Anda di halaman 1dari 4

TATALAKSANA TRIASE DI IGD

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RUMAH SAKIT PELABUHAN
PT. 03-03-23 01
JAKARTA 1/3

Ditetapkan oleh
KEPALA RUMAH SAKIT PELABUHAN
JAKARTA
Tanggal Terbit :
SPO 01 September 2012

Dr. Hanun Ernatyaswati, MARS


NIPRS : 25903O494
Pengertian Adalah suatu sistem dalam menyeleksi kondisi pasien
yang datang ke IGD.

Tujuan 1. Sebagai pedoman bagi petugas triase dalam


melakukan tindakan triase di IGD.
2. Agar pasien gawat darurat dapat dilayani dengan
pelayanan secara cepat, tepat, dan efisien.

Kebijakan SK Kepala Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta tentang


Pemberlakuan Pedoman Pengorganisasian dan Pedoman
Pelayanan IGD.

Prosedur
1. Penderita setiba di IGD Rumah Sakit Pelabuhan
Jakarta, langsung dilakukan seleksi berdasarkan
penyakitnya oleh dokter jaga IGD atau Penanggung
Jawab Shift saat itu yang meliputi jenis kasus, kondisi
serta tanda vital pasien.
2. Pelaksanaan triase disesuaikan dengan situasi dan
kondisi saat itu.
2.1. Pelaksanaan triase pada kondisi normal :

2.1.1. Dokter/ perawat menerima dan


menyeleksi pasien.
2.1.2. Pasien langsung ditempatkan pada
ruangan yang sesuai dengan kondisi
pasien.

Pasien dalam kondisi darurat


tetapi tidak gawat ditempatkan
diruangan pemeriksaan. Kasus
trauma ditempatkan di ruang
trauma dan kasus nontrauma
ditempatkan di ruang nontrauma.
TATALAKSANA TRIASE DI IGD
Halaman :
No. Dokumen : No. Revisi :
RUMAH SAKIT PELABUHAN PT. 03 - 03 - 23 01 2/3
JAKARTA

SPO Tanggal Terbit :


01 September 2012
Pasien dalam kondisi gawat dan
darurat ditempatkan diruang
resusitasi
Pasien dalam kondisi tidak
gawat dan tidak darurat
ditempatkan diruang tunggu an
masuk bergantian.
Pasien dalam kondisi akut,
tidak gawat dan tidak darurat
tetapi memerlukan observasi
ditempatkan diruang observasi.
Pasien dalam kondisi tidak
bernyawa atau meninggal
dunia ditempatkan dikamar
mayat.
Pasien dalam kondisi tidak
gawat dan tidak darurat pada
jam kerja diarahkan untuk
berobat ke klinik, sedangkan
diluar jam kerja pasien
dalayani di IGD diruang
nonakut.

2.2. Pelaksanaan triase pada kondisi bencana :

2.2.1 Dokter/ perawat menerima dan


menyeleksi pasien yang meliputi kondisi
serta tanda vital pasien.

2.2.2. Setiap pasien diberi label triase pada


tangan pasien dan ditempatkan
diruangan yang sesuai dengan kondisi
TATALAKSANA TRIASE DI IGD

No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


RUMAH SAKIT PT. 03 - 03 - 23 01 3/3
PELABUHAN
JAKARTA

SPO Tanggal Terbit :


01 September 2012
pasien tersebut.

2.2.3. Kondisi pasien dinyatakan dengan warna


label :

Label warna merah : pasien


mengalami cidera berat sehingga
memerlukan tindakan segera.
Label warna putih : pasien sangat
parah dan sulit ditangani sehingga
memerlukan peralatan khusus untuk
menanganinya,
Label warna kuning : pasien
mengalami luka/ gangguan ringan dan
memerlukan tindakan sederhana.
Label warna hijau : pasien mengalami
luka/ gangguan sangat ringan tetapi
tidak memerlukan tindakan segera.
Label warna hitam : pasien sudah
meninggal dunia.

2.2.4. Penangan pasien didasarkan pada pasien


yang kemungkinan hidupnya lebih besar.

5.0. Unit Terkait IGD.