Bank Muamalat.

NO KATEGORI PENGUNGKAPAN PRESENTASE


PENGUNGKAPAN
1. Kinerja ekonomi 17%

2. Kinerja pendidikan 20%

3. Hak asasi manusia 27%

4. Ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan 10%


kerja
5. Kinerja lingkungan 12%

6. Tanggung jawab produk 14%

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kategori hak asasi manusia memperoleh jumlah
pengungkapan terbanyak diantara yang lainnya yaitu sebesar 27%. Hasil ini menandakan
adanya pengungkapan perusahaan mengenai kategori tersebut yang cukup luas dalam
menjelaskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kemanusiaan. Selain itu, program CSR
dari kategori ini adalah yang paling banyak dilakukan oleh Bank Muamalat berdasarkan
keterangan yang ada di laporan keuangannya. Dari keenam kategori di atas, yang
pengungkapannya paling rendah adalah kategori ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan
kerja. Hal ini menunjukkan bahwa Bank Muamalat kurang memperhatikan aspek
ketenagakerjaan dari karyawannya.

KESIMPULAN
Analisis di atas menggambarkan laporan pengungkapan CSR yang terdiri dari enam kategori
sesuai dengan pedoman dari Global Reporting Iniative pada Bank Muamalat. Dapat
disimpulkan bahwa kategori hak asasi manusia merupakan indikator yang paling banyak
diungkapkan. Sedangkan untuk kategori ketenagakerjaan, kesehatan, dan keselamatan kerja
justru memperoleh presentase pelaporan yang sedikit. Untuk kategori lainnya, frekuensi
pengungkapan indikatornya sudah cukup banyak namun tidak sebanyak kategori kemanusiaan.
Bank Muamalat dikatakan memiliki program CSR yang sudah cukup baik dan sudah cukup
terpapar di laporan keuangannya dan diharapkan untuk ke depannya, Bank Muamalat dapat
terus meningkatkan program CSRnya dan mengungkapkan di laporan keuangannya dengan
lebih lengkap dan terperinci lagi.