Anda di halaman 1dari 5

HASIL PENELITIAN

Proses Penelitian Agama dan Kebudayaan


( Kepercayaan Leluhur) didalam pandangan
individu.
Mata Kuliah : Sosiologi Agama

DOSEN PENGAMPU :Hudriansyah, M.A

DI SUSUN OLEH :
NUR ABDUL KARIM (1541913013)

PRODI MANAJEMEN DAKWAH


JURUSAN PENYIARAN ISLAM
FAKULTAS USHULUDDIN ADAB DAN DAKWAH
TAHUN PEMBELAJARAN 2017 / 2018
A. Judul :
Proses Penelitian Agama dan Kebudayaan( Kepercayaan Leluhur)
didalam pandangan individu.
B. Latar Belakang :
Agama dan kebudayaan adalah dua hal yang sangat dekat di
masyarakat. Bahkan banyak yang salah mengartikan bahwa agama
dan kebudayaan adalah satu kesatuan yang utuh. Dalam kaidah,
sebenarnya agama dan kebudayaan mempunyai kedudukan masing-
masing dan tidak dapat disatukan, karena agamalah yang mempunyai
kedudukan lebih tinggi dari pada kebudayaan. Namun keduanya
mempunyai hubungan yang erat dalam kehidupan masyarakat.Disini
agama menjadi sarana individu atau kelompok individu yang
mengarahkan tingkah laku mereka dalam kebudayaan.
C. Rumusan Masalah :
Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka permasalahan yang ada
itu sebagai berikut:
1. Bagaimana hubungan agama dengan kebudayaan itu sendiri?
D. Tujuan Penelitian :
1. Mengetahui bagaimana agama dapat mempengaruhi kebudayaan
dari individu,
2. Melihat respon bagaimana individu menjelaskan tentang agama dan
kebudayaan itu sendiri.
E. Manfaat Penelitian :
Setelah melakukan penelitian dan mengajukan berbagai pertanyaan
dengan responden, kita dapat mengetahui dampak dan skalanya
secara khusus bagaimana agama dan kebudayaan itu sendiri
berjalan.Kita juga dapat melihat bagaimana pandangan satu individu
terhadap ini.
Biodata Responden :
Nama : Abdus Shamad
Umur : 20
Status : Santri
Pertanyaan :
1. Menurut anda, apakah agama ini membaur atau malah
dicampurkan dengan kebudayaan?
Jawaban : Menurut saya ini bukan dicampur, ini lebih mengarah ke
membaur aj kok.
2. Apa alasan anda?
Jawaban :Simpel aja saya, soalnya dinegara kita, yaitu Indonesia
masih banyak mempercayai hal yang seperti ini yang mereka
anggap dari nenek moyang mereka. Islam tidak bisa langsung
menyingkirkan hal-hal yang sudah ada mengakar kuat. Jadi, disini
islam bersifat membaur, menentukan yang mana yang salah dan
mana yang benar dalam 2 hal itu didalam kehidupan sehari-hari.
3. Dilihat dari jawaban anda, terlihat bahwa agama ini seperti
mempunyai peranan penting dalam kebudayaan. Menurut anda,
apa peranan agama bagi kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari?
Jawaban : Yahh, seperti yang saya bilang tadi diatas, sebagai
penengah yang mana yang salah dan yang mana yang benar dalam
kebudayaan. Disini, saya berbicara sebagai orang islam. Didalam
kebudayaan kita contohnya, ada beberapa hal yang dilarang oleh
islam, seperti bentuk atheism dan lain-lain. Hal itu termasuk
syirik.jadi, disini agama memberitahu apa yang tidak boleh dalam
agama.
4. Melihat dari jawaban anda lagi, disini bisa dilihat agama itu seperti
memberikan pengaruh jelek kepada kebudayaan. Agama ini seperti
menghalangi kebudayaan itu tetap murni. Bagaimana pendapat
anda?
Jawaban : Begini, soal mempengaruhi kebudayaan itu atau tidak,
dilihat dari individunya masing-masing. Ada juga kebudayaan yang
pas sesuai dengan agamanya. Contohnya di Aceh, yang
kebudayaannya sangat sesuai dengan agama. Disini dilihat agama
malah mendukung. Agama itu identitas. Kebudayaan itu juga
identitas. Banyak sekali kontroversi diantara keduanya. Itu sudah
wajar, karena disini kita hidup dibawah NKRI, dibawah UUD, bukan
dari pemerintahan agama. Soal kepercayaan yang ada dihati, itu
kembali ke diri masing-masing.
5. Nah, kalau melihat diri masing-masing, berarti anda pernah
mempunyai masalah individu soal agama dan kebudayaan ini.
Apakah anda punya pengalaman tersendiri bagaimana agama dan
kebudayaan itu sendiri?
Jawaban : Ada, saya sedikit menceritakan saja. Di keluarga saya,
mereka mempunyai banyak hal-hal ghaib, yang bisa kita bilang itu
buaya putih, kakek moyang yang masih menjaga keluarga, dan lain-
lain. Soal ini banyak kontroversinya. Contohnya, setiap bulan hal-hal
ghaib ini harus dikasih makan dengan melakukan sesembahan
dan dilakukan dengan membaca ayat-ayat Al-Quran. Terlihat jelas
sekali bagaimana hubungan agama dan kebudayaan ini.
6. Dari cerita yang anda keluarkan, menurut anda yang keluarga anda
lakukan itu salah atau benar? Dan bagaimana penjelasan anda soal
ini?
Jawaban : Menurut saya, tidak bisa langsung divonis benar atau
salah. Dalam segi agama, bisa dikatakan salah. Tapi, apa yang dari
saya lihat, kepercayaan leluhur ini memang benar adanya. Hal-hal
ghaib ini sering memperlihatkan bahwa mereka ini exist, ada.
Mereka sering memperlihatkan diri mereka yang nyata ke keluarga.
Disini saya lihat dari segi agama ini memang salah, tapi
kenyataannya memang ada dan tetap harus dilakukan untuk
menjaga keselamatan kita dari gangguan hal-hal ghaib ini.
7. Sebagai penutup, apa yang ingin anda kemukakan soal agama dan
kebudayaan ini?
Jawaban : Berbicara mengenai Budaya dan Agama, keduanya merupakan satu
proses yang berjalan seturut perjalanan waktu yang ada. Budaya lahir dari perjalanan
panjang umat manusia di dunia ini, membentuk suatu system budaya dan
menghasilkan karya yang bersifat kebendaan atau dalam bentuk ajaran hidup dan
sudah dijalankan oleh generasi muda dalam suatu budaya dan dimasukkan dalam
bentuk kearfian lokal suatu masyarakat. Sementara menurut sejarahnya, Agama juga
tidak lepas dari suatu budaya dimana Agama itu lahir dan berkembang. Misalnya,
agama islam lahir di tanah Arab, dan hingga saat ini ciri khas dari budaya Arab sangat
kental dalam ajaran iman agama Islam, baik itu dalam tulisan di kitab suci dan dalam
tata cara peribadatan umat muslim. Intinya, kita hidup dibawah UUD, gan.