Anda di halaman 1dari 6

TUGAS

REVIEW JURNAL

PSIKOLOGI DAN LIFESTYLE

AISYAH MARDINA

1411222003

PRODI ILMU GIZI

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS ANDALAS

2017
Review Jurnal Psikologi

A. Nama Jurnal
BMC Psychology Journal
B. Nama Artikel
Lifestyle choices and mental health: a representative population survey

C. Nama Penulis
Julia Velten, Kristen L Lavallee, Saskia Scholten, Andrea Hans Meyer, Xiao-Chi
Zhang, Silvia Schneider and Jrgen Margraf

D. Tahun Jurnal & Nomor Volum


(2014) 2:58 DOI 10.1186/s40359-014-0055-y

E. Abstrak

Latar belakang penelitian ini adalah mengenali kebiasan hidup yang sehat untuk
mempromosikan kesejahteraan yang sangat penting untuk mencegah kekacauan
mental. Tujuannya ialah untuk mengevaluasi individu dan kombinasi hubungan
antara berbagai aspek dalam kehidupan sehari-hari dan kesehatan mental dalam
representatifnya oleh sampel di Jerman.
Metode: penelitian ini dilaksanakan pada 2012/2013 dan mengikursertakan 7937
sampel dari populasi penduduk Jerman. Faktor lifestyle didaptkan dari laporan
pribadi seperti kegiatan fisik dan mental, konsumsi alkohol, merokok, dan BMR
termasuk sirkardian dan regulasi sosialnya. Variabel outcomenya yaitu depresi,
kegelisahan, strees, dan kepuasan hidup.
Hasil: semua faktor lifestyle berhubungan dengan kesehatan mental. Kesehatan
mental yang lebih baik berhunbungan dengan tingginya frekuensi kegiatan fisik
dan mental yang mereka lakukan. Kesehatan mental sedang berhubungan dengan
konsumsi alkohol (tidak bertambah atau sama sekali tidak mengonsumsi alkohol),
tidak merokok, BMR pada kondisi normal, dan kegiatan yang biasa. Semakin
sehat pilihan lifestyle yang dijalani semakin tinggi kepuasan hidup dan rendahnya
stress.
Kata kunci: Lifestyle, Mental health, Depression, Anxiety, Physical activity,
Smoking, Alcohol, Obesity

II.Latar Belakang Masalah

Kesehatan mental menjadi komponen penting penting dalam kesehatan


masyarakat secara umum. Adanya peningkatan jumlah penderita kekaucan mental
setiap tahunnya, bahkan biaya untuk mengatasi penyakit pelayanan kehesatan dan
tidak langsung sangat besar. Sehingga dibutuhkan program promosi kesehatan,
pecegahan, dan perawatan untuk kekacaun mental.

Penelitian prospektif menunjukkan adanya hubungan langsung antara berabagai


faktor lifestyle dan fisik seperti mental, kesehatan, yang sangat penting untuk
meningkatkan kesejahteraan. Pemilihan lifestyle akan berhubungan dengan
penyakit degeneratif.

Pemilihan lifestyle akan memicu perubahan pada kesehatan mental, dengan


menambah jumlah kebiasaan hidup sehat akan mengurangi resiko kematian . Skor
protective lifestyle behaviour (PLB) akan meningkatkan kesehatan mental.

III. Masalah/ Pertanyaan Penelitian

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :


1. Apakah ada hubungan terkait dengan psikologi yang rendah dengan
lifestyle?
2. Apakah faktor protektif lifestyle yang bisa diterapkan?

IV. Metode

Penelitian ini adalah bagian dari Bochum Optimism and Mental Health Studies
(BOOM-Studies)dimana bertujuan untuk menginvestigasi resiko dan faktor
protektif dari kesehatan mental. Menggunakan crosssectional dan longitudinal
assessment dalam berbagai budaya. Data dikumpulkan antara November 2012
samapai Februari 2013 melalui 3 institusi penelitian terkemuka. Adanya 4 metode
yang digunakan yakni; metode tatap muka langsung, wawancara melalui telepon,
survey online, dan metode gabungan. Diikuti oleh 7937 sampel berkisar anatara
18-99 tahun.

V. Hasil Penelitian

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil bahwa laki-laki lebih berisiko
mengalami gangguan jiwa karena mereka sering minum alkohol dan juga
merokok.

Dalam studi bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan lifestyle


dengan kepuasan, depresi, kegelisahan, dan stress. Kepuasan hidup berhubungan
negatif dengan depresi, kegelisahan, dan stress, which furthermore all correlated
positively with each other with medium to large effect sizes.

VI.Review/ Komentar

Dalam hidup banyak pilihan yang bisa kita pilih. Setiap pilihan akan membawa
dampak bagi kita baik berbuah positi maupun negative. Pola hidup sehat atau
healthy lifestyle adalah sebuah pilihan. Seseorang juga bisa memilih bad lifestyle
namun harus siap menerima resikonya.

Penelitian ini menunjukkna bahwa semakin baik lifestyle kita maka akan semakin
baik pula kesehatan mental. Hal ini dikarenakan jika kita memiliki pola kebiasaan
yang sehat, dengan makan yang cukup, olah raga yang teratur, kegiatan rohani
yang baik akan menaikkan level kesehatan mental kita. Sehingga kejadian tidak
PD, keraguan, kecemasan, dan stress dapat dihindari.

Mengkonsumsi alkohol tidak dianjurkan bahakn dilarang oleh Agama Islam.


Sesuai dengan penelitian ini seseorang yang mengkonsumsi alkohol tidak
menunjukkan kesehatan mental yang baik. Klise memang jika seseorang terkena
masalah lalu mencari pelarian dengan mengonsumsi alkohol karena alkohol hanya
bisa memberikan ketenangan sesaat namun juga akan membawa masalah baru
sehingga stress akan semakin naik dan berujung pada kekacaaun mental.

Berdasarkan penelitian merokok juga tidak baik bagi kesehatan mental.


VII. Referensi

http://www.kli.psy.ruhr-uni-bochum.de/klipsy/public/j.velten/Velten-2014-
Lifestyle%20choices%20and%20mental%20heal1.pdf