Anda di halaman 1dari 6

MODUL 1 Dioda: Karakteristik dan Aplikasi

Daniel Fernando Purba (14S14020)


Asisten: Pandapotan Siagian
TanggalPercobaan: 08/03/2016
ELS2203-Praktikum Elektronika I
Laboratorium Dasar Teknik ElektroInstitut Teknologi DEL

Abstrak praktikum kali ini kita dapat mencari dan


memahami apa itu tegangan cut-in,
Pada praktikum pertama ini, Dioda : tegangan breakdown, serta kemiringan kurva
Karakteristik dan Aplikasi, praktikan yang berarti resistansi dioda nya, serta
dituntut untuk memahami karakteristik kemungkinan penggunaan jenis-jenis dioda
diode secara umum serta tertentu dalam sebuah rangkaian [1].
penggunaannya baik dalam sebuah
rangkaian clipper, clamper serta 2.2 PENYEARAH
pengaruh filter sederhana yang Pada praktikum kali ini akan kita amati
didalamnya terdapat diode pada suatu beberapa penyearah gelombang sinyal
sumber DC. Dengan harapan kesimpulan yaitu : penyearah gelombang setengah,
yang ada sesuai dengan teori yang penyearah gelombang penuh (dengan trafo
berlaku, namun kenyataan nya masih center tapped) serta penyearah gelombang
terdapat kesalahan dalam melakukan penuh tipe jembatan. Dengan bermodal
pengambilan data. rangkaian kit praktikum yang telah
disediakan akan kita amati bagaimana
Kata kunci: Dioda, clipper, clamper, cut- perbedaan antara ke 3 penyearah tersebut
in [1].
Penggunaan dioda yang paling dasar adalah
1. PENDAHULUAN sebagai penyearah arus bolakbalik jalajala
Seperti yang kita ketahui, diode mempunyai menjadi arus searah pada suatu sumber
banyak aplikasi dan fungsi nya dalam sebuah tegangan DC, seperti catu daya. Tegangan
rangkaian elektronika. Pada percobaan kali ini pada rangkaian penyearah gelombang penuh
sedikit akan dibahas dan dianalisis diperoleh sebesar
karakteristik diode tersebut baik itu diode
1
biasa ataupun diode zener, memahami fungsi Vo=Vp Vr
utama diode sebagai sebuah komponen 2
penyearah arus dalam rangkaian serta Dimana Vp adalah magnituda tegangan
mempelajari bagaimana pengaruh filter puncak sinyal AC yang disearahkan dan
sederhana menggunakan komponen diode tegangan ripple sebesar
pada suatu sumber DC serta sedikit
membahas mengenai clipper dan clamper. Vp
Vr=
2 fCR
2. STUDI PUSTAKA
Dengan f adalah frekuensi jala-jala yang
Dioda pada umumnya memang digunakan digunakan, C kapasitansi filter dan R adalah
untuk penyearah. Namun terlepas dari pada beban pada rangkaian penyearah dan filter.
itu diode banyak memiliki aplikasi. Sebelum Untuk catu daya tegangan ideal (DC murni),
kita belajar mengenai model operasi pada tegangan ripple harus bernilai nol. Keadaan
sebuah transistor yang berupa BJT kita ini dapat diperoleh bila (i) nilai resistansi R
terlebih dahulu harus mengenal apa itu beban adalah tak hingga dan (ii) nilai
diode, bagaimana karakteristik nya, serta kapasitansi C sangat besar (tak hingga). Nilai
aplikasinya. resistansi resistansi beban tak hingga berarti
rangkaian tanpa beban (beban terbuka).
2.1 KARAKTERISTIK DIODA Dengan demikian untuk keadaan praktis hal
yang dapat digunakan adalah dengan
Dalam percobaan kali ini kita akan
menggunakan kapasitansi C yang besar. Nilai
mengamati 3 buah dioda yaitu dioda silikon,
kapasitansi C yang besar akan memberikan
dioda germanium, serta dioda zener yang ke
tegangan ripple yang kecil. Dalam percobaan
3 nya memiliki ciri khas masing-masing yang
ini akan dilakukan pengamatan pengaruh
dapat kita lihat dari grafik i-v . lewat
Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 1
nilai kapasitansi dan resistansi beban Rangkaian Penyearah
terhadap tegangan ripple [1].
Sumber tegangan DC (2 buah)
Sebuah catu tegangan ideal juga seharusnya
Trafo CT 15 V (1 buah)
tidak mengalami degradasi tegangan
outputnya bila mendapat beban, yang berarti Osiloskop (1 buah)
catu tegangan ideal dapat dimodelkan
Multimeter (2 buah)
dengan sumber tegangan. Pada
kenyataannya catu tegangan seperti ini Dioda 1N4001 /1N4002 (3 buah)
selalu mengalami degradari dengan naiknya
arus beban. Perilaku seperti ini dapat Dioda Zener 5V1 (2 buah)
dimodelkan dengan Rangkaian Thevenin Resistor Variabel (1 buah)
berupa hubungan seri sumber tegangan dan
resistansi output. Besaran resistansi output Resistor 150 K (1 buah)
ini menentukan berapa degradasi tegangan Kapasitor 10 uF (1 buah)
yang diperoleh. Untuk rangkaian penyearah
gelombang penuh, besar resistansi output Breadboard (1 buah)
efektif dapat dihitung. Kabel kabel (2 buah kabel BananaBNC, 1
buah
1
Ro= kabel BNCBNC )
4 fC
Besaran lain yang dapat digunakan untuk Langkah percobaan
menunjukkan perilaku yang sama adalah # karakteristik diode
faktor regulasi tegangan VR. Besaran ini tidak
bersatuan dan didefinisikan sebagai 1. Susun rangkaian seperti berikut

VnlVfl
VR= x 100
Vfl
dimana Vnl adalah tegangan tanpa beban
dan Vfl adalah tegangan beban penuh. Nilai
regulasii tegangan VR yang kecil
menunjukkan sumber tegangan yang lebih
baik [1].

2.3 RANGKAIAN CLIPPER DAN


CLAMPER
Dalam percobaan ini akan dilakukan
2. Gunakan DC offset nol untuk sinyal
pengamatan sinyal output yang dihasilkan
dari generator.
oleh rangkaian Clipper dan Clamper.
Rangkaian clipper adalah rangkaian yang 3. Gunakan mode x-y untuk mengamti
digunakan untuk membatasi tegangan agar sinyal.
tidak melebihi dari suatu nilai tegangan
4. Tekan tombol invert untuk channel B.
tertentu. Rangkaian ini dapat dibuat dari
dioda dan sumber tegangan DC yang 5. Ulangi langkah di atas untuk diode
ditunjukkan oleh gambar berikut germanium, silikon dan zener.

# Penyearah dan Filter


1. Susun rangkaian seperti gambar
berikut dengan memberi tegangan
220V/50Hz

3. METODOLOGI
Alat-alat yang digunakan antara lain ,
Kit Praktikum Karakteristik Dioda &

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 2


8. Kembali lakukan langkah-langkah
2. Amati bentuk, frekuensi gelombang
seperti pada rangkaian sebelumnya.
serta pengaruh pemasangan C pada
tegangan ripple yang diperoleh.
Ulangi dengan nilai C yang konstan
# Rangkaian Clipper
serta R yang diubah-ubah.
1. Buat rangkaian seperti gambar berikut
3. Selanjutnya rangkai kembali seperti
menggunakan breadboard
gambar berikut

2. Amati menggunakan osiloskop sinyal


output serta gambarkan bentuk sinyal
nya.
4. Lakukan langkah yang sama seperti 3. Kembali susun rangkaian seperti
pada rangkaian sebelumnya, hitung gambar berikut
juga tegangan output serta hambatan
outputnya menggunakan bantuan
resistor variable.
5. Setelah itu kembali susun rangkaian
seperti gambar berikut

4. Lanjutkan seperti langkah-langkah di


atas.
5. Bandingkan hasilnya.

6. Lakukan langkah yang sama seperti # Rangkaian Clamper


pada rangkaian sebelumnya, hitung 1. Susun rangkaian seperti pada gambar
juga tegangan output serta hambatan berikut
outputnya menggunakan bantuan
resistor variable.
7. Lanjutkan kembali membuat
rangkaian berikut

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 3


Gambar4-2 karakteristik diode silikon

Untuk diode germanium

2. Amati sinyal output menggunakan


osiloskop serta gambarkan bentuk
keluaran sinyalnya. Gambar4-2 karakteristik diode germanium

4. HASIL DAN ANALISIS Untuk diode zener

# Untuk percobaan karakteristik diode di


dapat hasil

Tabel 4-1 karakteristik dioda

Jenis Tegangan Tegangan catatan Gambar4-3 karakteristik diode zener


diode cut in breakdow
n Terlihat bagaimana diode silicon dan diode
germanium yang masing-masing memiliki
Silicon 0,4 - Saat tegangan cut in 0,4 dan 0,2 merupakan jenis
menggunan diode yang bekerja pada forward bias.
Germaniu 0,2 - akan mode Dimana tegangan cut in sendiri ialah
xy dibagin
m tegangangan minimum yang dibutuhkan
diode
silicon dan diode untuk dapat mengalirkan arus listrik,
germanium dapat dilihat dari grafik yang naik ketika
tegangan melewati sumbu dimana sumbu Y disini
breakdown menggambarkan tegangan yang ada pada
nya tidak
dapat resistor sehingga jelas terlihat, pada titik
terbaca tegangan tertentu lah(sb-X) terdapat arus
yang lewat sehingga bentuk grafiknya pun
Zener 1,2 6 seperti itu.
Sedangkan untuk diode zener terlihat
bagiamana terdapat grafik yang berasal dari
Untuk diode silicon didapat grafik bawah. Seperti yang kita ketahui diode zener
merupakan diode yang bekerja pada
tegangan yang rusak. Terlihat karakteristik
diode zener yang memiliki karakteristik
akanmenyalurkan arus listrik kea rah yang
berlawanan jika tegangan yang masuk
melewati batas tegangan breakdown nya
sehingga ditunjukkan oleh bentuk grafik yang
pada awalnya ada dibawah sumbu X sampai
pada diatas sumbu X .
# Untuk perrcobaan penyearah filter di dapat
data

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 4


Tabel 4-2 penyearah filter semakin besar resistor semakin kecil nilai
tegangan ripple yang
Untuk lanjutan table Rangkaian R C
tegang teganga
ada di halaman an DC n ripple di dapat.
diamati () (F)
(V) (V)
selanjutnya.
0,00
Penyearah 22 # Rangkaian Clipper
18 0,08
gelombang 1k 0,00
18 0,16
setengah di R 1 Didapat bentuk grafik
18 0,34
konstan 0,00
47
seperti dibawah ini
Penyearah
1k 18 0.16
gelombang 0,00
180 15 0,7
setengah di C 1
27 11 2,2
konstan
0,00
Penyearah 22
18 0,05
gelombang penuh 0,00
1k 18 0,07
2 dioda dengan R 1
17 0,14
konstan 0,00
47
Penyearah
1k 18 0,07
gelombang penuh 0,00
180 16 0,28
2 dioda dengan C 1
Tabel 27 12 0,9
konstan
4-2 Penyearah 1k 0,00
penyearah gelombang penuh 22
16 0,064
filter jembatan diode 0,00
16 0,038
dengan R konstan 1
16 0,14
fripp fdioda Im Rout 0,00
Rangkaian le () 47
diamati (Hz) Penyearah
Penyearah 3,66 76,4 1k 16 0,64
gelombang penuh 31 0,00
gelombang 7,57 76,3 180
33 16 0,27
jembatan diode 1
setengah di R 14,7 76,25 27 12 0,8
dengan R konstan 36
konstan 7
3,43
Penyearah
10,8 76,25 33
gelombang
6 63,5 23
setengah di C
40,9 35,35 13
konstan
0
Penyearah
- - - -
gelombang penuh
- - - -
2 dioda dengan R
- - - -
konstan
Penyearah
- - - -
gelombang penuh
- - - -
2 dioda dengan C
- - - -
konstan Terlihat bahwa terdapat batas atas dan batas
Penyearah
gelombang penuh
- - - - bawah tegangan output, hal ini dapat terjadi
- - - - karena ketika tegangan sumber positif dan
jembatan diode
- - - -
dengan R konstan lebih besar dari pada tegangan dc nya maka
Penyearah arus akan mengalir melewati diode sebelah
- - - -
gelombang penuh
jembatan diode
- - - - kiri sedangkan tegangan yang ada di diode di
- - - - batasi pada nilai tertentu begitu juga
dengan R konstan
Secara teori dan dibuktikan lewat gambar sebaliknya sehingga terdapat batas bawah
dari osiloskop bahwa diode menjadi dan atas suatu nilai tegangan. Hal ini sesuai
penyearah, ketika tegangan AC positif diode dengan fungsi rangkaian clipper sendiri yaitu
bekerja seperti short circuit dan kemudian untuk membatasi tegangan agar tidak
arus hanya mengisi kapasitor sampai penuh melebihi dari suatu nilai tegangan tertentu.
kemudian ketika tegangan AC negative diode
bekerja seperti open circuit sehingga arus
yang tadi sudah terisi di kapasitor terbagi ke
5. KESIMPULAN
resistor juga, disinilah fungsi filtrasi tersebut.
Ketika arus dibuang dari kapasitor ke resistor Wilayah kerja dioda berbeda-beda, diode
disinlah terdapat tegangan ripple. Terlihat zener sesuai namanya bekerja pada daerah
juga bahwa nilai Im lebih di pengaruhi oleh breakdown sedangkan diode biasa bekerja
kapasitor yang terpasang dibandingkan pada daerah forward bias. Dalam filter diode
dengan resistor nya. Terlihat juga bagaimana seperti fungsi utamanya sebagai penyearah
pengaruh perubahan nilai tegangan ripple dalam rangkaian dengan mengubah
akibat berubah nya nilai resistor nya, tegangan ac menjadi tegangan dc. Diode
Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 5
pada rangkaian clipper berfungsi untuk DAFTAR PUSTAKA
membatasi tegangan sampai pada nilai
tertentu yang muncul pada sinyal output. [1] Hutabarat, Mervin T,Praktikum
Elektronika, Hal 1-13, penerbit ITB,
Bandung, 2012.

Laporan Praktikum - Laboratorium Dasar Teknik Elektro IT DEL 6