Anda di halaman 1dari 6

Hidrograf merupakan grafik yang menggambarkan fluktuasi aliran air di Sungai

sepanjang periode waktu. Aliran di Sungai berasal dari luas area di dalam DAS yang
berkontirbusi terhadap aliran tersebut. Dalam hal ini, besarnya aliran dinyatakan
dalam sumbu (y) dan periode waktu dilambangkan dengan sumbu (x). Analisis
terhadap hidrograf dengan berbagai macam cara telah berkembang menjadi suatu
metodologi yang cukup handal dan masih dominan dipakai oleh ilmuwan dan
praktisi di berbagai belahan Dunia untuk : memahami proses hidrologi di dalam
DAS, analisis banjir, analisis kekeringan, perencanaan struktur (Bangunan) yang
terkait dengan Sungai, ekologi, dan aplikasi lainnya. Konsep teoritis tentang
hidrograf relatif konstan, tetapi dengan kemajuan teknologi telah berkembang
berbagai metode analisis, tool, dan interpretasi yang dapat digunakan untuk
berbagai kepentingan.

Istilah Hydrograph (Hidrograf) digunakan untuk menyebut suatu grafik


(kurva) yang menggambarkan fluktuasi naik dan turun-nya aliran air pada lokasi
tertentu di Sungai sebagai fungsi waktu. SCS (1989) mendefinisikan hydrograf
sebagai berikut: A hydrograph is a graph showing stage, discharge, velocity, or
orther properties of water flow with respect to time.
Hidrograf (hydrograph) adalah suatu grafik yang menunjukan hubungan
antara tinggi-muka-air (stage) atau tma, debit (discharge, flow, streamflow),
kecepatan (velocity) atau karakteristik aliran air terhadap waktu Debit menyatakan
volume aliran air per satuan waktu tertentu.
Pada suatu Hidrograf sumbu Y menggambarkan karakteristik yang mewakili
aliran air ( dapat berupa: tma, kecepatan, debit, paramter kualitas air) dan sumbu X
menunjukkan waktu pengamatan (detik, jam, hari, bulan, tahun). Jika yang diplot
adalah tma terhadap waktu, maka disebut hidrograf-tma (stage-hidrograf).
Selanjutnya, jika yang diplot adalah debit terhadap waktu, maka disebut hidrogra-
debit (streamflow-hydrograph) atau (discharge hydrograph). Secara umum
keduanya lebih sering disingkat sebagai Hidrograf.
Jenis Hidrograf

SCS (1989) mengklasifikasikan Hidrograf menjadi (5) lima macam, yaitu: (1)
Hidrograf alami (natural hydrograph), (2) hidrograf satuan (unit hydrograph), (3)
hidrograf satuan tanpa dimensi (dimensionless unit hydrograph), (4) Hidrograf
Sintetis (Synthetic hydrograph), dan (5) Hidrograf Dam-breach (dam breach
hydrpgraph).

Hidrograf alami
Hidrograf alami merupakan suatu hidrograf yang dihasilkan dari rekaman data (tma,
kecepatan, debit ) pada suatu stasiun (lokasi) pengukuran. Hidrograf semacam ini
dapat dikatakan sebagai sidik-jari (finger print) dari daerah tangkapan air
(catchment area / watershed/DAS ) di bagian hulu dari titik pengukuran tersebut
dan merupakan respon DAS terhadap hujan yang jaur di dalam-nya. Gambar (1.18)
menunjukan skema hidrograf aliran alami.

Hidrograf satuan
Hidrograf satuan (unit hydrograph), baik alami maupun sintetis menyatakan satu
satuan (inchi/mm) aliran permukaan (run off), yang terdistribusi secara merata
(uniform) pada semua bagian wilayah DAS, pada waktu tertentu. Luasan di bawah
hidrograf satuan menunjukkan volume aliran dari satu satuan aliran permukaan
(Run-Off). Gambar (1.19) mengilustrasikan hidrograf satuan suatu DAS.
Hidrograf satuan tak-berdimensi (dimensionless unit hydrograph) merupakan
kombinasi dari berbagai hidrograf satuan alami. Gambar (1.20 ) memperlihatkan
skema hidrograf satuan-tak-berdimensi.
Skala Ordinat merupakan perbandingan debit (discharge) terhadap debit puncak
(peak discharge) dan skala absis menyatakan perbandingan waktu terhadap waktu
puncak (time to peak). Beberapa istilah penting terkait gambar (2.5) mencakup: (A)
titik naik (point of rise), (B) Titik perubahan kenaikan (raising point of inflection) , (C)
puncak (peak), (D) titik balik resesi
(recession point of inflection), (E) titik akhir resesi (end point of recession).

Hidrograf sintetis dihitung berdasarkan karakteristik DAS dan hujan di dalam


DAS. Dalam hal ini, karakteristik DAS misalnya: tanah, peruntukan lahan (land use),
penutupan vegetasi, ukuran, kemiringan, dan waktu konsentrasi (time of
concentration) yang dipertimbangkan dalam membuat hidrograf sintetis. Beberapa
istilah terkait dengan gambar (1.21) meliputi: (A) titik kenaikan (point of rise), (C)
puncak (peak), (E) titik akhir resesi (end of recession point). Volume aliran
permukan (runoff volume) dama dengan luas arsiran di bawah grafik. Hidrograf
sintetis misalnya digunakan untuk simulasi hidrograf alami pada suatu DAS yang
tidak dilengkapi dengan alat ukur (ungauged watershed). Hidrograf sintetis dapat
digunakan untuk perencanaan praktek konservasi, misalnya: saluran pembuangan,
terasering, desain empang, dll.
Hidrograf Dam Breach menggambarkan proses pelapasan (release) air dari suatu
DAM/Bendung. Hal ini misalnya ketika terjadi bendungan jebol (Dam break) yang
dikuti pelapasan secara tiba-tiba air yang ada di Bendung tersebut. Hidrograf
berupa kurva yang semakin menurun nilainya sejalan dengan kenaikan waktu
pelepasan. Volume di bawah kurva hidrograf (gambar 1.24) menyatakan volume air
yang ada di dalam Bendung. Volume air tersebut dilepas selama bendungan jebol.
Faktor yang mempengaruhi bentuk hidrograf ini meliputi: ukuran dan bentuk jebol
nya bendungan (break), ketinggian air pada Bendung, volume air yang tersimpan,
luas permukaan Bendung, dan panjang Bendung. Hidrograf jenis ini dapat berupa
hidrograf natural atau hasil simulasi.

Hidrograf tinggi-muka-air. Tinggi muka-air-sungai (tma) merupakan elevasi muka


air sungai di atas datum tertentu. Datum dapat berupa permukaan air laut atau
dapat juga ditetapkan sedikit di atas muka air pada saat debit nol pada suau ruas
sungai. TMA berhubungan langsung dengan debit (yang menyatakan jumlah air
yang melewati titik tersebut ) (gambar 1.25).
Jika debit naik, maka tma juga naik. Sebaliknya, jika debit turun, nilai tma juga
turun. Suatu, seri pengukuran debit akan menghasilkan kurva lengkung debit
(rating curve). Kurva lengkung debit tersebut menyatakan hubungan antara
fluktuasi tma dan fluktuasi debit. Selanjutnya, persamaan empiris yang menyatakan
hubungan antara tma dan debit dapat diperoleh dari kurva tersebut. Hidrograf
semacam ini disebut sebagai hidrograf-tma atau stage hydrograph.