Anda di halaman 1dari 10

Metode Pengamanan

SISTEM & CARA KERJA PENGAMANAN


Publik Area & Objek Vital

1. Pandangan Umum

Secara umum kita sering menggunakan kata SECURITY untuk istilah Keamanan. Dan kata
SECURITY ini lebih identik dengan Manusianya, yaitu ; Seorang Tenaga Keamanan, SECURITY
yang dimaksud disini tidak melihat / jarang sekali mengacu pada SISTEMnya. sedangkan yang
dimaksud dengan Manusianya lebih tepatnya disebut SATPAM atau Satuan Pengaman.

Sebagai contoh : Kalau kita miliki sebuah Mobil atau Sepeda Motor yang dipasangkan Alarm, berarti
kita sudah memberikan Pengamanan sekaligus Kenyamanan bagi pemiliknya. Itulah yang disebut
SISTEM (Minimal dan Sederhana).

Sedangkan kata SECURITY yang dipakai pada Pengamanan Gedung, Tempat Perbelajaan/Mall,
Pabrik, Pergudangan, Perkantoran, Instalasi Penting dan sebagainya, tidak cukup hanya
menggunakan SISTEM, tapi harus menggunakan SISTEM & CARA KERJA yang effektif dan effisien.

Sangatlah kompleks bila kita berbicara dengan kata SECURITY, setidaknya ada 3 Unsur dari kata
SECURITY atau Pengertian Pengamanan yang harus dipenuhi, agar dapat memberikan Keamanan
dan Kenyamanan bagi yang menggunakannya, yaitu : Pelayanan, Pengawasan dan Pengamatan.

Dalam bahasan PROPOSAL dibawah ini, akan kami sampaikan SISTEM & CARA KERJA yang
effektif dan effisien yang menjadi Dasar dan Pedoman PT. Bina Mandiri Ksatri Sakti, selaku Badan
Usaha Jasa Pengamnan (BUJP) yang mendapat Rekomendasi dari Polda Metro Jaya dan Izin
Operational Penyediaan Tenaga Pengamanan.

2. Permasalahan Sering Timbul dari Anggota Security

Kurangnya Pembina terhadap Anggota Security dari Perusahaan Out-Sourcing karena terlalu lama,
yang mengakibatkan Anggota Security menjadi manja dan kurang bertanggungjawab pada tugas
dan fungsinya.

Tidak memahami arti Pelayanan dimana Anggotan Security bekerja mempunyai Tugas dan
Fungsinya sangat memerlukan Pelayanan dan Kepedulian terhadap Tamu dan Karyawan.
Tidak berani berkompetisi dan menerima perubahan perubahan, padahal di bidang pengamanan
ini sangat diperlukan sekali. (Peningkatan Sumber Daya Manusianya).

3. Memilih dan Menentukan Perusahaan Out-Sourcing yang baik.

Management Pengguna Jasa / User tentunya dapat memilih dan menentukan Perusahaan Out -
Sourcing yang akan dipakai sebagai Jasa Pengamanannya. Kalau salah, maka berbagai macam
resiko akan ditanggung oleh Management Pengguna Jasa itu sendiri, seperti : Kerugian dan
kerusakan Aset, Keamanan dan Kenyamanan bahkan sampai kehilangan nyawa/jiwa serta Nama
baik dari Management Pengguna Jasa / User sebagai taruhannya.

Prinsip Dasar yang menjadi pertimbangan Pengguna Jasa / User di dalam menentukan Perusahaan
Out-Sourcing yang dapat dilihat, seperti :

Proposal mengenai Sistem & Cara Kerja yang effektif dan effisien.
Kelengkapan Perizinan / LEGALITAS seperti, Izin Mabes Polri, Izin Rekruitment dari Nakertrans,
Sertifikat Kadin, Sertifikat Kepesertaan Jamsostek, SIUP, NPWP,TDP dan sebagainya.
SISTEM Rolling atau Rotasi yang umum dilakukan, yaitu :

1. Rolling atau rotasi progesif.


2. Rolling atau rotasi statis.

Contoh : Rolling atau rotasi Progresif sangat effektif untuk Gedung, Mall, Rumah Sakit, Apartemen,
Bandara, Perkantoran dan Publik Area lainnya yang banyak sekali membutuhkan Pelayanan,
Pengawasan dan Pengamatan.

Sedangkan Rolling atau rotasi Statis, hanya effektif untuk Perumahan, Pabrik, Pergudangan, dan
lain-lain yang tidak berkaitan dengan banyak orang luar / customer.

Sistem dan Cara Seleksi Anggota Security yang dilakukan oleh Management Out - Sourcing pun
ikut menentukan kualitas dari Anggota Security, karena Security merupakan Pelaksana dari SISTEM
tersebut.

Pengambilan Alihan atau Take Over Anggota Security lama, biasa kami lakukan, tentunya atas
rekomendasi dan persetujuan dari pihak Management Pengguna Jasa. Hal ini akan memudahkan
bagi kami di dalam orientasi lapangan.
Mengapa demikian? Karena Anggota Security hanya bagian dari Sistem & Cara Kerja yang effektif
dan effisien yang akan kami terapkan dilingkungan Management Pengguna Jasa / User.
Pembinaan SDM terhadap Anggota Security, harus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan
dengan Pola Pendidikan dan Pelatihan 232 Jam. Pendidikan dan Pelatihannya harus dilakukan
langsung oleh Kantor Pusat.

4. Sistem Pengamanan yang kami tawarkan

Dari pemaparan di atas, maka kita dapat simpulkan bahwa secara umum, apabila Anggota Security
yang dikelola sendiri / Out-Sourcing yang terlalu lama tanpa pembina langsung dari Kantor Pusat
dan hanya menyerahkan kepada Chief Securitynya saja, akan menimbulkan berbagai macam
permasalahan dan tidak profesional.

Management Pengguna Jasa / User hanya disibukan dengan Prilaku dan Keluhan Anggota
Securitynya, tanpa dapat berbuat banyak.

Pergantian secara berkala Management Out Sourcing Bidang Jasa Pengamanan yang memiliki
Perizinanan Lengkap sangat diperlukan, Mengapa demikian ?

Mengacu pada Peraturan Kapolri No. 24 Tahun 2007 dan Berita Negara Tahun 2007 No. 50,
Tentang Sistem Management Pengamanan mengatur tentang Organisasi, Perusahaan dan / atau
Instansi / Lembaga Pemerintah, yang membahas tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Peranan
Perusahaan Out - Sourcing dan Anggota Securitynya.

5. Sistem & Cara Kerja

Pada kesempatan ini kami hanya ingin menyampaikan apa yang dimaksud dengan Sistem dan Cara
Kerja yang effektif dan effisien adalah sebagai berikut ; Secara umum, Anggota Security terlihat
sama antara yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan terlihat hanya pada Seragam dan Logo
Perusahaan Out - Sourcingnya. Sedangkan SISTEM yang digunakan pada umumnya tidak sama,
yaitu : Sistem BKO, Sistem Semi BKO dengan pembagian tugas Anggotanya Flat bukan Progresif
yang mengacu pada Sistem & Cara Kerja yang effektif dan effisien seperti yang kami tawarkan.

Sebagai Pengguna Jasa / User tentunya berharap dengan Perusahaan Pengelola Jasa Keamanan
yang baru dan mempunyai Sistem dan Cara Kerja Pengamanan yang baik, akan sangat membantu
Management Pengguna Jasa / User khususnya melihat dari segi Penekanan Biaya Jasa
Pengamanan se-effisien mungkin dengan Kualitas Anggota Security tetap Profesional. Hal ini yang
kami tawarkan kepada Pengguna Jasa / User sebagai Dasar Pertimbangan memilih Perusahaan
Jasa Keamanan / Out-Sourcing Security yang baik.
Tugas dan Fungsi utama Anggota Security kami adalah memberikan rasa Aman dan Nyaman
kepada seluruh Karyawan, Staf, Direksi dan Tamu. agar kenyamanan di dalam bekerja dan
dilingkungan Perusahaan / Pabrik dapat tercipta.

Tentunya tidaklah mudah untuk melaksanakan seperti yang kita harapkan di atas, tanpa
memperhatikan Pola / Sistem & Cara Kerja yang effektif dan effisien. Anggota Security tidak hanya
sibuk rollingnya setiap 1 jam sekali, tapi WAJIB melakukan Pelayanan, Pengawasan dan
Pengamatan kepada Seluruh Karyawan, Staf, Direksi dan Tamu.

Dengan Pola / Sistem & Cara Kerja yang effektif dan effisien ini akan memberikan HASIL yang
maksimal. Pengawasan dan Pelatihan yang diberikan secara periodik dan berkesinambungan dari
kami PT. Bina Mandiri Ksatria Sakti, sebagai kunci sukses keberhasilan di dalam memberikan
Pelayanan, Pengawasan dan Pengamatan di lingkungan Perusahaan.

6. Job Description & Tugas Pokok

Job Description dan Tugas Pokok Anggota Security yang kami berikan ke Anggota Security
berdasarkan segment dan jabatan masing-masing di wilayah kerja yang telah ditetapkan, seperti :

o Chief Security
o Shift Leader / Danru
o Security Guard / Anggota

Dengan demikian masing-masing Anggota Security akan memahami Tugas, Fungsi dan
Tanggungjawabnya. Kami pun akan dengan mudah untuk mengarahkan dan melakukan
pengawasan terhadap Anggota Security yang bertugas.

Sebagai Contoh ; Secara umum kami sampaikan Tugas, Fungsi dan Tanggungjawab Anggota
Security adalah sebagai berikut :

Sistem & Cara Kerja Pengamanan


PUBLIK AREA & OBJEK VITAL

Secara umum Klasifikasi Pengamanan terbagi 3 Segment Objek, yaitu :

A. Publik Area, merupakan tempat tinggal atau tempat umum, akan tetapi ` tidak khusus, seperti ;
Perkantoran, Perumahan, Apartemen, Mall, Swalayan dan sebagainya.
B. Objek Vital, merupakan tempat umum, namun Khusus, seperti ; Pabrikan, Pergudangan,
Kawasan Industri, Pengelolaan Air Bersih, Listrik, Aneka Tambang, Kantor Pemerintahan dan
sebagainya.

C. Publik Area & Objek Vital, merupakan tempat umum dan sangat khusus, seperti ; Rumah Sakit,
Bandara, Pelabuhan, Terminal Angkutan Darat dan sebagainya.

Sistem Pengamanan Publik Area dan Objek Vital hampir sama. Namun Pengamanan untuk Objek
Vital lebih diperketat pada Sistem Pemeriksaan Perorangan, mengingat sabotase yang mudah untuk
dilakukan dan sistem operasional yang kompleks. Sedangkan tugas-tugas dan fungsi Security
secara Operasional dan menyeluruh, memerlukan Sistem Pengamanan yang detail untuk
pemeriksaan keluar masuk Kendaraan maupun Orang.

Dengan demikian masing-masing Anggota Security dapat memahami Fungsi, Tugas dan Tanggung
Jawabnya. Kami pun mudah untuk mengarahkan dan melakukan Pengawasan terhadap Anggota
Security.
Sebagai Contoh ; Secara umum kami sampaikan Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Anggota
Security adalah sebagai berikut :

Sistem Pengamanan
Gedung / Perkantoran / Mall
(Publik Area)
A. Areal Gedung :
Memeriksa Kendaraan Tamu yang Masuk dengan menggunakan Metal Detector dan Reflektor
Mirror.
Pemeriksaan terhadap Karyawan Masuk maupun Pulang (Body Checking).
Memberikan Pengawasan terhadap Absensi Karyawan Masuk / Pulang.
Mengkonfirmasi setiap Tamu yang ingin menemui Karyawan sudah ada perjanjian atau belum.
Menahan KTP/SIM Tamu dengan memberikan Kartu VISITOR, bila sudah dikonfimasikan dan
mencatatnya serta mengisi BUKU Tamu.
Memeriksa Surat Jalan dan Isi Muatan, bila ada Mobil Box yang datang atau keluar dari lokasi
kerja.
B. Areal Perparkiran / Luar Gedung :
Mengatur, Menata dan Menjaga Kendaraan yang di parkir dengan mencatat Nomor Polisi
kendaraan, Kelengkapan, Pintu, Kaca dll.
Mengatur Lalu-lintas agar tidak terjadi kecelakaan atau kemacetan.
C. Ground Floor / Pintu Gerbang :
Mengarahkan kendaraan yang masuk ke Areal Parkir.
Mengarahkan Sepeda Motor ke Areal Parkir yang disediakan, agar tidak berhenti atau memarkir
kendaraannya di depan / di muka Lobby Gedung.
Anggota Security di posisi ini sebagai PKD (Polisi Keamanan Dalam).
D. Patroli / Penjaga Malam :
Patroli adalah Tugas Khusus dan Penting yang harus dilakukan oleh Perusahaan Out-Sourcing
untuk pengawasan Gedung dan mengontrol kinerja anggota security di lapangan.

Adapun Tugas dan Fungsinya adalah sebagai berikut :


Mengawasi dan Menegur anggota Security yang lalai melakukan tugasnya.
Melakukan Patroli mengelilingi bagian Dalam dan Luar Gedung,
Melakukan Pengawasan di Luar Gedung dari upaya kejahatan, Sabotase dan lain-lain.
Melakukan penjagaan dan pengawasan di dalam Gedung.

Sistem Pengamanan
Pabrik & Instalasi Penting
(Objek Vital)

Sistem Pengamanan Pabrik, Pergudangan dan Instalasi penting hampir sama. Namun Pengamanan
untuk Pabrik lebih diperketat pada Sistem Pemeriksaan Perorangan, mengingat sabotase yang
mudah untuk dilakukan dan sistem operasional yang kompleks. Sedangkan tugas-tugas dan fungsi
Security secara Operasional di Pabrik memerlukan Sistem Pengamanan yang detail untuk
pemeriksaan keluar masuk Kendaraan maupun Orang.

1. PEMERIKSAAN KENDARAAN / PERORANGAN

Kendaraan masuk yang perlu di lakukan :


o Pemeriksaan Surat Jalan untuk mengetahui Tujuan, Isi Muatan, dan Kepada siapa Muatan
tersebut dilimpahkan.
o Menahan KTP / SIM dari si Pelapor di Pos Keamanan dengan memberikan ID Card Kunjungan /
Visitor.

Kendaraan Keluar yang perlu dilakukan :


o Memeriksa Surat Jalan, apakah sudah terpenuhi maksud tujuan dan Surat Jalan sudah
ditandatangani oleh petugas penerima di Pabrik / Pergudangan.
o Memeriksa Kendaraan / Box Isi Muatan apa sudah kosong.
o Mengembalikan KTP / SIM dengan menarik Kartu Visitor.
Kendaraan Tamu Masuk yang perlu dilakukan :
o Sudah ada janji atau belum.
o Pengendara / Tamu diminta untuk mengisi Buku Tamu berupa : Nomor, Tanggal, Nama, Nomor
Kendaraan, Orang yang ingin ditemui, Tujuan, Dari Perusahaan Mana, dan Paraf.
o Diminta meninggalkan Kartu Identitas/KTP/SIM diganti dengan Kartu Visitor.
o Tamu diarahkan untuk menemui Receptionist di Front office.
o Receptionist akan mengkonfirmasi kepada yang dituju untuk dipertemukan.

Kendaraan Pribadi (Motor/Mobil) yang keluar :


o Menarik Kartu Visitor dan mengembalikan SIM/KTP.
o Petugas Security membukakan Pintu Gerbang untuk mempersilahkan Tamu untuk meninggalkan
Areal Kerja.

Perorangan tanpa Kendaraan :


o Prosedur Penerimaan Tamu sama dengan Tamu Berkendaraan Pribadi.

2. PEMERIKSAAN KARYAWAN

Karyawan Masuk :
Petugas Security yang bertugas di Pos Keamanan / Utama harus memeriksa setiap Karyawan
yang masuk dengan memeriksa ID Card setiap Karyawan.
Barang bawaan / tas yang tidak diperlukan untuk dititipkan di Pos Keamanan (Loker yang tersedia).
Karyawan melakukan Absensi pada mesin Finger Print yang ditempatkan di sebelah Pos
Keamanan dengan pengawasan Security.

Karyawan Pulang :
Karyawan melakukan Absensi Keluar diawasi Security.
Memeriksa semua Karyawan yang pulang, barang bawaan / tas dan body checking.
Untuk Karyawan yang menggunakan Sepeda Motor, pemeriksaan barang bawaan, body checking
dan bagasi sepeda motor.

7. Fungsi dan Tugas Anggota Security di Areal Kerja

Mengisi Pos-Pos Keamanan yang telah ditetapkan.


Melaksanakan Pengamanan secara menyeluruh di Areal Kerja.
Melaksanakan Tugas dan Fungsi sesuai dengan penempatan di Pos masing-masing.
Melakukan pemeriksaan pada Karyawan yang akan masuk kerja / pergantian shift.
Menahan KTP/SIM setiap Tamu yang akan memasuki Areal Kerja.
Memeriksa Mobil/Motor yang keluar/masuk (menertibkan Parkir Mobil/Motor)
Khusus untuk Truk dan Mobil bak terbuka/tertutup harus diperiksa Muatan dan Surat Jalan.
Melaporkan setiap saat melalui HT tentang keadaan sekitar atau situasi ke Posko.
Pintu Gerbang/Pagar harus selalu tertutup, anggota harus standby di tempat.
Melaksanakan tugas dengan teliti dan seksama dari setiap Kendaraan yang masuk untuk
mendeteksi Bom dengan menggunakan Reflektor Mirror dan Metal Detector.

8. Kualifikasi Anggota Security

A. Kriteria umum
Pendidikan minimal SLTA.
Memiliki sertifikat Satuan Pengamanan dari Polda / Polres.
Tinggi badan minimal 170 cm.
Laki-laki berusia antara 23 s/d 35 tahun.
Sehat jasmani dan rohani ( dibuktikan dengan Surat Dokter ).
Lulus seleksi fisik dan psikotes.
Memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Tidak bertindik, bertatto, dan berkacamata.
Memiliki KTA Satuan Pengamanan.
Berkepribadian dan penampilan menarik.
Memiliki motor & SIM C (lebih diprioritaskan).
Berbahasa Indonesia dengan baik dan mengerti Bahasa Inggris.

B. Kriteria Khusus (Ketrampilan yang dimiliki)

PBB, PPM dan PTUM.


Kemampuan Dasar Beladiri.
Mengatasi Dini Pemadaman Api Kebakaran.
Penanganan secara cepat P3K.
Penanganan Lalin dan Laka.
Memahami Fungsi, Tugas dan Peran Security.
Penguasaan Sistim Administrasi dan Pelaporan.

C. Tugas dan Tanggungjawab Kami PT. Bina Mandiri Ksatria Sakti

Melakukan pembinaan / pemantapan sebelum penempatan.


Melakukan pembinaan secara berkala dan periodik.
Siap melakukan penggantian anggota 1 X 24 jam, atas complain
atau ada Anggota Security yang mengundurkan diri.
Berkoordinasi dengan Aparat terkait seperti, Babinsa dan
Babintrantibmas.

9. Pakaian Seragam yang digunakan


Petugas Malam : Menggunakan seragam standard Polri Biru-Biru (PDL).

Petugas Siang : Menggunakan seragam standard Polri Putih-Biru (PDH).

10. Sistem Pelaporan / Administrasi

Laporan yang kami lakukan :

o Laporan Harian
o Laporan Mingguan
o Laporan Bulanan
o Laporan Absensi Anggota

Laporan Harian kami berikan 3 buah buku dan 2 Format Check List :

o Buku Jurnal Harian


o Buku Mutasi
o Buku Tamu
o Format Check List Areal Lokasi / Aset
o Format Check List Kendaraan

11. Jam Kerja Anggota Security

Pola Kerja Anggota Security adalah 12 jam per hari, yaitu :

Anggota Security Siang, bekerja dari pukul 07.00 s/d 19.00 WIB.
Anggota Security Malam, bekerja dari pukul 19.00 s/d 07.00 WIB.

Anggota Security terbagi dalam 3 Regu - 2 Shift per hari, yaitu :

Regu Anggota Security Siang.


Regu Anggota Security Malam.
Regu Anggota Security yang Off.

12. Cakupan Nilai Kontrak


Nilai kontrak Anggota Security mencakup; Gaji pokok, Jamsostek Perlengkapan, Seragam,
Tunjangan Uang makan, Tunjangan Uang transport, Tunjangan Hari Raya (THR).

13. Pertanggungjawaban Kami

Apabila terjadi Kehilangan / Pencurian / Pengrusakan, kami akan membentuk Tim Investigasi untuk
menyelidikinya dan membuatkan Berita Acara Kejadian serta mengkonfirmasikan kepada pihak
Management Pengguna Jasa / User, apakah akan diteruskan Penyidikannya ke Pihak Kepolisian.
Jika ada persetujuan dari pihak Management, maka kasus atau perkara tersebut akan kami proses
bersamasama dengan pihak Kepolisian dan mengusutnya sampai tuntas. Bila kehilangan yang
disebabkan oleh Kinerja Anggota Security kami, maka kami siap untuk menganti kerugian tersebut.

14. Kesiapan Tugas Anggota Security Kami

Untuk membantu aktifitas atau kegiatan-kegiatan khususnya Evant-evant yang diselenggarakan oleh
Pengguna Jasa / User, kami siap setiap saat bila diperlukan untuk memberikan Pelayanan dan
Keamanan.

15. Penutup

Demikian Sistem & Cara Kerja yang effektif dan effisien ini kami sampaikan, dengan harapan kami
akan mendapat kesempatan dan kepercayaan untuk mengisi Jasa Pengamanan ini dari di
Perusahaan yang Bapak / Ibu pimpin ini. Amin.

Atas Perhatian, Bantuan dan Kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

Aset Anda !! Tanggung Jawab Kami

SAKTI SECURITY SERVICE


PT. Bina Mandiri Ksatria Sakti