Anda di halaman 1dari 11

PROPOSAL

PRAKARYA DAN KEWIRAUSAAN


PRODUK KERAJINAN BAHAN KERAS
AESTHETIC FLOWER VASE

Disusun oleh :
Hanif Zuniar Haq
08
XI IPS 2

SMA NEGERI 1 MADIUN


KOTA MADIUN
2017
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga kami dapat
menyusun proposal ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam proposal ini
kami membahas mengenai tugas Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan yang
bermaksud untuk membuat kerajinan Aesthetic Flower Vase
Proposal ini dibuat dengan berbagai bantuan dari berbagai pihak untuk
membantu menyelesaikan tantangan dan hambatan selama
mengerjakan proposal ini. Oleh karena itu, kami mengucapkan terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar
pada proposalini. Oleh karena itu kami mengundang pembaca untuk memberikan
saran serta kritik yang dapat membangun kami. Kritik konstruktif dari pembaca
sangat kami harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya.

Akhir kata semoga proposal ini dapat memberikan manfaat bagi kita sekalian.

Madiun, 30 Maret 2017

Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.........................................................................i
DAFTAR ISI.....................................................................................ii
BAB I. PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG MASALAH.......................................................1
1.2 PERUMUSAN MASALAH...............................................................1
1.3 MANFAAT........................................................................................1
1.4 TUJUAN PROGRAM.......................................................................1
1.5 LANGKAH YANG AKAN DI LAKUKAN...........................................1
BAB II.LANDASAN TEORI
2.1 KERAJINAN....................................................................................2
2.2 KERAJIAN TANGAN.......................................................................2
2.2.1 Fungsi pakai..........................................................................2
2.2.2 Fungsi hias............................................................................2
2.3 VAS BUNGA...................................................................................2
2.4 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA.......................................2
2.5 PENGADAAN.................................................................................3
2.6 Sumber daya manusia(SDM..........................................................3
BAB III.PEMBAHASAN
3.1 Alat dan Bahan............................................................................4
3.2 Langkah Pembuatan....................................................................4
BAB IV RINCIAN
4.1 Modal dan Keuntungan................................................................6
4.2 ASPEK PEMASARAN...................................................................6
4.2.1Strength atau Kekuatan........................................................6
5.2 Kesimpulan....................................................................................8
DAFTAR PUSTAKA............................................................................................iii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

Keindahan ruangan, merupakan aspek yang sangat di inginkan semua orang


dengan kerapihan ruangan dan hiasan yang ada pada ruangann tersebut,
karena hal itulah saya merancang sebuah hiasan untuk sebuah ruangan yang
akan membuat ruangan tersebut akan lebih elegan dan terasa indah.Vas Bunga
ini ini di buat bukan semata harus memiliki modal yang besar karena sebagian
besar usaha ini memanfaatkan limbah. Di sekolah kami, terdapat suatu
perencanaan, berupa perencanaan usaha yang meliputi:menghasilkan produk,
pemasaran dan jasa. Dengan melihat analisa tersebut kami ingin memberikan
suatu solusi untuk kalangan siswa/siswi SMA Negeri 1 Madiun yang berkreasi
membuat Vas Bunga ruangan dengan harga yang terjangkau.
Kami membuatsuatukrajinan yang terbuatdaribarang-barangbekas yang
bisabermanfaatbagimasyarakatsekitar. Modal yang dibutuhkan untuk membuat
suatu kerajinan vas bunga Rp. 50.000,-untuk pembelian bahan pokok dan alat.

1.2 PERUMUSAN MASALAH


1. Apakah usaha VAS BUNGA merupakan usaha yang menguntungkan
2. Kapankah usaha VAS BUNGA mencapai titik impas
3. Bagaimana saluran pemasaran usaha VAS BUNGA

1.3 TUJUAN PROGRAM


Adapun tujuan dari program kewirausahaan ini adalah:
1. Memperoleh keuntungan
2. Memberikan kreasi keindahan ruangan yang sangat elegan
3. Meningkatkan rasa kebersihan lingkungan dengan memanfaatkan limbah
4. Sebagai lahan eksperimen berbisnis di tengah banyaknya pengangguran
berijazah yang ada di negeri ini

1.4 MANFAAT
1. Mendapatkan lingkungan yang bersih dari limbah
2. Memberikan keindahan ruangan dengan harga yang terjangkau
3. Menciptakan kreasi siswa/siswi dan lebih peduli dengan peluang usaha

1.5 LANGKAH YANG AKAN DI LAKUKAN


Mencari alat dan bahan
a. Bahan: tahap pertama yang akan di lakukan adalah mencari bahan dari
limbah yang di butuhkan, bila limbah yang di butuhkan tidak ada bisa
membeli dengan modal yang ada
b. Alat: membeli alat yang di butuhkan
Perencanaan pembuatan dan proses yang tepat pada waktunya
Menghindari kerusakan pada alat dan bahan
Mempromosikan sebuah produk yang kita hasilkan
BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 KERAJINAN
Kerajinan adalah hal yang berkaitan dengan buatan tangan atau kegiatan
yang berkaitan dengan barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan
(kerajinan tangan). Kerajinan yang dibuat biasanya terbuat dari berbagai bahan.
Dari kerajinan ini menghasilkan hiasan atau benda seni maupun barang pakai.
Biasanya istilah ini diterapkan untuk cara tradisional dalam membuat barang-
barang.
Kerajinan tangan bisa terbuat dari barang barang bekas seperti botol
bekas, kardus, dan plastik makanan. Kerajinan terdiri dari 2 jenis yaitu :
2.1.1 Kerajinan bahan alam merupakan kerajinan yang terbuat dari bahan alam
atau bahandasarnya bahan-bahan alam seperti: serat, bambu ,rotan.
2.1.2 Kerajinan bahan buatan merupakan kerajinan yang terbuat dari bahan
buatan seperti: plastik, gips, sabun, lilin, dll.

2.2 KERAJIAN TANGAN


Pengertian dari kerajinan tangan yaitu membuat barang ataupun produk
yang dilakukan secara manual dengan menggunakan tangan yang memiliki
keindahan dan daya jual. Kerajinan tangan bisa saja dihargai dengan cukup
mahal tergantung dari kualitas dan kerumitan kerajinan yang dihasilkan. Dengan
kreatifitas yang anda miliki untuk menciptakan kerajinan maka tanpa anda sadari
anda dapat menciptakan usaha baru. Usaha kerajinan ini dapat menjadi usaha
yang menjanjikan apabila anda ulet dalam menjalaninya.
Ada dua macam 2 fungsi kerajinan tangan:
2.2.1 Fungsi pakai
Yaitu kerajinan yang lebih mengutamakan nilai guna dari barang
atau kerajinan tersebut dan agar lebih menarik ditambah dengan keindahan
yang sangat unik.
2.2.2 Fungsi hias
Yaitu jenis kerajinan ini adalah kerajinan yang tidak terlalu
memperhatikan nilai gunanya melainkan lebih menekankan pada
keindahan barangnya saja. Contohnya kerajinan patung, dan miniatur. Dua
contoh tersebut sangat bagus dinikmati bagi yang melihatnya.
Bila dilihat dari bahan yang dilihat, maka kerajinan di bagi menjadi dua:
Kerajinan dari bahan keras
Kerajinan dari bahan lunak
Ciri khas kerajinan suatu daerah dipengaruhi oleh beberapa faktor:
Letak geografis
Budaya
Sumber daya alam
Tahap-tahap dalam membuat kerajinan tangan:
Membuat desain atau rancangannya
Mempersiapkan alat serta bahan yang dibutuhkan
Memproduksi benda sesuai dengan desain yang telah dibuat
Tahap akhir atau finishing

2.3 VAS BUNGA


Vas Bunga merupakan suatu hiasan yang digunakan untuk memperindah
suatu ruangan. Agar ruangan tersebut terlihat lebih indah dan bernyawa.
2.4 GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Usaha membuat vas bunga ini mempunyai tujuan memiliki ruangan yang
elegan, dan murah biaya karena memanfaatkan limbah lingkungan.Dilihat dari
prospek usaha vas bunga ruangan sangat berpotensi untuk menjadi usaha
sampingan siswa/siswi karena waktu kerja tidak menghalangi proses belajar.
Selain itu tugasnya untuk membantu siswa/siswi serta menambah pengalaman,
bukan hanya mencari keuntungan.Kelebihan usaha ini adalah mampu jam
operasional kegiatan usaha VAS BUNGA bisa di lakukan dengan waktu yang
cukup singkat, yang jelas kita harus sudah mempunyai alat dan bahan, dan juga
kita memiliki ide-ide kreatif yang akan di hasilkan, sehingga tidak berkesan
membosankan.

2.5 PENGADAAN
Hal-hal yang harus dipertimbangkan adalah mencari sumber-sumber
kreatif untuk pemanfaatan limbah, sehingga hasil usaha yang akan kita lakuakan
bisa berjalan normal. Tanpa hambtan, dalam penyiapan alat dan bahan kita
mempunyai banyak referensi.
a) Referensi
Orang yang berkreasi dalam bidang tersebut
Media internet
b) Dalam pemanfaatan limbah yang harus kita lakuakan adalah mencari limbah
yang masih bisa di gunakan, kebutuhan bahan yang dari limbah dalam
pembuatan vas bunga berupa:
Botol bekas
Kain Perca
Kancing Baju
c) Bahan yang bersifat non limbah yang akan di gunakan dalam pembuatan
vas bunga berupa:
Kertas Spiral
Benang
Lem
d) Alat yang kita gunakan dalam pembuatan lampu tersebut adalah :
Gunting

2.6 SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)


Dalam pembuatan vas bunga ruangan yang menggunakan sebagian
bahannyan dari limbah merupakan sebuah kreasi untuk mencipatakan peluang
usaha bagi semua orang yang bersifat inovatif.Hal ini dapat di lakukan jika
mendapat bimbingan usaha individual atau kelompok, usaha ini bisa
menciptakan sumber daya manusia dengan peluang-peluang yang kreatif dan
inovatif . Sumber daya ini akan di aplikasikan ke konsumen dengan hasil-hasil
yang bersifat ekonomis atau murah dan terjangkau, tanpa biaya yang besar kita
mampu menciptakan peluang usaha bagi diri sendiri maupun kelompok.
BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Alat dan Bahan


1. Botol Bekas (Kaca)
2. Benang Wol sesuai dengan keinginan kita (warnanya)
3. Lem Kaca/ lem Tembak
Tambahan :
1. Kancing baju
2. Kain perca
3. Bunga hias

3.2. LANGKAH PEMBUATAN


1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam membuat vas bunga
2. Lilitkan sang benang wol kepada botol dan melilitnya harus teratur dan rapat,
jangan sampai ada celah, harus bersabar agar lilitan benangnya bisa melilit
dengan rapi dan sempurna. lilitannya juga harus mengikuti alur dan bentuk
sang botolnya yah, agar terlihat natural dan rapi. melilit benang wolnya harus
dari atas botol hinggan menutupi semua permukaan botol.

2. Setelah benang yang kita lilitkan menutupi semua permukaan botol, maka ujung
benangnya rapatkan dengan kumparan terakhir lalu beri lem yang mengenai kaca
dan benangnya agar dapat merekat dengan sempurna dan vas bunga yang kita
inginkan telah selesai kita buat.
3. Tambahkan pernak-pernik dengan menempelkan beberapa kancing bekas baju
yang unik dan warna-warni menggunakan lem. Juga bisa menambahkan kain dan
dibentuk bunga dan ditempelkan pada botol.
4. masukan batu hias akuarium atau air jernih ke dalam botol. Kemudian masukan
bunga buatan.
6. Tempelkan Label pada botol agar produk memiliki identitas
7. Kemas dengan rapi dan menarik menggunakan kardus yang sudah dilubang
5. Vas bunga dari limbah botol bekas sudah siap dipasarkan.
BAB IV
RINCIAN BIAYA

4.1 Modal dan Keuntungan


4.1.1 ASPEK BIAYA
Sumber dana untuk usaha yang akan dijalankan oleh perusahaan
kami ini adalah dari dana pribadi.

4.1.2 RINCIAN BIAYA


Biaya Modal Produksi (variable)
a. Pembelian bahan baku : Rp 20.000
b. Pembelian Alat : Rp. 5.000
Rekapitulasi Biaya
a. Biaya Modal Awal : Rp. 50.000
b. Biaya Operasional : Rp. 10.000
Total Pengeluaran : Rp. 60.000

4.2 ASPEK PEMASARAN


Kami melakukan pengamatan terhadap siswa/siswi dan konsumen yang
berasal dari luar sekolah SMA Negeri 1 Madiun yang belajar sebagai calon
konsumen (target pasar ) sehingga usaha ini memiliki pasar yang jelas. Setiap
usaha yang baru mulai memerlukan ketepatan-ketepatan dalam pengambilan
keputusan. Jika tidak, maka kegagalan akan muncul dalam usahanya. Ketepatan
tersebut dapat diperoleh melalui pendekatan yang sesuai salah satunya adalah
analisis SWOT.
Analisis SWOT adalah mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis
untuk merumuskan strategi perusahaan. SWOT adalah kependekan dari
Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat.
Adapun penjabarannya adalah sebagai berikut:
4.2.1 Strength atau Kekuatan
a. Konsumen dapat langsung mengorder tanpa harus mencari di
luarsekolah
b. Menggunakan pemasaran yang menarik dan agresif sebagai bisnis baru
seperti menggunakan SMS, BBM, dan bertemu secara langsung
c. Usaha ini satu-satunya dalam lingkungan sekolahsehingga memancing
rasa penasaran dan keingintahuan calon pelanggan
d. Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen orang lain.
e. Menawarkan harga yang terjangkau untuk konsumen
f. Untuk memperkecil biaya modal, maka peralatan utama (sudah dimiliki
sebelumnya

4.2.2 Weakness atau Kelemahan


a. Vas bunga ruangan merupakan produk yang sudah ada, namun
demikian,jika mampu merubah bentuk dan harga yang terjangkau , pasti
kita mampu mendapatkan hasil yang maksimal
b. Bahan dari vas bunga ini yang tahan lama, selama perawatan dan
penggunaan secara tepat

4.2.3 Opportunities atau Kesempatan


a. Dapat membuka cabang usaha di tempat lain jika usaha pembuatan vas
bunga ini sudah stabil
b. Dapat berkembang menjadi usaha yang menawari berbagai bentuk
seperti vas bunga dengan botol
c. Memperluas pemasaran dengan area penjualan tidak hanya disekolah
SMK Prima Mandiri tetapi bisa di tempat lain (dengan sistem titip jual)
dan segmentasi konsumen.

4.2.4 Threats atau Ancaman


Kebiasaan kelompok yang lebih dulu membeli produk kepada penjual
yang telah mereka kenal atau percayai sehingga mempengaruhi keputusan
mereka untuk membeli vas bunga. Untuk mengatasi ancaman tersebut,
diantisipasi dengan membuat tampilan yang menarik serta menggunakan
bahan yang sesuai permintaan konsumen.
Adanya pesaing yang menjual Vas bunga dengan harga yang lebih
murah. Untuk mengatasi ancaman tersebut, saya memberikan penjelasan
kepada konsumen mengenai kualitas serta cara pembuatan vas bunga agar
konsumen mengetahui mengapa kami memberikan harga yang berbeda dari
penjual lain
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Setelah melalui pembahasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa usaha
dari VAS BUNGA RUANGAN ini sudah sangat layak untuk dijalankan. Dalam
cara menjalankannya pun terlihat tidak terlalu sulit, sehingga proses
penjualannya pun tidak terlalu memakan waktu dan fikiran terlalu banyak.
Setelah itu, modal yang diperlukan untuk menjalankan vas bunga ruangan ini
pun tidak terlalu banyak, sehingga tidak akan terlalu menyulitkan kegiatan
belajar siswa/siswi. Waktu pelaksanaannya
pundilaksanakanpadasaatujianpraktik.
Akhir kata, besar pengharapan saya untuk memperoleh keuntungan dalam
kegiatan Program study kewirausahaan dalam kelas entrepreneur ini. Karena
setelah dilakukan penghitungan, ternyata keuntungan yang didapatkan dari
program ini selain manfaat pengetahuan, relasi, kita juga memperoleh
keuntungan dalam bentuk materi. Materi tentunya adalah suatu hal yang sangat
berharga, apalagi apabila materi tersebut diperoleh oleh mahasiswa yang masih
belum memiliki penghasilan sama sekali.

5.2 Saran
Sebaiknya membuat kerajinan tangan harus sesuai dengan yang
dibutuhkan untuk membuat vas bunga.
Seharusnya waktu untuk membuat vas bunga harus tepat waktu.