Anda di halaman 1dari 2

1.

Pengertan
Adalah suatu peradangan sendi sebagai manifestasi dari akumulasi endapan kristal
monosodium urat, yang terkumpul di dalam sendi sebagai akibat dari tingginya kadar asam
urat dalam urat (hiperurisemia). Manifestasi klinik deposisi urat meliputi artritis gout,
akumulasi Kristal di jaringan yang merusak tulang (tofus), batu urat dan nefropati gout.

2. Patofisiologi
Pada penyakit gout-arthritis, terdapat gangguan kesetimbangan metabolisme
(pembentukan dan ekskresi) dari asam urat tersebut, meliputi:
a. Penurunan ekskresi asam urat secara idiopatik
b. Penurunan eksreksi asam urat sekunder, misalnya karena gagal ginjal
c. Peningkatan produksi asam urat, misalnya disebabkan oleh tumor (yang meningkatkan
cellular turnover) atau peningkatan sintesis purin (karena defek enzim-enzim atau
mekanisme umpan balik inhibisi yang berperan).
d. Peningkatan asupan makanan yang mengandung purin
e. Peningkatan produksi atau hambatan ekskresi akan meningkatkan kadar asam urat
dalam tubuh.
f. Asam urat ini merupakan suatu zat yang kelarutannya sangat rendah sehingga
cenderung membentuk kristal.
g. Penimbunan asam urat paling banyak terdapat di sendi dalam bentuk kristal
mononatrium urat.

Manifestasi klinis

Serangan gout arthritis pertama hanya menyerang satu sendi dan berlangsung selama

beberapa hari. Kemudian, gejalanya menghilang secara bertahap, dimana sendi kembali

berfungsi dan tidak muncul gejala sehingga terjadi serangan berikutnya. Namun, gout

cenderung akan semakin memburuk, dan serangan yang tidak diobati akan berlangsung lebih

lama, lebih sering, dan menyerang beberapa sendi. Alhasil, sendi yang terserang bisa

mengalami kerusakan permanen (Junaidi, 2013:84).

Lazimnya serangan gout arthritis terjadi dikaki (monoarthritis). Namun, 3-14%

serangan juga bisa terjadi dibanyak sendi (poliarthritis). Biasanya, urutan sendi yang terkena

serangan gout (poliarthritis) berulang adalah: ibu jari kaki (podogra), sendi tarsal kaki,
pergelangan kaki, sendi kaki belakang, pergelangan tangan, lutut, dan bursa elekranon pada

siku (Junaidi, 2013:85).

Sendi yang terserang gout akan membengkak dan kulit diatasnya akan berwarna merah

atau keunguan, kencang dan licin, serta terasa hangat dan nyeri jika digerakkan, dan muncul

benjolan pada sendi (yang disebut tofus). Jika sudah agak lama (hari kelima), kulit diatasnya

akan berwarna merah kusam dan terkelupas (deskuamasi). Gejala lainya adalah muncul tofus

di helixs telinga/ pinggir sendi/tendon. Menyentuh kulit diatas sendi yang terserang gout bisa

memicu rasa nyeri yang luar biasa. Rasa nyeri ini akan berlangsung selama beberapa hari

hingga sekitar satu minggu, lalu menghilang (Junaidi, 2013:85).