Anda di halaman 1dari 4

Las Gas/Karbit adalah proses penyambungan logam dengan logam (pengelasan)

yang menggunakan gas karbit (gas aseteline=C2H2) sebagai bahan bakar,


prosesnya adalah membakar bahan bakar gas dengan O2 sehingga menimbulkan
nyala api dengan suhu yang dapat mencairkan logam induk dan logam pengisi.
Sebagai bahan bakar dapat digunakan gas-gas asetilen, propana atau hidrogen.
Ketiga bahan bakar ini yang paling banyak digunakan adalah gas asetilen, sehingga
las gas pada umumnya diartikan sebagai las oksi-asetelin. Karena tidak
menggunakan tenaga listrik, las oksi-asetelin banyak dipakai di lapangan walaupun
pemakaiannya tidak sebanyak las busur elektroda terbungkus.

(http://id.wikipedia.org/wiki/Las_karbit) tanggal 23 oktober

Karbit atau Kalsium karbida adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CaC2. Karbit
digunakan dalam proses las karbit dan juga dapat mempercepat pematangan buah.

Persamaan reaksi Kalsium Karbida dengan air adalah:

CaC2 + 2 H2O C2H2 + Ca(OH)2

Karena itu 1 gram CaC2 menghasilkan 349ml asetilen. Pada proses las karbit,
asetilen yang dihasilkan kemudian dibakar untuk menghasilkan panas yang
diperlukan dalam pengelasan.

(http://laskarbit.blogspot.com/2009/03/pengertian-karbit_09.html) 23 oktober

PENGARUH KARBIT TERHADAP PEMATANGAN BUAH PISANG. Buah pisang, terutama


yang matang, memiliki beberapa kandungan seperti protein, lemak, karbohidrat,
kalsium, fosfor, serat, beberapa vitamin (A,B1, B2 dan C), zat besi, dan niacin.
Kandungan mineralnya yang menonjol adalah kalium (Wirakusumah, Emma S,
1977).
Zat-zat tersebut sangat diperlukan dalam tubuh manusia. Bukan itu saja, pisang
termasuk buah yang murah-meriah dan mudah didapat sepanjang tahun.
pemasakan yang lebih cepat, yakni menggunakan karbit (kalsium karbor).
Jangankan buah pisang yang umurnya tua, pisang yang umurnya masih tergolong
muda (belum siap panen) pun akan segera matang walau dari sisi aroma atau rasa
kurang nyaman. Dengan karbit, ibu-ibu merasa senang karena pisangnya cepat
matang dengan warna yang sama dengan proses pematangan secara alami atau
matang di pohon. Tetapi, pisang yang matang karena dikarbit cepat membusuk.
Karbit yang sehabis dipakai akanSetelah kulit pisang yang dimatangkan dengan
karbit dijadikan makanan ternak, ternyata berdampak buruk terhadap kesehatan
ternak itu. Ternak menjadi sakit. Bagaimana dampaknya terhadap kesehatan
manusia yang mengkonsumsi pisang karbitan, tampaknya masih perlu penelitian
lebih jauh. merusak lingkungan jika dibuang begitu saja di sembarang
tempapengaruhnya terhapat proses pembusukan.
Dari penelitiannya diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Pisang yang dimatangkan
dengan karbit paling cepat (tidak sampai tiga hari) matangnya, tetapi proses
pembusukannya pun paling cepat.
BUAH PISANG
PENGARUH KARBIT TERHADAP PEMATANGAN BUAH PISANG
Karbit atau Kalsium karbida
Sisi negatif karbit untuk buah-buahan.
Posted on by in Label: kesehatan

Sekarang musim gak tentu nih, dari tiba-tiba panas terus hujan, kemudian panas
lagi, bisa jadi penyebab badan sakit, kurang enak badan.
Makanya harus bisa jaga diri nih, maksudnya jaga kesehatan, di antaranya dengan
mengkonsumsi multivitamin atau lebih enak lagi buah-buahan yang segar.
Tapi untuk sebagian buah tertentu ternyata proses pematangannya dengan
menggunakan karbit, nah aman gak sih buat tubuh kita atau malah merugikan bagi
tubuh kita?
Yuk, kita bahas, saling berbagi pengetahuan, siapa tahu ada yang salah atau kurang
dalam penjelasannya maka tolong dilengkapi atau dikoreksi.
Pengaruh Karbit Terhadap Pematangan Buah Pisang
Buah pisang, terutama yang matang, memiliki beberapa kandungan seperti protein,
lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, serat, beberapa vitamin (A, B1, B2 dan C), zat
besi, dan niacin. Kandungan mineralnya yang menonjol adalah kalium
(Wirakusumah, Emma S, 1977).
Zat-zat tersebut sangat diperlukan dalam tubuh manusia. Bukan itu saja, pisang
termasuk buah yang murah-meriah dan mudah didapat sepanjang tahun.
pemasakan yang lebih cepat, yakni menggunakan karbit (kalsium karbor).
Jangankan buah pisang yang umurnya tua, pisang yang umurnya masih tergolong
muda (belum siap panen) pun akan segera matang walau dari sisi aroma atau rasa
kurang nyaman. Dengan karbit, ibu-ibu merasa senang karena pisangnya cepat
matang dengan warna yang sama dengan proses pematangan secara alami atau
matang di pohon.
Tetapi, pisang yang matang karena dikarbit cepat membusuk. Setelah kulit pisang
yang dimatangkan dengan karbit dijadikan makanan ternak, ternyata berdampak
buruk terhadap kesehatan ternak itu. Ternak menjadi sakit.
Bagaimana dampaknya terhadap kesehatan manusia yang mengkonsumsi pisang
karbitan, tampaknya masih perlu penelitian lebih jauh. merusak lingkungan jika
dibuang begitu saja di sembarang tempapengaruhnya terhapat proses
pembusukan.
Dari penelitiannya diperoleh hasil sebagai berikut: Pisang yang dimatangkan
dengan karbit paling cepat (tidak sampai tiga hari) matangnya, tetapi proses
pembusukannya pun paling cepat.
Kemudian menurut Ahli Pasca Panen dari Unbraw :
Pisang dan buah sejenis, proses matang secara alamiah berproses kimiawi.
Karbohidrat dalam kandungan daging buahnya berubah menjadi glukosa, yang
membuat rasa manis dan melunak.
Proses tersebut menghasilkan Gas Etilen. Gas ini merambat dari molekul satu ke
yang lainnya membuat sekitarnya jadi matang pula.
Hal ini yang menjadi dasar memberi Kalsium Karbit ( Calcium Carbide), digunakan
untuk membantu proses pematangan.
Kalsium karbit, kita sebut karbit saja,bila kena air atau uap air akan menghasilkan
Gas Asetilin. Gas ini dalam struktur kimianya serupa dengan Etilen alami. Karena
dipenuhi dengan Gas Asetilin inilah, buah akan berfermentasi serentak menjadi
matang. Betul, apabila buah kurang matang akan tidak semanis yang matang,
karena kandungan Karbohidrat Zat Pati nya masih kurang. Gas asetilin karena
ringan akan terbang dan tercampur dengan udara.
Bahaya yang ditimbulkan sampai sekarang belum ada bukti yang nyata,semuanya
hanya berdasarkan asumsi tanpa bukti ilmiah.
Pematangan buah dengan cara ini lebih sehat daripada dipakai Bahan Kimia Cair
yang mengandung Etilen yang bercamour pospor. Phospor campuran ini ternmasuk
bahan yang sangat beracun,lagipula aplikasinya dengan cara disemprotkan kekulit
buahnya.
Apa itu Calcium Carbide (Karbid) ?
Karbit atau Kalsium karbida adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CaC2. Karbit
digunakan dalam proses las karbit dan juga dapat mempercepat pematangan buah.
Persamaan reaksi Kalsium Karbida dengan air adalah
CaC2 + 2 H2O C2H2 + Ca(OH)2
Karena itu 1 gram CaC2 menghasilkan 349ml asetilen. Pada proses las karbit,
asetilen yang dihasilkan kemudian dibakar untuk menghasilkan panas yang
diperlukan dalam pengelasan. (Wikipedia)
Gas etilen
karbit memang telah lama digunakan secara tradisional untuk memacu kematangan
buah. Efektivitasnya hanya seperseratus jika dibandingkan etilen. Siapa sangka
selain pemacu kematangan, gas asetilen yang dihasilkan dari karbit juga
bermanfaat untuk menghilangkan warna hijau.
Kesimpulan
Jadi hormon yang membuat buah matang disebut gas etilen (karbit=nama dagang).
Sebetulnya secara alami tanaman sudah memproduksi hormon ini agar buah
menjadi matang. Akan tetapi para pedagan buah menambahkan karbit lebih dari
kadar normal agar buah dapat lebih cepat matang.
Penggunaan karbit ini tidak menimbulkan dampak negatif. Kadar vitamin dan
mineral tidak berubah karena penggunaan karbit ini. Hal ini karena karbit adalah zat
kimia yang hanya merangsang pembntukan gas etilen yang merangsang proses
pematangan buah. Selain itu, tidak ada dampak negatif yang berarti bagi kesehatan
kosumen.
Nah, kalau gini kan jadi jelas, gak ada masalah kan makan buah matang karbitan,
yang penting jaga kondisi, jaga kesehatan dan vitalitas tubuh kita di antaranya
dengan makan buah-buahan, gak apa-apa lah karbitan yang penting menyehatkan,
betul tidak???

(http://www2.bbpp-lembang.info/index.php?
option=com_content&view=article&id=336&Itemid=304)