Anda di halaman 1dari 4

PENCEMARAN LINGKUNGAN

Dewasa ini, bersamaan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan yang


semakin global, kondisi lingkungan hidup juga semakin berubah. Lingkungan
hidup sebagai tempat melaksanakan segala aktifitas kehidupan, kini menunjukan
perkembangan menuju ke arah yang memprihatinkan. Semakin maraknya
kebutuhan manusia yang harus mutlak dipenuhi tanpa memandang dampak
terhadap kondisi lingkungan hidup hayati itulah salah satu penyebab semakin
kritisnya kondisi lingkungan hidup tersebut.
Khususnya di Negara Indonesia ini, padahal Negara Indonesia adalah
negara yang agraris. Sebuah kebanggaan bagi yang merasa sebagai warga negara
Indonesia karena mempunyai kekayaan baik Sumber Daya Alam maupun Sumber
Daya Manusia begitu melimpah dari tanah Indonesia ini. Dan juga semakin
dibanggakan karena kekayaan Indonesia bukan hanya dapat digunakan sebagai
mata pencaharian atau sumber kehidupan dan penghasilan, namun juga menjadi
tempat tinggal yang nyaman dan aman secara ekologis.
Akan tetapi itu semua merupakan kondisi terdahulu, eksploitasi yang
berlebihan, pembabatan hutan liar, budaya membuang sampah sembarangan, dan
hal-hal lainnya yang berjalan tanpa memperhatikan keberlanjutan sebuah sistem
yang utuh dan menyeluruh dan akhirnya merusak bahkan bisa dibilang
menghancurkan alam. Secara menyeluruh, hal ini dapat menimbulkan
penderitaan, penyakit, bencana, hingga akhirnya kemiskinan masyarakat.

A. PENGERTIAN LINGKUNGAN HIDUP


Lingkungan hidup adalah Kesatuan ruang dengan semua benda, daya,
keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang
mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta
makhluk hidup lain.
Kebutuhan masyarakat meningkat
Berdampak pada terwujudnya perilaku masyarakat yang eksploitatif terhadap
Sumber Daya Alam (SDA) yang ada sehingga berakibat pada menurunnya
tingkat maupun kualitas SDA di Indonesia secara cepat.

1
B. PENCEMARAN LINGKUNGAN
Pencemaran lingkungan merupakan masalah kita bersama, yang semakin
penting untuk diselesaikan, karena menyangkut keselamatan, kesehatan, dan
kehidupan kita. Siapapun bisa berperan serta dalam menyelesaikan masalah
pencemaran lingkungan ini, termasuk kita. Dimulai dari lingkungan yang
terkecil, diri kita sendiri, sampai ke lingkungan yang lebih luas.

Permasalahan pencemaran lingkungan yang harus segera kita atasi bersama


diantaranya pencemaran air tanah dan sungai, pencemaran udara perkotaan,
kontaminasi tanah oleh sampah, hujan asam, perubahan iklim global,
penipisan lapisan ozon, kontaminasi zat radioaktif, dan sebagainya.

Untuk menyelesaikan masalah pencemaran lingkungan ini, tentunya kita harus


mengetahui sumber pencemar, bagaimana proses pencemaran itu terjadi, dan
bagaimana langkah penyelesaian pencemaran lingkungan itu sendiri.
Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya
makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau
berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam
sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang
menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfingsi lagi
sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No.
4 Tahun 1982).
Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan
oleh alam (misal gunung meletus, gas beracun). Ilmu lingkungan biasanya
membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia, yang dapat
dicegah dan dikendalikan.

Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan pasti terjadi. Pencemaran


lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah
mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan
kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak
mencemari lingkngan.

2
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan.
Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat
menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Contohnya, karbon dioksida
dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih
tinggi dari 0,033% dapat memberikan efek merusak. Suatu zat dapat disebut
polutan apabila :
1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.
2. Berada pada waktu yang tidak tepat.
3. Berada di tempat yang tidak tepat.

Sifat polutan adalah :


Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan
tidak merusak lagi. Merusak dalam waktu lama. Contohnya Pb tidak merusak
bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb
dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak.

C. SUMBER PENCEMARAN
a. Pencemaran Air
Pencemaran air adalah masuknya atau di masukannya makhluk hidup, zat,
energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia
sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan
air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukkanya.
Pencemaran air dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori yaitu:
Sumber Sumber Langsung Tidak Langsung Pencemaaran Air

# Sumber sumber langsung


adalah buangan (effluent) yang berasal dari sumber pencemarnya yaitu
limbah hasil pabrik atau suatu kegiatan dan limbah domestik berupa
buangan tinja dan buangan air bekas cucian,serta sampah. Pencemaran
terjadi karena buangan ini langsung di buang ke dalam badan air, (system)
seperti sungai , kanal, parit atau selokan.

3
# Sumber Tidak Langsung
adalah kontaminan yang masuk melalui air tanah akibat adanya
pencemaran pada air permukaan baik dari limbah industri maupun dari
limbah domestik...

# Sumber Limbah Cair


Limbah cair domestik
Limbah Cair Industri
Limbah Cair Pertanian

# Karakteristik Limbah Cair


Karakteristik limbah cair dinyatakan dalam bentuk kualitas limbah cair
dan jumlah aliran limbah cair yang dihasilkan.
Kualitas limbah cair diukur terhadap kadar fisik, kimiawi dan biologis.
Parameter yang diukur antara lain sebagai berikut:
Parameter fisik
Parameter kimia
Parameter biologis

b. Pencemaran Udara
Pencemaran udara yang disebabkan oleh aktivitas manusia dapat
ditimbulkan dari 6 (enam) sumber utama, yaitu:
1. pengangkutan dan transportasi
2. kegiatan rumah tangga
3. pembangkitan daya yang menggunakan bahan bakar fosil
4. pembakaran sampah
5. pembakaran sisa pertanian dan kebakaran hutan
6. pembakaran bahan bakar dan emisi proses
Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan, misalnya gas CO2 hasil
pembakaran, SO, SO2, CFC, CO, dan asap rokok