Anda di halaman 1dari 12

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ................................................................................................i

KATA PENGANTAR ..............................................................................................ii

DAFTAR ISI ............................................................................................................iii

BAB I PENDAHULUAN ..........................................................................................1

1.1.Latar Belakang Masalah........................................................................................1

1.2.Rumusan Masalah ................................................................................................1

1.3.Tujuan Penulisan ..................................................................................................1

BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................2

2.1. Pengertian Teks Lapran Hasil Observasi..............................................................2

2.2. Struktur Teks Prosedur........................................................................................2

2.3. Ciri Kebahasaan Teks Prosedur............................................................................2

2.4. Teks Prosedur dikatakan Kompleks.....................................................................4

2.5. Perbedaan Teks Prosedur Sederhana dengan Teks Prosedur Kompleks..............4

2.6.Contoh Teks Laporan Hasil Observasi..................................................................4

BAB III PENUTUP ...................................................................................................7

5.1.
Kesimpulan ..........................................................................................................7

5.2.
Saran ....................................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

Saat ini pendidikan di Indonesia menggunakan kurikulum berbasis 2013 yang


bertujuan mengarahkan siswa-siswi menjadi mandiri,kreatif dan inovatif. Salah satu
mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia menggunakan kurikulum 2013 dalam
pembelajarannya. Adapun salah satu materi dalam pelajaran Bahasa Indonesia
kelas X semester ganjil adalah Teks Prosedur. Teks prosedur yaitu suatu bentuk teks
yang berisi langkah-langkah atau tahapan tahapan yang herus ditempuh untuk
melakukan sesuatu agar dapat dengan mudah dan benar dalam mengerjakannya.
Ada banyak sekali kegiatan-kegiatan yang harus mengikuti prosedur agar kegiatan
tersebut berjalan lancar dan tanpa hambatan yang akan membuat kegiatan
tersebut menjadi salah maupun gagal.

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Apa itu teks prosedur ?


2. Apa saja yang termasuk struktur teks prosedur ?

3. Bagaimana unsur kebahasaan teks prosedur ?

4. Bagaimana suatu teks prosedur dapat dikatakan kompleks ?

5. Apa yang membedakan antara teks prosedur sederhana dan teks prosedur
kompleks ?

6. Bagaimana contoh teks prosedur sederhana dan teks prosedur kompleks ?

1.3 TUJUAN

1. Untuk memberitahukan seseorang tentang pentingnya teks prosedur teks


didalam kehidupan

2. Untuk memudahkan seseorang dalam melakukan sesuatu berdasarkan teks


prosedur

3. Untuk mengiformasikan perbedaan antara teks prosedur sederhana dan teks


prosedur kompleks

4. Untuk menambah wawasan pembaca mengenai teks prosedur

5. Agar pembaca semaakin mudah dalam melakukan sesuatu

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 PENGERTIAN TEKS PROSEDUR

Teks prosedur adalah suatu bentuk teks yang berisi langkah-langkah atau
tahapan tahapan yang harus dipenuhi dalam melakukan suatu kegiatan agar
kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan tanpa hambatan secara teratur yang
bisa membuat kegiatan yang dilakukan menjadi terhambat bahkan sampai gagal.
Terdapat banyak kegiatan disekitar kita yang harus dilakukan menurut prosedur.Jika
kita tidak mengikuti prosedur itu,tujuan yang diharapkan tidak tercapai dan kita
dapat dikatakan sebagai orang yang tidak mengetahui aturan. Tetapi langkah-
langkah tersebut tidak dapat di balik-balik. Teks prosedur juga dibagi menjadi teks
prosedur sederhana dan teks prosedur kompleks. Teks prosedur sederhana yaitu
teks yang berisi langkah-langkah yang singkat dan biasanya kurang dimengerti oleh
pembaca. Sedangkan teks prosedur kompleks adalah teks yang berisi langkah-
langkah yang lengkap dan terarah sehingga dapat dengan mudah untuk dimengerti
oleh si pembaca.

2.2 STRUKTUR TEKS PROSEDUR

Suatu teks prosedur ditata dengan struktur yaitu :

TUJUAN

Berisi tujuan dari penulisan suatu teks prosedur yang dibuat dan berupa hasi akhir
yang akan dicapai dari pembuatan teks prosedur tersebut, sehingga pembaca
semakin tertarik dan semakin mengerti dengan membaca teks prosedur tersebut.

LANGKAH-LANGKAH

Langkah-langkah adalah cara-cara atau jalan yang harus ditempuh atau ilakukan
untuk mencapai suatu tujuan dilakukannya kegiatan berdasarkan teks tersebut.

KONJUNGSI

Konjungsi atau kata penghubung adalah kata atau ungkapan yang menghubungkan
dua satuan bahasa yang sederajat : kata dengan kata, frasa dengan frasa, klausa
dengan klausa, serta kalimat dengan kalimat.

KETERANGAN WAKTU

Keterangan waktu adalah keterangan yang menunjukkan kapan suatu fenomena


terjadi didalam suatu kalimat ataupun teks.

2.3 UNSUR KEBAHASAAN TEKS PROSEDUR

I. KALIMAT IMPERIATIF, DEKLARATIF DAN INTROGATIF


1. KALIMAT IMPERATIF: Kalimat imperatif adalah kalimat yang isinya atau yang
mengandung perintah.

Contoh:

Kenali si petugas

Pahami kesalahan anda

Pastikan tuduhan pelanggaran

2. KALIMAT DEKRALATIF:

Kalimat deklaratif adalah kalimat yang berfungsi untuk memberikan informasi


kepada pembaca.

Contoh:

Pengendara memahami kesalahannya

Pengendara menolak atau menerima tuduhan

Pengendara memastikan tuduhan pelanggaran

3.KALIMAT INTROGATIF

Kalimat introgatif adalah kalimat yang berfungsi untuk meminta informasi tentang
sesuatu.

Contoh:

Apakah anda mengenali petugas?

Apakah anda memahami kesalahan anda?

Siapakah yang menerima atau menolak tuduhan?

II. PARTISIPAN MANUSIA

Partisipan manusia adalah semua manusia yang ikut serta dalam suatu kegiatan

Contoh :

Jika pengendara melakukan pelanggaran,tentu pihak yang berwajib menilangnya

III.VERBA
a. Verba material : verba yang mengacu pada tindakan fisik (melakukan, memukul,
dan menilang)

b. Verba tingkah laku : verba yang mengacu pada sikap yang dinyatakan pada
ungkapan verbal (bukan sikap mental yang tidak tampak), seperti menerima,
menolak.

IV.KONJUNGSI TEMPORAL

Konjungsi temporan adalah sesuatu yang mengacu pada urutan waktu

Contoh:

Pertama, gunakan jas lab.

Kedua, lakukan percobaan.

Ketiga, simpulkan hasil percobaan

V. KONJUNGSI JIKA, APABILA DAN SEANDAINYA

1. Yang menunjukkan syarat

Contoh :

Seandainya besok saya tidak masuk sekolah, maka saya akan ikut keluarga
saya ke Manado.

Jika saja sya memiliki waktu yang benyak, pasti saya akan memperbaiki
jawaban saya.

Apabila saya terpilih untuk ikut lomba puisi, maka saya akan berlatih dengan
giat

2. Yang menunjukkan pilihan

Contoh :

Jika saja saya tidak memiliki tugas yang banyak, maka saya akan memilih
untuk hadir dalam rapat tersebut
Apabila hari ini saya tidak bimbingan biologi, maka saya akan memilih ikut ke
Makassar

Seandainya toko buku itu belum tertutup, maka saya akan memilih untuk
membeli buku disitu saja.

2.4 ALASAN SUATU TEKS PROSEDUR DIKATAKAN KOMPLEKS

Suatu teks prosedur dapat dikatakan kompleks apabila teks tersebut terdiri atas
banyak langkah yang kemudian berjenjang pada sublangkah disetiap langkahnya
serta memenuhi struktur teks prosedur sehingga mudah dipahami oleh setiap
orang.

2.5 PERBEDAAN ANTARA TEKS PROSEDUR SEDERHANA DAN TEKS PROSEDUR


KOMPLEKS

Teks prosedur sederhana adalah suatu teks prosedur yang dijalankan untuk
melakukan suatu kegiatan hanya dengan sedikit tahapan yang urutannya bisa
diubah-ubah atau bahka tahapannya tidak tersedia.

Teks prosedur kompleks adalah suatu teks prosedur yang terdiri atas banyak
langkah yang setiap langkahnya berjenjang pada sublangkah dan urutan langkah-
langkahnya teratur dan tidak dapat diubah-ubah sehingga mudah dipahami oleh
pembaca.

2.6 CONTOH TEKS PROSEDUR SEDERHANA DAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS

CONTOH TEKS PROSEDUR SEDERHANA


Cara MembuatBotolKaca

1. Kaca untuk botol dibuat dari pasir, batu gamping, dan abu soda dengan
menempuh langkah-langkah sebagai berikut.

2. Pertama, ketiga bahan tersebut dicampur secara proporsional.

3. Kadang-kadang pecahan-pecahan kaca ditambahkan.

4. Kemudian, campuran itu dipanaskan dalam tungku pada suhu yang sangat
tinggi.

5. Lalu, adonan kaca diproduksi.

6. Setelah itu, campuran adonan itu dibentuk menjadi botol dengan cetakan.

7. Selanjutnya, untuk memperkuat kaca botol-botol tersebut, botol-botol itu


dipanaskan kembali, lalu didinginkan.

8. Akhirnya, botol-botol itu siap digunakan.

CONTOH TEKS PROSEDUR KOMPLEKS

APA YANG HARUS ANDA LAKUKAN JIKA TERKENA TILANG?

Di Indonesia banyak pengendara kendaraan bermotor. Jika pengendara melakukan


pelanggaran, tentu pihak berwajib akan menilangnya. Pengendara kendaraan
bermotor perlu mengetahui prosedur penilangan. Berikut ini hal yang harus Anda
perhatikan ketika dikenakan surat bukti pelanggaran berlalu lintas. Dengan
memperhatikan hal ini, ketika melakukan pelanggaran, Anda tidak akan dirugikan
dan akan mendapat sanksi sesuai dengan peraturan. 41 Bahasa Indonesia Ekspresi
Diridan Akademik

Pertama, kenali sipetugas. Cobalah mengenali nama dan pangkat polisi yang
tercantum di pakaian seragamnya. Mereka mempunyai kewajiban menunjukkan
tanda pengenal. Nama dan pangkat polisi menjadi penting apabila polisi bertindak
diluar prosedur. Jangan hentikan kendaraan Anda jika ada orang berpakaian preman
mengaku sebagai polisi lalu lintas (polantas). Kedua, pahami kesalahan Anda.
Tanyakanlah apa kesalahan Anda, pasal berapa yang dilanggar, dan berapa
dendanya. Sebagai pembimbing masyarakat, polisi harus menjelaskan kesalahan
pengendara agar kesalahan tersebut tidak terulang kembali. Alasan pelanggaran
danbesarnya denda juga harus berdasarkan hukum yang berlaku.

Ketiga, pastikan tuduhan pelanggaran. Pengendara sudah selayaknya mengecek


tuduhan pelanggaran polisi tersebut, benar atau tidak. Jika polisi menyatakan Anda
dilarang belok kekiri karena ada tanda dilarang belok kiri, Anda harus yakin bahwa
tanda tersebut benar-benar ada.

Keempat, jangan serahkan kendaraan atau STNK (surat tanda nomor kendaraan)
begitu saja. Polisi tidak berhak menyita kendaraan bermotor atau STNK, kecuali
kendaraan bermotor itu diduga hasil tindak pidana, pelanggaran itu mengakibatkan
kematian, pengemudi tidak dapat menunjukkan STNK, atau pengemudi tidak dapat
menunjukkan SIM. Jadi, utamakanlah SIM (surat izin mengemudi) sebagai surat
yang ditahan oleh polantas!

Kelima, terima atau tolak tuduhan. Setiap pengemudi mempunyai dua alternatif
terhadap tuduhan pelanggaran yang di ajukan polantas, yaitu menerima atau
menolak tuduhan tersebut. Apabila menerima tuduhan, Anda harus bersedia
membayar denda ke bank.Anda akan diberi surat tilang berwarna biru. Tanda
tanganilah surat bukti pelanggaran berlalu lintas itu. Di baliknya terdapat bukti
penyerahan surat atau kendaraan yang dititipkan. Surat atau kendaraan yang
ditahan dapat diambil jika Anda dapat menunjukkan bukti pembayaran denda. Jika
menolak tuduhan, katakan keberatan Anda dengan sopan. Anda akan diberi surat
bukti pelanggaran berlalu lintas berwarna merah sebagai undangan untuk
mengikuti sidang. Penentuan hari sidang memerlukan waktu 5--12 hari. Barang
sitaan baru dapat dikembalikan kepada pelanggar setelah ada keputusan hakim.
BAB III

PENUTUP

3.1 KESIMPULAN

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan-tahapan


yang harus ditempuh dalam melakukan suatu kegiatan agar kegiatan tersebut tidak
terhambat ataupun sampai gagal. Suatu teks prosedur tersusun atas struktur agar
teks tersebut bisa dimengerti oleh si pembaca. Adapun struktur yang menyusun
suatu teks prosedur yaitu : tujuan, langkah-langkah, konjungsi, dan keterangan
waktu. Suatu teks prosedur juga memiliki ciri-ciri sehingga dapat mudah dibedakan
atau dikenali dari jenis teks lainnya yaitu partisipan manusia, verba material, verba
tingkah laku, konjungsi temporal, konjungsi jika, apabila dan seandainya, kalimat
imperiatif, kalimat deklaratif dan kalimat introgatif. Teks laporan sendiri dibagi
menjadi beberapa jenis yaitu Teks Prosedur Sederhana dan Teks Prosedur Kompleks.
Teks prosedur sederhana adalah teks yag hanya tersusun dar sedikit langkah
sehingga kurang bisa dimenerti oleh si pembaca. Sedangkan teks prosedur
kompleks adalah teks yang tersusun dari banyak langkah dan yang susunannya
tidak dapat diubah sehngga mudah dipahami oleh pembacanya.

3.2 SARAN

Dalam membuat maupun membaca suatu teks prosedur, sebaiknya kalian


membuat atau membaca teks prosedur jenis teks prosedur kompleks. Karena teks
prosedur kompleks, lebih menjelasan sesuatu secara urut dan jelas, sehingga dapat
memudahkan kita dalam melakukan suatu kegiatan.

DAFTAR PUSTAKA
1. Buku Bahasa Indonesia kurikulum 2013 kelas X

2. http:// animesubtitleindonesia.blogspot.com /teks-prosedur.html

3. http:// amelia nurhasanah.blogspot.com /teks-prosedur-kompleks-


pengertian.hmtl

4. http:// Lulut Lutfianto.blogspot.com / makalah-teks-prosedur.html