Anda di halaman 1dari 2

Sifat-sifat zat berdasarkan wujudnya dan

penerapannya dalam kehidupan sehari-hari


Alam semesta pada hakekatnya merupakan kumpulan dari berbagai materi dan energi. Materi adalah
segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa. Semua makhluk, baik hidup atau tidak hidup
tersusun oleh materi. Buku, batu, baju, kursi, air, dan minyak merupakan contoh dari materi, semuanya
menempati ruang dan memiliki massa. Bagaimana halnya dengan udara? Dapatkah kamu membuktikan
bahwa udara menempati ruang dan memiliki massa?

Massa dari sebuah benda berbeda dengan berat benda itu. Massa sebuah benda lebih menunjukkan
jumlah materi yang menyusun benda tadi. Oleh karenanya, massa benda sifatnya tetap disegala tempat.
Berat benda adalah gaya yang menyatakan besarnya tarikan gravitasi terhadap benda yang bermassa.
Oleh karena itu, berat dari sebuah benda akan berbeda ditempat yang berbeda. Sebuah benda dapat
ditentukan secara langsug beratnya dengan cara menimbang benda tadi, sedangkan massanya tidak.
Massa sebuah benda baru dapat ditentukan bila berat benda dan gaya gravitasi ditempat penimbangan
tadi diketahui. Dua benda dengan massa yang sama bila ditimbang ditempat yang memiliki gaya gravitasi
sama, akan memiliki massa yang sama pula,.atas dasar inilah maka orang sering menganggap massa
sama dengan berat.
Perbedaan antara massa dan berat sangat jelas bila pengukuran dilakukan ditempat yang memiliki gaya
gravitasi yang berbeda.
A. WUJUD ZAT
Konsep: Zat adalah sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.
Apakah benda-benda memerlukan tempat? Misal tersedia air yang berada di dalam gelas. Tuanglah air
tersebut ke dalam kaleng. Apakah air menempati kaleng? Ternyata air memerlukan tempat atau wadah.
Selanjutnya jika air dalam wadah itu ditimbang ternyata memiliki massa. Demikian halnya dengan udara
ternyata juga menempati ruang dan memiliki massa.
Di sekitarmu terdapat benda-benda yang dapat kamu kelompokkan kedalam tiga wujud zat. Beberapa
benda seperti besi, kayu, aluminium termasuk zat padat. Air, minyak termasuk zat cair, sedangkan gas
elpiji, udara termasuk zat gas. Pada prinsipnya terdapat tiga wujud zat yaitu : zat padat, zat cair dan zat
gas.

Masing-masing wujud zat mempunyai ciri-ciri khusus baik dilihat dari bentuk fisiknya maupun partikel-
partikel penyusunnya sebagai berikut:
ZAT PADAT
Partikel-partikel zat padat memiliki sifat sebgai berikut :
1. Parikel-partikel yang menempati posisi yang tetap, jika artikel zat padat menempati posisi yang
teratur maka disebut kristal, dan Jika partikel zat padat menempati posisi yang tidak teratur, maka disebut
amorf.
2. Gaya tarik-menarik antar partikel sangat kuat, dan
3. Gerakan partikel hanya berupa getaran di sekitar posisi tetapnya.
Posisi partikel yang relaif tetap menyebabkan zat padat memiliki bentuk dan volume tetap. Gerakan
partikel yang hanya bergetar menyebabkan zat padat tidak dapat mengalir. Contoh zat padat diantaranya
adalah batu, kayu,gelas, dan sebagainya.