Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEPERAWATAN PADA An.

J DENGAN DADTB

DI RUANG ANAK Lt. DASAR RSUP DR. KARIADI SEMARANG

I. Pengkajian
A. Data Umum Klien
1. Initial klien : An. J
2. Usia : 0 tahun, 11 bulan
3. Tempat, tanggal lahir : 1 Oktober 2015
4. Alamat : Candisari, Semarang
5. Tanggal masuk : 29 September 2016
6. No. RM : C604596
7. Diagnosa Medis : DADTB

B. Data Penanggung Jawab


1. Ayah : Tn. E
2. Usia : 27 tahun
3. Pekerjaan : swasta
4. Pendidikan terakhir : SMA
5. Ibu : Ny. A
6. Usia : 28 tahun
7. Pekerjaan : ibu rumah tangga
8. Pendidikan terakhir : SMA

C. Riwayat Kesehatan
1. Riwayat Keperawatan Sekarang
Hari rabu tanggal 28 september pagi hari klien mengalami
muntah lalu jam 11 klien mengalami diare dengan BAB >5x
dalam sehari. Kemudian ia diberi obat mual tetapi tidak ada
perubahan dan langsung dibawa ke IGD RSUP Dr. Kariadi.
2. Riwayat Kesehatan Dahulu
Klien belum pernah dirawat di rumah sakit dengan penyakit
tertentu. Hanya pernah panas tinggi dan pilek saja.

3. Riwayat Kesehatan Keluarga


Keluarga klien tidak ada riwayat penyakit menular maupun
penyakit keturunan seperti DM, TBC, jantung.
4. Riwayat Kelahiran
Usia kehamilan : 9 bulan
BB lahir : 3450 gr
Jenis partus : spontan
PB lahir : 49 cm
Masalah postpartum : -
5. Riwayat Imunisasi
Klien belum mendapat imunisasi campak karena kondisi
kesehatannya.

D. Data Umum Kesehatan Saat Ini


1. Keadaan Umum : kesadaran : komposmentis
2. Tanda Vital : TD : - RR : 28x/menit
HR : 100x/menit S : 38 C
3. Kepala : mesocepal, tidak ada lesi, tidak ada benjolan
Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
Mata : konjungtiva tidak anemis, sclera tidak ikterik, pupil
isokor
Hidung : bersih, tidak ada polip
Mulut : mukosa bibir lembab
Telinga : simetris, bersih
4. Dada
Paru : I : pergerakan dada simetris
P : tidak ada tonjolan pada dinding dada
P : sonor dekstra dan sinistra sama
A : vesikuler

Jantung : I : simetris

P : iktus kordis tidak tampak

P : sonor

A : bunyi S1 S2 reguler

5. Abdomen
Inspeksi : simetris, tidak ada lesi
Auskultasi : bising usus 13 x/menit
Palpasi : tidak ada massa
Perkusi : timpani
6. Genetalia : bersih
7. Ekstremitas
Ekstremitas atas : Kedua tangan mampu menggenggam
cukup kuat.
Ekstremitas bawah : Kaki tidak ada oedem, dapat berdiri namun
lebih sering digendong ibunya

Kekuatan Tonus Reflek fisiologis Reflek patologis

+ - -
5 5 n
3 3 3 - -

n
n n
+
3
+ +
3 3
E. Pola Fungsional Gordon
1. Managemen Kesehatan
Klien belum mengerti.
2. Pola Aktivitas dan Latihan
Aktivitas klien selalu dibantu oleh kedua orang tuanya.
3. Pola Istirahat dan Tidur
Klien tidak mengalami masalah pola tidur. Ia tidur kurang lebih
7-10 jam sehari.
4. Pola Nutrisi Metabolik
Sebelum sakit klien tidak ada masalah dengan pola makannya.
Klien banyak mengonsumsi sayur dan buah. Dalam sehari ia
makan 3 kali dengan porsi sedang. Klien juga mengatakan
minum air putih sehari kurang lebih 800cc. Saat sakit klien
makan dengan teratur 3 kali sehari namun hanya menghabiskan
setengah porsi yang diberikan rumah sakit.
Antropometri :
TB : 77 cm, BB : 7,6 kg, LK : 47 cm
5. Pola Eliminasi
Klien mengalami BAB cair 5x dalam sehari, warna kuning dan
bau khas. Klien BAK 2-3x dalam sehari, kurang lebih 300cc.
a. Intake : minum : 300 cc
Infus : 768 cc
AM : (8 cc x 7,6 kg )
= 1128 cc
b. Output : muntah : 100 cc
Urin : 300 cc
BAB : 500 cc
IWL : (30 1) x 7,6 kg
= 1120 cc
Balance cairan = intake output = 1128 1120 = 8 cc
6. Pola Kognitif dan Perceptual
Klien belum bisa beradaptasi dengan baik, pendengaran masih
berfungsi dengan baik ditandai klien merespon saat diajak
berkomunikasi.
7. Pola Konsep Diri
Klien belum mengerti.
8. Pola Koping
Support sistem keluarga kuat.
9. Pola Seksualitas dan Reproduksi
Klien adalah seorang anak laki-laki usia 11 bulan.
10. Pola Kebutuhan Spiritual
Klien belum mengerti.

II. Pemeriksaan Penunjang


1. Pemeriksaan Laboratorium Patologi Klinik tanggal 5 oktober
2016

Pemeriksaan Hasil Satua Nilai Rujukan Keterang


n an
Hematologi
12.5 g/dL 9.50 12.50 L
Paket
37.2 32 44
Hemoglobin
4.64 10^6/ 3.6 6.2
Hematokrit
27.0 23.00 31.00
Eritrosit uL
80.1 77 101
MCH pg
33.7 29.00 36.00
MCV fL
16.4 6 17
MCHC g/dL
210 150 400
Leukosit 10^3/
13.8 11.60 14.80
Trombosit
8.87 uL 4.00 11.00
RDW
10^3/
MPV
141 80 160
Kimia Klinik Ul
2.34 II.12 2.52
Glukosa
137
L 136 145
sewaktu 4.4
Calcium 107 3.5 5.1
mg/dL
Natrium
mmol/ 98 107
Kalium
Chlorida L
mmol/
L
mmol/
L
mmol/
L

2. Pemeriksaan Laboratorium tanggal 4 oktober 2016

Pemeriksaan Hasil Keterangan


Pewarnaan Jamur
Pseudohifa (+) / POSITIF
Yeast Cell (+) / POSITIF

Terapi Obat
1. Infus Ka-En 3B 720/30/8 tpm
2. Oralit 50 100 ml/diare
3. Zinc 20 mg/24 jam
4. Paracethamol cth bila suhu tubuh 38C
5. Ceftriaxone 600 mg/24 jam
6. Gentamicin 75 mg/24 jam
7. Nistatin drop 1 ml/6 jam
8. Probiotik sachet/24 jam

III. Rumusan Masalah

Waktu, Data Fokus Masalah Tangga Par


Tanggal l af
Teratas
i
4-10- DS : ibu klien mengatakan An. 1. Diare
2016 J rewel, BAB cair 5x sehari,
15.00
muntah
WIB DO : KU baik
RR : 28x/menit
HR : 100x/menit
S : 38C
TB : 77 cm
BB : 7,6 kg
Intake : minum : 300 cc
Infus : 768 cc
AM : (8 cc x 7,6
kg )
1228 cc
Output : muntah : 100 cc
Urin : 300 cc
BAB : 500 cc
IWL : (30 1) x 7,6
4-10-
kg
2016
20.00 = 1220 cc
WIB Balance cairan = intake
output = 1228 1220 = 8 cc
1. Hipertermi
DS : ibu klien mengatakan An.
J badannya panas
DO : HR : 100x/menit
RR : 28x/menit
S : 38C
IWL An. J = 220 + 200 (38
36,8)
= 220 + 240
= 460 cc
Output = muntah : 100 cc
Urin : 300 cc
BAB : 500 cc
IWL : 460 cc
= 1360 cc
Balance cairan = intake
output
= 1228 1360
= -132 cc

IV. Diagnosa Keperawatan

No Diagnosa Keperawatan Tanggal Tanggal Paraf


Ditemukan Teratasi
1. Diare berhubungan dengan 4 Oktober 2016
faktor psikologis (tingkat stress
dan cemas tinggi), faktor
4 Oktober 2016
fisiologis (inflamasi,
2. malabsorbsi, proses infeksi,
parasit).
Hipertermi berhubungan
dengan dehidrasi dan proses
infeksi

V. Intervensi Keperawatan

Dx Tujuan dan Kriteria Hasil Intervensi


1. Tujuan : Setelah dilakukan tindakan 1. Monitor frekuensi bab
keperawatan 3x24 jam diare dalam 24 jam
2. Monitor konsistensi
bab
berkurang dengan kriteria hasil :
1. Frekuensi bab normal < 3 kali / hari dalam 24 jam
2. Konsistensi feses normal (lunak 3. Monitor gerakan peristaltik
dan berbentuk) usus
3. Gerakan peristaltik usus tidak
meningkat. Normal terjadi 8 12
x /menit

2. Setelah dilakukan tindakan 1. Monitor suhu dan tanda


perawatan selama 3 x 24 jam suhu vital
2. Observasi adanya tanda
badan klien normal, dengan kriteria :
sakit kepala, nyeri otot,
1. Suhu badan 36C - 37,5C
2. Tidak ada sakit kepala menggigil, atau kejang
3. Tidak ada nyeri otot 3. Berikan obat antipiretik
4. Nadi, respirasi dalam batas normal
5. Hidrasi adekuat
6. Tidak menggigil
7. Tidak iritabel / kejang

VI. Implementasi Keperawatan

Dx Tanggal/jam Implementasi
1 4 Oktober 2016 1. Memonitor frekuensi bab dalam 24 jam. An.
16.00 WIB
J masih bab 5x
2. Monitor konsistensi bab dalam 24 jam. An. J
bab lembek, tidak ada lendir dan darah
3. Monitor gerakan peristaltik usus. Peristaltik
An. J 13x/menit
1& 20.15 WIB
2
1. Memonitor frekuensi bab dalam 24 jam. An.
J masih bab 5x
5 Oktober 2016 2. Mengobservasi konsistensi bab dalam 24
21.00 WIB
1& jam. An. J bab lembek, tidak ada lendir dan
2 darah
3. Memonitor gerakan peristaltik usus.
Peristaltik An. J 13x/menit
4. Memonitor suhu dan tanda vital.
6 Oktober
Hasil : T = 38C, HR = 100x/menit, RR =
2016
28x/menit
1& 07.00 WIB 5. Memonitor tanda sakit kepala, nyeri otot,
2 menggigil, atau kejang. Hasil : tidak ada.
6. Memberikan obat antipiretik paracethamol
cth
1. Memonitor frekuensi bab dalam 24 jam.
Malam tadi sampai pagi ini An. J bab 1x.
2. Mengobservasi konsistensi bab dalam 24
jam. An. J bab lembek, tidak ada lendir dan
darah.
3. Memonitor gerakan peristaltik usus.
Peristaltik An. J 13x/menit.
4. Memonitor suhu dan tanda vital.
Hasil : T = 37,9C, HR = 100x/menit, RR =
26x/menit
5. Memonitor tanda sakit kepala, nyeri otot,
menggigil, atau kejang.
6. Memberikan obat antipiretik paracethamol
cth

VII. Evaluasi

Tanggal, Evaluasi
Waktu
4 Oktober S : orang tua klien mengatakan anak BAB cair
2016 agak lembek 5x/24 jam
21.10 O : KU baik, anak sadar, HR 100x/menit, suhu 38
C, mukosa bibir lembab, turgor kulit kembali
dalam 1 detik
A : diare akut
hipertermia
P : Monitor frekuensi bab dalam 24 jam
Monitor konsistensi bab dalam 24 jam
Monitor gerakan peristaltik usus
Monitor suhu dan tanda vital
Memberikan terapi sesuai advice

5 Oktober S : orang tua klien mengatakan anak BAB lembek


2016 3x
07.00 WIB O : KU baik, komposmentis
Suhu 37,9 C, HR 100x/menit, RR 26x/menit
A : diare akut
hipertermia
P : Monitor frekuensi bab dalam 24 jam
Monitor konsistensi bab dalam 24 jam
Monitor gerakan peristaltik usus
Monitor suhu, keadaan umum dan tanda vital
Memberikan terapi sesuai advice

6 Oktober S : orang tua klien mengatakan tadi malam anak


2016 BAB lembek 1x
06.00 WIB O : anak sadar, suhu 37 C, HR 100x/menit, RR
26x/menit
A : diare akut
hipertermia
P : Monitor frekuensi bab dalam 24 jam
Monitor konsistensi bab dalam 24 jam
Monitor gerakan peristaltik usus
Monitor suhu, keadaan umum dan tanda vital
Memberikan terapi sesuai advice
ASUHAN KEPERAWATAN PADA AN. J DENGAN DADTB

(DIARE AKUT DEHIDRASI TAK BERAT)

DI RUANG ANAK DASAR RSUP DR. KARIADI SEMARANG


Disusun Oleh :

ROSALINA DYAH LESTARI

P1337420614017

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN SEMARANG

PRODI DIV KEPERAWATAN SEMARANG

TAHUN AJARAN 2016