Anda di halaman 1dari 4

Nanggala Putra Rahanda

116050028

a. Pengertian Magnesium (Mg)

Definisi magnesium. Magnesium dengan simbol Mg adalah unsur kimia


dengan nomor atom 12 dan massa atom 24,305. Mg adalah unsur logam,
berwarna putih dengan titik lebur 651 C dan titik didih 1.107 C. ditemukan pada
tahun 1808 oleh H. Davy. Magnesium termasuk dalam deret alkali tanah, letak
Mg terdapat pada golongan 2, periode 3, dan pada blok s.

b. Sumber Magnesium

Magnesium bersumber dari terutama terpusat di bawah kerak bumi serta


banyak dalam air laut dan air asin biasa.

Unsur ini tidak terdapat bebas bebas dan merupakan pembentuk mineral dan
batuan kapur, dolomite, magnesit, dan silikat. Secara komersial unsur magnesium
ini diperoleh melalui elektrolisis air laut dan air asin biasa.

1
c. Penggunaaan Magnesium

Penggunaan unsur magnesium sendiri yaitu dalam campuran dengan logam


lain menghasilkan material yang lebih ringan dari alumunium. Material ini
merupakan saingan baja dalam kekuatannya dan dipergunakan dalam arsitektur,
penerbangan, suku cadang kendaraan, alat-alat dapur dan macam-macam
barang lain. Magnesium dan senyawanya dipergunakan juga dalam metalurgi,
kimia organic, industry teksitil, penerbangan, bata bahan api, keramik, obat-
obatan, baterai dan plat cetakan. Magnesium juga dipergunakan untuk bidang
biologi yaitu sebagai bagian terpenting dalam jaringan hidup terutama klorofil
pada tumbuhan hijau.

d. Bobot Atom
Bobot atom atau Berat atom (bahasa Inggris: Atomic Weight, simbol: Ar)
adalah suatu kuantitas fisik tak berdimensi yang merupakan perbandingan masa
rata-rata suatu unsure terhadap 1/12 massa satu atom karbon-12. Istilah ini
biasanya digunakan juga untuk merujuk pada bobot atom relative yang
dipublikasikan secara berkala oleh International Union of Pure and Applied
Chemistry (IUPAC). Daftar bobot atom standar dapat ditemukan secara meluas
dalam uku pelajaran kimia, catalog-katalog komersial, dan papan informasi di
laboraturium kimia. Penggunaan kata berat atom telah mengundang banyak
kontroversi, paling tidak sejak tahun 1960-an.
Bobot atom, berbeda dengan massa atom (massa atom individu), bukanlah
tetapan fisika dan dapat berbeda-beda dari sampel yang satu ke sampel yang
lain. Walau demikian, bobot atom cukuplah konstan dalam sampel normal untuk
digunakan dalam bidang kimia.

Penentuan Berat Atom

Ada beberapa penentuan berat atom suatu unsure, yaitu:

a. Penentuan dengan teliti berat zat-zat yang bereaksi.

2
b. Penentuan dengan teliti kerapan gas.

c. Penentuan dengan cara spektrofotometri massa.

Penentuan berat atom yang paling baik adalah cara spektrofotometri massa.
Dalam percobaan ini secara kasar, berat atom Mg ditentukan jika diketahui berat
atom O = 16,000 sma.

Penentuan ini didasarkan atas reaksi:

Mg + O2 MgO

Selain daripada itu Mg akan bereaksi dengan N2 di udara menurut reaksi

3Mg + N2 Mg3N2

Jika Mg3N2 direaksikan dengan air maka akan membentuk Mg(OH)2 dan NH3,
sesuai dengan reaksi:

Mg3N2 + 6H2O 3Mg(OH)2 +2NH3

Selanjutnya dengan pemijaran akan terjadi

Mg(OH)2 MgO + H2O

f. Massa Atom
Untuk nilai perbandingan rata-rata massa seluruh isotop suatu atom terhadap 1/12
massa atom karbon-12.

Massa atom (ma) dari suatu unsur kimia adalah massa suatu atom pada
keadaan diam, umumnya dinyatakan dalam satuan massa atom. Massa atom sering
disinonimkan dengan massa atom relatif, massa atom rata-rata, dan bobot atom.
Walaupun demikian, terdapat sedikit perbedaan karena nilai-nilai tersebut dapat
berupa rata-rata berbobot dari massa semua isotop unsur, atau massa dari satu
isotop saja. Untuk kasus suatu unsur yang hanya memiliki satu isotop dominan, nilai
massa atom isotop yang paling melimpah tersebut dapat hampir sama dengan nilai
bobot atom unsur tersebut. Untuk unsur-unsur yang isotop umumnya lebih dari satu,
perbedaan nilai massa atom dengan bobot atomnya dapat mencapai lebih dari

3
setengah satuan massa (contohnya klorin). Massa atom suatu isotop yang langka
dapat berbeda dari bobot atom standar sebesar beberapa satuan massa